ANDAIKAN MASIH ADA CINTA
aku akan terus berlari
memecah sejuta karang
dalam rindu penantian lengang
kekosongan ini akan kuterobos
dengan gelombang angin berwajah sendu
meski aku tahu kau sudah tak lagi berdiri ditempat yang dulu
masih kingat sejak kepergianmu
hatiku selalu dirundung pilu yang bersalju
hingga detik ini kebekuan itu
semakin menggumpal dalam hasrat detak nafasku
o, ilalang rendah yang tak bertuan
sudikah kiranya kau terjemahkan
sajak-sajak berwajah kekasihku itu
agar aku mampu mengusir sedikit kegalauan hati ini
awan yang hitam berarak datang
membawa sepenggal hujan
dalam denyut nadiku yang kebasahan
tak ada penghangat, hanya penat
bersurban dikepala tanpa kuingat
sejauh pandang tersambut kabut
dari kejauhan angin berlari kencang
membawa badai menerjang garang
aku kian terhuyung dan mabuk dipuncak lukaku
dengan sejuta kenangan yang tak bisa berlalu
tanpa wanitaku itu,...

rumah bamboe, 2015

HARI INI(tentang kita)


yua, hari ini kudengar kau sakit
sekejap kucoba kembali
meraba soal kita yang batu waktu itu
kucerna sekena kata
kesalahanku menyakitimu
aku tahu tentang lelahmu
sekali lagi kucoba pahami
keterasingan ini, tetap saja sama
aku tak mampu meretas keegoan ini
berpuluh-puluh kali kumasuki ruang pikirmu
menghafal segala aksara
yang kemarin kau hujankan untukku
aku hampir sadar
pada rima perjalanan katamu
yua, hari ini aku kembali memikirkanmu
memikirkan sebuah keadaan akanmu
semoga saja
esok kau segera menyapaku
menanyakan segala hal seperti dulu
berbagi tawa, soal cerita yang tak pernah ada
itu adalah kita
aku tahu hari ini kau tak menangis
sebab kau pernah katakan padaku
jika air matamu telah lelah
melukis segala kesedihan
aku juga tahu, hari ini kau tak akan sedih
sebab kau pernah katakan
jika hatimu telah menjadi sebuah karang
yang keras meski seribu gelombang, menghantam
tapi, jika kau tak lagi mampu
menolak segala sakitmu
temui aku, lewat kata-katamu

2016

Post has attachment
SAJAK PERTEMUAN

telah kutangkap dalam matamu, la
tentang sebuah perjalan hidup
kau tahu, bahwa kita masih mampu bertahan
meski seribu juta angin melempar badainya
cinta ini tulus
meski seribu ketajaman waktu memisahkan kita
sudah kuselimuti berulangkali amarah itu dengan hujan
agar tak jadi bara
kutulis juga berkali-kali mimpiku tentangmu
di atas awan-awan yang berjalan
menghantar waktu pada masanya
perpisahan ini bukan permintaan kita
dan sepi telah mengakar pada batunya
kembali, tak mampu kutolak
saat rindu itu tumbuh dalam hati brulang-ulang
hans, harus kukatakan apalagi
tentang semua ini
waktu telah membawamu jauh
rindu telah membakar cintaku akan hadirmu
pulang, hans
dan katakan sekali lagi bahwa kau masih mencintaiku

padang, 12 juni 2016
Photo
Wait while more posts are being loaded