Post has attachment
Tadabbur alam wilayh Priangan di ciherang Sumedang. 
Photo

TIDAK ADA ATURAN SELAIN UNDANG-UNDANG ALLAH

Segala puji hanya milik Allah atas segala nikmat-Nya yang telah diberikan kepada ummat Islam hingga saat ini. Nikmat yang tidak dapat terhitung, yang tiada tara untuk kesejahteraan makhluk-Nya baik secara lahir maupun batin. Sehingga sampai pada kesempurnaan nikmat dengan pelaksanaan tuntunan yang telah ditetapkan oleh Allah Subahanahu wata’ala melalui utusan-Nya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasalam yang sejak dimulai dari Nabi Adam y sebagai Khalifah fil Ardhi untuk melaksanakan ajaran Allah demi keselamatan hamba hamba-Nya.

Allah Subahanahu wata’ala berfirman :

“…Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu”... (QS. Al Maidah : 3).

Kemudian Allah Subahanahu wata’ala setelah Ad Dien ini telah sempurna berfirman,

TIDAK ADA ATURAN SELAIN UNDANG-UNDANG ALLAH“Dan siapakah yang lebih dzhalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada Islam? dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang dzhalim”. (QS. As Shaf : 07)

Dalam ayat ini Allah berfirman bahwa orang yang paling dzhalim adalah orang yang mengaku Islam tetapi mereka telah membohongi Allah Subahanahu wata’ala, mereka mengajak kepada Islam tetapi sesungguhnya mereka jauh dari Islam, mereka mengaku Islam yang paling benar akan tetapi tidak mau melaksanakan Islam didalam segala aspek kehidupan, mereka enggan menjadikan Islam sebagai sandaran dalam berumah tangga, bergaul, mencari kehidupan dan mereka telah meninggalkan Islam dari kehidupannya, Na’udzubillahi mindzalik.

Kekhalifahan milik kaum muslimin / Khilafatul Muslimin telah dimulai dari negri kita yang mayoritas berpenduduk muslim, berjalan penuh kasih sayang untuk membuktikan kehidupan Islami yang rahmatan lil ‘alamin. Bertujuan untuk melaksanakan ajaran Allah Subahanahu wata’ala secara kaffah dalam kehidupan nyata disemua sendi-sendi kehidupan sehingga kita berharap rahmat Allah tercurah kepada kita kaum muslimin dan Allah ridha sepanjang kehidupan ini hingga nanti dikehidupan akhirat.

Dengan do’a seluruh kaum muslimin dinegri ini yang mendo’akan agar Khilafatul Muslimin tetap istiqomah untuk membuktikan kebenaran Islam, Islam yang berupa rahmat yang berdasarkan al akhlakul karimah dapat benar-benar kita praktekan dalam kehidupan. Tidak ada lagi hukum selain hukum Allah Subahanahu wata’ala semata, tidak ada lagi undang-undang selain undang-undang Allah, tidak ada lagi pedoman hidup selain tuntunan dari Allah Subahanahu wata’ala karena tuntunan yang paling sempurna adalah tuntunan yang bersumber dari Allah Subahanahu wata’ala.

Kekhalifahan milik kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) adalah sebuah kemestian sebagai satu-satunya cara untuk menghimpun kaum muslimin sedunia untuk bersatu. Visi dan misi Khilafatul Muslimin adalah rahmatan lil ‘alamin, yang menjadi warga kekhalifahan ini tidak hanya sebatas kaum muslimin tetapi non muslim juga boleh bergabung didalam kekhalifahan ini dengan syarat taat dan tunduk pada kepemimpinan Islam (Khalifah/ Amirul mukminin) dan diberi kebebasan berkeyakinan sesuai aturan yang telah ditetapkan kekhalifahan.

Sesungguhnya Khilafatul Muslimin hanya tunduk dan patuh serta hanya melaksanakan aturan Allah dan Rasul-Nya, jadi kita bukan mau melaksanakan aturannya orang-orang Islam tetapi melaksanakan aturan Yang Menciptakan orang-orang Islam yaitu aturan Allah Subahanahu wata’ala dan inilah jalan kesejahteraan ummat.

Secara rasional tidak ada sistem yang mengajak ummatnya untuk berpecah belah, aturan setan sekalipun mengajak penganutnya untuk bersatu karena sunatullahnya bersatu itu adalah kekuatan. Dan kalau ada ummat Islam ketika diajak bersatu enggan dan fikir-fikir dulu maka sesungguhnya keengganan itu akan menyebabkan turunnya azab Allah. Karena bersatu itu adalah kewajiban yang tidak terbantahkan. Jadi kepada penguasa negri ini kami ajak bersatu didalam sistem Kekhalifahan yang merupakan satu-satunya sistem yang Haq dan mari kita atur negri ini dengan aturan Allah dan Rasul-Nya.

Perlu digaris bawahi ajaran Islam ini adalah ajaran yang rahmatan lil ‘alamin dengan al akhlakul karimah, jadi kita tidak memerangi siapapun, bahkan kepada non muslim kita tidak memerangi apalagi sesama kaum muslimin. Tetapi apabila kita diperangi maka kita wajib melawan karena kita bukan pengacau bahkan kita sebaliknya mengajak kepada kebenaran Islam, hanya orang-orang bodoh saja ketika diperangi tidak siap melawan untuk perang.

Demikianlah prinsip ummat Islam yang tergabung dalam Kekhalifahan milik kaum muslimin (Khilafatul Muslimin), dimana saja kita berada akan menebar kasih sayang dan rahmatan lil ‘alamin dan selalu menjalin silaturahim terhadap sesama muslim. Kita ingin menegakkan ajaran Allah dan Rasul-Nya dimuka bumi Allah Subahanahu wata’alani secara totalitas (kaffah), kita tidak bertoleransi terhadap pelanggar-pelanggar aturan Allah Subahanahu wata’ala dan jangan sekali-kali mengajak kita untuk ke neraka karena pasti akan kita lawan, sebab kita mengajak ke Surga-Nya Allah dengan cara yang baik dengan al akhlakul karimah. Wallahu a’lam


Post has attachment
Yang langka itu,
ISTRI
Yang tunduk patuh pada suami
Yang senantiasa berseri-seri saat dipandang
Yang ridlo terdiam saat suami sedang marah
Yang sadar bahwa ridlo-Nya ada pada ridlo suaminya
Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara
Tercantik di hadapan suami
Terharum saat menemani suami beristirahat
Tak menuntut keduniaan yang tidak mampu diberikan suaminya

Yang langka itu,
SUAMI
Yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu
Sadar tak melulu ingin dilayani
Malu jika menyuruh ini itu krn tahu istrinya sudah repot seharian mengurus anak dan rumah
Yang sadar pekerjaan rumah tangga sebenarnya adalah kewajibannya
Yang rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga karena rasa sayangnya terhadap istrinya yang kelelahan

Yang langka itu,
ANAK LELAKI
Yang sadar bahwa ibunya yang paling berhak atas dirinya
Yang mengutamakan memperhatikan urusan ibunya
Yang sadar bahwa surganya ada pada keridhaan ibunya
Yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orang tuanya dalam keheningan sepertiga malam terakhir
Meskipun sehari hari dalam kesibukan rumah tangganya
Dalam kesibukan usahanya
Dalam kesibukan pekerjaannya

Yang langka itu,
ORANG TUA
Yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya
Yang selalu menasehati untuk menaati suaminya selama suaminya tidak menyuruhnya kepada maksiat
Yang sadar bahwa keridhaan Allah bagi anaknya telah berpindah pada ridha suaminya

Yang langka itu,
SEORANG IBU
Yang meskipun tahu surga berada di bawah telapak kakinya
Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tersebut saat anaknya sedang melakukan kesalahan besar
Yang selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pada anak-anaknya
Adalah hasil didikannya yang salah selama ini
Yang sadar bahwa jika dirinya salah berucap tentang keburukan maka malaikat akan mengijabah doanya

Sudahkah anda bersholawat kepada baginda Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam hari ini?

Photo

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded