Menyambut NEM - New Economic Model 2016
Masih banyak orang dan perusahaan besar nyaman di Zona Kenyamanan yang ada sekarang tanpa sadar Dunia lagi berubah begitu cepat, begitu banyak produk, perusahaan yang baru dengan inovasi yang berani dan terkini sudah menyalib produk dan perusahaan yang sudah puluhan tahun malah ratusan tahun.
Orang kaya dulu perlu puluhan tahun malah ratusan tahun atau 2/3 generasi baru bisa menduduki di posisi Super Rich seperti Gudang Garam di Indonesia, tapi hari ini seorang anak muda bisa menyalib nya hanya kurang dari 10 tahun, contoh owner nya Facebook, Whatsapp, Uber, Google, Alibaba dan banyak lagi di seluruh dunia. Tahun 1991 KODAK masih menduduki nomor satu di dunia untuk film camera, hari ini semua HP sudah menjadi camera, generasi muda sudah tidak tau lagi apa itu KODAK.
Saat Semua Provider Seluler HP lagi menikmati posisi dan omset yang besar, tanpa sadar mulai sekarang dan kedepan sudah tidak ada lagi yang mau pakai SMS dan telepon dengan pulsa, Whatapp, WeChat, Line dsb dengan massage dan call yang gratis sudah mulai ambil alih semua omset mereka dengan begitu cepat. 10 tahun yang lalu, Online shopping Alibaba dibilang penipu, hari ini apa yang sudah terjadi? Alibaba online sudah jadi terbesar di dunia.
5 tahun kedepan dunia bisnis berbasis network akan berubah total, banyak perusahaan network yang besar sekarang akan mengalami kejatuhan yang luar biasa, karena tanpa mereka sadar dunia online sudah mengambil alih semua omset mereka, di saat komunitas bisnis berbasis network yang besar lagi sangat nyaman dengan cara bisnis mereka, lagi bangga dengan Support System mereka, juga di saat perusahaan berbasis network yang baru masih terkunci dengan mindset lomba di Marketing Plan Binary dengan pembayaran bonus yang paling dahsyat. Mereka semua tak sadar game plan nya di dunia bisnis berbasis network akan segera berubah.
Momentum ini hanya terjadi satu kali dalam seumur hidup Anda. Salam Sukses http://www.aseanbay.biz

Post has attachment
Data dari lembaga Riset ICD memprediksi bahwa pasar e-commerce di Indonesia akan tumbuh 42% dari tahun 2012-2015. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan negara lain seperti Malaysia (14%), Thailand (22%), dan Filipina (28%) Tentulah nilai sebesar ini sangat menggoda bagi sebagian investor, baik dalam maupun luar negeri. Beberapa VC (Venture Capital) besar seperti Rocket Internet, CyberAgent, East Ventures, dan IdeoSource bahkan sudah menanamkan modal ke perusahaan e-commerce yang berbasis di Indonesia. Sebut saja beberapa diantaranya adalah raksasa Lazada dan Zalora, Berrybenka, Tokopedia, Bilna, Saqina, VIP Plaza, Ralali dan masih banyak lagi. Mereka adalah sebagian contoh dari perusahaan e-commerce yang sukses dan berhasil dalam memanfaatkan peluang pasar e-commerce di Indonesia yang sedang naik daun.
Terbaru Launching AseanBay - Asean Ecommerce Market >> www.asean-bay.com
Wait while more posts are being loaded