Post has shared content
KAMU ITU SESAT, KAFIR, KEJAM DAN TIDAK BERPRIKEMANUSIAAN..!!!!??

Ooohhh....So Sweetttttt....... SYI’AH RAFIDHAH sebut kami SESAT dan KAFIR, anda katakan tidak "berprikemanusiaan"????
Mata hati anda kemana???????
Ribuan Ummat Islam Ahlus Sunnah yg di bantai oleh Syi'ah Saba'iyyah di suriah, di iraq, di Iran,dan di Yaman, ibu-ibu hamil di belah Perutnya, bayi-bayi tak berdosa di gergaji kepalanya, anak-anak gadis yang namanya 'Aisyah di perkosa lalu di bunuh dengan nistanya…
laki-laki yang namanya ‘Umar di bakar hidup-hidup.. APAKAH ITU TIDAK KEJAM????
APAKAH ITU “Berprikemanusiaan”???????

Negara Syi’ah Iran dan Kelompok Hizbullah Di Libanon memberikan Pasokan senjata kepada Zionis Yahudi Israel Laknatullah untuk membantai dan membunuhi secara kejam Saudaraaisaudara kita Ummat Islam di palestina,apakah itu
"berprikemanusiaan"?????

Gerombolan Syi’ah Rafidhah di jember jawa timur yang menikam dua orang Ustadz NU sampai bersimbah darah teraniaya dan hampir mati,apakah itu “berprikemanusiaan”???

Di hari Wafatnya Istri tercinta Nabi Ummul-Mukminin 'Aisyah Radhiyallahu’anha Orang-orang Syi’ah justru Merayakannya..bergembira ria memperingatinya,,mereka mendatangkan kambing betina yang mereka beri nama "Aisyah" lalu mereka kuliti hidup-hidup sambil meyakini kalau kambing betina itu adalah ‘Aisyah istri tercinta Nabi,istri Nabi di dunia dan di akhirat..

lalu mereka (orang-orang Syi'ah) di hari Wafatnya Sayyidina Umar Bin Khathab mengeluarkan Anjing Hitam yg mereka beri nama ‘Umar lalu beramai-ramai mereka melemparinya pakai batu dan memukulinyan sampai mati sambil meyakini bahwa anjing itu adalah ‘Umar Bin Khathab Radhiyallahu'anhu. Apakah itu "BERPRIKEMAUSIAAN" Wahai Saudaraku??????

Sayyidina ‘Umar Bin Khathab Karramallahu Wajhah wafat karena di tikam/di bunuh dengan pisau beracun ketika sedang mengimami Shalat Shubuh berjamaah oleh Orang Kafir Majusi bernama Abu Lu’lu’ah Al-Fairuz. lalu,orang-orang Syi’ah di Negara Kafir Iran Membangun kuburan Abu Lu’lu’ah Al-Fairuz dgn megah dan Menjulukinya dengan Gelar “Baba Syuja’uddin”,yang artinya “Sang Pahlawan Agama”. Wahai saudaraku,ke mana Iman anda???

Apakah kelompok SESAT yg menggelari PEMBUNUH UMAR Radhiyallahu‘anhu dengan Julukan “Sang Pahlawan Agama” anda katakan “Berprikemanusiaan”?????????

Syi'ah neo-majusi Melaknat para Sahabat Nabi dan Istri-istri Nabi yang merupakan Ummahatul-Mukminin (Ibunda orang-orang beriman),Apakah itu merupakan “prilaku Islami”..?????
Ke mana akal dan Iman anda wahai Saudaraku…?????

Syi’ah di Iran yg di Pimpin oleh si Dajjal Bajingan Khomaini Al-Mal’un meruntuhkan Kepemimpinan Raja Ahlus Sunnah Reza Fahlevi, lalu membunuhi Para ‘Ulama Ahlus Sunnah dengan cara di gantung, lalu membakar masjid-masjid Ahlus Sunnah, dan menganiaya para wanita, apakah itu”BERPRIKEMANUSIAAN”??????? ke mana Iman anda…???

Dan INGAT Saudara-saudaraku,,,,,Syi’ah Rafidhah memiliki ajaran busuk yang di sebut 'TAQIYYAH',artinya berpura2 menjadi orang Sunni ketika berinteraksi dengan Sunni sambil menyembunyikan kesyi'ahannya. Mereka menampakkan seolah mereka beraqidah lurus seperti kaum muslimin yang lain,dan trik licik mereka untuk mengalihkan perhatian Ummat sedunia tentang kesesatan mereka,mereka menghembuskan Isu “Wahhabi”. mereka membuat cerita fiktif tentang “Wahhabi”. setiap Muslim yg mendakwahkan TAUHID,SUNNAH,dan JIHAD mereka katakan 'Wahhabi”, "Teroris", "Takfiri", dst.karena memang mereke (Syi’ah Rafidhah) tidak bertauhid sebab mereka menuhankan Imam-imam mereka bahkan menuhankan Ali bin Abi Thalib, begitu juga Mereka menolak Jihad, karena dalam ajaran mereka jihad itu tidak ada sampai munculnya “Imam Mahdi” khayalan mereka. mereka beramal tidak dengan Sunnah Nabi, tetapi dgn Ajaran dan klaim2 pendeta-pendeta serta pastur-pastur mereka.

Terakhir,jangan anda katakan bahwa tidak semua Syi’ah itu ekstrim. Oke, tidak semua syi’ah ekstrim, tapi masalahnya, Syi’ah yang tidak ekstrim itu tidak ada di muka bumi ini alias sudah punah.. dan Syi’ah yg Berkembang di indonesia ini yang berpusat di Iran adalah Syi’ah yang ekstrim itu, namanya Syi’ah Imamiyah Itsna Asyariyah Rafidhah Saba'iyyah Khomainiyyah Mal'uniyyah.Yang telah di kafirkan oleh SELURUH PARA ULAMA dan di fatwakan SESAT oleh MUI.

Ketahuilah Saudaraku……Hilangkan kebodohan kita.. kroscek Iman kita…. di samping Syi'ah Imamiyah Itsna Asyariyah Rafidhah ini Menyesatkan 'Aqidah kita, keberadaan mereka juga SANGAT Membahayakan keamanan kita dan mengancam keutuhan bangsa Indonesia.
Bagi kami, menumpahkan darah orang-orang yang Mencaci maki Sahabat Nabi dan Istri-istri Nabi merupakan IBADAH YANG AGUNG!!!!

INGAT: Kata Imam Syafi’i,“Aku tidak pernah melihat kelompok Sesat yang paling PENDUSTA kecuali SYI’AH RAFIDHAH”.
Di dalam Islam, mereka mencela Sahabat Nabi dan Istri-istri Nabi yang di jamin masuk Surga Hukumnya adalah KAAFIRR. maka halal darahnya… fahami itu...!!

DEMIKIAN, TERIMA KASIH
Photo

Post has shared content
.

___Ulama dan santri selalu didepan, dalam urusan perjuangan.

Bahkan jauh sebelum bangsa ini merdeka.!

MEMANG KALIAN PIKIR SIAPA YANG BERJUANG?_

Jangan ajari ulama dan santri Ke Bhinekaan, Nasionalisme dan Cinta tanah air. Karena semua itu ada didalam darah mereka.! Bukan kalian.!!

#Sejarah
Photo

Post has shared content
Orang-orang kafir berakhlak mulia ?

Bisa saja orang-orang kafir berakhlak baik, seperti jujur, tidak korupsi, tidak berzina, berbuat baik dengan tetangga, menyantuni orang miskin, dll. Namun akhlak baik itu tidak cukup untuk menghapuskan status dia dari katagori orang kafir, manakala mereka tetap ingkar kepada Allah, atau ingkar kepada rasul-rasulnya termasuk Nabi Muhammad dan ajarannya.

Jadi yang perlu di fahamkan adalah definisi kafir, katagori kafir dalam Islam, dan ketika penyebutan kata-kata kafir, tidak selamanya mempunyai konotasi berahlak buruk, jahat, dan sifat-sifat kotor lainnya. dan tidak juga pelecehan nilai-nilai kemanusiaan, karena semua manusia adalah ciptaan Allah..

Akan tetapi penyebutan kata kafir lebih kepada masalah keimanan, dimana mereka tidak mau mengimani Allah Swt sebagai Tuhan, dan Muhammad Saw sebagai RasulNya serta mengingkari ajaran-ajarannya. Dan kafir secara istilah sama saja dengan makna non muslim, artinya jika mereka rela dipanggil non muslim, sebenarnya tanpa disadari mereka rela dipanggil kafir dari perspektif islam.

jadi,,, kafir = non islam,,, non islam = kafir
dibolak balik gimana pun tdk akan merubah makna dari kata kafir itu sendiri...
Photo

Post has shared content
FANATIK VS TOLERANSI

Selama ini banyak sakte kodok & kecebong beranggapan bahwa fanatik terhadap agama merupakan sikap tidak terpuji, bahkan tercela. Namun anehnya, fanatik terhadap presiden dianggap biasa saja. Fanatik terhadap sepak bola atau Manchester United dianggap biasa saja. Fanatik terhadap ahok dianggap biasa saja.
Kenapa kita bisa pilih kasih seperti itu? Kenapa fanatik terhadap hal-hal yang berbau duniawi kita anggap biasa saja, sedangkan fanatik terhadap agama dianggap tercela?

Apakah presiden atau sepak bola atau ahok bisa membawa kita ke surga? Apakah mereka bisa menyelamatkan kita di akhirat nanti?
TIDAK. MEREKA TIDAK BISA!
Yang bisa menyelamatkan kita di akhirat nanti hanyalah AGAMA.

Karena itu, tentu sangat baik bila kita fanatik terhadap agama sendiri. Kita harus yakin bahwa agama kita satu-satunya yang benar. Kita harus membela agama kita, mempertahankan agama kita, memperjuangkannya mati-matian. Karena hanya agama yang bisa menyelamatkan kita di akhirat nanti.

"Lho, sikap seperti ini kan berbahaya. Bisa merusak kerukunan. Bisa menimbulkan perang antaragama."

SIAPA BILANG?
"Menganggap hanya agama saya yang benar" TIDAK berarti "agama lain harus saya musuhi". Itu TIDAK berarti "agama lain harus saya musnahkan."
Fanatik dan yakin terhadap kebenaran agama sendiri bukanlah penghalang untuk saling menghargai perbedaan keyakinan.

Toleransi adalah solusi yang ditawarkan oleh agama di tengah keberagaman keyakinan. Dengan toleransi, kita saling menghargai, menjalin hubungan baik dengan orang-orang yang beda keyakinan dengan kita. Jika mereka sakit, kita jenguk. Jika mereka sedang bahagia, kita ucapkan selamat dan beri hadiah. Jika mereka mendapat musibah, kita hibur dia dan ucapkan turut berduka cita. Ketika mereka butuh bantuan, kita tolong semampu kita. Saat mereka mengajak kerjasama bisnis yang saling menguntungkan, boleh-boleh saja diterima. Kita bekerja sama dengan mereka saat bergotong-royong di lingkungan sekitar. Ketika rumah ibadah mereka diserang oleh teroris, kita ikut melindunginya. Itulah keindahan toleransi.

Namun toleransi bisa menjadi kebablasan ketika ia justru menggoyahkan keyakinan kita. Demi toleransi, kita rela berkata "semua agama benar dan sama baiknya". Demi toleransi, kita ikut merayakan ibadah agama lain. Demi toleransi, kita ikut pakai koteka dlm sholat.

Demi toleransi, kita mengucapkan selamat kpda proklamator yg lahir di #blitar , padahal itu sama saja artinya kita mengakui surabaya cm tempat membuatnya. Padahal dalam setiap agama, yg benar katakan benar & yg salah katakan salah.

Toleransi antarumat beragama tentu sangat baik, dan itulah yang diajarkan oleh Islam. Namun toleransi yang kebablasan sangatlah buruk, karena bisa merusak keyakinan kita terhadap agama sendiri.
Toleransi diperbolehkan jika berkaitan dengan urusan muamalah (kehidupan sosial kemasyarakatan). Toleransi tidak diperbolehkan jika menyangkut ibadah ritual, apalagi iman dan aqidah.

Fanatik dan yakin terhadap agama sendiri, sambil menghargai dan bertoleransi di tengah keberagaman keyakinan. Itulah sikap terbaik yang harus kita praktekkan.
Photo

Post has attachment
SAYA heran sama orang yang antiArab. Alasannya apa?
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Kalau alasannya, “Kita harus cinta dan menjaga budaya asli Indonesia,” berarti kita juga harus;
antiAmerika,
antiKorea,
antiIndia,
antiAustralia,
antiChina, dan sebagainya.
.
Kalau alasannya, “Arab menjajah Indonesia dengan tameng penyebarluasan agama,” maka sungguh lucu! Karena justru orang-orang Eropa yang TERBUKTI menjajah Indonesia sambil membawa agama Kristen. Sedangkan Islam masuk ke Indonesia lewat perdagangan dan secara damai, bukan lewat penjajahan.
.
Kau bilang, “ini Indonesia, bukan Arab, jadi tak perlu pakai istilah akh, antum, syukran, jazakallah, abi, umi, dst.”
Padahal saat merayu pacarmu, kamu berkata, “I Love you. I miss you.” Saat patah hati, kamu berkata, “Gue gagal move on, nih.”
Hm… itu bahasa Indonesia atau bukan, ya?
.
Kau terlihat sangat antiArab dengan alasan “Kita harus cinta pada budaya Indonesia.” Padahal di saat yang sama kamu membela ajang Miss World, yang jelas-jelas bukan budaya Indonesia.
.
Orang yang suka lagu nasyid berbahasa Arab kamu cela-cela dengan alasan, “Itu bukan dari Indonesia.” Padahal kamu justru memuja-muja para boyband dari Korea, tergila-gila pada film India, dan cinta buta terhadap film dan musik dari Amerika.
.
Kamu mungkin lupa:
Nama-nama hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu itu berasal dari bahasa Arab.
Istilah MUSYAWARAH dan ADAB juga dari bahasa Arab.
dan Banyak sekali istilah bahasa Arab yang kini diserap ke dalam bahasa Indonesia, dan ternyata sering kamu pakai, dan kamu menyukainya!
.
Bahkan kalau kamu belajar sejarah Bahasa Indonesia, kamu akan KAGET DAN SHOCKED, karena ternyata bahasa Arab memiliki pengaruh yang SANGAT KUAT terhadap bahasa Indonesia.
Kamu mungkin belum tahu, bahwa struktur bahasa Indonesia dan Arab itu PERSIS SAMA. Saking samanya, kita bisa dengan mudah melakukan penerjemahan kata demi kata. Hal seperti ini tidak bisa dilakukan terhadap bahasa lain.
.
Coba kamu terjemahkan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dengan sistem terjemahan perkata. Bisa? Dijamin tak bisa. Karena pasti hasil terjemahannya akan sangat ngaco.
Tapi bahasa Arab BISA. Itulah salah satu bukti bahwa bahasa Indonesia dan Arab punya hubungan yang sangat erat.
.
Kalau kamu mencela Islam sebagai agama dari Arab, bukan dari Indonesia,,
hei… apa kamu lupa bahwa Kristen, Hindu dan Budha pun bukan dari Indonesia. Agama asli Indonesia adalah ANIMISME. Lupa, ya?
Jadi kenapa harus antiArab?
Jangan-jangan kamu sebenarnya antiIslam, bukan antiArab.

Photo
Wait while more posts are being loaded