Post has attachment

Post has attachment
Assallamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Selamat Munggu siang sahabat ku....
Selamat berlibur dengan keluarga tercinta...

Al Mursyid al Alamah al Habib Abu Bakar bin Ali bin Thoha Asyegaf...Beliau adalah guru juga orang tua yang selama beliau hidup selalu mengajarkan aku dn teman temanku tentang bagaimana menjalani k hidupan dengan senantiasa berpegang pada k baikan/Akhlaq yg baik dengan penuh rasa Sabar dan rasa Syukur...dan tidak terlepas dari ajaran Al Quranul Karim dan Al Hadist....Subhanallaah....3x..
Photo

Post has attachment
Mendiskusikan Islam dalam lingkup Uni Soviet acap kali menjadi “masalah”. Pasalnya, negeri pertama yang menerapkan sistem sosialisme itu selalu dikaitkan antara gagasan komunismenya dengan ateisme – walau sama sekali tidak ada kaitannya.
http://koransulindo.com/soviet-dan-islam/

Post has attachment
berbagi untuk sesama ..
untuk menghindari bencana
https://youtu.be/QvRUFGx_vXY

Post has attachment
informasi bermanfaat untuk agen properti dan pengusaha perumahan
https://youtu.be/JLrgOwwgtKY

Post has attachment
BAB SALAT (LANJUTAN PENGERTIAN SALAT 4)
BAB SALAT (LANJUTAN PENGERTIAN SALAT 4) -pembahasan bagi mayit yang meninggalkan salat.


peringatan :
barang siapa yang meninggal dunia dan ia meninggalkan salat fardhu (hukumnya adalah sebagai berikut)
1.salatnya tidak perlu diqadakan dan tidak perlu difidyahkan
2.menurut pendapatan yang lain , salatnya boleh saja di qadakan baik almarhum/almarhumah (mayat) itu berwasiat atai tidak , syaikh ubadi telah menceritakan pendapat ini dari imam syafi'i,berdasarkan hadis imam bukhari dan lainnya.syaikh subki pernah mengqadakan salat sebagian kerabatnya yang meninggal dunia.
menurut sebagian ulama boleh difidyahkan dengan satu mud bagi setiap salat fardu ,sebagaimana jawaban nabi muhammad saw kepada sahabatnya yang menanyakan cara berbuat baik kepada orang tua yang telah meninggal dunia,yaitu:

berbuat baik kepada orang tua setelah mereka tiada hendaklah kamu salat (qhada) untuk keduanya beserta salatmu dan berpuasa (qhada) untuknya beserta puasamu.(riwayat imam daruquthni)


orang tua (bapak dan ibu) , kakek serta orang yang diwasiati (mengurus anak) wajib memerintahkan anak lelaki dan perempuannya yang sudah tamyiz ---yaitu yang sudah bisa makan dan minum dan bersuci sendiri---untuk mengerjakan ibadah kepada allah (misalnya , salat , puasa , mengaji , dan sebagainya).demikian pula pemilik hamba sahaya , wajib memerintahkan salat kepada hamba sahayanya , termasuk qhada berikut persyaratannya , yaitu apabila mereka telah berumur 7 tahun atau sudah tamyiz sebelumnya (sebelum umur 7 tahun) apabila mereka tidak mengerjakannya , hendaklah perintah itu disertai dengan sedikit keras. http://bintangulama.blogspot.co.id/2016/04/bab-salat-lanjutan-pengertian-salat-4.html

KEMAUAN ORANG YANG MAKRIFAT DAN ORANG YANG ZUHUD

 ada yang mengatakan :
 

 "kemauan orang arif itu memuji,sedangkan kemauan orang yang zahid itu berdoa,karena keinginan orang yang arif itu memperoleh pahala,sedangkan keinginan orang yang zahid itu kemanfaatan dirinya"

orang yang arif selalu memuji keagungan sifat-sifat alla swt.orang yang zuhud berpaling dari keinginan dunia,selain berdoa,dia bertawaduk kepada allah swt,memohon kebaikan dari-NYA.

orang arif bertujuan memikirkan tuhannya,bukan memikirkan pahala dan surga, sedangkan orang yang zuhud memikirkan kemanfaatan dirinya sendiri,yaitu pahala dan surga.jadi,perbedaan antara keduanya , tujuan orang yang zuhud adalah memikirkan agar dia mendapatkan bidadari , sedangkan tujuan orang arif ialah memikirkan dihilangkan tirai-tirai dari dirinya.

Post has attachment
TAFSIR SURAH ALBAQARAH AYAT 3

(yaitu) mereka yang beriman keapada yang gaib , yang mendirikan salat , dan menafkahkan sebagian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka ( al baqarah : 3 )

(yaitu mereka yang beriman kepada yang beriman) yakni mereka yang percaya pada hal - hal yang gaib , seperti adanya surga , neraka , sirat , mizan , atau neraca amal , berbangkit , hisab , dan sebagainya dari perkara - perkara akhirat.

terdapat pula pendapat yang menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan al-gaib ialah kalbu atau hati.maknanya,mereka beriman dengan segenap hati mereka, tidak seperti orang-orang yang berkata namun tidak sesuai dengan hati mereka.

(yang mendirikan salat) yakni mereka menyempurnakan salat lima waktu lengkap dengan persyaratan,rukun-rukun,dan tata caranya.

(dan menafkahkan sebagian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka)
yakni mereka gemar menyedekahkan sebagian dari harta yang telah kami anugerahkan kepada mereka demi ketaatan kepada allah swt sebagaimana yang dilakukan abu bakar assidiq dan para sahabatnya.

artikel dari : http://bintangulama.blogspot.co.id/2016/04/tafsir-surah-albaqarah-ayat-3.html

Post has attachment


awali hari kita dengan mengucapkan asma allah dan sholawat kepada nabi muhammad saw ..
Wait while more posts are being loaded