Post has attachment
Setelah menderita kekalahan dari Madura United, Persib berambisi meraih angka penuh, saat menjamu Persela Lamongan yang rencananya akan digelar di stadion Gelora Bandung Lautan Api, rabu malam. Sementara itu, meski hanya membawa 18 pemain, hal tersebut tidak menyurutkan optimisme Persela untuk mencuri angka di Bandung.

Post has attachment
Madura United mengalahkan Persib Bandung 3-1 dalam laga pekan ke-13 Liga 2017, Minggu (9/7/2017) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Kedua tim memiliki kekuatan berimbang dan saling berbalas serangan. Dalam posisi sama-sama kuat, Madura mendapatkan kans mencetak gol melalui titik penalti setelah Greg Nwokolo dilanggar.

Peter Odemwingie yang menjadi eksekutor berhasil merobek gawang I Made Irawan pada menit 20. Gol ini menjadi gol ke-11 Odemwingie untuk laskar Sape Kerrab.

Persib mencoba membalas serangan. Menjelang babak kedua berakhir, Raphael Maitimo menceploskan bola ke gawang Hery Prasetyo. Sayang, wasit Kusni menganulir gol tersebut karena sudah terjadi off-side. Keputusan ini sempat diprotes kubu Persib dan hingga babak pertama tuntas, kedudukan tetap 1-0 untuk tim tuan rumah.

Babak kedua, Persib langsung tampil agresif. Dua peluang dibuat anak asuh Djadjang Nurdjaman pada 10 menit pertama babak kedua. Lagi, gol Maung Bandung yang dicetak Michael Essien lewat tendangan dari depan mulut gawang dianulir karena sudah ada pemain yang berada di posisi off-side.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Persib malah kebobolan lagi melalui serangan cepat Madura United dari sisi kanan. Peter Odemwingie yang mendapatkan umpan dari Greg memaksa Made memungut bola dari sarangnya. Skor 2-0 untuk Madura United.

Persib tak pantang menyerah. Raphael Maitimo memperkecil ketertinggalan pada menit 81 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan dengan serangan balik cepat.

Kedudukan 2-1 hanya bertahan dua menit. Greg Nwokolo memperdaya Made Wirawan pada menit 87. Hingga laga berakhir, Persib Bandung gagal menyamakan kedudukan dan pulang tanpa membawa poin.

Post has attachment
Timnas Indonesia U-16 berhasil menahan tuan rumah Vietnam, 1-1 pada pertandingan International U-15 Tournament Tien Phong Plastic Cup 2017, di Stadion Hoa Xuan, Da Nang City, Vietnam, Jumat 16 Juni 2017.

Dengan hasil ini, maka Indonesia dan Vietnam bersaing ketat untuk memuncaki klasemen. Vietnam dan Indonesia sama-sama memiliki poin 4. Namun Vietnam lebih unggul dalam selisih gol.

Pertandingan terakhir melawan Taiwan akan menjadi penentu bagi Indonesia. Jika berhasil menang dan Vietnam kalah dari Myanmar maka anak asuh Fakhri Husaini akan menjadi juara di turnamen tersebut.

Timnas Indonesia membuka serangan melalui Andre Oktav pada menit 14. Sayangnya tendangan dari sektor kiri masih bisa ditangkap kiper Vietnam, Nguyen Van Viet.

Empat menit berselang, Rendy Juliansyah memiliki peluang. Namun serangan yang ia bangun gagal karena diganggu oleh bek lawan.

Indonesia unggul lebih dahulu pada menit melalui tendangan Brilyan Aldama. Skor 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga turun minum.

Vietnam berhasil menyamakan kedudukan saat pertandingan memasuki menit 51. Gol dicetak oleh Nguyen Quoc Hoang.

Tidak ada gol lagi tercipta disisa waktu. Laga pun berakhir dengan skor 1-1.

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded