Post is pinned.Post has attachment
Bagi yang mengerti soal legalitas, inilah dasar-dasar hukum yang berbeda tentang posisi relasional kita terhadap Tuhan! 
Bagi yang mau lebih mengenal dekat Bapa kita, inilah dasar-dasar ikatan hubungan kasih (akad) kita dengan-Nya! <3

http://christofgrace.wordpress.com/2014/02/22/tiga-akad/

Post has attachment

Post has attachment
"Christmas Redemption" (terjemahan Indonesia di bawah)

... If Christ was born during the Feast of Tabernacles in late September, in order to fulfill the picture and the type, then that means that nine months earlier is when Mary conceived. If September 29th is His Birthdate, and the human gestation period is 278 days, then going back 278 days, or roughly nine months brings us to a conception date of December 25th. December 25th is the darkest, gloomiest, longest night of the year. It was a time when pagans celebrated the length of the night. What better time could there have been for God to plant a seed in a virgin’s womb, which would bring forth light to the world? Which would cause the sun to rise on the long night of sin? I think that is something God would do. ...

Furthermore, December 25th just happened to be, by the sovereignty of God, the first day of Hanukkah. Hanukah is like the Jewish Christmas. They celebrate Hanukah for eight days and give gifts for eight days. And there is another whole story there of how Hanukah came to be, of how God miraculously brought light into a very bad situation. ...

I believe that despite the fact that Jesus was not born on December 25, and despite the fact that Christmas originated as a pagan holiday, Christians should still celebrate the birth of Jesus on December 25. Why? Because that is what Christ is all about. He redeems things. He is a redeemer. That’s what He does. He takes things that are full of evil and wickedness and transforms them into things that give glory and honor to God. That’s what He is doing with you, isn’t it? The two polar opposites of what we once were are recorded in Ephesians 2:1-7. We are told there how dead in sin we once were, walking according to the flesh and our own sinful desires. But God, out of his mercy and love and grace, has redeemed us, and is making us into new creatures, to bring glory and honor to Himself.

And even still, though it used to be a pagan holiday, by celebrating it as Christians should, we can testify to the redemptive plan of Jesus Christ—to Him bringing light into a dark and gloomy world.

Have you felt recently like you are stuck in darkness? Have you felt fearful of the future, depressed about life’s circumstances? Worried about a loved one? Does it seem like the long night will never end? Well, as we close out the Christmas season this month, remember that God loves to bring light into the darkest of nights. He did it with Saturnalia and He can do it with you.

~~~

... Jika Kristus lahir pada Hari Raya Pondok Daun di akhir September, untuk menggenapi gambar dan bayangannya, maka itu berarti bahwa sembilan bulan sebelumnya adalah saat ketika Maria mulai mengandung. Jika 29 September adalah lahir-Nya, dan periode kehamilan manusia adalah 278 hari, maka akan 278 hari atau kira-kira sembilan bulan sebelumnya akan membawa kita ke suatu tanggal konsepsi tanggal 25 Desember. 25 Desember adalah malam terpanjang, tergelap, termuram, dalam setahun. Itu adalah waktu ketika orang-orang kafir merayakan malam yang panjang. Kapankah waktu yang lebih baik yang bisa ada bagi Allah untuk menanam benih ke dalam rahim seorang perawan, yang akan mendatangkan terang bagi dunia? Yang akan menyebabkan matahari terbit pada malam panjang dosa? Saya pikir itulah sesuatu yang Tuhan akan lakukan. ...

Selanjutnya, 25 Desember tepat ‘kebetulan’, dengan kedaulatan Allah, adalah hari pertama Hanukkah. Hanukkah adalah seperti Natal Yahudi. Mereka merayakan Hanukkah selama delapan hari dan saling memberikan hadiah selama delapan hari. Dan ada seluruh cerita yang lain lagi tentang bagaimana Hanukkah mulai terjadi, bagaimana Tuhan secara ajaib membawa cahaya ke dalam situasi yang sangat buruk. ...

Saya percaya bahwa meskipun faktanya Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember, dan meskipun faktanya Natal berasal dari hari raya kafir, orang Kristen masih harus merayakan kelahiran Yesus pada tanggal 25 Desember. Mengapa? Karena itulah semua tentang Kristus. Dia menebus hal-hal. Dia adalah seorang penebus. Itulah yang Dia lakukan. Dia mengambil hal-hal yang penuh dengan kejahatan dan kebejatan dan mengubahnya menjadi hal-hal yang memberikan kemuliaan dan hormat kepada Allah. Itulah apa yang Dia lakukan dengan Anda, bukan? Dua kutub yang berlawanan dari apa yang pernah kita jadi telah dicatat dalam Efesus 2:1-7. Kita diberitahu bagaimana kita dulu mati di dalam dosa, berjalan menurut daging dan keinginan dosa kita sendiri. Tapi Tuhan, dari belas kasihan dan cinta dan kasih karunia-Nya, telah menebus kita, dan membuat kita menjadi makhluk baru, untuk membawa kemuliaan dan kehormatan untuk diri-Nya.

Dan bahkan tetap saja, meskipun biasanya dulu adalah hari raya kafir, dengan merayakannya sebagaimana sebagai orang Kristen seharusnya, kita bisa bersaksi mengenai rencana penebusan Yesus Kristus – mengenai Dia yang membawa cahaya ke dalam suatu dunia yang gelap dan suram.

Apakah Anda merasa sepertinya baru-baru ini Anda terjebak dalam kegelapan? Apakah Anda merasa takut akan masa depan, tertekan tentang situasi-situasi kehidupan? Khawatir tentang seorang yang dicintai? Apakah itu tampak seperti malam yang panjang yang tidak akan pernah berakhir? Yah, selagi kita memasuki musim Natal bulan ini, ingatlah bahwa Allah sangat senang untuk membawa cahaya ke dalam gelapnya malam. Dia melakukannya dengan Saturnalia dan dia bisa melakukannya dengan Anda.

Bacalah selengkapnya dan diberkatilah lebih lagi di https://christofgrace.wordpress.com/2015/12/25/lukas-21-3-penebusan-perayaan-natal/

Post has shared content

Post has shared content
Pertanyaan anak-anak terus di bikin videonya. Semoga menjadi berkat. selamat menonton.

Post has shared content

Post has attachment
DISTRO KAOS ROHANI KRISTEN / KATOLIK

Mari silahkan lihat koleksi dan di oder kaosnya
dengan desain yang keren dan bahan terbaik sangat nyaman untuk di pake.

for Oder :
HP : 087832978600
Line : knpcloth5 / 087832978600
WA : 087832978600
BB : 5776DCB3
IG : distro_kaosrohani_knpcloth5

atau kunjungi kami di

www.tokopedia.com/knpcloth

www.bukalapak.com/knpclothjogja

www.knpjogja.blogspot.com

Post has attachment
DISTRO KAOS ROHANI KRISTEN / KATOLIK

Mari silahkan lihat koleksi dan di oder kaosnya
dengan desain yang keren dan bahan terbaik sangat nyaman untuk di pake.

for Oder :
HP : 087832978600
Line : knpcloth5 / 087832978600
WA : 087832978600
BB : 5776DCB3
IG : distro_kaosrohani_knpcloth5

atau kunjungi kami di

www.tokopedia.com/knpcloth

www.bukalapak.com/knpclothjogja

www.knpjogja.blogspot.com

Post has attachment
DISTRO KAOS ROHANI KRISTEN / KATOLIK

Mari silahkan lihat koleksi dan di oder kaosnya
dengan desain yang keren dan bahan terbaik sangat nyaman untuk di pake.

for Oder :
HP : 087832978600
Line : knpcloth5 / 087832978600
WA : 087832978600
BB : 5776DCB3
IG : distro_kaosrohani_knpcloth5

atau kunjungi kami di

www.tokopedia.com/knpcloth

www.bukalapak.com/knpclothjogja

www.knpjogja.blogspot.com

Post has shared content
EV.THEODORES TABARAKA (MANTAN PEMIMPIN KLENTENG)

Istilah ‘okultisme’ terdiri dari dua kata: ‘occult’ artinya: gaib, gelap, rahasia, misterius, tersembunyi, dan ism artinya aliran atau faham. Jadi okultisme adalah aliran yang percaya pada kekuatan-kekuatan gaib, yang juga disebut sebagai kuasa gelap, rahasia, misterius dan tersembunyi. Secara mendasar sebenarnya okultisme adalah sarana yang digunakan Iblis dalam berbagai bentuk dan cara untuk menjerat manusia dalam kuasanya untuk dibinasakan selama-lamanya. Oleh sebab itu orang yang hidup dalam praktek okultisme adalah orang yang telah dibelenggu sebagai tawanan Iblis.
Secara rohani, praktek okultisme adalah penyembahan berhala yang diartikan sebagai:
Ø TUHAN menyebut umatNya yang menyembah berhala sebagai pelacur rohani. Oleh sebab itu, maka orang Kristen yang terlibat dalam praktek okultisme adalah seorang pelacur yang hidup dalam perzinahan secara rohani (Ul. 31:16 ; Hak.2:17).
Ada banyak wujud atau bentuk-bentuk dari praktek okultisme.
Ø Spiritisme atau Necromancy, yaitu keyakinan bahwa orang mati berhubungan dengan orang hidup, dan sebaliknya.
Ø Ilmu Ramal/tenung, yaitu ilmu gelap yang berusaha nasib manusia pada masa yang akan datang. Jenis-jenis ilmu ramal/tenung, antara lain: astrologi (ilmu perbintangan yang dihubungkan dengan nasib manusia). horoscop, garis tangan, kartu, dsb.
Ø Ilmu Rasa, yaitu ilmu kesanggupan tanggapan untuk merasakan dan mengetahui hal-hal yang akan datang.
Ø Ilmu Sihir, yaitu menimbulkan kekuatan gaib, dapat menguasai alam sekitar termasuk menguasai alam pikiran manusia. Ada ilmu sihir hitam, putih, hipnotis, magic protektif, dll.
Ø Jimat-Jimat, bisa dalam bentuk benda-benda ataupun dalam bentuk mantra. Ada yang menempel di badan, dan ada yang ditelan.
Ø Perjanjian dengan Iblis.
Ø Mujizat palsu, dan Tiruan penyembuhan Yesus
Ø Olah raga demonis, Yoga
Ø Koleksi benda-benda antik
Ø Kenyataan hantu.
Praktek okultisme terlihat kental di sini, yaitu:
1. Menghadapi orang mati. Ada yang menaruh garam di dalam peti jenazah, menusuk ibu jari kaki atau mengikat kedua jari dengan tali, ketika peti jenazah diangkat disuruh lewat dari bawahnya. Berbicara (mengaku dosa) pada orang mati, ada juga yang membuat rumah-rumahan dari kertas. Hari kematian seseorang diperingati pada hari ke 3, 7, 10, 100,1000.
2. Makam orang mati dikunjungi pada hari-hari tertentu, dan dengan berbagai macam cara, seperti cuci muka, berdoa minta berkat, mengantar makanan, atau kembang, menyalakan lilin, dan memugar kuburan bagai istana.
3. Memanggil roh leluhur dengan membunyikan musik dan tarian tertentu, menyediakan makanan yang disukai orang mati, pada waktu masih hidup
4. Memelihara benda-benda sakti seperti: keris, guci, tongkat, kerangka binatang, dll
5. Ketika seorang ibu sedang mengandung, maka pada usia tertentu diadakan upacara selamatan, seperti mandi air kembang, memberi ulos,. Selama kehamilan banyak pantangan: tidak boleh memotong rambut ayah si jabang bayi, tidak boleh memukul apa saja yang bernyawa, jika keluar rumah harus membawa gunting, atau paku, atau bawang, dll.
6. Melahirkan anak disambut dengan cara kafir, mulai dari menanam ari-ari, menyimpan tali pusat yang sudah lepas, waktu bayi dibawa bepergian. Turun tanah, potong rambut tikam telinga, dll.
7. Mencari jodoh dengan menggunakan jimat pemanis atau mantra, kecocokan nama, atau bintang (SHIO)
8. Upacara pernikahan diwarnai konsep kekafiran. Hari ‘H’ ditentukan menurut hari baik. Suku jawa menggunakan primbon, batak Kristen menggunakan almanac gereja, ada yanbg menggunakan kecocokan nama hari dan tanggal tertentu, cara melangkah, injak telor, dll.
9. Persoalan rumah tangga sering dihubungkan dengan leluhur, sehingga masalah keturunan, pekerjaan, ekonomi, dan semua persoalan hidup selalu dihubungkan dengan orang yang sudah mati.
10. Ketika membangun rumah, letaknya dibuat berdasarkan petunjuk dukun, menanam telor dan kepala babi di setiap sudut rumah, menanam pohon tertentu di pekarangan rumah.. setelah selesai pembangunan rumah, ada Sesutu yang ditaruh sebagai penjaga atau penangkal hal-hal yang membahayakan.
11. Suku Minahasa, anggota keluarga dengan kerabat wajib ke pasar melalui jalan yang sering dilawati orang yang sudah meninggal.
12. Tionghoa, cermin yang sering dipakai orang mati ditandai silang tujuan arwah mengetahui sudah meninggal.
Tentu masih banyak hal lain dalam praktek okultisme yang dilakukan orang Kristen yang belum tercatat di sini. Apapun bentuknya, semuanya itu perbuatan melauani Iblis, dan merupakan kekejian di hadapan Tuhan.
Wait while more posts are being loaded