Post has shared content

Post has shared content
Tiga Ormas Islam terbesar di Indonesia dan paling berpengaruh :

1. Nahdhotul Ulama (NU)
Pendirinya Hadrotusyeh KH. Hasyim Asyari, tokoh pejuang serta ulama ahlussunnah waljama'ah yang sangat berpengaruh di Indonesia, beliau juga pemimpin para Mujahidin yang juga ikut berjasa dalam kemerdekaan NKRI.
Jumlah jamaahnya melebihi 50 juta orang. Memiliki 3000 lebih Pondok Pesantren, sudah memasuki semua lini dalam bidang keilmuan.

2. Muhammadiyah
Pendirinya KH. Ahmad Dahlan, tokoh pejuang dan Ulama berpengaruh di Indonesia. KH. Hasyim dan KH. Dahlan sama-sama satu aqidah, yaitu Ahlussunnah Waljama'ah, dan fiqih madhab Imam Syafi'i.
Fokus di bidang pendidikan dan pembangunan. Memiliki puluhan juta orang pengikut.

3. Front Pembela Islam ( FPI ) 
Pendirinya Al Habieb Muhammad Rizieq bin Husein Syihab Lc.MA.Dppms dan dibantu para ulama di masa rezim reformasi.
Memiliki 24 juta pendukung bahkan lebih, belum lagi simpatisannya. Fokus dalam bidang dakwah, Hisbah dan Jihad, FPI juga sudah memiliki kekuatan di semua lini bidang ilmu, pembangunan, pendidikan, politik dan ekonomi.

Ketiga organisasi Islam terbesar ini penganut ahlussunnah tulen, Asyari wa Maturidi, dengan fiqih Imam Syafii, dan akhlak tashawuf.

Makanya tidak heran para musuh Islam lebih dulu menyerang mereka di setiap lini, mulai masuknya para tokoh syi'ah, di susupi tokoh liberal, dan juga tokoh wahabi, berbagai cacian, fitnahan dan adu domba antar 3 organisasi ini terus di gencarkan.

NU adalah benteng, Muhammadiyah adalah tameng, dan FPI adalah pedang.

Makanya para musuh Islam lebih dulu menguasai Pemerintahan, karena Pemerintahan hukumnya konstitusi. Bukan seperti 3 organisasi di atas yang benar-benar menggunakan hukum ayat suci. Selagi Pemerintah di kuasai para musuh, Indonesia tidak akan aman, jika rakyatnya diantara 3 organisasi tersebut mudah di adu dombakan.
Dan jika salah satu organisasi tadi di kuasai oleh musuh, maka Indonesia bersiaplah di ambang kehancuran.
Sekarang kembali ke kita, 3 organisasi ini bukan organisasi sembarangan. Pemerintah itu satu langkah di belakang mereka. Tokoh di Pemerintahan lahir dari NU, bergelut di Muhammadiyah, dan berjuang di FPI.
Mari kita beri dukungan pada Ulama yang berjuang, jangan judge mereka. Setidaknya kalau kita tidak mampu berjuang, minimal doakanlah mereka.

Ini bukan masalah politik, tahta ataupun harta. Tapi ini masalah perjuangan. NU berjuang di bidangnya, Muhammadiyah di bidangnya dan FPI dibidangnya.
Jangan heran jika Pemerintah dhalim bisa hancur, jika 3 organisasi ini bersatu dengan seutuhnya.

Kalau ada oknum menyimpang itu perorangan, bukan salah organisasinya. Ibaratnya kalau kuku panjang, kukunya di potong bukan tangannya, seperti halnya kita harus memberangus para kaum liberal munafiqun Laknatullah'alaih yang kini banyak menyusup dan berkuasa di tampuk pimpinan NU dan anak cabangnya.

NU, MUHAMMADIYAH DAN FPI ADALAH BENTENG, TAMENG dan  PEDANGNYA AHLUSSUNNAH WALJAMAAH DI INDONESIA.

Sebarkan, semoga bermanfaat ...

Muhammad Ilyas (Mas Icang) SekJen DPW FPI Jember.



Masa arus bawah mulai dibenturkan.

Di Ponorogo sudah ramai demonstrasi anti HTI dan sebagian anti FPI. Aksi2 ini dimotori oleh Pemuda Anshor dan banom NU lainnya. Parahnya aksi ini melibatkan masyarakat luas dengan membawa reyog ponorogo sebagai identitas ponorogo ke ajang aksi.

Selain itu disetiap kantor kecamatan, perempatan2 di ponorogo terdapat spanduk2 penolakan HTI.

Sebagai info, warga HTI di Ponorogo sebenarnya nyaris ndak ada. Mungkin hanya bbrapa gelintir aktivis kampus saja. Menurut pandangan saya sendiri, tujuan utama aksi ini adalah untuk menghadang FPI. Memang tidak secara langsung mereka menuntut pembubaran FPI, namun jelas dalam orasi2 dan spanduk mereka katakan bubarkan ormas anti Pancasila, dan mereka menganggap FPI salah satu ormas - selain HTI yg anti Pancasila.

Hati-hati Provokasi!

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded