Post has attachment

Pagi Papua.

Kita Bersatu, Kita Bekerja Sama, Kita Tujuan Bersama.

Dari Kita, Oleh Kita, dan Untuk KIta.

Kita adalah agen perubahan, satu kata buat banyak, didukung dengan semua unsur yang dibutuhakan pasti berubah, berani, jujur, sabar...!

Berubah kearah positif atau negatif itu pilihan Kita.

Santapan Harian
Senin, 27/06/2016
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/print/?edisi=20160627

Mengenal Tuhan yang Kita Percayai
2 Timotius 1:11-18

Mengenal TUHAN yang kita percayai adalah hal terutama bagi setiap orang percaya, terlebih hamba TUHAN.

Paulus bukan hanya meminta Timotius untuk bertekun dan kuat dalam penderitaan serta tidak malu bersaksi bagi Tuhan. Paulus sendiri menunjukkan bahwa ia tidak malu bersaksi dan menderita demi Kristus, meski ia mengalami berbagai penderitaan dalam pelayanan dan penolakan dari orang-orang tertentu, seperti Figelus dan Hermogenes (12, 15). Ia menyadari tujuan penetapannya sebagai pemberita Injil yang dijalaninya sebagai rasul dan guru adalah untuk Injil itu sendiri (11-12).

Paulus mengenal siapa Tuhan yang dipercayainya, yang telah memanggilnya ke dalam keselamatan. Ia juga meyakini akan kuasa pemeliharaan TUHAN yang mampu menguatkan dia dalam pelayanan (12). Penderitaan maupun penolakan yang ia alami tidak membuatnya mundur dari pelayanan dan meragukan Tuhan. Sebaliknya, hal itu membuat Paulus semakin bertekun dan bersemangat melayani dan menguatkan pelayan-pelayan Tuhan lainnya, salah satunya Timotius. Berdasarkan apa yang ia alami, sampaikan, dan contohkan dalam ajarannya, Paulus meminta Timotius untuk memegang pengajaran itu dengan cara melakukannya dan memeliharanya sebagai harta yang dipercayakan Allah melalui Roh Kudus-Nya (12-14). Paulus menguatkan Timotius dengan menunjukkan bahwa TUHAN masih menyediakan orang yang mendukung pelayanannya, seperti keluarga Onesiforus yang tidak malu menjumpainya di penjara, menemuinya di Roma, dan melayani di Efesus. Hal ini menyegarkan hati Paulus dan seharusnya menyegarkan bagi Timotius (16-18).

Tidak ada jaminan pelayanan yang bebas dari penderitaan. Pengenalan yang mendalam akan TUHAN dan keyakinan akan kuasa-Nya memberi keberanian dan kekuatan untuk memberitakan Injil-Nya bahkan menjadi teladan bagi siapapun. Bersyukur atas setiap orang yang TUHAN pakai untuk mendukung para hamba TUHAN dalam pemberitaan Injil. [MFS]

Mari kita bersatu, kita kerja sama, untuk tujuan kita bersama.
Wait while more posts are being loaded