seperti angin yang memudar, hati yang layu di perempatan jalan setapak yang mengejakan tentang 'kita'. 

Saat kau terlihat pudar, aku ingin melihatmu sekali lagi.
Sekali lagi, sekali lagi , dan sekali lagi
untuk yang terakhir dan yang tak akan berakhir.

Karna aku takkan siap untuk sebuah perpisahan tentang "kita" .

Post has attachment
Photo

Hari ini kehidupan seakan mendahulukan tarikannya terhadaa langit yang biru. Hari ini matahari melilit dibagian-bagian indah awan . Aku melihat mendung dan cahaya matahari yang berbaur manjad satu. Aku ingin melihat jingga yang ternyata sudah melekat padaku jauh sebelum aku menginginkannya.
Wait while more posts are being loaded