Dakwah adalah maksud hidup,
Hidup untuk dakwah,
Dakwah sampai mati,
Mati dalam dakwah.

Post has attachment
Pikir Ummat
Nabi SAW selalu berpikir bagaimana bayi yang pertama kali lahir dan bayi yang terakhir kali lahir semuanya mendapat hidayah dari Allah SWT.
Aisyah pernah meminta agar didoakan Nabi SAW, “Ampunilah dosa Aisyah yang lalu dan yang akan datang. Aisyah bukan main senangnya sampai berguling-guling. Nabi SAW bertanya : mengapa engkau begitu senang, ya humairoh?. Aisyah menjawab siapa yang tidak senang didoakan oleh kekasih Allah SWT. Nabi SAW mengatakan : ummat ku setiap harinya 5 kali aku doakan. Inilah sayangnya nabi SAW kepada ummat.
Ketika Isra' Mi'ra penghulunya malaikat (Jibril As) dan penghulunya manusia (Nabi Muhammad SAW) sama mengadakan perjalanan. Setelah sampai di batas yang ditentukan Jibril berkata : Ya Nabi Allah, saya tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan. Kalaulah Aku melangkah satu langkah saja. Niscaya aku akan binasa. Jadi, perjalanan dilanjutkan Nabi SAW untuk berjumpa dengan Allah (Disini menunjukkan bahwa manusia itu lebih mulia dari pada malaikat). Kemudian terjadi dialog antara Nabi SAW dan Allah SWT :
Nabi SAW berkata : “Attahiyyatul Mubarakaatush sholawaatuth thayyibatu lillaah”. “Ya Allah, segala penghormatan, keberkahan, sholawat dan kebaikan hanya milik-Mu ya Allah”
Allah SWT pun berfirman : “Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh”. “Wahai Nabi selamat sejahatera semoga tercurah kepada Engkau wahai Nabi Muhammad, semoga juga Rahmat Allah dan Berkah-Nya pun tercurah kepadamu wahai Nabi”
Nabi SAW berkata : “Assalaamu’alaina wa’alaa ‘ibaadillaahish shoolihiin”. “Semoga salam sejahtera tercurah kepada kami dan hamba-hamba-Mu yang sholeh”.
Nabi SAW ketika itu masih mendokan kita : “Semoga salam sejahtera tercurah kepada kami dan hamba-hamba-Mu yang sholeh”. Begitulah sayangnya Nabi SAW kepada kita.
Ummat ku yang shaleh, Ya Allah. Pikir ummat, Inilah sayangnya nabi SAW kepada ummat.
Ketika Nabi SAW hendak meninggal dunia, malaikat Jibril berkata : Ya Kekasih Allah, hari ini surga sudah dihias seindah mungkin. Untuk menyambut kedatangan-Mu. Nabi SAW bertanya : Wahai Jibril, itu untuk-KU, apa untuk ummat ku. Nabi SAW pun masih ingat kepada kita. Malaikat Jibril berkata : Akan diharamkan ummat terdahulu masuk surga, sebelum ummat-Mu masuk surga. Nabi SAW jadi lega mendengar hal itu.
Ketika malaikat Izrail hendak mencabut nyawa Nabi SAW. Beliau bertanya : Apakah seperti ini juga nanti yang dirasakan ummatku. Malaikat Izrail menjawab : Ini yang paling ringan. Nabi SAW menangis bagaimana nanti dengan ummat-Ku, mereka nanti akan merasakan kesakitan yang luar biasa. Nabi SAW berdoa : Ya Allah, Engkau limpahkanlah semua kesakitan sakaratul maut ummat-Ku kepada KU, supaya mereka tidak merasakan kesakitan sakaratul maut. Di saat sakaratul maut pun Nabi SAW masih memikirkan ummatnya.
Sehingga akhir dari lisan Nabi SAW. Ummati, Ummati, Ummati.
Tetapi kita sebagai ummat-Nya jarang sekali mengingat Nabi SAW.
Orang yang pertama kali nantinya dibangkitkan adalah Nabi SAW. Ketika Nabi SAW telah dibangkitkan, Beliau bukan bertanya : Mana istriku Khadijah, mana anakku Fatimah, mana cucuku Hasan dan Husin tetapi yang ditanya oleh Nabi SAW adalah Aina ummati, Aina ummati, Aina ummati dimana ummatku, dimana ummatku, dimana ummatku.
Ketika hendak menyeberangi titian Shirotol Mustaqim, para nabi berkata : Robbi Sallimna, selamatkan Saya. Tetapi Nabi SAW berkata sambil berdiri di penghujung titian : Robbi Sallim Ummati, selamatkan ummatku. Disaat itu manusia jatuh keneraka seperti hujan. Titian Shirotol Mustaqim itu 500 tahun mendaki, 500 tahun mendatar, 500 tahun menurun. Melihat keadaan ini Nabi SAW menangis dan terus berkata : Robbi Sallim Ummati, Robbi Sallim Ummati, Robbi Sallim Ummati.
Begitulah sayangnya Nabi SAW kepada ummat.
Apalagi kita sebagai ummat akhir zaman Nabi SAW sangat sayang kepada kita.
Nabi SAW bersabda : “Sungguh aku sangat ingin berjumpa dengan saudara-saudaraku,” Seorang sahabat ra bertanya, “Ya Rasulullah, bukankah kami ini saudara-saudaramu?” Rasulullah SAW menjawab, “Kalian adalah sahabat-sahabatku, sedangkan saudara-saudaraku adalah orang-orang yang beriman kepadaku padahal mereka belum pernah berjumpa denganku.” (Hr. Ahmad)
“Sungguh beruntung orang yang beriman kepadaku dan pernah melihatku (Nabi SAW sabdakan demikian satu kali). Dan sungguh beruntung (Nabi SAW sabdakan hingga tujuh kali) orang yang beriman kepadaku padahal ia tidak pernah melihatku! (Hr. Ahmad)
Nabi SAW adalah orang yang paling di cintai oleh Allah SWT, kenapa? Karena Nabi SAW adalah orang yang paling banyak mengajak ummat untuk mencintai Allah SWT.
Kalau kita juga mau di cintai Allah SWT, ajaklah manusia sebanyak-banyaknya mencintai Allah. Maka Allah SWT akan semakin cinta kepada kita.
Bagaimana pikir Nabi SAW menjadi pikir kita
Bagaimana risau Nabi SAW menjadi risau kita
Bagaimana ummat selamat dari azab yang pedih.

https://www.facebook.com/groups/kargozari/permalink/955571027844300/

Post has attachment
HIDAYAH

Dulu saya memang seorang pendeta,Alhamdulillah baru dua tahun ini masuk islam,insya Allah saya sedang belajar agama islam sampai akhir hayat ,mohon do'anya agar dikokohkan iman saya
Insya Allah kita ikut ambil bagian dalam usaha dakwah dan tabligh,mungkin hidayah belum turun dikampungmu,namun hidayah dari seluruh alam akan menghampiri kampungmu (insya Allah semua bisa ambil bagian dalam dakwah dan tabligh sekurang kurang 3hari tiap bulan)
Photo

Telah Sabda dari Nabi Muhammad SAW bahwa para wanita itu lebih banyak sebagai penghuni neraka.
“Dari Imran bin Husain RA dari Rasulullah SAW bersabda:
اطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاء (رواه البخاري 3241 ومسلم 2737)
“Aku diperlihatkan di surga. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum fakir. Lalu aku diperlihatkan neraka. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita.” (HR. Bukhari, 3241 dan Muslim, 2737)
Adapun Penyebab Wanita masuk Neraka, Nabi Muhammad SAW ditanya tentang hal itu, lalu beliau menjelaskan seperti dalam riwayat Abdullah bin Abbas RA, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda,
أُرِيتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ مَنْظَرًا كَالْيَوْمِ قَطُّ أَفْظَعَ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ ، قَالُوا : بِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ : بِكُفْرِهِنَّ ، قِيلَ : يَكْفُرْنَ بِاللَّهِ ، قَالَ : يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ كُلَّهُ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ (رواه البخاري، رقم 1052) .
Artinya : “Saya diperlihatkan Neraka. Saya tidak pernah melihat pemandangan yang sangat mengerikan. Dan saya melihat kebanyakan penghuni Neraka adalah para wanita. Mereka bertanya, ‘Kenapa wahai Rasulullah SAW? Beliau bersabda, Dikarenakan kekufurannya. Lalu ada yang berkata, 'Apakah kufur kepada Allah?' Beliau menjawab, ‘Kufur terhadap pasangannya, maksudnya adalah mengingkari kebaikannya. Jika anda berbuat baik kepada salah seorang wanita sepanjang tahun, kemudian dia melihat anda (sedikit ) kejelekkan. Maka dia akan mengatakan, ‘Saya tidak melihat kebaikan sedikitpun dari anda.” (HR. Bukhari, no. 1052)
Dihadits yang lain, Suatu kali Rasulullah SAW pernah menangis dan saat ditanya mengapa beliau menangis, beliau mengatakan bahwa pada malam beliau israkan ke langit, ada proses penyiksaan yang beliau lihat. Karena keadaan orang-orang yang disiksa itulah yang membuat Rasulullah menangis dan inilah yang dilihat oleh beliau. Berikut Wanita Penghuni Neraka dan Ciri-Cirinya Menurut Rasulullah SAW, antara lain yaitu.
Ada wanita yang dengan rambutnya digantung dan ini dikarenakan ia tidak mengenakan jilbab alias melindungi dan menjaga rambutnya di kalangan para pria.
Ada wanita yang dengan lidahnya digantung dimana tangan pun dilepas dan ke kerongkongannya ada aspal mendidih yang dituang karena ia kerap mengatakan kata-kata yang tidak baik dan bahkan sering melukai hati suaminya.
Ada wanita yang dengan buah dadanya digantung itu karena tanpa minta izin dari suaminya ia telah menyusui orang lain.
Ada wanita yang juga kedua tangan dan kakinya diikat dan penyiksaan itu terjadi karena ia suka pergi dari rumah tanpa izin dari suaminya.
Ada juga wanita yang makan tubuhnya sendiri di mana wanita penghuni neraka dan ciri-cirinya ini suka bersolek supaya pria lain melihatnya. Penyiksaan seperti ini juga dikarenakan ia suka membuka aib orang lain dan menceritakannya.
Ada wanita yang menggunakan gunting untuk memotong-motong tubuhnya, ini karena ia suka dan haus akan kepopuleran dan suka pamer.
Ada wanita yang tangan dan kakinya sudah diikat hingga ke ubun-ubun masih juga ada ular yang membelitnya beserta kalajengking, ini karena ia tidak berwudhu, sholat dan mandi wajib padahal ia sebenarnya mampu untuk menjalankan ibadah puasa dan sholat.
Wanita yang bermuka hitam serta dia makan usus-ususnya sendiri.
Ada wanita lain lagi yang tubuhnya seperti keledai dan kepalanya seperti kepala babi, ini karena ia paling suka berbohong dan mengadu-domba orang.
Wanita penghuni neraka terbanyak bisa dibilang juga ada wanita yang bentukannya mirip anjing, ini karena ia selain suka marah-marah terhadap suami juga suka memfitnah.
Sudah sangat jelas di sini bagaimana Rasulullah SAW menjelaskan tentang wanita para calon penghuni neraka, tentu sangat berbeda ciri-cirinya kalau mencoba membandingkan wanita penghuni surga dan neraka.
Tolong Di share Agar banyak wanita Indonesia lebih mengetahui ini..

Mudzakarah 6 ( enam ) Sifat Sahabat Nabi

Mudzakarah 6 Sifat Shahabat
Allah SWT meletakkan kesuksesan dan kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat hanyalah pada agama Islam yang sempurna. Agama Islam yang sempurna adalah agama yang dibawa oleh Rasululloh SAW. Meliputi Iman, Ibadah, Muamalah, Muasyarat dan Ahlaq. Pada saat ini umat islam tidak ada kekuatan dan kemampuan untuk mengamalkan agama secara sempurna. Para sahabat RA telah sukses dan jaya dalam mengamalkan agama secara sempurna karena mereka memiliki sifat-sifat dasar yang terkandung dalam enam sifat sahabat yang meliputi,
1. Yakin atas kalimah thoyyibah “laa ilaaha illallah muhammadurrasulullah”
2. Sholat khusyu’ dan khudlu’
3. Ilmu ma’adzikir
4. Ikromul Muslimin
5. Tashihun niat
6. Da’wah dan tabligh khuruj fi sabilillah.
Enam sifat sahabat RA tersebut bukan merupakan wujud agama yang sempurna, karena agama yang sempurna terkandung dalam al qur’an dan al hadits, tetapi apabila enam sifat para sahabat tersebut ada dalam diri kita maka Allah SWT akan memberikan kemudahan kepada kita untuk mengamalkan agama secara sempurna.
1. Yakin atas kalimah thoyyibah “laa ilaaha illallah muhammadurrasulullah“. Arti : Tidak ada yang berhak disembah selain Allah Swt. Dan Baginda Muhammad Saw. Adalah utusan Allah. Maksud Laa ilaha illallah Mengeluarkan keyakinan pada mahluk dari dalam hati dan memasukkan keyakinan hanya kepada Allah Swt. Di dalam hati. Fadhilah :
1. Barang siapa yang mati sedangkan dia yakin tidak ada yang berhak disembah selain Allah Swt., maka dijamin masuk surga.
2. Barang siapa yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah dan hatinya membenarkan lisannya, maka dipersilahkan masuk surga dari pintu mana yang dia suka.
3. Sekecil-kecil iman dalam hati maka akan Allah berikan surga yang luasnya 10 kali dunia. Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya iman yakin.
2. Latihan dengan cara memperbanyak halaqoh-halaqoh / majlis iman yakin (bicara atau dengar).
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat iman dan yakin. Maksud Muhammadarrasulullah Meyakini hanya satu-satunya jalan untuk mencapai kejayaan dunia dan akherat hanya dengan cara ikut sunnah Rasulullah Saw. Fadhilah :
1. Rasulullah Saw. bersabda, Tidak akan masuk neraka seseorang yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah dan Aku (Muhammad) sebagai utusan Allah.
2. Rasulullah Saw. bersabda barang siapa yang berpegang teguh dengan sunnahku dikala rusaknya ummatku maka baginya pahala 100 orang mati syahid.
3. Rasulullah Saw. Bersabda barang siapa menghidupkan sunnahku sungguh dia cinta padaku, dan barangsiapa yang cinta padaku maka akan bersamaku didalam surga. Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya menghidupkan sunnah Rasulullah Saw.
2. Latihan , yaitu dengan cara menghidupkan sunnah Rasulullah Saw. Dalam kehidupan kita selama 24 jam.
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan kekuatan untuk menghidupkan sunnah. 2. Sholat khusyu’ dan khudlu’ Arti : Shalat dengan konsentrasi batin dan merendahkan diri dengan mengikut cara yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Maksud Shalat Khusu dan Khudu Membawa sifat-sifat ketaatan kepada Allah Swt didalam shalat kedalam kehidupan sehari-hari. Fadhilah :
1. Allah berfirman : Sesungguhnya shalat dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.
2. Allah berfirman : Carilah pertolongan Allah dengan sabar dan shalat.
3. Rasulullah Saw. Bersabda : shalat adalah milahnya orang beriman. Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya shalat
2. Latihan dengan cara :
a. Memperbaiki dhahirnya shalat.
b. Menghadirkan keagungan Allah
c. Belajar menyelesaikan masalah dengan shalat
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat shalat khusyu dan khudu.
3. Ilmu ma’adzikir Arti Ilmu : Semua petunjuk yang dating dari Allah Swt melalui Baginda Rasulullah Saw. Arti Dzikir: Mengingat Allah sebagaimana agungnya Allah. Maksud Ilmu ma’adzikir Mengamalkan perintah Allah Swt. Pada setiap saat dan keadaan dengan menghadirkan keagungan Allah didalam hati dan ikut cara Rasulullah Saw. Fadhilah Ilmu:
1. Apabila Allah menghendaki kebaikan pada seorang hamba, maka akan Allah fahamkan dirinya pada masalah agama.
2. Barangsiapa berjalan mencari ilmu maka akan Allah mudahkan untuknya jalan menuju surga.
3. Barangsiapa mempelajari satu ayat Al Quran maka nilainya adalah lebih baik daripada shalat sunnah 100 rakaat. Barangsiapa mempelajari satu bab dari ilmu maka lebih baik nilainya daripada shalat sunnah 1000 rakaat. Fadhilah Dzikir:
1. Perumpamaan orang yang berdzikir dengan orang yang tidak berdzikir adalah seperti orang yang hidup dibandingkan dengan orang yang mati.
2. Allah berfirman : Dengan mengingat Allah maka hati akan menjadi tenang.
3. Allah berfirman : Ingatlah pada Ku niscaya Aku akan ingat kepadamu. Cara mendapatkan ilmu fadhail :
1. Dakwahkan pentingnya ilmu fadhail
2. Latihan dengan cara :
a. Duduk dalam halaqoh fadhail di masjid dan di rumah.
b. Ajak manusia untuk duduk dalam halaqoh fadhail
c. Hadirkan fadhail dalam setiap amalan .
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat ilmu fadhail. Cara mendapatkan ilmu masail :
1. Dakwahkan pentingnya ilmu masail
2. Latihan dengan cara :
a. Duduk dalam halaqoh masail dengan para alim ulama.
b. Bertanya kepada ulama baik untuk masalah agama maupun dunia. c. Sering berziarah kepada para alim ulama .
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat ilmu masail. Cara mendapatkan dzikir :
1. Dakwahkan pentingnya dzikir kepada Allah Swt.
2. Latihan dengan cara :
a. Setiap hari membaca Al Quran (usahakan 1 juz).
b. Membaca tasbihat, shalawat dan istigfar masing-masing 100 X. Ketika membaca tasbihat maka hadirkan kemahasucian Allah Ketika membaca shalawat maka ingat jasa-jasa Rasulullah kepada kita. Ketika membaca istigfar maka hadirkan sifat Maha Pengampunnya Allah.
c. Amalkan doa-doa masnunah (harian) .
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat dzikir.
4. Ikromul Muslimin Arti : Memuliakan sesame orang islam / muslim. Maksud ikramul muslimin Menunaikan hak-hak semua orang islam tanpa meminta hak daripadanya. Fadhilah :
1. Allah akan menolong seorang hamba selagi dia menolong saudaranya.
2. Barang siapa menutup aib saudaranya yang muslim maka Allah akan menutup aibnya dan barang siapa membuka aib saudaranya yang muslim maka Allah akan membuka aibnya sampai dia akan dipermalukan di rumahnya sendiri.
3. Senyummu didepan saudaramu adalah sedekah. Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya ikram
2. Latihan dengan cara :
a. Memberi salam kepada orang yang kita kenal ataupun yang tidak kita kenal.
b. Menyayangi yang muda, menghormati yang tua, memuliakan uloama dan menghormati sesama.
c. Berbaur dengan semua orang yang berbeda-beda wataknya.
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan ahlaq sebagaimana ahlaq Baginda Rasulullah Saw.
5. Tashihun niat Arti : Membetulkan / meluruskan niat Maksud tashihun niat Membersihkan niat pada setiap amalan semata-mata karena Allah Swt. Fadhilah :
1. Sesungguhnya Allahtidak akan menerima amalan seseorang kecuali dengan ikhlas.
2. Sesungguhnya Allah tidak memandang pada rupamu dan hartamu tetapi Dia akan memandang pada hatimu dan amalanmu.
3. Baginda Rasulullah Saw. Bersabda : Wahai Muadz jagalah keihklasan karena amal yang ikhlas walau sedikit akan mencukupi. Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya ikhlas.
2. Latihan dengan cara : setiap beramal periksa niat kita, sebelum beramal, ketika beramal dan setelah beramal, bersihkan niat agar semata-mata hanya karena Allah.
3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat ikhlas dalam beramal. 6. Da’wah dan tabligh khuruj fi sabilillah Arti : Dakwah mengajak, Tabligh menyampaikan dan khuruj fisabilillah adalah keluar di jalan Allah. Maksud
1. Memperbaiki diri, yaitu bagaimana agar dapat menggunakan harta diri dan waktu sebagaimana yang diperintahkan Allah.
2. Menghidupkan agama secara sempurna pada diri sendiri dan semua manusia diseluruh alam dengan menggunakan harta dan diri sendiri. Fadhilah :
1. Allah berfirman : dan adakah yang perkataannya lebih baik daripada seseorang yang mengajak manusia kepada Allah.
2. Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk kebaikan dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkan.
3. Sepagi sepetang dijalan Allah lebih baik daripada mendapatkan dunia dan seisinya. Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya dakwah dan tabligh.
2. Latihan dengan cara : keluar dijalan Allah minimal 4 bulan seumur hidup, 40 h setiap tahun, 3h setiap bulan dan 2,5 jam setiap hari. Tingkatkan dengan cara bertahap-tahap menjadi 4 bl tiap tahun, 10h tiap bulan dan 8 jam setiap hari. 3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat dakwah dan tabligh yaitu dapat menggunakan harta, diri dan waktu untuk kepentingan agama.
Wait while more posts are being loaded