Post has attachment
Photo

Post has attachment

Surat Pernyataan Sikap Penolakan Penyebaran Ideologi Radikal Salafi Wahabi Di Kotamadya Samarinda
25 Mei 2015 23:10:45 Diperbarui: 02 September 2015 11:48:06

SURAT PERNYATAAN SIKAP PENOLAKAN PENYEBARAN IDEOLOGI RADIKAL SALAFI WAHABI DI KOTAMADYA SAMARINDA

Kami kaum Muslimin Samarinda yang terdiri Jaringan Majelis Ta’lim, Burdah dan Sholawat, Aliansi Pemuda Islam Pembela Pancasila dan NKRI dan kelompok Muslim Rahmatan Lil Alamin dengan ini menyatakan sikap :

1. Menolak Kelompok radikal Salafi Wahabi yang mengatasnamakan agama melakukan dakwah dan kajian-kajian di Mesjid, Langgar, Surau, di Kotamadya Samarinda, karena terbukti menganut faham radikal sama seperti ideologi Teroris Salafi Wahabi Mujahidin Indonesia Timur (Pimp.Ustadz Santoso Abu Wardah), Teroris ISIS, Teroris BOKO HARAM, Teroris ISLAMIC STATE (IS), Teroris AL-QAEDA, Teroris JABHAH NUSRAH dan Teroris yang se-ideologi lainnya.

2..Menolak segala kegiatan penyebaran ideologi radikal Salafi Wahabi dalam bentuk kajian ilmiah, taklim harian dan lain sebagainya di Propinsi Kalimantan Timur.

3.Menolak segala bentuk dakwah penyebaran kebencian, teror mental, fitnah dan adu-domba antar sesama kaum muslimin dari kelompok radikal Salafi Wahabi berupa4 T (Tabdi’, Tasyrik, Takfir, Tasykik).

4. Menolak ustadz-ustadz dan juru-juru dakwah intoleran terutama yang se-ideologI dengan Teroris ISIS yaitu ideologi radikal Salafi Wahabi.

5. Menolak penyebutan Ahlussunnah wal Jama’ah kepada kelompok radikal Salafi Wahabi karena itu hanya sebagai pengelabuan kepada masyarakat awam. Kelompok radikal Salafi Wahabi adalah minoritas di dalam minoritas tetapi untuk provokasi mereka menganggap bahwa kelompoknya adalah mayoritas. Kelompok radikal Salafi Wahabi adalah kelompok yang menyempal dari pengikut mazhab Hambali jadi penisbatan kepada Ahlussunnah mainstream tidaklah tepat tetapi lebih sebagai pengelabuan bagi dakwah mereka. Darah sudah tumpah, pembunuhan dan pembantaian telah terjadi dimana-mana yang dilakukan oleh kaum intoleran yang berideologi radikal Salafi Wahabi. Semua itu mereka lakukan atas nama Agama. Radikalisme Agama harus menjadi perhatian kita semua karena meraka bukan saja musuh Agama tetapi juga musuh kemanusiaan. Masalah ini harus terlebih dahulu ditangani pada tingkat intelektual, ilmiah dan budaya. Islam, bangsa dan masyarakat sedang terancam oleh pemikiran Ekstremisme dan Radikalisme (Takfiri). Kita harus mengatasi akar masalah, bukan sekedar menangani dampaknya. Demi menjaga Samarinda yang kondusif, aman dan tentram dengan pemahaman Islam yang moderat (wasathan) dan toleran (tasamuh) jauh dari provokasi, penyesatan dan anjuran kebencian (hate speech) sebagaimaa Islam yang di wahyukan Allah kepada Rasulullah saw sebagai Rahmatan Lil Alamin. Maka dengan segala kerendahan hati kami mengharapkan segenap Kaum Muslimin Samarinda yang cinta kedamaian menolak dakwah ekstrim kelompok radikal Salafi Wahabi yang cepat atau lambat akan menyulut konflik-konflik bernuansa sektarian. Demikian surat pernyataan sikap penolakan atas dakwah yang berfaham radikal Salafi Wahabi di Kotamadya Samarinda.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/generasi/surat-pernyataan-sikap-penolakan-penyebaran-ideologi-radikal-salafi-wahabi-di-kotamadya-samarinda

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment
Pengertian Proxy War
(Ikatantakmirjember@gmail.com) 2016 oktober.Dok
Indonesia tengah mewaspadai penyebaran proxy war. Salah satu jenis peperangan ini masuk ke kategori perang yang mematikan. Akan tetapi, sebelum jauh membahas kewaspadaan Indonesia mengenai hal tersebut, apakah Anda mengerti tentang proxy war?
Berdasarkan situs voa-islam.com, proxy war diartikan sebagai peristiwa saling adu kekuatan di antara dua pihak yang bermusuhan, dengan menggunakan pihak ketiga. Pihak ketiga ini sering disebut dengan boneka.
Masih dalam situs yang sama, pihak ketiga ini dijelaskan sebagai pihak yang tidak dikenal oleh siapa pun, kecuali pihak yang mengendalikannya dari jarak tertentu. Oleh karena itu, pihak-pihak seperti mahasiswa, ormas, lembaga masyarakat, dan perorangan disinyalir mudah menjadi boneka atau pihak ketiga tersebut.
Contoh dari situs voa-islam.com adalah ketika Timor Timur memulai pemberontakan dengan senjata, serta perjuangan diplomasi hingga adanya referendum lepas dari Indonesia. Dengan mengejutkan, Timor mempunyai cadangan minyak dan gas alam dengan jumlah melimpah.
Faktanya, di balik hal tersebut, Australia menggunakan isu hak asasi manusia, bahwa tiap manusia berhak untuk memilih jalan hidupnya. Alhasil, Australia mengajukan pasukan multinasionalnya dengan izin dari PBB untuk masuk ke Timor. Dengan hasil, Australia dapat ikut mengolah dan menguasai minyak dan gas alam tersebut.
Dengan contoh seperti di atas, salah satu cara untuk menghindari pihak ketiga dari proxy war adalah menjadi lebih pintar. Seperti yang dijelaskan oleh Kolonel Inf Ilyas Alamsyah dalam seminar di salah satu universitas, mahasiswa sebagai kelompok yang dekat dengan masyarakat harus mengetahui perkembangan model peperangan terkini. Tidak hanya itu, penjelasan lebih lanjut dari Ilyas, demonstrasi, gerakan separatis, dan bentrok antar kelompok merupakan salah satu bentuk adanya pihak ketiga atau proxy war.
Kemudian, Universitas Indonesia pada 10 Maret 2014 menyebutkan beberapa bentuk kondisi jika Indonesia telah menjadi bahan proxy war:
1. Menjadikan Indonesia menjadi pasar produk pihak asing
2. Menghambat perkembangan SDM dan teknologi Indonesia agar kalah saing di mata global
3. Pihak asing melakukan investasi besar-besaran di Indonesia
4. Menciptakan kelompok teroris di Indonesia
5. Memecah belah pemuda Indonesia dengan budaya konsumtifDari penjelasan kondisi di atas, perlu adanya refleksi oleh masyarakat Indonesia. Hal ini berguna untuk melihat apakah ada pihak ketiga yang ‘tidak terlihat’ untuk berusaha memecah masyarakat Indonesia. Lalu, berdasarkan berbagai penjelasan di atas, proxy war merupakan bentuk perang yang ‘tidak terlihat’. Dengan penjelasan ini, apakah Anda sudah mengerti tentang proxy war?
https://gregetblog.files.wordpress.com/2014/04/stasiun-lempuyangan-1.jpg

Post has attachment

Post has shared content
Tauhid TRINITAS/TRI TAUHID WAHABI yang sama dengan Yahudi, Kenapa dipaksakan !!!!
Originally shared by ****
Wahabi Tasyabbuh Kepada Yahudi
Ketika kaum Salafi Wahabi selalu mencemo’oh kaum muslimin selain golongannya sebagai “ahlul tasyabbuh” yang tak pernah bisa dibuktikan kecuali hanya berdasar prasangka buruk, mereka lupa dengan diri mereka sendiri bahwa mereka sesungguhnya adalah “Ahlul Tasyabbuh” yang tak tertandingi.

Tak percaya? minta buktinya? Inilah jawabannya gambar tasyabbuh Salafi Wahabi dengan Yahudi !

Wahabi tasyabuh Yahudi
Perhatikan gambar diatas. Penampilan Syaikh-Syaikh Wahabi Sangat serupa dengan penampilan Rabbi-rabbi Yahudi, sedangkan Penampilan Para Ulama Aswaja sangat mirip dengan Nabi Saw.
Silahkan lihat hadits-hadits yang menggambarkan penampilan Nabi Muhammad saw.Keutamaan Memakai Imamah ( udeng-udeng ) Dalam Shalat Bagi Laki-laki ala Aswaja

رَكْعَتَانِ بِعِمَامَةٍ أَفْضَلُ مِنْ سَبْعِيْنَ رَكْعَةٍ بِغَيْرِ عِمَامَةٍ.

Sholat dua roka’at bagi laki-laki memakai imamah/udeng-udeng lebih utama pahalanya dari pada tujuh puluh roka’at tanpa memakai imamah. (hadis diriwayatkan oleh sahabat Jabir RA)

Abu Sheikh melaporkan dari Ibnu Abbas R.Anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mempunyai 3 penutup kepala sepanjang kehidupannya. (Bajhul Majhood, jilid ke-6, hal. 52)

Di dalam “mukhtasar”, kehidupan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, terdapat 3 jenis penutup kepala yang didapati,

Pertama ialah seperti rupa kopiah yang mana di dalamnya mempunyai garisan padanya.
Yang kedua ialah yang diperbuat dari pada kain hibara.
Dan yang ketiga ialah penutup kepala yang menutupi telinga, yang mana selalunya Baginda memakainya di dalam safar (perjalanan).
Adapun sorban yang diselendangkan dibahu bukan disebut ‘imamah tapi rida (selendang).Dalam keterangan hadist lain juga diterangkan tentang keutamaan memakai imamah (sorban / penutup kepala) sebagaimana telah diriwayatkan dalam hadist :

Qoola Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam. “i’tamu tajdaaduu hilman, waqoola shollalahu ‘alaihi wasalam: ‘al’amaaimuu tijaanul ‘arobi yu’thol ‘abdu bikulli kaurotin yudawwiruuhaa ‘ala ro’sihi aw qolansuwatuhatihi nuuron.

Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Pakailah sorban, maka akan bertambah wibawamu“‘, dan Nabi bersabda: “Sorban adalah mahkota orang arab yang diberikan kepada hamba, setiap putaran yang dililitkan pada kepala atau kopyah berupa cahaya.”

Dalam keterangan hadist ini Rosululloh menganjurkan untuk memakai sorban (untuk udeng-udeng) yang dililitkan melingkar diatas kepala. Dengan memakai sorban akan menambah kewibawaan seseorang karena bagaikan mahkota yang bercahaya menyinari di sekelilingnya. Dan yang sering kita jumpai seorang memakai sorban melingkar diatas kepalah adalah para alim – ulama’, atau habaib, mereka terlihat sangatlah anggun dan berwibawa menyapa umatnya dengan pakaian Sunnahnya. Wallahu a’lam bish-Shawab
Photo

Post has shared content
Jawaban Cerdas Sayyidina Ali Kepada Yahudi, Pakai Jurus Ramah Bukan Jurus Marah.

السلام عليكم ورحمة اللّٰه وبركاته
بسْــــــــــــــــــم اللّٰه الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين و الصلاة و السلام على سيدنا رسول الله صادق الوعد الامين و على آله و صحبه و التابعين أما بعد

Mantiq
Seorang Yahudi mengundang Sayyidina Ali. menuju rumahnya, maka si Yahudi menyuguhkan kepada beliau buah anggur, maka Sayidina Ali memakannya.

Kemudian beliau disuguhkan khamr, maka Sayyidina Ali berkata: "ini haram bagi kami."
Si Yahudi pun berkata: "Aneh sekali kalian wahai muslimin! kalian menghalalkan ini (anggur) dan mengharamkan ini (khamr), padahal ini berasal dari ini?"

Maka Sayyidina Ali menjawab:
"Apakah engkau punya istri?"
Yahudi menjawab: "Iya."
Sayyidina Ali berkata: "Datangkan dia kepadaku."
Maka si Yahudi mendatangkannya.
Kemudian Sayyidina Ali berkata:
"Apakah engkau punya putri?"
Si Yahudi: "iya."
Sayyidina Ali berkata: "Datangkan dia kepadaku."

Maka si Yahudi mendatangkannya.
Kemudian Sayyidina Ali berkata: "Apakah engkau tau bahwa Allah menghalalkan kepadamu ini (istri) dan mengharamkan kepadamu ini (putri)? padahal ini (putri) berasal dari ini (istri)"

Maka si Yahudi berkata: "Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah dan engkau adalah Wali Allah".
Photo

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded