Kelak di akhirat, banyak manusia yang berteriak,
"aduhai jiwaku, aduhai jiwaku!"

Kecuali satu manusia, ia berteriak,
"aduhai umatku, aduhai umatku!"

Ia adalah MUHAMMAD shallallahu 'alaihi wa sallam.

Subhanallah allaahu akbar.
Allahuma shalli wa sallim wa barik 'alaih.

Untuk siapa pun yang ingin menikah bag. 1;

Jika kamu laki-laki;

-pilihlah wanita karena 4 alasan; berparas cantik, bernasab baik, berharta banyak dan beragama indah, tapi ke 4 hal tersebut sangat jarang terkumpul pada diri seorang wanita, maka cukuplah agama indahnya menjadi pertimbangan penting bagimu, karena disitulah rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengaitkan keberuntungan, seraya bersabda "taribat yadaak (tanganmu tidak akan rugi; maksudnya kamu akan beruntung)"

-pilihlah wanita yang penuh cinta; sehingga kamu bisa selalu bermesraan dengannya, dan yang subur rahimnya; sehingga bisa melahirkan banyak keturunan.

Jika kamu wanita;

-pilihlah lelaki yang dikenal sebagai lelaki yang baik agamanya; karena seorang lelaki yang baik agamanya, tentu dia tahu hak-hak istri, dan bagaimana dia memimpin keluarga. Lelaki yang baik agamanya; jika dia marah kepadamu, marahnya tidak menyakitimu, dan jika dia menyayangimu, maka dia akan sangat memuliakanmu.

Jika kamu laki-laki bukan, wanita juga bukan;

-pilihlah dunia lain! ‪#‎astaghfirullahtobattobat‬

“Aku ingin cantik di mata Kekasih”

*Saudari ; “Kaka...... Aku pengen cantikkk ka! Kaka tahu caranya? Dimata kekasih kita ka? Muslimah yang luar biasa pastinya!! Ditunggu jawabannya ka.” 

*Saya ; “Jika yang kamu maksud kekasih adalah Allah. Maka sesungguhnya Allah sangat senang dengan wanita yang tenang dan selalu khusyuk hatinya, dia menjaga kehormatan diri dan kehormatan keluarganya, dia selalu berusaha menyempurnakan kewajibannya kepada Allah dan berusaha menambahkan ibadah-ibadah sunnah demi meraih kecintaan-Nya. 

Sesungguhnya wanita yang cantik di mata Allah, adalah wanita yang wajahnya selalu terbasuh air wudhu, yang dahinya selalu menyungkur  sujud di keheningan malam, yang air matanya selalu mengucur membasahi pipi, menangisi dosa-dosa, dan yang selalu tersenyum menerima keputusan dan kehendak-Nya.

Adapun, jika yang dimaksud kekasih adalah suami, maka sesungguhnya hal itu bukan porsi kaka untuk menjawab, karena mengingat kaka belumlah menjadi seorang suami bagi siapa pun. Namun demikian, cukuplah bahwa wanita yang cantik di mata Allah, pastilah ia pun akan cantik di mata semua makhluk-Nya.

Semoga Allah selalu membimbingmu dan menuntunmu kepada jalan yang diridhoi-Nya. Teruslah berusaha memperbaiki diri selagi matahari masih menyingsing dari timur. Allah Maha Penyayang Maha Pengampun, Allah hanya akan merubah kondisi suatu kaum jika kaum tersebut mau terlebih dahulu merubah kondisinya sendiri ke arah yang lebih baik.

‘Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk mencapai ridho Kami, maka sungguh Kami benar-benar akan menunjukkan jalan-jalan (kemudahan dan pertolongan) bagi mereka. Dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang selalu berbuat kebaikan.’ ” (Al Ankabut : 69)

Kacau balau.
Hancur lebur.
Remuk acak.
Tercerai berai.
Tak beraturan.

Tetap berusaha untuk menjadi sesuatu yang berbentuk.

Siapa sangka bahwa samudera yang meluas adalah berawal dari tetesan hujan, gunung yang besar berawal dari kerikil-kerikil, dan jagat angkasa berawal dari bigbang (ledakan besar).

Believe! 
You could be better.
^_^

Post has attachment
Animated Photo

Jika memang Allah yang menjadi tujuan niat hati dan gerak usaha kita.
Kenapa justru kita gelisah ketika tidak adanya penilaian dari orang-orang?

Bukankah seharusnya kita merasa puas?! karena Allah pasti menerima setiap niat dan usaha yang ikhlas ditujukan kepada-Nya.
Allah maha cepat penilaian-Nya.

Abaikan penilaian orang!
Action yes, riya never.

Salam S. Durat! ^_^

Perbaiki Islam-mu Sebelum Kematian Mengakhiri Usiamu!

Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

“Pintu syurga adalah kalimat Laa Ilaaha Illallah.” (HR. Ahmad)

Mengenai hadits ini, pernah ada seseorang berkata kepada Imam Wahb ibn Munabbih Rahimahullah,

“Wahai Imam, bukankah kunci syurga itu adalah kalimat Laa Ilaaha Illallah?”

Lalu beliau menjawab,

“Ya, betul! akan tetapi setiap kunci itu memiliki gigi-gigi. Jika kamu membawa kunci yang bergigi, maka syurga akan terbuka untukmu. Jika tidak, maka syurga tidak akan terbuka.”

Yang dimaksud dengan gigi-gigi tersebut adalah rukun-rukun Islam. Sudahkah kita mengaplikasikan semuanya? sudahkah kita benar-benar sholat? sudahkah kita benar-benar menunaikan zakat? sudahkah kita benar-benar berpuasa? sudahkah kita benar-benar berhaji? atau jangan-jangan kita belum benar-benar bersyahadat? padahal itulah pondasi awal.

Ayo perbaiki Islammu, sebelum kematian mengakhiri usiamu.

“Wahai orang-orang yang beriman! bertakwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan harus dalam keadaan Islam.” (Ali Imran : 102)

“Dan Ibrahim berwasiat kepada anak-anaknya, begitu pula Ya’kub, ‘wahai anak-anakku! sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu, maka janganlah sekali-kali kamu mati melainkan harus dalam keadaan Islam.” (Al Baqarah : 132)

“Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian. Dan sesungguhnya hanyalah pada hari kiamat saja disempurnakan segala balasan (amal perbuatanmu). Barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh dia telah memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya (menipu).” (Ali Imran : 185)

Hidupkan Siangmu Dengan Duha!
 
            “Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah), dan demi malam apabila telah sunyi. Allah Rabbmu tidak meninggalkanmu dan tidak pula membencimu, dan sungguh kehidupan akhirat itu lebih baik bagimu daripada kehidupan dunia, dan kelak Allah akan memberimu karunia sehingga kaum merasa puas”(Ad Duha : 1-5).
 
            Secara langsung Allah bersumpah dengan waktu duha. Dan tidaklah Allah bersumpah dengan sesuatu, melainkan itu menunjukan adanya keutamaan dan keajaiban pada sesuatu tersebut. Dan tidaklah boleh bersumpah dengan waktu, melainkan hanya Allah sahaja. Dia berbuat berdasar apa yang Dia kehendaki. Adapun kita sebagai hamba-hamba-Nya, maka kita hanya diperbolehkan bersumpah dengan nama Allah saja. Dan haram hukumnya jika kita bersumpah dengan selain nama-Nya.
 
            “Barangsiapa bersumpah dengan selain nama Allah, maka sungguh dia telah kafir dan musyrik”(HR. At Tirmidzi, dilemahkan oleh Syaikh al AlBani).
 
            Waktu duha memiliki keutamaan yang luar biasa. Waktu bermulanya matahari terbit, menyingsingkan sinarnya yang kemilau. Pantaslah jikalau Allah bersumpah dengannya. Bahkan Allah menganjurkan kepada setiap bani adam untuk ruku’ 4 raka’at di waktu tersebut.
 
            “Wahai bani adam! ruku’lah (sholatlah) kamu kepadaku 4 roka’at di waktu permulaan siang (waktu duha), niscaya Aku akan mencukupi (segala keperluanmu) sampai ahir siang (terbenamnya mentari)”(HR. At Tirmidzi, dishohihkan oleh Syaikh al AlBani).
 
            Bahkan Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam berwasiat tentang hal ini kepada salah seorang sahabat mulia, yaitu Abu Hurairah Radiyallahu ‘Anhu. Dan tidaklah Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam berwasiat tentang sesuatu, melainkan pasti ada pahala besar yang tersimpan di dalamnya. Abu Hurairah berkata,
 
            “Kekasihku (yaitu Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam) berwasiat kepadaku agar aku berpuasa 3 hari dalam setiap bulan (yaitu puasa bid, pertengahan bulan tanggal 14,15,16), dan agar aku melaksanakan 2 roka’at duha, dan agar aku sholat witir sebelum tidur”(HR. Bukhori-Muslim).
 
            Mengenai waktu sholat duha, maka yang paling utama adalah di saat matahari mulai terasa panas, yaitu di jam 9, 10,11. Dan boleh dikerjakan lebih awal seperti di jam 7 atau 8. Dan sangat dilarang melaksanakan sholat duha di jam-jam yang mendekati waktu dzuhur.
 
            Adapun mengenai roka’at, maka hal ini berdasarkan kesanggupan pribadi kita masing-masing. Lebih banyak, lebih baik. Karena tidaklah seseorang itu bersujud kepada Allah sekali saja, melainkan setiap kali itu pula Allah mengangkat derajatnya.
 
            “Barangsiapa yang bersujud kepada Allah, maka Allah akan menuliskan pahala kebaikan untuknya, dan menghapus kesalahan darinya, serta mengangkat derajatnya”(HR. Ahmad, dishohihkan oleh Syaikh Al Bani).
 
            “Adalah Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melaksanakan sholat duha 4 roka’at, dan beliau menambahnya berdasar kesanggupan yang telah Allah kehendaki bagi beliau”(HR. Muslim).

Menyikapi Penyakit

Seorang teman pernah bertutur,
“Aduh, hari-hari ini saya sakit terus nih. Gak nyaman rasanya.”

Saya pun menyeletuk,
“Alhamdulillah, disyukuri saja. Insyaallah hanya sementara.

Penyakit apa pun yang menimpa anggota tubuh kita, itu adalah ringan selagi ada iman yang membuahkan kesabaran dan ketawakkalan.

Penyakit kan tidak merusak iman.
Yang merusak iman itu adalah ketika kita tidak mampu bersabar menghadapi penyakit tersebut, apalagi jika dibarengi dengan keluhan-keluhan.
Wah, bisa kempes tuh iman.

Sabari saja, sambil diobati, lalu tawakkal, itu lebih berpahala.
Semoga lekas sembuh. Syafakumullaah.”

****
“Dan sungguh Kami benar-benar akan mengujimu dengan sesuatu; berupa ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa (sakit/meninggal), dan buah-buahan. Dan berilah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar.” (Al Baqoroh : 155)

Sabar yah duhai engkau yang sedang sakit.

"Sungguh mengagumkan perkara seorang mukmin itu. Seluruh perkaranya adalah kebaikan. Dan yang demikian itu tidaklah dimiliki melainkan hanya oleh seorang mukmin;
Apabila dia mendapat kesenangan, dia bersyukur, maka itu adalah kebaikan untuknya.
Dan apabila ditimpa kesusahan, dia bersabar, maka itu adalah kebaikan untuknya."
~Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wa Sallam.

Jadi, kebaikan itu adalah bagaimana kita bersikap.
Senang, kita bersyukur.
Susah, kita bersabar.

Itulah hidup, itulah kebaikan.
Dan itulah syurga. Insyaallah.
****

Post has attachment
Seelok kupu-kupu bukan buku novel atau cerpen. Tapi buku inspirasi dan motivasi. Di dalamnya terdapat catatan-catatan penulis yang ditulis berdasar pelajaran dan hikmah dari setiap kejadian atau perenungan. dan juga terdapat beberapa catatan percakapan penting antara penulis dan orang-orang sekitar. Alhamdulillaah, karena banyak mendapat respon positif, jadi penulis berinisiatif membukukan setiap catatan catatan yang tercecer di berbagai daun putih kering. Maka lahirlah "SEELOK KUPU-KUPU" dengan harapan, semoga sahabat-sahabat yang membaca buku ini, setelahnya bisa menjadi seperti kupu-kupu yang elok terbang kesana-kemari, hilir-mudik menyusuri keramaian, menebar keindahan dan kepesonaan. Enak dilihat. Sedap dipandang. Membikin rindu. Menggriuh cinta di hati.
             
Jika sekarang kita adalah ulat yang menjijikan, maka tempurungilah diri dengan kepompong muhasabah, mujahadah, dan taubah. Insyaallah, setelahnya kita terlahir sebagai orang yang baru. Indah. Seelok kupu-kupu.

"Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka mau berusaha merubah keadaan diri mereka sendiri"(Ar Ra'd : 11).

Dan alhamdulillah, buku "Seelok Kupu-Kupu" bisa dipesan. Hubungi 085726440705.

Buku "Seelok Kupu-Kupu" cocok untuk semua kalangan dan bisa dihadiahkan untuk orang-orang terdekat; kekasih yang sedang menanti agar cinta tetap suci, keluarga, saudara, sahabat, dsb.

Buku berukuran 14x20sf. 206 Halaman. Harga Rp. 47.000,-

Semoga bermanfa'at dan menjadi amal jariyah bagi penulis dan pembaca yang mau berbagi dan menyampaikan. Aamiin.

Terimakasih. Jazakumullah khoiron.
Photo
Wait while more posts are being loaded