Post is pinned.Post has attachment
Animated Photo

Post has attachment

Post has attachment
Mohon tolong dibantu klik yaa ☺

PACIFIC GARDEN STYLE Apartemen
Hunian Esklusive di Hadapan Mall Alam Sutera serta samping Binus University & Swiss German University

Harga cuma 500 juta'an
Cicilan flat sampai 60x
KPA Dp 25% angsur 24x
*Dapatkan Diskon & Hadiah Furnished

Informasi Hubungi :

REVAN
Wa : 081298061289
Phone : 085772317773
Website : www.pacificgardenstyle-alamsutera.blogspot.com

Post has attachment
Mohon tolong dibantu klik yaa ☺

PACIFIC GARDEN STYLE Apartemen
Hunian Esklusive di Hadapan Mall Alam Sutera serta samping Binus University & Swiss German University

Harga cuma 500 juta'an
Cicilan flat sampai 60x
KPA Dp 25% angsur 24x
*Dapatkan Diskon & Hadiah Furnished

Informasi Hubungi :

REVAN
Wa : 081298061289
Phone : 085772317773
Website : www.pacificgardenstyle-alamsutera.blogspot.com

Post has attachment

Dua orang Perampok Bank yang dikenal kejam dan hingga kini menjadi buronan polisi, berniat akan merampok sebuah bank yang baru didekat rumah mereka.

Mereka membayangkan akan mendapat banyak uang, karena selalu banyak pelanggan yang salalu antre. Malam itu, mereka menyelinap ke dalam bank. Ketika Brankas dibuka, udara dingin seperti kulkas keluar dari dalam brankas. Karena takut nanti membeku, pintu brangkas mereka biarkan terbuka.

Didalam, mereka sangat bingung karena ada begitu banyak peti. Peti pertama dibuka, isinya agar-agar. Mereka tambah bingung lagi, karena kebetulan belum makan, mereka habiskan agar-agar di dalam brangkas tersebut. Peti kedua, isinya agar-agar lagi, ya sudah, mereka makan lagi. Peti ketiga, isinya agar-agar lagi.


Karena kesal, mereka buka semua petinya, isinya semua juga agar-agar, karena masih lapar, mereka makan saja semua. Karena tidak ada uang, mereka akhirnya pulang.

Esoknya, di Halaman depan Koran, berita utama : “BANK
SPERMA DIRAMPOK”

Sumber : http://ceritalucubanget.web.id

Post has attachment
Photo

Seorang pria baru pertama kali naik bis kota. Dia hanya diberi tahu oleh temannya untuk bayar ke kondektur. Tapi ia juga tidak tahu mana yang disebut kondektur. Seperti biasa pengamen bis kota mulai beraksi dan setelah itu mengedarkan kantung.

Pria itu menganggap pengamen itu kondektur dan ia malu tanya yang mana kondektur.
“Ongkos bisnya berapa mas??”, tanya pria itu pada penumpang lain di sebelahnya.

“Rp. 2.000,- …”, jawab sebelahnya.

Kemudian pria itu memberikan uangnya ke pengamen. Ternyata masuk lagi pengamen lain. Pria itu heran kok berungkali bayarnya.

“Kok ada lagi mas..” tanya pria itu.

“Sudah biasa mas..” jawab sebelahnya.


Pria itu memberi Rp. 2.000,- lagi pada pengamen. Tapi dia heran ketika sebelahnya nggak memberi uang.

“Kok nggak bayar sih…???” tanya pria itu.

“Ngak papa kok, khan terserah?” jawab sebelahnya.

Kemudian kondektur tulen masuk dan mulai menarik ongkos. Ketika tiba giliran pria itu. Pria itu berpikir khan katanya bayarnya terserah, dia pun hanya ngasih Rp. 500,-.

“Hah.. apa ini mas kurang Rp. 1.500,-“, kata kondektur heran.

“Dasar.. Terserah khan… Sudah nggak nyanyi kayak sebelumnya, masih minta tambah 1.500, dasar serakah, aku nggak mau nambah..”, kata pria itu dengan lantang tanpa rasa dosa

sumber : http://ceritalucubanget.web.id

Suatu hari ada pesta besar di sebuah desa di pegunungan Gunung Putri, bibi Wati dan keponakannya diundang datang dalam acara tersebut, mereka berjalan dari tempat tinggalnya sekitar 5 Km karena mereka tinggal di ladang yang jauh dari keramaian dan menyeberangi sungai yang dalamnya sekitar setengah meter.

Sesampainya di pesta mereka menikmati makanan (sarden) dan baru kali ini mereka menemui dan mereka malu bertanya apa nama makanan ini.

Setelah pulang mereka berbincang-bincang tentang makanan tersebut dan bibi Wati meminta keponakannya untuk kembai ke desa untuk membeli makanan tersebut (sarden). Berangkatlah keponakannya ini dengan berjalan sejauh 5 Km dan menyeberangi sungai, namun sesampainya di sebuah toko sang keponakan bingung saat menanyakan nama makanan yang akan dibelinya dan penjaga toko pun bingung.

Dengan lesu si keponakan tersebut kembali ke ladang dan menanyakan kepada bibi Wati nama nakanan tersebut, bibi Wati pun bingung, dia sendiri tak tahu nama makanan tersebut sambil mengingat rasa dan bau makanan tersebut.


Bibi Wati memanggil keponakannya dan meraih jari tangan keponakannya dan dimasukan ke celana dalamnya sambil berkata kalau nanti penjaga toko tanya nama makanannya cukup mencium jari tangan saja.

Lalu sang keponakan segera pergi ke desa kembali dengan mengangkat tangan sambil menyeberangi sungai, karena takut kalau sampai tangannya terkena air maka hilanglah bau dari celana dalam bibi Wati tadi.

Sesampainya di toko keponakan bibi Wati langsung menuju penjaga toko, “Pak tadi saya mau beli ini (dengan memberikan jari tangannya kehidung penjaga toko)”

Penjaga Toko: “Ini sih bau Sarden busuk!!!!!”

ceritalucubanget.web.id

Post has attachment
Waduh LUCU Banget Nih

dijamin loe pasti NGAKAK...WAJIB NONTON

https://youtu.be/nk1Ali4IyPI
Wait while more posts are being loaded