Hatiku terpenjara di gelap nya belantara asmara..
berkali ku coba menguak tabir yang kian kelam...
tertatih.. diantara tetesan harap..
.langkahku terseok tiada daya..
mencoba untuk tegar
berpegang erat di tiang rapuh..
Terkapar lemah menanti si pembuluh rindu...

By..kaniawati

Malam ini
Ketika denting waktu bergeser pelan...
Dingin menusuk berselimut kabut..
Perlahan ....
Ku basuh raga dengan untaian doa..
Bersimpuh di hadapan Mu
Pasrahkan semua
Dengan sujud di sajadah usangku...
Hening...
Dingin..
Teringat raga penuh baluran dosa.
Berkubang amarah tanpa arah..
Di sini...
Di sajadah usangku.
Hamba berharap ampunan Mu

Kaniawati
Surabaya 16 agustus 2018

Kerlip bintang menari gemulai di batas sukma..
Indah mengembara dalam pantulan bahagia..
Relung jiwa mengusik keraguan ..
bergolak riuh menunggu kepastian....
kicau burung camar terdengar seperti symponi.
menanti sang belahan jiwa mengukir sebuah kata...๐Ÿ’Ÿ๐Ÿ’Ÿ๐Ÿ’Ÿ๐Ÿ’Ÿ

๐ŸŒผKaniawati๐ŸŒผ

Di kegelapan malam...hatiku merintih sunyi...
Di bias cakrawala...batinku seakan merana...
Senja di batas kota..mengingatkan daku akan kenangan..
kenangan indah yg membuat luka perih di dada ini..

Kemana cinta yg pernah kau berikan...
Kemana bahagia yg kau janjikan

Ku tak tau sampai kapan perasaan ini tersimpan rapi di dlm sanubari.
Walau sakit kurasa..ku tak rela kenangan ini ku buang dalam ingatan.
Biarlah rasa ini..kan ku simpan terkubur dalam angan yg tak mungkin ku gapai...

senyum damaimu...cinta tulus mu...sudah tak mungkin ku rasa.
.Kini hilang lenyap di telan jurang PERPISAHAN..

โคKaniawatiโค
Surabaya 14 agustus 2018

Bunda....
Sentuhan kasihmu...
terangkai indah ...
dalam telaga beningmu...
Membuncah kesetiap detak nadi ku....

Pancaran tulusmu tersirat....
Ada syurga di setiap sorot pandanganmu...

Damai....indah...
bagai gemercik air yang menetes pelan

Sirami sanubari yg kerontang...

Bunda.....
Rindu ini ...ingin merasakan
Hangatnya sentuhan lembut tanganmu lagi... entah kapan

๐ŸŒผkaniawati๐ŸŒธ

malam kelam,,
bintang bersembunyi di balik awan.
terdengar jelas rintihan angin membelah sukma
sendiri...sepi...terbuang.
Kehilangan pegangan.

๐ŸŒธkaniawati๐ŸŒธ

Rongga jiwaku
semakin tertanam ke dasar sunyi....
Lekat. . . pekat ...hitam ...
berbalut lara...
Camping lelahku
terkoyak kemunapikan...
Beribu pelipur
tak bisa hentikan air duka..
Ku coba bertahan...
diantara ranting yg tertempel lunglai.
semoga saja
kepak bahagia tertata indah
di ufuk harapan...๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Karya...kaniawati

Senja itu ketika gejolak jiwa terpatri di ujung resah...
pantulan rasa menyelimuti canda yang kian rapuh...
gundah bayangmu kian tajam mengoyak sebuah patamorgana..
kelam nya sebuah penantian teronggok di depan dermaga tanpa tepian...
kemana lagi..
Aku tak tau
akhir dari sebuah ketidak pedulian...๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”
Karya@...kaniawati..@

AYAT-AYAT RINDU

โ€˜ku sunting bulan
malam bedug ketiga
tetesan embun kasih
mengeja-Mu tak jemu
sorga โ€˜ku rindu

โ€˜ku ukur panjang sajadah
tafakur merajang gundah

DAC, 4 Juli 2018.
#Panatha

masa pun beredar kian - kian pudar
dewasa dirimu bagaikan sembilu
yang merobek harapan tercalar kesetiaan
hingga hancur segala impianku ???
kearah manakah rasa cintamu & rasa sayangmu
resahku tak kau hiraukan
takdirnya yang esa aku akurkan
bahagialah sayang bersama pilihanmu
kan aku doakan dapatnya kekal nan bahgia selamanya

walau rindu mengajarku erti ketabahan

aku terpaku kerna hanya dirimu yang terbayangkan
renungan matamu menusuk kalbu
yang seolah menjadi perangsang di masa depan
kau kuimpikan di setiap waktu
sumpah dan janji kan kukotakan
hidup bersamamu jadi igauan
Wait while more posts are being loaded