Post is pinned.Post has attachment
7 Kebiasaan Yang Dilakukan Oleh Orang Sukses

Pernah bertanya-tanya mengapa Bill Gates atau Steve Jobs bisa menjadi begitu kaya dan membeli apa saja?

Semua hasil yang dinikmati orang-orang hebat dan ternama itu bukan datang secara instant lho. Kata orang, salah satu kunci kesuksesan adalah melakukan beberapa kebiasaan-kebiasaan yang baik. Dan, para pesohor yang sukses, selalu melakukan ketujuh hal ini sebelum meraih kesuksesannya.

1. Bangun pagi

Ingin sukses? Ya harus bangun pagi. Jangan buang waktu dan terlambat dalam segala hal. Anda harus tahu semua hal lebih awal daripada orang lain. Banyak kok orang hebat yang berusaha bangun lebih pagi untuk sekedar mencari informasi dan membaca berita-berita update tentang hal yang terjadi di sekitar. Mereka menambah informasi dan pengetahuan demi sebuah hasil yang kelak akan dipetiknya.

2. Ada passion dalam profesi

Bekerja bukan hanya sekedar mengemban tanggung jawab dan menyelesaikan sebuah hal sesuai dengan job desc. Tetapi bekerja haruslah disertai dengan passion yang akan membantu membawa seseorang pada suatu tingkat yang ingin ia capai.

3. Networking itu penting

Selalu kembangkan networking di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Anda harus tetap ramah dan low profile. Rangkul semua orang yang baru saja Anda kenal, karena Anda tak akan pernah tahu kapan Anda akan membutuhkan mereka.

4. Pengetahuan sumber kekuatan

Apabila Anda berhasil bangun pagi dan meluangkan waktu lebih banyak lagi, jangan sia-siakan dengan berleha-leha dan hanya sekedar menikmati sarapan pagi. Kuncinya adalah membaca dan membaca. Cari tahu banyak hal tanpa terkecuali.

Karena pengetahuan adalah hal yang sangat penting, maka jangan enggan untuk belajar hal-hal baru dan melunakkan keras kepalanya Anda. Serap informasi dari mana saja dan tampung untuk kemudian dipilah mana yang bermanfaat dan mana yang tidak.


5. Mengatur waktu

Tak ada orang sukses yang bekerja serampangan dan tanpa disiplin waktu. Semua orang sukses tahu benar bagaimana memanfaatkan waktu, dan sangat menghargai waktu. Untuk itu, pastikan Anda punya schedule tersendiri yang akan membantu Anda mengatur waktu dan melakukan banyak hal tanpa terlewatkan.

6. No pain, no gain

Tak ada keberhasilan yang diraih tanpa pernah jatuh dan terluka terlebih dahulu. Setiap orang yang sukses pasti pernah menghadapi kegagalan. Dan sebaiknya menghadapi kegagalan tersebut haruslah dengan sikap yang legawa serta mau belajar dari kegagalan.

7. Perfeksionis

Sudah selayaknya seseorang yang ingin sukses selalu menjadi sosok yang perfeksionis. Ia akan menginginkan segala hal berjalan dengan sangat baik dan nyaris sempurna. Ia benar-benar berusaha agar semuanya tidak ada yang terlewat dan sampai gagal.

Tidak sulit kan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda pada puncak kesuksesan di atas?
Photo

Post has attachment

Post has shared content
Keprihatinan para orang tua.
Bagaimana menurut anda?
Hi Guys...
Kami prihatin dengan anak remaja jaman sekarang :

- banyak followers di medsos tapi kenyataanya anaknya jarang keluar rumah alias sosialnya kurang.
- Sopan santun dianggap terlalu lugu/cupu.
- Banyak remaja dibawah umur yang berani memposting bagian" intim tanpa rasa malu.
- menjadi hatters/mencibir Ketika anak bangsa sedang berkarya ditingkat nasional sampai ke luar negeri.
- Gampang mengeluarkan kalimat" kotor/kalimat kasar
- Bangga menjadi nakal ketika masih sekolah
- Bangga mempunyai banyak teman yang kesehariannya tawuran & konsumsi miras bahkan sampai narkotika
- Bangga Memposting kemesraan dengan pacar.
- Bangga berkumpul dengan komunitas" negatif yang biasa melakukan kekerasan
- Dan masih banyak lagi...

Kami sangat prihatin dengan remaja - remaja indonesia saat ini.

Mari kita merubah perilaku" tersebut dengan tekad,keikhlasan dan semangat yang tinggi agar pemuda - pemudi indonesia bisa melakukan hal - hal positif,perilaku positif,berkreatifitas,berkarya,mempunyai jiwa sosial yang tinggi sampai mengharumkan indonesia kembali.


Salam hangat dari kami remaja pemuda - pemudi indonesia.
KATAMUS "karang taruna mustika" kab.tangerang

Post has attachment
Dalam hidup, ada kalanya sedang posisi di bawah. Jangankan teman, bahkan keluarga sekalipun akan meninggalkanmu... Itulah hidup, akan selalu indah jika sedang di bagian atas roda dan memandang hanya sebatas depa.

Namun yakinlah, akan selalu ada orang-orang baru yang akan datang mengisi hidupmu bahkan membantumu dalam kondisi tersulit sekalipun.

Hidup itu seperti Hukum Fisika, ada aksi ada reaksi. Maka selalulah berbuat baik, jika pun yang kau bantu tidak bisa membalasnya niscaya Tuhan akan membalas dengan kebaikan berlipat melalui tangan orang2 baik di sekitarmu
Photo

Post has attachment
Ketika anda banyak menebar kebaikan ke banyak orang... Justru anda yg akan menerima kebaikan yg pertama kali

Ketika anda membuat banyak orang menjadi kaya... Justru Tuhan yg akan memperkaya Anda

Ketika Anda membuat banyak keberuntungan bagi banyak orang... Tuhan akan membuat selalu beruntung

Ketika anda banyak menunda rejeki orang.. Maka rejeki anda pun tertunda

Ketika anda mensegerakan rejeki orang,... Maka rejeki anda akan disegerakan Tuhan

Ketika anda sering membantu banyak orang... Di kehidupan Anda akan banyak di beri kemudahan

Nah sebenarnya hukum kehidupan mudah di pahami.. Selalu terbalik seperti cermin

Maka kita harus selalu ber cermin dalam menjalani kehidupan

Salam sukses Azaria
Photo

Post has attachment
Subhanallah!! Kisah Kesetiaan Seorang Suami Yang Banyak Membuat Orang Menangis Terharu

Eko Pratomo Suyatno, namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan. Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri Reksadana di Indonesia dan juga direktur dari Fortis Asset Management yang sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment.

Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tapi dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Karena ada sisi kesehariannya yang luar biasa! Usianya sudah tidak terbilang muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja bahkan sudah mendekati malam, tapi Pak Suyatno masih bersemangat merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Dikaruniai 4 orang anak.

Dari isinilah awal cobaan itu menerpa, saat istrinya melahirkan anak yang ke empat. Tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari sebelum berangkat kerja Pak Suyatno selalu sendirian memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke tempat tidur. Dia letakkan istrinya di depan TV agar istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya sudah tidak dapat bicara tapi selalu terlihat senyum. Untunglah tempat berkantor Pak Suyatno tidak terlalu jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.

Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa menanggapi lewat tatapan matanya, namun begitu bagi Pak Suyatno sudah cukup menyenangkan.

Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yang masih kuliah.

Pada suatu hari saat seluruh anaknya berkumpul di rumah menjenguk ibunya– karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal bersama keluarga masing-masing– Pak Suyatno memutuskan dirinyalah yang merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu ‘agar semua anaknya dapat berhasil’.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati, anak yang sulung berkata:

Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir

bapak……bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu. Kata si Sulung sambil berlinang air mata.
Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian. Si Sulung melanjutkan permohonannya.

Anak-anakku. Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian sejenak kerongkongannya tersekat kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat dihargai dengan apapun.

Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya seperti sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit. Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anaknya

Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno, dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu.

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi narasumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa….disaat itulah penonton yang kebanyakan perempuan banyak menangis mendengar kisah beliau.

Disitulah Pak Suyatno bercerita : Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 anak yang lucu-lucu.

Sekarang saat dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit. Sambil menangis Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya hanya dapat bercerita kepada Allah di atas sajadah dan saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya.
Bahwa Cinta Saya Kepada Istri, Saya Serahkan Sepenuhnya Kepada Allah.

Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....
Photo

Post has attachment
KISAH NYATA INSPIRATIF

"Anak Yang Tidak Memiliki Payung Akan Berusaha Berlari!"

Pastikan Anakmu Membaca Ini!

Sangat Mendidik dan Mendalam.

Mengandung makna yang sangat dalam. Jika kamu punya anak laki-laki, beritahu dia. Jika tidak, beritahu anak perempuanmu.

Tidak ada payung, anak akan berusaha berlari!

Saat sedang kebingungan bagaimana membiayai sekolahnya, ayahnya pun mencari pinjaman kemana-mana.

Hingga akhirnya ayahnya mendapatkan pinjaman sebesar 4553 yuan (1 yuan sekitar 2000 rupiah). Ia tahu betul bahwa untuk membayar uang sekolahnya saja sudah harus keluar 4100 yuan.

Yang artinya, selama satu semester kedepan, uang dia hanya tersisa 433 yuan!

Dia juga sadar betul, ayahnya sudah berusaha sangat giat, dan tidak bisa memberinya lebih lagi.

"Pa, tenanglah, aku masih punya dua tangan dan dua kaki", ucapnya sambil menghibur ayahnya. Ia pun pergi meninggalkan ayahnya, melewati jalan gunung yang berkelok-kelok itu.

Saat hendak pergi, ia menangis. Dengan sepatu karet setengah barunya, ia berjalan 120 mil di jalan gunung tersebut, lalu mengeluarkan uang 68 yuan untuk menaiki bus mencapai mimpinya, kuliah.
Sesampainya di kampus, uang dia sekarang hanya tersisa 365 yuan.
5 bulan, 365 yuan, bagaimana cara mengaturnya agar dapat melewati satu semester ini?

Melihat orang-orang di sana dengan pakaian yang bermerek, serta headset yang tergantung di leher berlalu lalang.

Ia pun hanya bisa tersenyum menyapa mereka, namun tidak ada yang tahu, bahwa dalam hatinya sebenarnya sedang menangis.

Sehari hanya makan dua kali, dia membatasi satu porsi makanannya hanya boleh menghabiskan 2 yuan.
Sudah sehemat ini pun, masih tidak bisa membuat dia bertahan hingga semester berakhir.

Dia pun berpikir dengan keras, dengan hati yang keras, ia berlari menuju toko HP, dan membeli sebuah HP bekas seharga 150 yuan. Selain dapat menerima telepon, hp itu hanya memiliki fitur SMS.

Hari kedua kuliah, ada sebuah iklan kecil dengan tulisan tangan terpampang di mading kampus, bertuliskan: "Anda butuh jasa joki? Jika Anda malas membeli makanan, mengisi air atau membayar tagihan telepon, silahkan hubungi saya via telepon, saya akan membantu Anda mengantarkan semua pesanan Anda dalam waktu yang singkat!

Jasa dalam sekolah: 1 yuan. Jasa di luar sekolah: 2 yuan."
Begitu iklan ini ditempel, HP dia hampir tak berhenti berdering.

Seorang kakak kelas semester ke 7 ini menelepon, "Saya malas, pagi-pagi tidak ingin pergi beli makan. Urusan ini saya serahkan padamu!"

"Baik! Setiap pagi jam 7 aku akan tepat waktu mengantarkan ke kamar mu."
Belum selesai mencatat pesanan, telepon berbunyi lagi, "bisa tolong belikan sendal dan antar ke kamar 504? Nomor 41, yang anti bau."

Dia adalah anak yang pintar. Belum lama masuk sekolah, dia menemukan hal yang menarik di dalam sekolah. Semakin banyak orang-orang yang malas keluar kamar dan memilih untuk seharian di kamar, baca buku, main game, bahkan untuk beli makan pun malas, terutama mahasiswa tahun 3 dan 4, terlebih lagi dia besar sebagai anak gunung, jalan berlubang dan berliku-liku membuat sepasang kakinya menjadi "lincah dan cepat".

Naik ke lantai 5 atau 6 adalah hal yang mudah baginya.

Siang itu, ada seorang mahasiswa yang menelponnya untuk memintanya membelikan makanan di luar sekolah, harganya 15 yuan.

Sesaat setelah menutup telepon, ia segera pergi. Tidak sampai 10 menit, pesanan datang. Mahasiswa itu pun memberikan 20 yuan kepadanya.

Dia mengembalikan 3 yuan. Karena harga untuk jasa di luar sekolah adalah 2 yuan, nama nya juga berbisnis, yang paling penting adalah mendapatkan kepercayaan orang!
Kemudian, karena keefektifitasan dan kepercayaan inilah, setiap orang yang ingin membeli barang, akan teringat padanya.
Memiliki bisnis seramai ini benar-benar di luar ekspektasinya.

Suatu kali saat selesai kelas, begitu hp dibuka, penuh dengan SMS pesanan yang bermacam-macam. Siang itu, hujan begitu lebat, ada sebuah SMS dari seorang cewek di kampus.

Begitu menerima SMS tersebut, ia pun segera menerjang hujan.

Tanpa menunggu lama, ia mengantarkan pesanan cewek tersebut sambil memegang payung.

Cewek itu pun sangat terharu, dengan spontan cewek itu memeluknya!
Itu adalah pelukan pertama dari seorang cewek yang diterima !!! Saat mengucapkan terima kasih, ia tidak bisa menahan air matanya.

Semakin terkenalnya dia, bisnisnya pun semakin besar. Setiap ada pesanan, ia pasti akan memberikan pelayanan tercepat dan terbaik.

Tak terasa satu semester pun berlalu.
Saat liburan musim dingin, ayahnya masih kebingungan untuk mencari pinjaman uang lagi. Ia memberikan 1000 yuan ke tangan ayahnya dan berkata,

"Pa, meski kamu tidak memberikan aku kekayaan, tapi kamu memberikan sepasang kaki yang kuat berlari.

Sepasang kaki ini pasti akan mampu "berlari" hingga akhir kuliah."
Tahun demi tahun berlalu, dia sekarang tidak berjuang sendiri. Ia mengumpulkan banyak teman-teman dari keluarga yang kurang mampu dan menyediakan jasa joki untuk satu sekolah.

Cakupan dari jasanya pun semakin luas, dari barang sehari-hari hingga peralatan elektronik."

Dalam satu semester ini, dia tidak hanya membeli laptop, di internet ia membuka sebuah grup besar untuk pelanggannya, ia juga dipanggil oleh salah satu toko besar untuk menjadi distributor utama di sekolahnya.

Berlari, berlari dan tidak berhenti berlari.

Jalannya kian sukses.
Ia berkata, kuliah 4 tahun, ia tidak hanya ingin mendapatkan gelar saja, namun juga ingin mengumpulkan "sekarung emas".
Ia memberikan nilai pada "sekarung emas"nya, sebesar 500 ribu yuan. Untuk menjadi modal usahanya kelak.
Ia bernama He Jia Nan.

Meski sudah menjadi distributor utama, namun dia tetaplah dia, yang masik sederhana, rajin, membantu mengisikan air dan menerima 1 yuan sebagai biaya jasa, ia adalah seorang lelaki yang berlari seperti angin.

Bagaimana dengan kamu? Akankah kamu terus mengeluh kepada orang tuamu?

Semoga anak kita nantinya juga dapat mandiri, sehat, dewasa dan berkembang
Photo

Post has attachment
TAK ADA JALAN PINTAS

Keberhasilan tak diperoleh begitu saja. Ia adalah buah dari pohon kerja keras yang berjuang untuk tumbuh. Jangan terlalu berharap pada kemujuran.

Apakah kita tahu apa itu kemujuran? Apakah kita dapat mendatangkan kemujuran sesuai keinginan kalian? Padahal kita tahu, kita tak selalu mampu menjelaskan dari mana datangnya.

Sadarilah bahwa segala sesuatu berjalan secara alami dan semestinya. Layaknya proses mendaki tangga, kita melangkahkan kaki melalui anak tangga satu per satu.

Tak perlu repot-repot membuang waktu untuk mencari jalan pintas, karena memang tak ada jalan pintas. Sesungguhnya kemudahan jalan pintas itu takkan pernah memberikan kepuasan sejati.

Untuk apa berhasil jika kita tak merasa puas?

Hargailah setiap langkah kecil yang membawa anda maju. Janganlah melangkah dengan ketergesaan, karena ketergesaan adalah beban yang memberati langkah saja.

Amatilah jalan lurus. Tak peduli bergelombang maupun berbatu, selama kita yakin berada di jalan yang tepat, maka melangkahlah terus.

Ketahuilah, jalan yang tepat itu adalah jalan yang menuntun kita menjadi diri kita sendiri.

Tetap semangat, fokus, dan konsisten
Semangat berproses untuk meraih kesuksesan
Photo

Post has attachment
#Tetap & #Terus #Semangat!

💪 Teruslah bekerja keras sampai garasi kendaraanmu terlihat seperti dalam foto ini. Kamu siap? 💪

Ketik "SIAP" jika kamu akan bekerja lebih keras dari sebelumnya mulai hari ini.

👊 Kalo kamu merasa konten ini bermanfaat, tag teman-teman kamu ya supaya mereka bisa mendapatkan manfaat yang sama. See you on the top, entrepreneurs! 😎 #catatanentrepreneur
Photo

Post has attachment
Sebuah nasehat.

Koin Penyok

Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa.
Kondisi keuangan morat-marit.
Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu.

Ia membungkuk dan menggerutu kecewa.

"Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok".

Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank.

"Sebaiknya koin ini dibawa ke kolektor uang kuno",
kata teller itu memberi saran.

Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, koinnya dihargai Rp.500 ribu.

Lelaki itu begitu senang.

Saat lewat toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu obral. Dia pun membeli kayu seharga Rp. 500 ribu untuk membuat rak buat istrinya.
Dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati tempat pengerajin mebel.
Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu bermutu yang dipanggul lelaki itu.
Dia menawarkan lemari Rp. 2 juta untuk menukar kayu itu.
Setelah setuju, dia meminjam gerobak untuk membawa pulang lemari itu.

Dalam perjalanan lelaki tersebut melewati perumahan.
Seorang wanita melihat lemari yang indah itu dan menawarnya Rp. 10 juta. Dia ragu-ragu.
Si wanita pun menaikkan tawarannya menjadi Rp. 15 juta. Lelaki itupun setuju.

Saat sampai di pintu desa, dia ingin memastikan uangnya.
Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai Rp. 15 juta.

Tiba-tiba seorang perampok datang, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.
Istrinya kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya dan bertanya,

"Apa yang terjadi?"
"Engkau baik-baik saja kan? Apa yang diambil perampok tadi?"

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata,
"Oh bukan apa-apa.
Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi".

Bila kita sadar, kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?

Sebaliknya, sepatutnya kita bersyukur atas segala yang telah kita miliki, karena ketika datang & pergi kita tidak membawa apa-apa.

Menderita karena melekat. Bahagia karena melepas.

Karena demikianlah hakikat sejatinya kehidupan, apa yang sebenarnya yang kita punya dalam hidup ini?

Tidak ada, karena bahkan napas saja bukan kepunyaan kita dan tidak bisa kita genggam selamanya.

Saat kehilangan sesuatu, kembalilah ingat bahwa sesungguhnya kita tidak punya apa-apa.

Jadi"kehilangan" itu tidaklah nyata dan tidak akan pernah menyakitkan.

Kehilangan hanya sebuah tipuan pikiran yang penuh dengan ke"aku"an.

Ke"aku"an itulah yang membuat kita menderita.

Rumahku, hartaku, istriku, suami ku, anakku, semuanya milikku.
Lahir tidak membawa apa-apa, meninggal pun sendiri, tidak bawa apa-apa dan tidak ngajak siapa-siapa.

Sesungguhnya semua milik Allah dan sesungguhnya semua akan kembali kepada Allah.

(QS. al-Baqarah 2:155-157)
Photo
Wait while more posts are being loaded