"hidup itu bkn semata seperti jalan rel kereta, yg tdak memiliki terjalan naik dan turun dan glombang, dia datar dari ujung smpe ujung. ,,, hidup Manusia senantiasa berubah, yg fitrahnya hidup ini memiliki masa atau waktunya, dan yg pasti Manusia memiliki sifat yg terbatas, kadang kita lalai akan masa/waktu yg kita berada didalamnya, seolah setiap waktu adlah ksempatan,, pdahal mncari kesempatan dalam waktu tdak lh gampang, ada dimna kita pasti brada dalam masa/waktu muda, sehat, punya, luang, dan hidup. ini adalh modal dlm hidup kita, dgn modal ada yg namanya untung dan rugi. untung jika kita kelolah modal tersbut dgn baik dan benar, namun ad kerugia dibalik kegagalan dlm kita salah memanfaatknnya.
masa/waktu trsbt adalh kesmpatan untk kita mncari keuntungan yg kelak kita akn mndptkn hasil yg pasti tdak kita temui penyesalannya, kita luangkn dgn bnyak kita beribada kpada Allah Swt dgn mnjalankn sgala perintah dan larangannya..
>dibalik masa/waktu trsbut ada kalanya dia akan berubah sebaliknya, kita akn mendatanginya dan itu pasti dimasa/waktu Tua, sakit, fakir, sibuk dan mati.
disini kita akn bnyak yg mmbwat kita merasa bhwa hidup itu tak slamanya kita bisa, diwaktu ini kita akan merasa sulit, bhkn tak sedikit yg mereka mnyesalinya dimasa mampunya dulu, dan bnyk pula mereka mengingginkn kmbali dimasa dulunya lgi....
ini adalh masa/waktu khidupan, yg dimna pasti lh stiap insan mengalaminya, dan tdak lh yg kita harapkn adlh penyesalan di hari kemudian, yg pasti kebahagiaan yg kita harapkn, biarlah smua ini berjlan sesuai masanya, namun jangan lh kita siakan waktu dimna saat kita mampu untk berbwat agar tak mnyesal dikemudiannya. sbagai seorang Muslim yg taat pada Rabbnya pastilah trus mempersiapkan dirinya tuk hari kemudian,..
yok mari kita yg msih diberikn peluang oleh Allah ta'ala untk bnyk mnggunakan ksempatan ini dgn baik di dlam ketaqwaan kita kpadanya, smoga kita bkn lh termasuk orang yg merugi..
smoga Allah memberkati kita... Aamiin...

Bandar Lampung ...
Muhammad Pendri الفته

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
[QS. Az-Zariyat: Ayat 56]...

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam pernah menasehati seseorang,
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara
(1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
(2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
(3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
(4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
(5) Hidupmu sebelum datang matimu.”
(HR. Al Hakim)...

وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاكِسُو رُءُوسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ رَبَّنَا أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ

Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Rabbnya, (mereka berkata), “Wahai Rabb kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia. Kami akan mengerjakan amal shaleh. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yakin [as-Sajdah/32:12]

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

"hidup itu bkn semata seperti jalan rel kereta, yg tdak memiliki terjalan naik dan turun dan glombang, dia datar dari ujung smpe ujung. ,,, hidup Manusia senantiasa berubah, yg fitrahnya hidup ini memiliki masa atau waktunya, dan yg pasti Manusia memiliki sifat yg terbatas, kadang kita lalai akan masa/waktu yg kita berada didalamnya, seolah setiap waktu adlah ksempatan,, pdahal mncari kesempatan dalam waktu tdak lh gampang, ada dimna kita pasti brada dalam masa/waktu muda, sehat, punya, luang, dan hidup. ini adalh modal dlm hidup kita, dgn modal ada yg namanya untung dan rugi. untung jika kita kelolah modal tersbut dgn baik dan benar, namun ad kerugia dibalik kegagalan dlm kita salah memanfaatknnya.
masa/waktu trsbt adalh kesmpatan untk kita mncari keuntungan yg kelak kita akn mndptkn hasil yg pasti tdak kita temui penyesalannya, kita luangkn dgn bnyak kita beribada kpada Allah Swt dgn mnjalankn sgala perintah dan larangannya..
>dibalik masa/waktu trsbut ada kalanya dia akan berubah sebaliknya, kita akn mendatanginya dan itu pasti dimasa/waktu Tua, sakit, fakir, sibuk dan mati.
disini kita akn bnyak yg mmbwat kita merasa bhwa hidup itu tak slamanya kita bisa, diwaktu ini kita akan merasa sulit, bhkn tak sedikit yg mereka mnyesalinya dimasa mampunya dulu, dan bnyk pula mereka mengingginkn kmbali dimasa dulunya lgi....
ini adalh masa/waktu khidupan, yg dimna pasti lh stiap insan mengalaminya, dan tdak lh yg kita harapkn adlh penyesalan di hari kemudian, yg pasti kebahagiaan yg kita harapkn, biarlah smua ini berjlan sesuai masanya, namun jangan lh kita siakan waktu dimna saat kita mampu untk berbwat agar tak mnyesal dikemudiannya. sbagai seorang Muslim yg taat pada Rabbnya pastilah trus mempersiapkan dirinya tuk hari kemudian,..
yok mari kita yg msih diberikn peluang oleh Allah ta'ala untk bnyk mnggunakan ksempatan ini dgn baik di dlam ketaqwaan kita kpadanya, smoga kita bkn lh termasuk orang yg merugi..
smoga Allah memberkati kita... Aamiin...

Bandar Lampung ...
Muhammad Pendri الفته

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
[QS. Az-Zariyat: Ayat 56]...

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam pernah menasehati seseorang,
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara
(1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
(2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
(3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
(4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
(5) Hidupmu sebelum datang matimu.”
(HR. Al Hakim)...

وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاكِسُو رُءُوسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ رَبَّنَا أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ

Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Rabbnya, (mereka berkata), “Wahai Rabb kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia. Kami akan mengerjakan amal shaleh. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yakin [as-Sajdah/32:12]

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

“Ya Allah, dia adalah bagian dari diriku dan aku adalah bagian dari dirinya.”
Di jalan cinta para pejuang, biarkan cinta berhenti di titik ketaatan. Meloncati rasa suka dan tidak suka. Melampaui batas cinta dan benci. Karena hikmah sejati tidak selalu terungkap di awal pagi. Karena seringkali kebodohan merabunkan kesan sesaat. Tapi yakinlah, di jalan cinta para pejuang, Allah lebih tahu tentang kita. Dan Dialah yang akan menyutradarai pentas kepahlawanan para aktor ketaatan. Dan semua akan berakhir seindah surga. Surga yang telah dijanjikanNya"

yookkk semangat para pejuang....
janji Allah itu pasti...

~Syariah dan Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil'alamin~

"Sekiranya Manusia ini tau hakekat dirinya, pastilah tiada keterpurukan padanya | sekiranya stiap manusia mau memahami prioritas dan tujuan hidupnya, pastilah tiada permsalahan yg tdak dpat diselesaikn dlm hidupnya, urusan dunia yg dia cari untk menempuh akhiratnya"

"kegundahan dlm hidup ini tdak lh henti untk mngganggu, namun ingatlah tujuan hidupnya, smua kn ktemu solusinya"

"Islam tlah bnyk mngajari kita dlm khidupan ini, dgn kesempurnaannya, dgn sgala aturannya, dan jga dgn solusinya | dan sekiranya manusia mau mngambil solusi dari Islam, niscya tdak ad masalh yg tdak terselesaikn olehnya"

"ktita bnyk problematika yg terjadi, pernahkah kita mengaca, sudah kh kita mngambil Islam sbagai jln hidupkita, sudah kh kita terapkn Islam yg kaffah, sudah kh kita mnganggap Islam Agama yg Rahmatan lil'alamin, yg mngatur sluruh aspek khidupan kita,,, ternyata kurangnya kita untk mengaca"

"yok benahi smua, kita tau Islam adlh Agama yg sempurna, kita tau bhwa kita haruslah kaffah di dlmnya, kita tau Islam Rahmatan lil'alamin, dan jga kita tau dgn dan hnya dgn SYARIAH DAN KHILAFAH smua terjawab"....

Allahu Akbar.. Allahu Akbar... Allahu Akbar....

Lanjutan tulisan status dakwah kmaren...

>Muhammad Pendri Al-Fatih....

@Syariah dan Khilafah mewujudkan Islam Rahmatan lil'alamin....

Post has attachment
"Sudahlah dlm kehidupan ini Manusia diberi Petunjuk jlan yg benar dgn Agama yg Sempurna (Islam) dan dgn kitabnya (Al-qur'an) yg Agung nan Mulia yg tlah mnjadikan rute peta kehidupan Manusia | tpi knapa tdak bnyak orang yg mengambil peta ini sbagai rute jalan tujuan hidupnya, malah bnyak diantara mereka merekayasa dgn hawa nafsunya membuat jalan-jalan baru yg tidak ditemukan kemaslahatan dlm tujuannya.

>Muhammad Pendri Al-Fatih...

#Syariah_dan_Khilafah_Mewujudkan_Islam_Rahmatan_lil'alamin.....

وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُصِيبَهُمْ بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ (49) أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ (50)

“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik [49]. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin? [50] Al-Maidah...


#SyariahdanKhilafahMewujudkanIslamRahmatanLil'alamin.....

>Muhammad Pendri Al-Fatih...




Photo

Post has attachment
H
Photo
Photo
31/05/16
2 Photos - View album

Post has attachment
Photo

"jangan jalani hidup ini dngan penuh rasa penyesalan | kesalahan adalh yg akan mnjadi suatupelajaran | dan kebenaran akan menjadi suatu Tujuan"

>Muhammad Pendri Al-Fatih....

"Allah menolong kita bukanla karena seberapa besarnya prestasi yang telah mampu kita ukir | Namun dari seberapa besarnya kemaksiatan yang mampu kita hindari"

"Sudahlah dlm kehidupan ini Manusia diberi Petunjuk jlan yg benar dgn Agama yg Sempurna (Islam) dan dgn kitabnya (Al-qur'an) yg Agung nan Mulia yg tlah mnjadikan rute peta kehidupan Manusia | tpi knapa tdak bnyak orang yg mengambil peta ini sbagai rute jalan tujuan hidupnya, malah bnyak diantara mereka merekayasa dgn hawa nafsunya membuat jalan-jalan baru yg tidak ditemukan kemaslahatan dlm tujuannya.

>Muhammad Pendri Al-Fatih...

#Syariah_dan_Khilafah_Mewujudkan_Islam_Rahmatan_lil'alamin.....

وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُصِيبَهُمْ بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ (49) أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ (50)

“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik [49]. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin? [50
Wait while more posts are being loaded