Post has attachment
Photo

Lalu

Disini,
lukisan tepian damba membayang di pesona matamu
Lewat helai jemari lembut dedaun indah berpeluh rindu
bagai sepotong bias emas senja mengurai,
Cakrawala senyum berlari....
Sebaris puisi bercerita tentang cinta....
Di riuh angin dan nyanyian bebatuan,
Awan riak menari berlalu.....
Merayu,

by,lazwa..@yn

MAAF BILA AKU TAK SEMPURNA

Hanya sebuah perkiraan,!

Kau!,
hanyalah sebatas fatamorgana,
Yang menunggu senja,yang tak lagi jingga?
Dengarkan,
Sebuah lantunan penghantar tidur,
Tentang imaji api yang mewarnai warna hati?
Tentang nalar-nalar pesakitan yang takan pernah sembuh walau berobat ke KLINIK atau datang ke tabib manapun,?

Sejak semula,
Warna merah sudah tak bernilai sempurna?
Dan aku pikir sedenting embun takan pernah memilih rumput manakah yang akan di gelayuti?
Entah hijau dedaun atau belukar kering,seperti datangnya lembar-lembar pengharapan,tak peduli itu biru atau merah...atau hijau sekalipun bolehlah!

"BUKANKAH MASIH AKAN ADA RINDU REMBULAN?
YANG AKAN SELALU SINGGAH DI TIAP GENANGAN....."

Terima kasih waktu AMIGUmu yang kau suguhkan!
Meski rasanya baru kemarin kurasakan senyum,
Dan anginpun masih seperti melekat di pori.....

Selamat tinggal senja,
Ketika kau tenggelam,
Di pelupuk gerimis hari yang tak geming!
Sedang,?
waktu senja sendu ini,
Aku terdiam dengan tarian jemari,
Pada perigi puisi....
Yang menuliskan noktah kenang,
Di bibir senja yang semakin tenggelam,.......
Kau! berbayang kenang....

Namun,
Tuhan akan membentuk tangkai-tangkai sebuah pengharapan,
yang selalu berakar dan membentuk tunas-tunas yang MEKAR....

SALAM,

By,@yn

Saat pijar emas membayang diupuk timur
Ada sejuta cinta yg kurasa....
Dalam sejuk bola matamu
Ku peluk engkau dalam rindu
Ingin aku raih engkau
dalam cinta yg ku tanam
By,@yn

MASIH
Adakah disana!!!
Sisakan ruang rindu yang kau tuju
Pada temunya musim
Yang slalu enggan bermukim...
By@yn ciawi, 2017

Karna tak ada keabadian
Engkau terkenang lewat sajak yg mendalam,
tak bisa mewah!!!
Seperti biasa kau terselip
Dalam setiap kata yg tergugah.....
//@yn

Aku, hujan dam secangkir kopi.
bertiga menganyam sepi,
Tanpa tau siapa yang dinanti.....
//@yn

KETUKAN SENJA,
rebah gelisah,
dibawah terik ketika putih awan tengadah pada diamnya angin
Lemas pasrah di keheningan gundah....
Merbak musim kemarau,
dahan meranggas hantarkan musim daun berguguran,
Usapan lempung berdebu kabarkan rindu pada gerimis yang manja...
Dan gelayut bening embun pagi
Lambaikan isyarat sunyi,
Dan sebutir lamunan pudar
Bersama datangnya ketukan senja......

OKTOBER 2014

Bay LAZWA,

Post has attachment
Jejakmu seperti tergenang,
Sejak alamatmu tak lagi kutemukan,
Dan lelahku terbaring,
Pada rindu yg mengecup merah senjaku,
Lazwa,
Photo

Post has attachment
SENANDUNG RINDU4 - http://wp.me/p6BvP1-i
SENANDUNG RINDU4
SENANDUNG RINDU4
lazwa2015gmailcom.wordpress.com
Wait while more posts are being loaded