Post has attachment
Endus Peluang Pasar

Di Singapore kini ada restauran Indonesia bernama Ayam Penyet President. Jumlah gerainya ada tiga. Pemilik dan pendirinya adalah anak muda warga Indonesia bernama Bahar, yang dulu kuliah di Singapore.

Saat dia kuliah itulah dia sempat mengamati tuntutan pasar. Rupa nya banyak orang yang membutuh kan makanan sederhana yang bisa dibeli dengan harga di kisaran angka S$ 10 per porsi.

Lalu th 2009 dia coba buka satu gerai. Menu yang dipilih adalah ayam penyet. Pertimbangannya adalah segala makanan yang terbuat dari olahan ayam disukai warga asli Singapore maupun warga pendatang.

Lagipula pasoknya relatif stabil dan mengolahnya gampang. Tinggal ditabur dan dioles bumbu kemudian diungkep. Setelah diungkep tinggal opsi konsumen, mau dibakar atau digoreng.

Setelah cermat dihitung ternyata profit margin nya menjanjikan banget. Karena itu muncul ide untuk juga sedia tahu dan tempe sebagai pelengkap. Dan jadilah Ayam Penyet President populer di Singapore.

Kalau dalam waktu dua - tiga tahun terus menerus gerainya bertambah, kan semua orang tahu bahwa bisnisnya tumbuh.

Ini adalah contoh proses bisnis yang ideal. Lihat peluang pasar dulu. Segmen mana yang masih terbuka. Berapa besar potensinya. Lalu apakah kadar persaingan nya masih longgar. Kalau masih aman ya kecil resiko kegagalannya

Jadi walau berlokasi di Singapore atau di manapun juga, kalau dianalisa dan dilakukan sesuai tahapan seperti contoh tersebut di atas, ya potensi sukses nya besar.
Photo

Post has attachment
E L A N G

Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.

Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal,sehingga sangat menyulitkan waktu terbang.

Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan - suatuproses transformasi yang panjang selama 150 hari.

Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang keatas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang , berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.

Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru.

Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang barusudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!

...

Sahabat, Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.

Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru,
Photo

Post has attachment
Are You Growing ?

Ketika Nokia resmi mundur dari panggung bersejarah, saat konferensi pers, CEO Nokia Jorma Ollila mengumumkan persetujuan diakuisisi Microsoft terhadap Nokia, dia mengatakan kalimat terakhir: "Kami tidak melakukan sesuatu kesalahan, tapi saya tidak tahu mengapa kami kalah. "Lalu, ber-sama2 dengan puluhan eksekutif Nokia-nya tidak tahan menitikan air mata.

Nokia merupakan perusahaan yang mengagumkan, Nokia tidak melakukan sesuatu yang salah, tapi dunia berubah terlalu cepat.
Mereka terlena, terlewatkan belajar, terlewatkan perubahan, dan akhirnya kehilangan kesempatan!
Juga, mereka bukan saja melewatkan kesempatan untuk membuat uang, tetapi kesempatan untuk bertahan hidup.

Jika kita tidak berubah, maka posisi kita akan terganti.
ANDA TIDAK BELAJAR, itu tidak apa2, tp jika PIKIRAN anda tidak mengikuti perkembangan zaman, anda akan segera tersingkir!

Kesimpulan
1, Keunggulan kemarin akan digantikan oleh tren/kecenderungan esok, hidup dalam kekhawatiran mati pelan2!
2, Merubah diri sendiri namanya kelahiran kembali, dirubah oleh orang lain namanya tersingkir!
Tidak mau menerima tren/ perkembangan zaman, pasti akan tersingkir dari pasaran!

Selamat mengikuti tren dunia...

Berubah atau mati....
Photo

Post has attachment
Berjuang demi kedaulatan Ekonomi Indonesia
Photo

Post has attachment
10 TANDA ANDA BERBAKAT MENJADI PENGUSAHA.🔑

1. Selalu Penuh Ide

Soal ide ini, sangat krusial, karena idelah awal dari segalanya. Tidak penting apakah ide itu mustahil dilaksanakan, atau bahkan anda tak tahu bagaimana cara memulai ide tersebut. Seorang wirausahawan harus dipenuhi ide atau gagasan untuk bisa menemukan inovasi-inovasi baru dalam bisnisnya.


2. Semangat Tanpa Batas

Memiliki sebuah bisnis, artinya anda harus memiliki stok semangat yang tak terbatas. Anda tetap melakukan pekerjaan anda dengan semangat meski orang lain sudah loyo. Seorang pengusaha sejati pasti bilang, semangat itu gak boleh hilang apalagi habis kuotanya. Yang terbatas itu hanya paket internet, yang paket gaul! Kalau semangat, harus full tank!

3. Berani Berimajinasi

Ide, inovasi baru hanya bisa didapatkan oleh seorang yang imajinatif, bukan orang-orang yang ragu. Sekali lagi, tidak penting apakah imajinasi anda itu seperti mustahil dilakukan, yang terpenting adalah anda berani membayangkan dan berimajinasi tentang bisnis anda lebih banyak dari orang biasa. Seorang wirausaha sering dibilang ‘gila’ karena imajinasi dan tindakannya yang tidak biasa.

4. Senang pada Pilihan Bisnisnya

Yang terpenting, tanya dulu diri anda apakah anda suka pada ‘niche’ bisnis yang anda pilih atau tidak. karena ini sangat penting. Itulah sebabnya banyak bisnis sukses justru karena berasal dari hobby pemiliknya. Untuk level awal, senang pada bisnis pilihan anda adalah mutlak.

5. Bergaul, dan Tidak Segan Meminta Bantuan

Seorang entrepreneur adalah seorang pembelajar sejati. Tidak hanya bertanya, anda juga harus mau dan tidak ragu meminta bantuan orang lain saat mendapatkan hambatan dalam menjalankan bisnis. Bertanya dan mohon batuan pada siapa? Ya siapa saja, bisa teman, keluarga, bahkan karyawan anda.

6. Sangat Menghargai Waktu

Waktu adalah sumber daya yang sangat terbatas, karena itu seorang pebisnis sukses akan sangat menghargai waktunya. Hampir tidak ada alasan menunda pekerjaan, karena seorang pengusaha akan merasa sangat rugi jika ada sumber daya waktu terbuang percuma, dan itu berakibat akan memperlambat laju bisnis.

7. Rendah Hati dan Ingin Belajar dari Siapapun

Kadang masukan, ide-ide hebat justru datang dari orang yang tak terduga. Bisa dari teman, sopir taksi, bahkan dari anak kecil sekalipun. Siapkanlah diri dan jiwa anda menerima setiap ilmu dari siapapun. Lihat apa yang dikatakannya, bukan siapa yang mengatakannya.

8. Menghapus Kata ‘Menyerah’ dari kamus Pribadi Anda

Bagaimanapun sulitnya, apapun tantangannya, semua pasti bisa diselesaikan. Resiko adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah bisnis. Bahkan resiko dicibir, dilecehkan atau dihina. Tidak pernah ‘melambaikan tangan pada kamera’ tanda menyerah. itulah seorang entrepreneur.

9. Siap Bekerja Keras

Calon pengusaha sukses tak pernah menganggap remeh proses kecil dalam bisnisnya. Dia menyadari pentingnya bekerja keras dalam berbisnis.

Mendirikan bisnis sendiri berarti Anda harus memikirkan nama perusahaan, identitas, logo, karakter produk dan situs pemasarannya. Semua itu hanya bisa diperoleh dengan kerja keras.

10. Jiwa Tawakkal nya Besar

Seorang pedagang, pengusaha, wirausahawan sangat berkawan dekat dengan ALLAH, Tuhan Semesta Alam. Karena setiap pengusaha sangat paham bahwa hanya ALLAH-lah yang mampu membolak-balikkan hati setiap orang. Jadi seorang entrepreneur sangat sadar bahwa konsumennya memilih menggunakan produknya sangat terkait pada ‘JASA” Allah yang menggerakkan hati orang tersebut.
Photo

Monggo direnungkan bersama


Copas


SHARING DARI "SANG PENGATUR BISNIS GLOBAL", SEORANG MUSLIM SUKSES YANG SANGAT MENCINTAI INDONESIA

Wempy Dyocta Koto (CEO Wardour and Oxford Business) lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, 1976. Namun, masa kanak-kanak hingga dewasa, dari TK, SD, SMP, SMA, S1, dan S2 ia jalani di Sydney Australia. Sehingga maklum jika pada awal presentasinya ia mengatakan tidak pandai berbahasa indonesia. Hadirin pun sangat memakluminya. Pemaparan mix antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Meski terlahir di Sumatera, namun logatnya kental 'kebule-bulean'.

Di Australia ia bersekolah di sekolah elite berbiaya mahal, namun merupakan sekolah terbaik kualitasnya. Kebanyakan siswanya adalah orang-orang Yahudi. Teman Wempy bilang, "Wempy jangan sekolah di sana! Mahal. Siswanya jenius-jenius. Nanti kamu jadi siswa tertinggal di sana." tapi, Wempy terus belajar dan ternyata ia selalu meraih peringkat satu. Pada hari kelulusan ia lulus cumlaude dan meraih peringkat tertinggi. Alhamdulillah.

Karena prestasinya, ia mendapat hadiah dari kampusnya untuk melanjutkan pendidikan S3 di manapun di seluruh dunia ini yang ia suka. Oxford di UK, Harvard di Amerika, atau yang lainnya. Tadinya ia ingin kuliah di Amerika, tapi dosennya bilang, "Kalau kamu ke New York kuliahmu gak akan selesai-selesai nanti karena kamu pasti akan jalan-jalan terus di sana. Wempy, kamu orang Indonesia. Apakah kamu bisa berbahasa Indonesia?"

"Tidak."

"Apakah kamu tau Indonesia?"

"Tidak."

"Bagaimana kalau kamu kuliah di Indonesia saja?"

Wempy pun dengan senang akhirnya memilih kuliah di Universitas Indonesia. Pulang ke negeri asalnya. Hari pertama ia diantar Sang Ibunda ke asrama mahasiswa UI. Cerita Wempy, Sang Ibu menangis sedih karena kamar Wempy sangat sempit dengan fasilitas seadanya. Tanpa AC, hanya ada kipas di langit-langit. Sangat kontras dengan kehidupannya yang serba nyaman dan wah di Sydney. Tapi, Wempy menerimanya dengan senang hati. Ia mengaku mengalami culture shock saat itu.

Lulus dari UI ia kerja di perusahaan keuangan terbesar di dunia yang kantornya di Australia. Waktu usianya 20 tahun, ia telah berpenghasilan USD 300,000 (Rp 300 juta) per bulan (atau per tahun?). Ia pun membeli rumah kesatu, kedua, ketiga, keempat, dan banyak rumah lagi sebagai investasi masa mudanya. Dan.... semua properti itu ia beli di kawasan elit! ia pun mempunyai mobil mewah.

Suatu ketika ia keluar dari salah satu rumahnya menuju rumahnya yang lain dengan mengendarai mobil mewah. Di tengah perjalanan ia menghentikan mobilnya dan menangis. Ia melihat teman-teman seusianya masih bersusah payah bekerja di McD dan di tempat-tempat lain, tapi ia telah memiliki segalanya. Sejak kecil selalu berkecukupan bahkan lebih. Ia merasa hampa. Meski secara ekonomi ia sangat berkecukupan, tapi ia merasa ada sesuatu yang kurang. Ia menangis dan bertanya, "What's wrong with my life?!"

Dari Australia Wempy pindah ke Singapura. Ia tinggalkan semua properti dan kehidupan nyamannya. Ia memulai hidup dari nol di Singapura. Ia ingin merasakan apa yang dirasakan orang lain. Ia pun menuai sukses di Singapura dengan income sangat besar.

Ia berperan dalam membesarkan beberapa perusahaan ternama seperti Samsung, LG, dll. Ia bolak-balik ke Korea untuk keperluan bisnisnya. Kemudian ia pindah kerja ke Hongkong. Lalu ke London, San Fransisco, dll. Pada usianya yang sekarang ia merasa, "Sudah saatnya kembali ke Indonesia dan membangun negeri tanah kelahiran." Ia telepon Sang Ibunda, "Mama, aku pindah ke Jakarta. Aku balik ke Indonesia. One way." ia mengisyaratkan akan menetap di Indonesia dan tidak pindah-pindah ke luar negeri lagi.

Ibunya seolah tak percaya, "Apakah kamu serius memilih pindah ke Jakarta?"

Segala kesuksesan telah ia raih. Tapi, ia telah mempertimbangkan kemacetan Jakarta, banjir, birokrasi yang sulit, panas, dan serba-serbi kekurangan Indonesia. Tapi, ia yakin bisa. Bisa memberikan kontribusi untuk negerinya agar bisa maju dan mendorong para pengusaha lokal untuk Go International!

Mimpinya, ia senang melihat orang lain bisa jalan-jalan ke luar neger i seperti dirinya.
"Saya ingin ketika saya jalan-jalan di Tokyo, di Eropa, di Amerika, di mana pun di luar negeri, maka saya akan mudah menemukan orang Indonesia. Mudah menemukan produk Indonesia. Itu cita-cita saya."

Di antara produk brand lokal yang sudah ia bantu ke pasar internasional diantaranya Kebab Turki Baba Rafi, Ayam Bakar Mas Mono, Keripik Ma' Icih, dll.

Menurutnya, yang salah di Indonesia ini adalah, "Kita ini terlalu tergantung pada natural resources (sumber daya alam/SDA) kita. Kita terlalu fokus mengurus itu. Seharusnya fokus kita kepada human resources-nya (sumber daya manusia), karena ia yang mengelola SDA.

"Never stop learning. Jangan berhenti belajar. Terus develop (kembangkan) diri selamanya. Saya sampai sekarang masih terus belajar. Berapa minggu sekali saya ke Netherland untuk belajar leadership."

"Sekolah lah setinggi mungkin. Ilmu itu tak ada batasnya. Belajarlah darimana saja dan dari siapa saja. Dorong anak-anak Anda untuk dapat bersekolah di luar negeri. Jangan berhenti kuliah. Selesaikan kuliah lalu kuliah lagi dan terus belajar."

"Uang itu gampang. Mudah dicari. Sedangkan pendidikan itu sulit. Carilah pendidikan. Ketika kamu fokus pada pendidikan maka sesungguhnya kamu fokus pada kekayaan. When you stop learning, you stop earning. Ketika kamu berhenti belajar maka kamu berhenti menghasilkan."

"Jika kita bisa mengolah SDA kita dengan teknologi tinggi, maka margin/keuntungan yang kita dapat semakin besar. Singapura tidak punya SDA seperti Indonesia. Ia membeli bahan baku dari kita dengan harga murah lalu diolahnya kemudian hasilnya ia jual dengan harga mahal."

"Dalam menghadapi ASEAN Economic Community/Masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) 2015 dan perdagangan global, jika ingin berhasil, menurut saya yang terpenting bukanlah mengalahkan atau menjatuhkan kompetitor kita, tapi yang paling penting adalah berkolaborasi dengan kompetitor kita."

Ustadz Valentino Dinsi, SE, MM, MBA yang duduk di sebelah kanan saya mengangguk-angguk setuju/membenarkan pernyataan Wempy ini. Ya, kolaborasi. Bukan mengalahkan. Bukan menjatuhkan lawan.

Saat ini China mengakuisisi perusahaan industri makanan besar dari Amerika. "Kalau kita bisa membeli perusahaan yang telah maju dan sistem bisnisnya telah rapi, ngapain kita harus memulai dari nol? Lebih baik kita memulai langsung dari atas dan melesat." Ustadz Valentino Dinsi kembali mengangguk-angguk tanda sepakat dengan pernyataan Wempy.

"Kenapa orang Yahudi kaya-kaya? Karena Yahudi di seluruh dunia bersatu. Uang dari satu Yahudi hanya berputar ke kalangan Yahudi yang lain. Misalnya ketika ia butuh tukang cat maka ia mencari tukang cat Yahudi. Ketika ia naik taksi ia hanya naik taksi milik/pengemudi Yahudi. Ketika ia ingin belajar bisnis maka mereka belajarnya kepada Yahudi yang lain."

Ustadz Valentino Dinsi mengangguk membenarkan pernyataan Wempy. Bahwa penting untuk bersatu dan berkolaborasi. Sehingga untuk memajukan perekonomian umat Islam, tagline yang diusung adalah "PENGUSAHA MUSLIM BERSATU".

Ustadz Valentino Dinsi mengingatkan, "Menurut hasil riset, 15 tahun kedepan adalah masa keemasan perekonomian Indonesia yang mana belum tentu akan terulang kembali dalam 200 tahun ke depan. Salah satu indikatornya, 2/3 penduduk Indonesia saat ini adalah usia produktif. Maka dari itu, kaum muslimin yang saat ini belum punya bisnis agar segera berbisnis. Dan online kan bisnis Anda! Semoga yang saat ini hadir di Majelis Ta'lim Wirausaha, yang sudah punya bisnis semoga bisnisnya makin sukses makin berkembang dan yang belum punya bisnis semoga semua punya bisnis yang sukses dan berkembang. Dan doa kita, makin kaya makin sholeh, tambah kaya tambah takwa tambah dekat dengan Allah." Aamiin.
Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat
Ahad, 12 April 2015

Catatan dibuat oleh sidik gandhi

7 Disiplin untuk meningkatkan kinerja diri

Assalamu'alaykum wr. wb.,

Beberapa hari lalu saya mendapatkan kiriman email dari Bryan Tracy tentang disiplin diri.

Bryan Tracy menyampaikan, setidaknya ada 7 Disiplin dari 9 disiplin yg harus dibangun, jika kita ingin meraih semua yg kita inginkan.
Kita belajar multi disiplin ini melalui proses praktek dan pengulangan, praktek dan praktek hingga kita menjadi terbiasa.

Goal Setting
Setiap pagi, luangkan waktu 3 s/d 5 menit untuk menulis top goals. Bryan menyarankan menulisnya di buku sprial, sedangkan Pak Hepi mengajarkan kepada kita menggunakan buku folio bergaris, mana yg lebih nyaman buat anda, gunakan itu.

Dengan menuliskan setidaknya 10 gol setiap pagi, kita sebenarnya sama saja dengan sedang memprogram otak bawah sadar kita.

Gol yg kita tulis setiap pagi, akan secara otomatis mengaktifkan kekuatan mental kita. Hal ini akan menstimulasi ingatan kita dan perhatian kita akan lebih fokus serta kita ajan lebih jernih melihat peluang dan kesempatan2 untuk mencapai gol kita.


Planning and Organizing
Luangkan waktu beberapa menitlah, sebaiknya pada malam hari sebelumnya. Rencanakan apa2 saja yg akan kita lakukan sepanjang hari besok. Buatlah dalam bentuk list to do.
Lakukan aktifitas kita yg ada list tsb, dan tuliskan apa saja yg ada dipikiran kita

Planning and organizing adalah salah satu hal yg paling powerful dan sangat penting untuk mencapai kinerja yg lebih baik.

Seringkali Pak Hepi menganjurkan kita untuk Thingking Time. Write down what is in your mind and do it what you wrote!

Disiplin lainnya yg disampaikan Bryan Tracy lanjut dilain kesempatan yaa...

Kapan kita kopdar lagi? Ngopi2 yuks....😀😀😀

Jadi yg pengen disharing malem ini sebenernya konsep zero to one-nya dari Peter Thiel.. ada yg tau dan pernah baca bukunya? :)

Saya rasa ini penting sebagai pembentuk paradigma yg fundamental dalam membangun bisnis :)

Yg kalo kata request-nya bang ali ke saya.. konsep untuk membangun "startup juara", Sejujurnya definisi "juara" ini menurut saya sangat terbuka ruang diskusinya.. Dan saya sendiri masih jauh lah.. masih panjang..

Yg perlu kita semua sadari adalah.. every moment in business happens only once.. The next bill gates ga akan bikin operating system.. the next lary page & sergey brin ga akan bikin search engine.. the next zuckerberg ga akan bikin socmed.. Kenapa? Karena brilliant ideas dan momentum yang pas cuma ketemu sekali.. If we are copying these guys.. we aren't learning from them..

Tentu aja men-copas suatu business model dari yg udah ada sebelumnya relatif lebih mudah ketimbang menciptakan sesuatu yang bener2 baru.. Kalo kita melakukan sesuatu yang sudah diketahui dan memberikan nilai tambah.. istilahnya kita melakukan 1 to n.. but everytime we create something new, we go from 0 to 1

Nah menjadi 0 to 1 ini yg bakal jadi gagasan malam ini.. Why?

Because.. the act of creation is singular.. as is thr moment of creation.. and the result is something fresh and strange.. Itu kenapa zero to one lebih sulit ketimbang 1 to n.. untuk jadi pemenang.. 0 to 1 itu necessary..

Unless we invest in the difficult task of creating new things.. many companies will fail in the future no matter how big our profits remain today.. Be mindful. Today's "best practices" lead to dead ends; the best paths are new and untried..

Konsep zero to one itu intinya tentang membangun company that create new things.. Mungkin itu salah satu lesson kenapa kami.. membangun cybreed

Saya juga mau bilang.. kalau lesson dalam entrepreneurship itu kadang seolah2 paradox.. Yap.. banyak banget tips2 instant beredar diluar sana.. menjadi sukses.. menjadi bla bla..

But.. the paradox of teaching entrepreneurship is that such a formula necessarily cannot exist. Because every innovation is new and unique.. No authority can prescribe in concrete terms how to be innovative..

Poin saya intinya konsep berpikir kita harus benar2 matang dan dalam ketika memulai bisnis.. Ga sekedar saya mau jualan a atau b atau c.. Kerangka berpikir ini yg paling dasar.. urusan teknis bisa menyusul.. Nah. Persoalannya.. sudahkah kita menjadi expert di bidang yang kita jalani? Sudahkah kita adalah orang yang terbaik di keprofesian kita? Brilliant business hanya terwujud jika yang menjalaninya adalah brilliant people..

Ada sebuah riset dari stanford yang menarik.. Lebih baik kita menjalani strategi bisnis kelas B tapi diisi oleh orang-orang kelas A.. ketimbang menjalani bisnis kelas A.. tapi kualitas orang-orang2nya kelas B.. :)

Menjadi yang terbaik di keprofesian kita itu tentu ga mudah.. tapi itu berharga untuk diperjuangkan.. Gimana memperjuangkannya? "Asah gergaji kita", bangun core competence. Gimana membangun core competence itu? Satu kata: fokus.

80 persen startup mati sebelum bisa menginjak umur 2 tahun.. Karena problemnya hal yg basic biasanya:

Co-Founder nya ga punya core competence di bidang yang dia jalani.. Dan salah satu penyebab besar dia ga punya core competence adalah.. ga fokus.

Business hanya bisa dibangun oleh orang-orang berdedikasi.. Orang yang setengah2.. nyambi ini nyambi itu.. jangan harap bisa berhasil dengan apa yg diupayakannya.. Hanya para dedicated person yang bisa sukses dan membawa bisnisnya ke level yang lebih tinggi..

Tapi sebelum kita jauh2 ngomongin bisnis.. penutup dari saya adalah.. selesaikan urusan kita sebagai pribadi..

Oleh: M. Ikhsan Akhirulsyah (co-founder e-fishery, cybreed) dalam ngobis Pengusaha Kampus

Pengumpul suhuf: M. Ryan Saputra (founder color n shape)

INI-LAH KONGLOMERAT MUSLIM YANG LUAR BIASA
̊
Sulaiman Ar-Rojhi
Penggagas bank tanpa riba BANK AR-ROJHI di saudi

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim

Jika kita bercita-cita jadi konglomerat (he2) maka bisa menjadikan Sulaiman Ar-Rajhi ini sebagai model. Beberapa hal penting yang saya
ketahui tentang beliau adalah: ..

1.Majalah Forbes menyebutkan kakayaannya 7,7 milyar Dollar dan orang terkaya no 120 di dunia, tetapi beliau tetap tampil dengan sederhana, berpakaian jubah putih bersih yang jauh dari kesan glamour dan berlebihan.

2.Beliau memulai usaha dari Nol, kehidupan masa
kecilnya sangat susah hingga pernah bekerja jadi kuli panggul dan menjual kayu bakar di masa kanak-kanaknya. Tetapi dengan ketekunan, hemat dan kerja keras serta tawakkalnya kepada Allah hingga akhirnya beliau dan saudaranya memiliki “Kerajaan Bisnis Raksasa” di KSA dan salah satunya adalah Bank Ar-Rajhi; Bank syariah
terbesar di Dunia yang ATM nya tersebar menjamur dan cabangnya terdapat nyaris di semua distrik KSA.

3.Sangat-sangat dermawan, memiliki Yayasan Amal “raksasa” yang menyalurkan donasinya ke berbagai Negara –sebelum dilarang pasca 11 septmber 2002- sulit menghitung waqaf beliau dan jumlah masjid yang telah dibangunnya, serta donasinya untuk berbagai amal dakwah dan penyebaran ilmu.

4.Tidak meletakkan kekayaan di hatinya, Bahkan di masa tuanya kini beliau telah membagi sekitar 6,7 trilyun hartanya kepada ahli waris dan kerabatnya serta fakir miskin hingga diibaratkan hanya memilih “pakaian yang melekat di badan” dan asset bisnis yang dikelola para professional yang hasilnya untuk amal social dakwah Islam. Lahir tanpa membawa apa-apa dan siap tidak
tergantung pada harta sebelum meninggal.

5.Dari tetangga dan orang yang tinggal di lingkungannya disampaikan bahwa konglomerat kelas kakap ini selalu termasuk orang-orang yang datang paling awal ke masjid untuk sholat 5 waktu berjamaah, sehingga jika muadzin
masjid telat sedikit maka sang konglomeratlah yang adzan.
Bandingkan dengan konglomerat lainnya !!

6.Diantara masjid yang dibangunnya adalah Masjid Ar-Rajhi di distrik Rabwah, masjid ini terbesar ketiga setelah Masjidil Haram Mekah dan Madinah. Bisa menampung 18ribu jamaah sholat, terdapat berbagai sarana pelayanan masyarakat seperti pusat pemandian dan pengurusan jenazah terbesar di Riyadh, Auditorium untuk seminar dan ceramah agama, perpustakaan berisi 40 ribu jenis buku (bukan judul ya ..), tempat tinggal bagi para penuntut ilmu yang datang dari luar kota untuk mengikuti berbagai kajian Islam, ..... menyediakan air zamzam sebagai minuman jamaah dengan kuota 400 galon perminggu, dsb. Dan saat sholat jum’at di lantai dasar dikhususkan untuk sholat jum’at orang asing dimana khutbah langsung diterjemahkan ke
berbagai bahasa ; termasuk bahasa isyarat untuk jamaah yang tuna rungu dan tentu saja… bahasa Indonesia..

Semoga Allah Ta’ala merahmati beliau, menerima
amalnya, mengampuni kesalahan dan dosanya dan kita semua .…
Wallahu’alam bishshawab, ..

Ditulis oleh Ustadz Fachrudin Nu'man , Lc حفظه الله تعالى

̊

Post has attachment
Perjalanan Riyanto Soyfan dalam mentransformasi bisnis hotelnya

Di tahun 1992, pak riyanto memulai tekadnya untuk mentransformasi hotelnya yang dikelola secara konvensional menjadi syariah. Dikarenakan batinnya yg merasa tdk tenang, selalu merasa gersang dan panas. Dia sempat ketemu dengan teman lamanya di sebuah reuni lalu cerita ttg kondisinya, kalo ga salah temannya ini owner radio dakta. Cmiiw. Pada akhirnya ia bertrkad untik mengubah model bisnis nya ke syariah.

Dengan pelarangan makanan yg mengandung babi di tahun 94, lalu dilanjutkan dengan penutupan bar / club di tahun 98 dan 99.

Walapun banyak dari pegawainya yg merasa khawatir pendapatan akan turun, sampai2 mereka membuat serikat utk melakukan protes, ternyata sebaliknya. Omset hotel sofyan malah naik tiap tahunnya. Tahun 99 naik hingga 19.55%.

Di tahun 2000 alkohol mulai dihapus Dan diganti dengan minuman herbal yg halal dengan rasa yg mirip2, beliau memberi contoh minuman namanya halal margarita. Pake racikan gingseng, kapulaga dll. Pendapatan pun semakin naik ditahun itu

Tahun 2002, seragam karyawan muslimah tidak Ada lagi yg pakai rok pendek, pendapatan semakin meningkat 15.6%.

Ditahun 2003 akhirnya hotel sofyan mendapatkan "sertifikat halal" perhotelan oleh DSN MUI.

Banyak peraturan2 lainnya yang sesuai dengan syariah seperti keharusan suami istri jika datang berdua, tempat relaksasi yg dipisah dan room service yg menyesuaikan dgn pengguna kamar tsb.

Namun diakhir cerita, pak riyanto menegaskan bahwa beliau tidak menjual hadits dalam berbisnis. Namun beliau langsung menerapkan proses2 yg sesuai syariah hingga manfaatnya langsung terasa tanpa harus mengkampanyekan bisnis syariah nya.

Seperti kenyamanan yg ditawarkan hotel sofyan yg berbintang 3, padahal layanannya bintang 4. Lalu tidak ada suara2 berisik, dan tidak ada telpon ditengah malam yang menawarkan "bantal guling". Terkadang orang2 merasa terganggu dgn telepon semacam itu.

Pesan dan kesimpulan yang saya dapatkan dari kisah beliau adalah, Manusia pada dasarnya baik. Inovasi yg shaleh akan selalu disukai siapapun.
Tingkatkan jg kualitas & kenyamanan dalam setiap produk & pelayanan perusahaan kita

Hotel sofyan awalnya didirikan di tahun 1970 oleh Sofyan Ponda, ayah dari Riyanto Sofyan. Pak Riyanto bergabung di tahun 81 dan memulai karirnya dengan menjadi waitress, room boy dll yang bergaji USD 3000 . Ditahun 87 ia diangkat sbg direktur, 89 sebagai dirut dan membawa hotel sofyan Go Public ditahun yg sama

Beberapa data pendukung dikutip dari :
http://ekonomisyariah.info/blog/2013/04/01/mensyariahkan-bisnis-hotel-2/
http://www.jpnn.com/berita.detail-68181

Wait while more posts are being loaded