GAIRAH merupakan salah satu elemen cinta yang dinilai cenderung memudar dalam sebuah hubungan jangka panjang. Tetapi para ilmuwan mengatakan itu bisa dihindari.
Untuk mendapatkan tip terbaik, peneliti menganalisa 39.000 pasangan dari Chapman University, California State University, Los Angeles, Sonoma State University, dan Indiana University.Para responden merupakan pasangan yang sudah menikah atau hidup bersama setidaknya selama tiga tahun.Setelah mengamati kebiasaan mereka, peneliti menemukan bahwa pasangan yang melakukan lebih banyak komunikasi di tempat tidur, memiliki gairah lebih besar dalam hubungan, ketimbang mereka yang jarang atau tidak melakukannya.
Selama penelitian, pasangan diminta untuk menilai kepuasan seksual mereka dalam enam bulan pertama hubungan, lalu mereka juga diminta untuk menilai kepuasan seksual yang didapatkan akhir-akhir ini.
Tak mengejutkan, para ilmuwan menemukan bahwa 83 persen pasangan merasa puas secara seksual dalam enam bulan pertama hubungan mereka, tetapi hanya setengah dari pasangan yang mengatakan kalau kepuasan itu bertahan hingga sekarang.
Para peneliti kemudian menggali lebih dalam tentang kebiasaan para pasangan yang mengaku mendapatkan kepuasan setelah bertahun-tahun bersama dan menemukan beberapa kecenderungan menarik.
Peneliti menemukan, selain melakukan hubungan intim lebih sering, berikut beberapa kebiasaan yang dapat membantu menjaga kehangatan gairah:
Berpelukan dan berciuman selama hubungan intim.
Berbagi tawa saat di tempat tidur.
Sering memuji pasangan.
Mengungkapkan keinginan dalam hubungan intim.
Menanyakan kepuasan pasangan.
Berani mencoba posisi baru dan berfantasi   bersama-sama.
Mengatur suasana hati di ruang tidur dengan menyalakan lilin, aromaterapi, atau memutar musik.
Mereka mengatakan “aku mencintaimu” lebih sering.
Sesekali mengirimkan pesan penuh gairah di siang hari.Rekan penulis studi David Frederick, PhD, asisten profesor di Chapman University, mengatakan kepada Yahoo Health, “Ketika pria dan wanita cukup terbuka dalam mengungkapkan keinginan dan secara proaktif melakukan hubungan intim, itu bisa meningkatkan kepuasan seksual secara signifikan, yang terkait dengan kepuasan secara keseluruhan dalam hubungan mereka.” (kc)
Terapis perkawinan dan keluarga David Klow, pemilik Skylight Counseling Center di Chicago mengatakan, komunikasi adalah kunci dari semua ini.
“Pasangan yang terhubung dan berkomunikasi lebih mendalam cenderung memiliki kehidupan cinta yang lebih memuaskan,” katanya.
Hampir 75 persen pasangan yang merasa puas secara seksual mengatakan “aku mencintaimu” saat berhubungan intim dan Klow mengatakan bahwa hal tersebut sangat penting untuk dicatat. Sementara itu, kemampuan untuk tertawa di tempat tidur juga bisa meningkatkan gairah.
“Pasangan yang bisa bersenang-senang bersama-sama, tampaknya memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mendapati kehidupan cinta yang memuaskan.”
Klow mengakui bahwa hal itu tidak selalu mudah untuk dilakukan, terutama karena kesibukan di kantor, mengurus anak-anak, atau pekerjaan rumah tangga yang bisa mengambil fokus hubungan intim. Namun, ia menekankan bahwa menjaga gairah sangatlah penting.
“Anda juga perlu memprioritaskan hubungan intim yang menyenangkan dengan pasangan untuk memiliki kehidupan cinta yang memuaskan dalam jangka panjang.”

6 Hal Ini Bisa Terjadi Setelah Hubungan Seks.,.,.,
BAGI Anda pengantin baru mungkin kaget ketika pertama kali melakukan hubungan seksual. Anda akan berpikir untuk tidur dengan nyenyak setelah melakukan hubungan seks.
Tapi nyatanya, sejumlah hal yang tidak Anda duga sebelumnya bisa saja terjadi. Berikut enam hal yang bisa terjadi, umumnya pada seorang wanita setelah melakukan hubungan seksual seperti dikutip dari Prevention.com.
- Nyeri
Mungkin selama ini Anda pernah mendengar bahwa berhubungan seksual seharusnya tidak menyakitkan. Namun, kenyataannya, berhubungan seksual bisa membuat Anda merasa nyeri.  Bagi wanita, bisa mengalami kram di rahim setelah berhubungan seksual.
“Kontak fisik atau aktivitas seksual akan melepaskan oksitosin yang menyebabkan kontraksi rahim,” kata doker Jennifer Ashton.
Tidak perlu khawatir jika kram hanya terjadi sekali atau beberapa kali. Akan tetapi, jika rasa nyeri terlalu sering dan mulai mengganggu hubungan seksual, sebaiknya periksa ke dokter kandungan.
Rasa nyeri setelah berhubungan seksual bisa jadi tanda adanya endometriosis, fibroid, hingga kanker ovarium.
- Rasa terbakar
Jangan panik jika terasa panas seperti luka bakar setelah berhubungan seksual. Menurut Ashton, hal itu bisa terjadi ketika jaringan vagina mengendur. Rasa seperti terbakar membuat Anda ingin pergi ke kamar mandi setelah berhubungan seks.
Akan tetapi, rasa terbakar normalnya hanya terjadi sangat singkat dan sementara. Apabila, rasa ternakar terjadi selama berjam-jam dan seterusnya, segera periksa ke dokter.
- Berdarah
Keluar darah mungkin saja terjadi saat berhubungan seks. Menurut Ashton, pendarahan bisa terjadi karena terjadi radang serviks atau leher rahim saat kerena berhubungan seksual. Bagian vagina juga dapat menjadi robek jika melakukan hubungan seks dengan kasar. Darah bisa berasal dari leher rahim yang meradang atau ada bagian vagina yang robek.
- Gatal
Beberapa orang akan merasa gatal pada area organ intim seusai berhubungan seksual. Hal itu bisa terjadi karena menggunakan pelumas, gel, atau kondom saat berhubungan seksual. Menurut Internasional Society for Sexual Medicine, ada pula yang mengalami gatal-gatal karena alergi terhadap sperma maupun air mani.
- Depresi
Bukannya merasa senang setelah berhubungan seksual, beberapa wanita justru merasa sedih. Berdasarkan sebuah studi di jurnal Sexual Medicine, beberapa wanita akan mengalami postcoital dysphoria (PCD), yaitu perasaan depresi, cemas, agitasi, atau agresi setelah berhubungan seksual.  Menurut survei, sebanyak 46 persen dari 230 wanita mengalami PCD selama hidup mereka dan lima persen mengalami PCD beberapa kali dalam satu bulan terakhir.
- Ingin ke toilet
Selain bisa membuat organ intim terasa gatal, air mani pria juga bisa membuat Anda ingin segera pergi ke kamar mandi. Menurut  dokter kandunganTeresa Hoffman, senyawa kimia yang ditemukan dalam air mani dapat menyebabkan kram dan diare ketika mengenai vagina. Senyawa yang disebut prostaglandin itu dapat  menyebabkan otot-otot halus berkontraksi

BOSAN SEKS.,.,.,  INI SOLUSINYA
ANDA pernah mendengar ungkapan “perempuan akan memilih tidur dibanding berhubungan seks” sebelumnya? Walaupun ungkapan tersebut telah banyak disetujui sebagian banyak kalangan perempuan, pernyataan tersebut bukan berarti bahwa perempuan tidak menikmati berhubungan seks. Karena mungkin saja, ada kegiatan yang lebih digemarinya selain seks.
Namun jika keengganan berhubungan seks disebabkan wanita tidak bisa lagi menikmati hubungan seks itu sendiri, baru perlu diwaspadai. Menurut dr M Anwar Irzan, rahasia kepuasan seksual wanita yang terletak pada wilayah otaknya. Bukan berarti otak mengalami gangguan, melainkan pikiran wanita lah yang menentukan seberapa nikmat hubungan seks akan dirasakan.
Tentunya, buah pikiran yang terbit dalam otak wanita merupakan perwujudan dari hasil bentuk hubungan, hasil komunikasi dan interaksi sosial yang dimilikinya. Apa saja hal yang dapat mencetuskan seks menjadi membosankan bagi wanita? Berikut penjelasan dari dr Anwar:

- Komunikasi yang Buruk dengan Pasangan
Seks, komunikasi, tidak, lancarKualitas hubungan dengan pasangan dapat mempengaruhi kehidupan seksual wanita. Ketika seorang wanita tidak merasa dicintai, dihormati dan dihargai oleh pasangannya, seks menjadi prioritas yang paling terakhir yang dipikirkan. Berhubungan seks secara langsung melekat pada emosi wanita. Jika wanita marah atau kesal terhadap pasangannya, seks mungkin tidak akan terjadi.
Solusi: komunikasi yang baik ialah komunikasi dua arah, hal ini yang akan meningkatkan kualitas hubungan Anda dengan pasangan Anda. Jika Anda fokus pada peningkatan hubungan Anda terlebih dahulu, maka seks Anda umumnya akan meningkat sebagai hasilnya. Tentukan apa yang membuat Anda memiliki hubungan yang memuaskan.
Kadang-kadang Anda dapat melakukannya sendiri dengan berkomunikasi secara efektif dengan pasangan Anda. Jika Anda melakukan hal yang sama berulang-ulang namun tidak berhasil, mungkin sudah waktunya untuk berkomunikasi ke psikiater.
- Jadwal Sibuk
Hidup dengan begitu banyak kegiatan dapat dengan mudah menhilangkan gairah seks seseorang, khususnya wanita. Banyak wanita mengalami kesulitan untuk mengelola semua peran yang mereka miliki dalam hidup. Setelah bekerja sepanjang hari, memasak makan malam, membersihkan setelah makan malam, pergi ke pertemuan dewan penasehat guru di sekolah anak Anda, maka hal terakhir di pikiran Anda adalah seks.
Apa yang Anda inginkan adalah untuk menemukan tempat yang tenang untuk menyendiri atau tidur, alih-alih menemukan seks yang menyenangkan dan memuaskan. Wanita yang sibuk melihat seks sebagai salah satu tugas yang cenderung masuk ke dalam daftar “kewajiban”
Solusi: kurangi beban Anda dan prioritaskan hubungan Anda dan kehidupan seks. Sementara semua kegiatan yang mungkin diperlukan, namun benar-benar tidak sepenting menjaga hubungan yang sehat dan kehidupan seks dengan pasangan Anda. Kadang-kadang Anda mungkin merasa seperti Anda harus melakukan itu semua, tapi sebenarnya tidak semua hal tersebut harus anda lakukan.
Mendelegasikan kegiatan yang Anda untuk orang lain bisa menjadi jalan keluar. Hal ini tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan seks Anda, tapi sangat bermanfaat untuk keseluruhan kesejahteraan Anda. Ketika Anda mengurangi beberapa kegiatan Anda, Anda akan menemukan diri Anda merasa stres berkurang dan suasana hati Anda akan membaik. (ok)
Wait while more posts are being loaded