*Dari guru dan sahabat# Dinihari..kala mata msh terjaga,
Sementara sepertiga yg lain terlelap tnpa kaca..
Ada kegelisahan tak dpt melihat senja dr satu pertiga para hati yg terjaga,
Karena bumi yg tua sering berulah tanpa kata..

Apa yg sdh aku dan kita semua kumpulkan,
Hartakah..amalkah..atau anak² yg kelak bs jd sandaran. ?
Apa pun dan siapa kita semua saat ini mngkin bs jd adlah sebuah ketetapan,
Mulai lah ridho dlm hati mu sedari sekarang..agar esok bs jd tumpuan..

Dari sahabat berkisah..jadikan ilmu mu seperti air,
Yg jernih bermanfaat..karena dlm gerak nya penuh pikir..
Bukan ilmu yg berisi faham..jika dlm pengamalan belum ada pikir,
Namun ilmu yg berisi faham adalah.. pikir nya akan membentuk akhlak dan adab atas ketauhidan yg tlah di ikrar..
cengkarenf, 7 mei 2018.

Post has attachment
Puisi (Poetry)

By: Mhd. Saifullah

Pacarku, Seorang Guru (My girlfriend, A Teacher)

Pacarku, seorang guru.
Pastinya, dia lebih hebat
daripada diriku.
Bukti nyata.
Meski lelah,
dia tidak mudah menyerah.
Khususnya memberi ilmu
kapada siswanya.
Walau harga keringatnya lebih murah
dari uang jajan pemerintah. (Read more....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/07/pacarku-seorang-guru.html?m=1)

Post has attachment

SAHABATKU

Silahkan masuk
di bilik hatiku
semoga kerasan dengan
segala keterbatasan yang kuhidangkan

Duduklah dengan tenang. setenang air danau
tanpa riak
Tunggulah dengan sepenuh hati.
mari kita berjalan beriringan.

Jangan mendahului aku, nanti aku takut tak mampu
mengejar langkahmu
Dan
Jangan dubelakngku, nanti aku takut
salah langkah menentukan arahmu

Tereliye
Jember, 220617


Post has shared content
RESAH

Kadang aku menjadi sangat dungu
Setitikpun tak ada ide dibenakku
Kosong melompong mirip tahu pong
Luarnya bengkak dalamnya ompong

Kumarahi diri sendiri
Kupukul kucaci maki
Tapi tak juga ada reaksi
Seperti hidup tetapi mati

Apalagi yang bisa kuperbuat
Terbang kelangit mencari jimat
Agar diri punya manfaat
Atau malah tambah sekarat

Perjuangan memang tak mudah
Tanpa karya orang tak akan mengenal kita
Harus berusaha dengan segala daya
Agar mati nanti tinggalkan nama
Photo

Post has shared content
PENANTIAN
YANG SIA SIA


Telah kukerahkan segenap dayaku
Untuk menggapaimu kembali dalam pelukku
Tapi engkau telah hilang
Sedikitpun tak tertinggal jejak yang nampak
Lenyap bersama waktu

Masih terngiang jelas ucapanmu
Sambil kau belai lembut rambut panjangku
Aku bersandar dibahumu
Sesaat sebelum kau berlalu

Sayangku aku pergi sementara waktu
Mengejar asa untuk membahagiakanmu
Masa depan harus diperjuangkan
Agar kita bisa menikmati kebahagiaan
Demikian katamu sebelum lenyap dikegelapan

Seminggu sebulan setahun berbilang waktu
Aku tetap setia menuggu
Jangankan batang hidungmu
Khabarpun tak pernah sampai padaku
Kau hilang lenyap bagaikan asap
Dengan membawa seluruh harapku
Photo

Post has shared content
BALADA
LELAKI RENTA


Berjalan tertatih dikeramaian kota
Panas terik tak dihiraukannya
Kaki rentanya melangkah letih ditotoar
Hilir mudik lalu lintas tak membuat gentar
Dihatinya hanya ada satu tujuan
Ketemu anaknya yang lama diperantauan
Sejenak dia berhenti
Mengamati foto kumal dalam genggaman
Terbersit setitik keraguan
Adakah yang didamba masih mengingatnya
Setelah berbilang tahun tak ada beritanya
Menurut yang didengar ia jadi orang besar
Meski sekalipun tak pernah kirim khabar
Apakah ia lupa dengan ayah yang mengukirnya
Atau malu dengan kemiskinan yang disandangnya
Air mata membasahi pipinya yang keriput
Kakinya gemetar tak kuat lagi menahan beban
Setelah seharian dipaksakan untuk berjalan
Lelaki itu terduduk diam
Napas sesak pandangan nanar
Ia meringkuk dikeremangan malam
Esuk paginya banyak orang menjadi gempar
Ditemukan mayat lelaki diemperan
Selembar foto kumal masih ada dalam genggaman
Photo

Post has shared content
BESUK AKU
SEPERTI APA

Ketika aku kecil aku suka membayangkan besuk gede aku seperti apa
Aku suka membandingkan kakakku dan temannya adakah besuk aku mirip mereka
Ketika remaja mengenal cinta aku suka membayangkan besuk berumah tangga seperti apa
Pertanyaan seperti itu terus saja berlanjut sampai aku jadi orang tua
Setelah sekian lama hidup aku bertanya setelah ini mau kemana dimana dan mengapa
Kubolak balik seluruh perjalanan hidupku adakah aku sudah mempersiapkan bekal untuk pergi nanti entah kemana
Aku berawal dari tiada kemudian ada dan pasti akan kembali pada tiada
Adakah nanti yang tersisa dari perjalanan hidupku selama ini
Mereka yang pernah mengenalku akan segera lupa bahkan walau hanya sekedar nama
Aku memang bukan siapa siapa yang pantas untuk dikenang
Seperti sebutir debu yang terbang kemudian menghilang

BANTUL 2017

Photo

Hujan menggila
Kutitipkn rindu padanya
Rindu menggila
Moga sampai padanya

Jika satu sandaran tidak bisa membuat dirimu merasa nyaman, Maka carilah sandaran yang lainnya, Jika sandaran yang lain pun tidak bisa membuatmu merasa nyaman, Maka jadikanlah dirimu sandaran bagi yang lainnya,,,,


5C5667C2
Wait while more posts are being loaded