==================
MAKRIFAT
TIGA ALIRAN SUNGAI
==================
*Sinopsis Singkat

Ada Tiga Aliran Sungai Besar dan Panjang yg Mengalir di Dunia ini, maka Apapun yg Terangkut oleh Ketiga Sungai ini maka Itulah yg dimiliki Kefahaman Ummat Terdahulu hingga saat ini, yakni :
1. Aliran Rofidhah (Syi'ah Guluw) Adalah Pengkultusan, Penghormatan yg Berlebihan Terhadap Ahlul Bait shg Mengecam Keras dan Sangat Membenci kepada Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar Bin Khotthob, Aisyah Rodhiallohu Anhum shg Seringkali Setiap yg ndak Sefaham dgn Aliran ini Mereka akan Mengecap : "Dasar Sunni (Nyunnah)!!". Mereka juga Melakukan Pengkultusan dan Penghormatan yg Berlebihan didalam setiap Ziarah-ziarah Kuburnya Terlebih kpd Para Imam-imam Mereka.

2. Aliran An-Nawashib (Ahlun Nashib) Adalah Mereka yg Sangat Membenci kepada Ali Bin Abi Tholib dan Ahlul Bait serta Anak Keturunannya shg Seringkali Setiap yg ndak Sefaham dgn Aliran ini maka Mereka akan Mengecap : "Dasar Syi'ah!!". Mereka itu Anti Ziarah dan Mengatakan Maksiat kpd Siapapun yg Berziarah Kubur Termasuk Ziarah kpd Maqbaroh Nabi S.A.W. Sekalipun.

3. Ahlul Sunnah Wal Jama'ah Adalah Mencintai Ahlul Bait ndak Sampai Mengkultuskan dan Mencintai Semua Sahabat Nabi ndak Mengkafirkan or Menghujatnya sebab Para Sahabat Nabi semua Adalah Rodhiallohu Anhum Artinya Mereka itu Cinta akan Kedamaian. Mereka Berziarah Tanpa Mengkultuskan, Tetapi Mendoakan Berdasarkan Adab Ziarah Kuburnya dan ndak Anti Ziarah Kubur sebab Kita Semua Pasti akan Mati dan dikuburkan jua.

"Keduanya Baik Rofidhoh maupun Nawashib itu Bersifat Ekstrim didalam Cinta dan Benci, Tetapi didalam Ahlul Sunnah Wal Jama'ah itu Ada Peringatan dari Firman Alloh SWT QS. An-Nisaa ayat 171 dan QS. Al Maidah ayat 8, yaitu :

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ
“Wahai Ahlul Kitab Janganlah Kalian Bersikap Guluw (Ekstrim Berlebihan) dalam Agama Kalian”.
اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ

“Berbuat Adil lah Kalian (karena) ia Lebih Dekat kepada Ketaqwaan”.

Tetapi,
"Ada juga Syi'ah yg Mencintai Ali Bin Abi Tholib lalu Mereka Lebih Mengungguli Beliau daripada Para Sahabat Nabi yg Lainnya, Tanpa disertai Kebencian-kebencian kepada Para Sahabat Nabi, maka Syi'ah spt itu Masih Bisa diterima oleh Ahlul Sunnah Wal Jama'ah".

"Terjadinya Konflik Dunia Sejak Jaman Dahulu hingga saat ini Adalah Karena dari Kedua Aliran Sungai Besar dan Panjang diatas itu Terlalu Berlebihan or Guluw or Ekstrim didalam Cinta dan Bencinya hanya saja Ahlul Sunnah Wal Jamaah selalu Menjadi Korbannya Pabila Menengahi dan Mendamaikan Kedua Aliran Sungai itu, Semoga Kalian Fihim Apa yg Terjadi Selama ini".

=============
MAKRIFAT
PINTU HUTANG
=============
Seri : Kesatu

"Pabila Kalian Ada Kebutuhan maka Kurangilah Dahulu Keinginan dan Gaya Hidup Kalian, Pabila Kalian Ada Kebutuhan Maka Jualah Apa yg Ada Jangan Langsung Memutuskan Tuk Mengetuk Pintu-pintu Hutang. Waspadailah dan Berhati-hatilah dengan Hutang Apapun, Apakah itu Hutang Janji, Hutang Uang maupun Hutang-hutang Ibadah Lainnya".

"Kita Bahas Ttg Hutang Duniawi Dahulu, karena Hal ini yg Lebih Terasa di Ummat Jaman ini. Ada Beberapa Point yg Patut Kita Bahas dgn Gamblang supaya Kita Tahu Bahaya dan Dampak Negatifnya Berhutang, yakni sbb :

1. HUTANG, Dosa Orang yang Mati Syahid akan diampuni oleh Alloh SWT, Terkecuali Hutang.

Dari Sahabat Abu Hurairoh R.A. bahwa Ada Seseorang yg Bertanya kpd Nabi S.A.W. : "Ya Rosululloh, Jika Aku Gugur dijalan Alloh SWT Apakah Dosa-dosaKu akan Terhapus.?"|| Rosululloh S.A.W. Menjawab : "Ya, Jika Kamu Bersabar Mendapatkan Ridho Alloh SWT Tetap Maju dan Tidak Melarikan Diri, Terkecuali Hutang Begitulah Jibril AS Menyampaikan kepadaKu", HR. Imam Muslim.

Ada lagi pada Kesempatan Lain, Rosululloh S.A.W. Bersabda : "Demi Alloh Yang JiwaKu Berada diKekuasaanNYA, Seandainya Ada Seseorang yg Terbunuh dijalan Alloh SWT lalu dia dihidupkan Kembali kemudian Terbunuh lagi (dijalan Alloh SWT) Sementara Ia Masih Memiliki Hutang, dia tidak akan Masuk Jannah sampai Hutangnya Itu dilunasi", HR. Imam An Nasa-i dan Imam Ahmad.

2. HUTANG, Jadi Penghalang (Tertunda) Tuk Masuk Jannah.

Pada Kesempatan Lain Rosululloh S.A.W. Bersabda : "Jiwa Seorang Mukmin itu Tergantung (Tertahan) pada Hutangnya sampai (Hutangnya Itu) Lunas", HR. Imam At Tirmidzi, Imam Ibnu Majah dan Imam Ahmad

Pada Kesempatan Lain Rosululloh S.A.W. Bersabda : "Barangsiapa yg Rohnya Berpisah dari Jasadnya (Wafat) dalam Keadaan Terbebas dari Tiga Hal ini, maka Niscaya Ia akan Masuk Jannah, yaitu : 1. Bebas dari Sombong 2. Bebas dari Berkhianat dan 3. Bebas dari Tanggungan Hutang", HR. Imam At Tirmidzi dan Imam Abu Daud.

4. HUTANG, Jadi Beban Jiwa dan Pikiran.

Pada Kesempatan lain Rosululloh S.A.W. Bersabda : "Janganlah Kalian Menakut-nakuti Diri Kalian setelah Mendapatkan Keamanan"|| Para Sahabat Bertanya : "Apa itu Ya Rosululloh.?"|| Beliau Menjawab : "Hutang", HR. Imam Ahmad.


4. HUTANG, Nabi S.A.W. Berdoa kpd Alloh SWT agar dijauhkan dari Tipu Daya Hutang yg Menggiurkan Hawa Nafsu.

اللهم اني أعوذبك من الهم والحزن وأعوذبك من العجز والكسل وأعوذبك من الجبن والبخل وأعوذبك من غلبة الدين وقهر الرجال. رواه أبو داود
"Ya Alloh, Sesungguhnya Aku Berlindung padaMU dari Kebingungan dan Kesedihan, dari Kelemahan dan Kemalasan, dari Pengecut (Penyeri) dan Kekikiran (Pelit), dan dari Lilitan Hutang dan juga Kesewenang-wenangan Manusia (Kekejaman)", HR. Imam Abu Daud.

===========
MAKRIFAT
BENGKOK TB
===========
Seri Supranatural

1. Assalalamualaikum wr wb....mohon maaf dan ijin bertanya abah,mungkin saya mewakili dari beberapa teman saya yang memiliki problem yang sama yaitu sewaktu dulu mencari ilmu tenaga dalam/pengisian untuk jaga diri kepada orang yg dianggap pinter yg ternyata dukun abah, namun setelah kami sadar ternyata yg kami dapatkan ternyata kami terjerumus dlm kemusyrikan shg membuat kehidupan kami malah penuh masalah. Pertanyaannya :
1).Bagaimanakah kita melepas keterikatan semua ilmu2 tersebut abah karena ini kami lakukan dalam rangka memperbaiki diri sehingga kami bisa mendekatkan diri kepada Allah swt..

===========
Wslm Wr Wb,
Jangankan Kamu sbg Anggota Polri Artinya sbg Keamanan Negara, Masyarakat yg Awam or yg Biasa pun Seringkali Keliru dan Ketipu spt itu. Maka itu, Solusinya Adalah Rubah Mindset Pola Pikirnya lalu Perbaiki Kefahamannya kemudian Koreksi Dirinya setelah itu akan Menyadari Apa-apa saja yg harus disempurnakan. Apakah Pergaulannya, Lingkungannya, Kesadaran Dirinya, Ibadah-ibadahnya, Sikap Perilakunya d.l.l. Otomatis Pabila di Isi dgn Hal-hal spt itu akan Kesulitan didalam Kesadaran Dirinya, sebab sudah Terkontaminasi Justru Seharusnya Kita Bersih-bersih Diri spt Bayi Baru Lahir Ini Malah Kotor-kotor Diri shg Amarah Sulit dikendalikan, Prasangka Susah dihapuskan, Kesempitan Hati dan Pikiran Sangat Rumit Tuk dikontrol shg Liar Kesana Kemari sebab Benda-benda or Unsur Api yg Masukan.

"Termasuk Zholim yg Besar Adalah Perbuatan Merusak Diri dan Mengotori Diri dalam Bentuk Apapun, Apalagi yg dirusak dan yg dikotori itu Adalah yg Bathin yaitu Bagian Dalam Diri. Karena Keawaman dan Kebodohan dalam Beragama lah Kita Seringkali Menzholimi Diri".

Aneh dan Uniknya Adalah :
"Sudah dikotori dan dizholimi hingga Badan Menjadi Berat Kepada Alloh SWT kepada Ibadah-ibadah Menuju Alloh SWT, Eh Malah Bayar Mahar yg Cukup Menguras Kantong *_^, Inikan Mindsetnya Aneh maka Otomatis Kefahaman dan Kesehariannya pun akan Aneh dan Unik juga, Tanpa Adanya Kesadaran Diri dan Sulit ".

===========
Ku Mau Cerita,
"Ketika Perjalanan di Wilayah Blitar Ternyata Taqdirnya disana Ada Seorang Paranormal Asal Trenggalek yg Silaturahmi, Ternyata Ia Adalah Ketua Paranormal Tuk Wilayah Jawa Timur didalam Komunitasnya, yg Mana Komunitas Paranormalnya ini sudah Meluas ke Beberapa Negara Tetangga. Awalnya Ia Cerita kpd Saya Ttg Mengamalkan Surat Al Ikhlas itu ndak Kuat Sampai Tujuh Hari sebab Katanya Mengamalkan Tiga Hari saja Diri sudah Terbang Keangkasa Raya lalu Saya Berkata : "Setiap Ada Aksi maka Pastinya Ada Reaksi, Artinya Reaksi spt itu Sebenarnya Bukan Berarti Bahwa Diri Jenengan sudah Merasa Hebat dan Baik dari Sisi Spiritualitasnya Tetapi Reaksi spt itu Adalah Bukti Bahwa didalam Diri yg Dominan Kotor Negatif lalu diisi dgn yg Positif Al Ikhlas maka akan Terjadi Pro Kontra didalam Bathin shg spt Terbang dan Melayang spt itu sbg Pertanda Unsur Angin yaitu Angin-anginan Alias Taubat Kumat. Kalau Siap Memperbaiki Diri maka Saya akan Bedah RuhaniMu shg Nanti Saya Beritahukan Apa-apa yg Ada didalam DiriMu itu".

"Singkat Cerita Ia pun Mau, Ternyata Benda-benda yg dibawanya Cukup Banyak yaitu Mulai dari Sabuk Merah yg diikatkan dipinggangnya, Beberapa Kalung Batu yg dikalungkan dilehernya yg disembunyikan disebalik Baju dan Jaket Kulit Hitamnya, Beberapa Gelang, Belum Lagi didompetnya d.l.l. Akhirnya dicopot dah. Lalu Ketika dibedah pun Benda-benda Ghaibnya Buanyak Tenan, Mulai dari Jenis Susuk-susuk, Benda Isian, Benda Amalan-amalan Hajjatun sampai pada Benda-benda dihajar Temen dan Saudaranya Sendiri dibeberapa Tempat spt dikepala Jenis Paku Emas Tiga, dimatanya diikat Tali lalu dimata Kanan Kirinya Terikat pula Jenis Pocong dan Kunti supaya dilihat Siapapun akan Menyeramkan dan ditakuti, Kepalanya diikat Tali Jaring Menutupi Seluruh Kepalaya yg diikatkan dilehernya, dibadannya Ada Keris Setengah Jengkal, dikakinya Ada Si Mi'ing Lumpuh, dipakaikan Kolor Hitam Supaya Kemaluannya ndak Bisa Bangun d.l.l. Buanyak shg Takala dicabut Ada Lagi Ada Lagi karena yg Buatnya Mengirimkan Sukmanya Tuk Mengontrolnya shg Pabila dibersihkan oleh Siapapun maka akan Masuk Kembali Benda-benda itu. Paranormal ini Berkata : "Saya Belajar ini dan itu Supranatural Sebenarnya Gara-gara Tiga Paku Emas itu Masuk dikepala Saya karena Sakitnya Bukan Main shg Apapun akan Saya Lakukan Tuk Melawannya ditambah lagi Ada yg Masuk ke Perut Cahaya Warna Kuning (Keris Kecil) Tambah Parah Sakitnya d.l.l."

"Walaupun Kamu saat ini Katanya Memperbaiki Diri Tetap Kamu Niatnya Masih Setengah-setengah, Ia Menjawab : "Tapi Saya Yakin sama Abah, Suatu saat Nanti akan Saya Cari Tuk Memperbaiki Diri Bener-bener sebab Saya dijadikan Ketua Paranormal Wilayah Jatim ini shg Takala Kumpul Mereka Para Anggotanya Kan dari Berbagai Macam Aliran akan Ngetes Saya sbg Ketua di Jatim ini Sehebat Apa, Biasanya Begitu makanya Saya Pakai Benda-benda ini (Sabuk, Kalung d.l.l.) Buat Jaga-jaga saja Khawatir Saya Lengah dihajar. Saya sudah nggak Ikut-ikutan Kegiatannya Kok sudah Lama, Tapi Tuk Melepas Ketua ini Saya harus Bertahap agar nggak dicurigai saja Ada Apaan"|| "Iyah, Cuman Kamu Mengorbankan Diri dan Kehidupan Kamu hanya Tuk Hal-hal spt itu. Itu Bukanlah Paranormal Tetapi DiriMu Jadi PARANOID"|| "Tadinya Saya Terjebak, Setelah Ngamalin Ilmu Anu Katanya Ijazah lagi Ada Ilmu yg Lebih Tinggi terus Ngamalin, Terus Ada Ilmu yg Paling Tinggi lagi Terus dan Terus Akhirnya Saya Sadar Kok Jadi Begini Akhirnya Seakan nggak Pernah Puas shg Saya Menarik Diri Secara Bertahap dari Kegiatan-kegiatannya itu".

"Mengapa Banyak yg Syirik ke Ilmu, ke Bendawi (Pusaka, Batu Cincin d.l.l.), ke Harta Benda Duniawi, ke Duit, ke Jabatan, ke Amalan dan Ilmu-ilmu, ke Ormasnya, ke Pekerjaannya d.l.l. Tolak Ukurnya Adalah TB (Tulang Belakang) Ruhaninya Bengkok Terlalu Parah yaitu Kelurusannya 40%-0% (Alias sudah Tiarap). Seharusnya Lurus TB itu 100% kpd Alloh SWT tetapi Ini Bengkoknya kpd Selain Alloh SWT shg Itulah Mengapa Perbuatan Syirik Termasuk Dosa Besar yg Nomor Wahid, karena Amaliyyah Ibadah Apapun akan Sulit diterima oleh Alloh SWT karena Pastinya Ngawur Bin Bengkok kpd Selain Alloh SWT sebab Tertariknya hanya kpd Selain Alloh SWT. Cuman Uniknya Adalah Walaupun Saya Sering Berkata spt ini bahkan hingga Beberapa Kali Posting, Kalian itu Tetap saja Melakukan Hal-hal spt itu, Ini Sering Saya Jumpai ketika Bertemu Langsung. Jadi, Kalau Kalian Belum Berjumpa Langsung dgn Saya lalu diberikan Kefahaman Langsung dan dibedah Ruhani Langsung sambil di Beritahukan Kondisi Diri Kalian maka Seakan-akan Kalian Masih Tetap Saja Membandel sebab dipikiran dan dihati Kalian masih Tertarik dgn Hal-hal yg Merusak Diri Bagian Dalam dan Bagian Terdalam itu, Hal ini Terjadi karena sudah Terkontaminasi Cukup Parah Bathin Kalian or Bahasa Ungkapan Sederhananya Adalah "Darah Kotor Bathinnya sudah Kebanyakan" shg Sulit Berubah Mindset dan Hatinya Tuk Tulus Ikhlas Menuju Alloh SWT saja".

*Tar Kita Sambung lagi dah Kisah dan Penjelasannya, Biar Lebih Gamblang lagi. Ini Masih Ada Photo Pusaka-pusaka Blitarnya, Kenangan Waktu Dulu Singgah.
Wait while more posts are being loaded