Post has attachment
Feel better in 30 seconds, excited and motivated - video 008

Buat baik pada orang yang buat baik,
Itu fitrah.

Buat baik pada orang yan buat jahat,
Itu sunnah.

MAHA ASIH NORA SARE

layu jiwa daun hati
dasa muka lupa diri
ayat maha tuan cari
ingat lusa akan mati

ingin kaya amal rasa
baca iqro satu iman
niat suci biar aman
jauh sara anak dosa

raga kelu cuka debu
rawa paya arak tuang
beda kayu akar buang
usir tawa arang tabu

mata hari nuju sore
dasa muka luka bisa
elok bila satu basa
maha asih nora sare *

DAC, 15 Maret 2017.
#Padma_4444
• nora sare (bahasa Jawa) = tidak tidur

SEHIMPUNAN SYAIR SYIAR AkusukA


1) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
nusa bangsa
Sabang sampai Merauke wilayah terbentang
zamrud terindah tempat ‘ku lahir, hidup dan mati kelak
aku orang Indonesia


2) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
uban tumbuh
isyarat diam merindu kampung halaman
hamba tenun tetes-tetes keringat sujud akhir malam
pupuk amal lebur dosa


3) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
tangis hati
mabuk dunia melupa bekal akhirat
ikut hati jadi mati, ikut rasa jadi binasa
sujud hamba alif lam ha


4) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
kiblat ka’bah
tapak singgah ghirah perjalanan suci
anak-anak adam hawa mengurai rindu diam batu
nun Ibrahim menyapa-Mu


5) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
rembang senja
mega lembayung merajuk kaki langit
menakar lembaran amal, tubuh renta penuh jelaga
dzikir hati alif lam mim


6) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
anak zaman
biru membara tungku masa depan
singsingkan lengan baju, bangun mimpi-mimpi jadi nyata
ayo kerja ayo kerja


7) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
bumi hijau
air mengalir hulu ke hilir
senyuman bidadari menuai padi bernas semusim
mimpi anak-anak surga


8) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
ingin pulang
meraih rembulan di atas pelangi
mengeja alif lam ha dibuai keheningan malam-Mu
ilmu iman amal satu


9) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
merah putih
berkibar panji pusaka bumi pertiwi
keberanian suci jiwa dan raga membangun bangsa
tanah air Indonesia


10) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, 8 September 2015
pisau hukum
tumpul atas tajam ke bawah
tumpas libas penjarah harta kekayaan anak cucu
neraca mesti seimbang


11) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
kekasihku
kepala putik tenun benang sari
karena kamu bagian rusuk yang kucari semusim
tadah kandela kasih-Nya


12) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
aku ingin
kita disatukan dunia dan akhirat
arif karena antara aku dan kamu hanya alif
hening di titian sunyi


13) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
bulan rebah
sejenak berdua melepas rindu matahari
memahat siang serupa malam menunggu embun turun
camar cari jalan pulang


14) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
ada mendung
gemerisik dedaunan serupa desah gerimis
mengalir deras kenangan pagi dan senja berguguran
aku rapuh menuju-Mu

15) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
bibir senja
jemari hujan menari isyarat semesta
setiap tetesnya ke bumi berlabuh menyemai rindu
berteduh di ufuk hujan


16) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
langit pekat
nikmat silaturahmi ibadah penuh berkah
mengeja ayat-Mu dzikrullah hamba debu hilang ujud
di pintu-Mu kubersujud


17) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
ingin pulang
bulan atas pelangi kemarau panjang
eja keheningan ilalang ilmu iman amal satu
rindu debu diam batu


18) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
rembang senja
benih malam kubabar seribu bulan
dekap kasih-Mu ditikam hidup segan mati pun enggan
duh nasib malang di badan


19) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
bibir gunung
awan panas berarak magma meluap
terjang lebur seluruh permukaan ladang kehidupan
uh! bumi di ujung masa


20) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
gempa laut
gunung ombak menjulang terjang persada
nun-Mu di serambi mekah, makhluk seluruh luluh lantak
tenun amal hidup berkah


21) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
Jeng Kartini
bedah ilmu pengetahuan selendang emansipasi
baca tulis membongkar belenggu perempuan pribumi
mimpi sejajar lelaki


22) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
gema adzan
syahdu memanggil fana sekejap luluh
cahaya sorga menembus mata sampai ubun dan hati
rindu ‘kan kehadiran-Mu

23) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
akhir malam
hening peraduan alif lam ha
hingga akhir madah penantianku berbaring merajuk
manja ‘ku di pangkuan-Mu

24) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
basuh tubuh
hamba batu fana penuh debu
bersuci menuju maha suci embun-embun kasih-Mu
musafir sajadah panjang

25) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
usah biar
merajut berbilang pulau tepian keheningan
berhala nipa sekatung marore miangas fanildo
merah putih indonesia

26) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
aku rindu
membaca jejakmu merabun bait puisi
rintih angin menjelma hujan menjelang pagi dan senja
tak mampu melupakanmu

27) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
hujan senja
gemerisik desah dinding jendela hati
tetesan air di dedaunan serupa garis hujan
batu beku jadi debu

28) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
jalan panjang
menuju-Mu jalan berbilang terjal berliku
aku berkubang lumpur dosa hingga napas penghabisan
sesal hidup hunjam dalam

29) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
rasa haus
sedikit air mampu lepas dahaga
usah pinta lebih bila kelak ‘kan menenggelamkanmu
syukuri apa yang ada

30) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
rawa pening
legenda ular siluman baru klinting
sayup terdengar gema tabuh gamelan di malam hari
kidung rawa mangsa korban

31) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
kurusetra
siapa lawan siapa darah tertumpah
pandawa lima kurawa seratus lupa demokrasi
menang arang kalah abu

32) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
nikmat sorga
firman-Mu buat hamba nan shaleh
belum pernah terlintas mata telinga dan benak kita
dzikir malam alif lam mim

33) Syair Syiar AkusukA_Dea Cahyono, akhir April 2016
alir air
hulu jernih ke hilir keruh
usah tanya warna air di hilir bila hulu keruh
teladan: atas ke bawah

Post has attachment
maafkan aku ibu
"renungkan dan hayati setiap kata perkata... Jangan lupa siapkan tisu"
https://www.youtube.com/watch?v=ySVSQZB8VRk

KEKASIH HATI

Siapakah bidadari mimpiku semalam?
Engah napasmu gemuruh ombak
Lepas kemarau menakar hujan
Air laut pasang lupa purnama
Lelap sesaat kita di rawa paya
Umbi rindu kandela kasih-Nya

Kekasih hati duhai belahan jiwa
Andai laut tenggelamkan daratan
Mendaki ombak hingga arasy-Nya
Uh! bersamamu hidupku bermakna

DAC, 16 September 2016.

Sebeasar apapun ruang yg tuhan berikan akan terasa sempit jika tidak diiringi rasa syukur

Salam kenal

Assalamualaikom
Selamat pagi semua.
Dari setitik nutfah lahirlah kita kedunia
Menjadi objek mengenal rupa
Roh dimasuk nama seazali
Pancaindera tubuh pun dilengkapi
Hingga mampu bergerak sendiri.
Sememang manusia lupa diri
Konon semua boleh dilaku sendiri
Lupa....lupa...ilham menggerak akal siapa punya?
Kita tidak punya apa apa semua milik Nya
Tiba masa roh diambil tinggal jasad
Jasad ibarat bangkai kembali ketanah
Roh membawa amal ibadah...
Bekalan dinilai olih Nya.

Tulang rusukmu tidak akan Tertukar
Tulang rusukmu tidak akan Menjauh
Tulang rusukmu tidak akan Pergi
Tulang rusukmu tidak akan Hilang
Tulang rusukmu tidak akan Di Ambil Orang..Yakinlah..!
Semua itu akan terbukti & akan indah pada waktunya.. smile
Percayalah..!

Kawan,,, Rangkul Aku di'saat aku lemah
Dan Tidak bisa lagi berdiri tegap,
Jngan biarkan aku sndiri dalam kegelapan
Dan ketidakadilnya kehidupan,
Aku butuh kalian dan aku ingin kita selalu ada
Dan terus bersma hari ini, esok, dan sterusnya tanpa ada kata perpisahan
Wait while more posts are being loaded