KEJAHATAN SYI'AH DI FILIPINA...!!!

Bismillah...

Penulis buku international mega best seller, “La Tahzan” ditimpa kejadian naas dalam agenda dakwahnya di Zamboanga Filipina tadi malam, selasa 1/3/2016.

Menurut keterangan tertulis yang resmi dikeluarkan oleh Duta Besar Saudi di Filipina tertanggal 21/5/1437, Syeikh Aidh al-Qarni ditembak oleh seseorang di kota Zamboanga yang terletak sejauh 1,5 jam perjalanan pesawat dari Manila. Kejadiannya ketika beliau berada di dalam mobil sekembalinya dari ceramah umum yang disampaikan disana. Beberapa tembakan dilepaskan oleh pelaku mengarah ke beliau dan mengenai tangan.

Syeikh segera dilarikan ke rumah sakit di kota Zamboanga. Dubes Saudi segera mengirimkan pesawat khusus untuk memindahkan Syiekh ke Manila agar mendapatkan perawatan intensif. Pihak Dubes pun sudah menghubungi beliau secara langsung untuk memastikan keselamatannya. Begitu juga dipastikan bahwa tidak ada pengawal beliau yang terkena tembakan apalagi sampai dikabarkan meninggal hingga 5 orang seperti yang tersebar.

Aparat keamanan Filipina tidak tinggal diam mengetahui kejadian tersebut. Mereka segera mengejar pelaku dan menembak hingga mati di tempat.

Syeikh Shalih al-Munajjid, ulama besar Saudi dan pengasuh situs fatwa islamqa.info mengatakan bahwa otak dari kejadian penembakan tersebut adalah orang Syiah. Dalam akun twitternya malam tadi beliau menulis, “Kejahatan Syiah sampai juga ke agenda-agenda dakwah oleh para dai Islam yang dilaksanakan di negera-negara Islam yang sangat jauh. Sebagaimana yang terjadi hari ini di Asia Tenggara.”

Lihat aktifitas syi'ah di kota Zamboanga Filipina, http://www.lppimakassar.com/2014/08/perkembangan-syiah-di-zamboanga-filipina.html.

Allohumma afrigh 'alaina shobro wa tsabbit aqdaamana wansurna 'alal qoumil kaafiriin wansurna 'alal qoumil munaafiqiin...

Hari ini Resmi Tolak Syiah Masuk ke Indonesia –  Terkait sikap MUI terhadap Syiah, menurut Wakil Sekjend MUI Pusat Syaikh Tengku Zulkarnain sudah sangat jelas. Hari ini (Jumat/15/05/2015), pada Munas MUI, diputuskanlah bahwa MUI menolak paham Syiah masuk ke Indonesia. “Itu keputusan Munas. Keputusan itu di atas ketentuan fatwa,” tegasnya. Ditambah lagi dengan MUI Jatim yang sudah mengeluarkan fatwa sesatnya Syiah.

“Fatwa MUI daerah itu berlaku untuk seluruh Indonesia selagi kasusnya sama,” tegasnya. Demikian penjelasan Wakil Sekjend MUI Pusat dalam Multaqa (Pertemuan Akbar) Ulama dan Cendikiawan berlangsung di Bogor, Akhir April lalu, yang dihadiri beberapa ulama. Acara ini diselenggarakan oleh Forum Seruan Al-Haq.

Hari ini MUI Resmi Tolak Syiah Masuk ke Indonesia

Penolakan MUI terhadap syiah yang keputusan itu kedudukannya lebih tinggi dibanding fatwa sesatnya syiah tersebut semakin penting untuk disosialisasikan, karena kini Indonesia di ambang Revolusi Syiah. Pemerintah Jokowi diduga kuat telah memiliki menteri syiah, anggota DPR pentolan syiah,dan telah resmi mengikat kerjasama erat dengan Syiah Iran. Syiah Iran sudah punya pengalaman merevolusi negara lain

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali, Lc., MA., dari Payakumbuh menjelaskan, Indonesia di ambang revolusi Syiah. “Syiah sudah punya pengalaman merevolusi negara yang sudah mereka masuki,” tegasnya.

Menurut Ketua PWNU Jatim Habib Ahmad bin Zein Al-Kaff, untuk mengadu-domba umat Islam, Syiah sering sekali memainkan isu Wahabi. “Wahabi disebut kelompok Takfiri. Padahal, yang pantas disebut kelompok takfiri adalah syiah. Sebab, merekalah yang mengkafirkan shahabat nabi,” imbuhnya.

Karena itu, menurut Habib Zein, para da’i harus menjelaskan kepada umat tentang kesesatan Syiah dan apa itu ahlus sunnah. Ahlus sunnahlah yang mencintai ahlul bait dan shahabat nabi. Sebaliknya, Syiahlah yang mengkafirkan sebagian shahabat Nabi. Selain menyadarkan masyarakat, tugas kita juga melobi aparat. “Orang Syiah sudah masuk ke DPR, ormas Islam, partai, menteri bahkan melobi presiden,” tegasnya.

Bagaimana Syiah bisa berkembang di Indonesia? Menurut Wakil Sekjend MUI Pusat Syaikh Tengku Zulkarnain, MA, Syiah tidak bisa masuk melalui akidah karena masyarakat tidak bisa menerima shahabat Nabi dikafirkan. Mereka juga tidak bisa masuk lewat Syariah karena kita tidak menerima nikah Mut’ah. “Beberapa aliran Syiah masuk melalui tasawuf, tidak melalui akidah dan syariah,” ujarnya. Sebab itu, umat Islam harus benar-benar mewaspadai pergerakan syiah ini karena mereka sangat memusuhi kaum Muslimin.

Sumber:

http://www.salawaku.com



Post has attachment

MUT'AH ==> ' Kawin Kontrak ' : ' Pelacuran Terselubung ' !!! Agama Syi'ah Menghalalkan amalan ZINA MUT'AH ..!!! Padahal Perbuatan itu diLarang Keras Oleh ALLAH & RASULNYA.
.
Wahai Umat Manusia !!!
Saksikanlah oleh Kamu sekalian , Inilah Ajaran Agama Syi'ah ..
Yang sangat 'Biadab' .. 'Keji' dan Sungguh MENJIJIKKAN !
------------------------
.
Mut’ah : Inilah Cara Berzina bagi Pemeluk Agama Syiah !
.
Pengertian Mut’ah (Zina yang di bungkus kata : 'Nikah')
.
Mut’ah adalah kesepakatan antara seorang laki-laki dengan perempuan yang bukan mahrom untuk bermut’ah (bersetubuh) dalam waktu tertentu dengan ketentuan-ketentuan dan bayaran tertentu, maka seorang laki-laki bisa bersetubuh serta si wanita harus taat dalam tempat tidur. Tidak diharuskan keduanya ada saksi atau hakim atau wakil atau pengumuman. Dan tidak harus ada orang ketiga yang mengetahui. Serta dimungkinkan pelaksanaan itu terjadi dengan sempurna walaupun dalam keadaan tersembunyi dan tidak ada bagi laki-laki tersebut keharusan untuk memberi nafkah atau pakaian serta tempat tinggal ataupun yang lainnya dari berbagai bentuk pertanggungan jawab namun membayar dengan bayaran tertentu pada wanita tersebut. Setelah selesai dalam jangka waktu sesuai kesepakatan maka selesailah mut’ahnya.
.
Wahai kaum muslimin apakah ada bedanya dengan zina ?
Sama sekali tidak ada bedanya, seperti :
.
-Tidak harus ada wali.
-Tidak harus ada saksi.
-Tidak harus ada orang yang mengetahui (Selingkuh diam2)
-Waktu tertentu., Shorttime pun boleh !
-Tidak ada nafkah.
-Jika sudah selesai, maka si wanita ditinggal pergi tanpa menghiraukan lagi, apakah si wanita hamil atau tidak...!
.
INILAH PERKATAAN DUSTA TERLAKNAT DARI PENDETA SYI'AH :
.
Ketika dia di tanya tentang Amalan 'Zina' Mut'ah , Maka Pendeta Syi'ah bernama Ayatoliet Al-’Amili Laknatullah menjawab :
.
" Tidak boleh malu dalam urusan agama, saya memberika solusi buat anda, secara pribadi, malam ini saya membutuhkan seorang perempuan mu’minah yang mau bermut’ah denganku, saya telah mnjadi musafir dan jauh dari ibu anak-anak, telah di riwayatkan dari para imam alaihissalam, bahwa barangsiapa yang bermut’ah 1x maka ia mencapai derajat Husein, jika bermut’ah 2x maka ia mncapai derajat Hasan, bermut’ah 3x maka ia mencapai derajat amirul mu’minin (Ali krw), brmut’ah 4x maka ia mencapai derajat Nabi SAW. bukankah itu lebih baik ?? ini adalah kesempatan kamu agar supaya mencapai derajat husein RA, apa yang mencegah kamu stelah muhadarah ini untuk menjumpaiku dan melangsungkan akad nikah mut’ah, setelah itu saya bersama kamu insya’allah dalam masa 1 minggu. siapa saja perempuan mu’minah yang memenuhi keinginanku dan ingin memperoleh pahala yang besar maka segera hubungi aku di hotel holiday dan akan di bayar insya’allah."
--------------------
.
Na'udzubillahiminzalik ..!!! .. Terkutuklah Bajingan Syi'ah !!!
.

Post has attachment
MAAF. SAYA SEORANG MUSLIM. DAN SAYA TIDAK MERAYAKAN TAHUN BARU. KARENA AGAMA SAYA MELARANG-NYA. INI MASALAH AQIDAH, TIDAK MAIN-MAIN !
"TADZKIROH" (Nasehat & Peringatan) :
BAGI UMMAT ISLAM YANG IKUT-IKUTAN MERAYAKAN TAHUN BARU.
.
-----------------------------------------------
.
~Bismillahirahmanirrahim~
.
~ Yaa Ayyuhal Muslimun ~'
.
Ikhwah Fillah yg senantiasa di Rahmati oleh ALLAH TA'ALA.
.
Apakah Pada Malam penyambutan tahun baru 2015 ini antum sekalian akan ikut larut di dalamnya ..!?? .. ikut-ikutan merayakannya dengan penuh suka-cita ?
.
wahai Umat Islam.... Sadarlah kalian semua ..'
.
Bahkan Baginda Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan Para Sahabatnya tidak pernah Merayakan Penyambutan tahun Baru, Baik Tahun baru Masehi, maupun Tahun Baru Islam sekalipun. Dan tidak ada Dalil yg membolehkan seorang Muslim untuk merayakan Ritual penyambutan tahun baru itu !
.
Perayaan yang di izinkan bagi Umat islam hanyalah : Idul Fitri dan Idul Adha.
Sebagaimana Dalil berikut ini, Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang di kota Madinah, penduduk kota tersebut merayakan dua hari raya, Nairuz dan Mihrajan. Beliau pernah bersabda di hadapan penduduk madinah,
.
قدمت عليكم ولكم يومان تلعبون فيهما إن الله عز و جل أبدلكم بهما خيرا منهما يوم الفطر ويوم النحر
.
“Saya mendatangi kalian dan kalian memiliki dua hari raya, yang kalian jadikan sebagai waktu untuk bermain. Padahal Allah telah menggantikan dua hari raya terbaik untuk kalian; idul fitri dan idul adha.”
.
--. (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Nasa’i).
.
hadîts yang melarang menyepakati perayaan kaum kuffâr banyak sekali. Diantaranya adalah :
.
عن أنس بن مالك – رضي الله عنه – قال: قدم رسول الله – صلى الله عليه وسلم – المدينة، ولهم يومان يلعبون فيهما، فقال: ما هذان اليومان، قالوا: كنا نلعب فيهما في الجاهلية. فقال رسول الله – صلى الله عليه وسلم –: (إن الله قد أبدلكم بهما خيراً منهما، يوم الأضحى، ويوم الفطر)
.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ’anhu beliau berkata : Rasūlullah Shallallahu ’alahi wa Sallam tiba di Madinah dan mereka memiliki dua hari yang mereka bermain-main di dalamnya. Lantas beliau bertanya, ”dua hari apa ini?”. Mereka menjawab, ”Hari dahulu kami bermain-main di masa jahiliyah.” Rasūlullâh Shallallahu ’alaihi wa Sallam mengatakan : ”Sesungguhnya Allah telah menggantikan kedua hari itu dengan dua hari yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari idul adha dan idul fithri.”
.
--. (Hadist Shahih riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa`i dan al-Hakim)
.
Perayaan Nairuz dan Mihrajan yang (dahulu pernah) dirayakan penduduk madinah, isinya hanya bermain-main dan makan-makan. Sama sekali tidak ada unsur ritual sebagaimana yang dilakukan orang majusi, sumber asli dua perayaan ini. Namun mengingat dua hari tersebut adalah perayaan orang kafir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya. Sebagai gantinya, Allah berikan dua hari raya terbaik : Idul Fitri dan Idul Adha.
.
*HINDARI DAN JAUHI TASYABBUH BIL KUFFAR !
.
ingatlah Peringatan Keras dari Baginda Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam
.
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut”
.
--. (HR. Abu Dawud (4031). Di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (4347)]
.
Maka Berhati-hatilah, janganlah kamu sekalian terjebak ikut-ikutan dalam Perayaan Kaum Kuffar tersebut. Sebab kamu pasti akan di mintakan Pertanggungjawaban,
Seperti pada Firman ALLAH TA'ALA berikut :
.
وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا
.
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran , pengelihatan, dan hati, semuannya itu akan dimintakan pertanggungjawabannya."
.
--. (QS. Al-Isra’:36)
.
Maka Ajaran TAUHID ini telah dengan tegas-tegas melarang bagi setiap muslim untuk mengikuti atau Menyerupai (Tasyabbuh) pada perilaku ritual kaum kafir .
.
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ
.
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik”
.
--. [QS. Al-Hadiid : 16].
.
Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا
.
“Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami”
.
--. (HR. Tirmidzi no. 2695. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
.
Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ , قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ : فَمَنْ
.
“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?”
.
. (HR. Muslim no. 2669).
.
Ibnu Taimiyah menjelaskan, tidak diragukan lagi bahwa umat Islam ada yang kelak akan mengikuti jejak Yahudi dan Nashrani dalam sebagian perkara.
.
. ( Majmu’ Al Fatawa, 27: 286.)
.
Agama Islam ini Sudah Sempurna. Dan Kita (Ummat Islam) adalah Umat yang Terbaik !
.
Allah Azza wa Jalla berfirman:
.
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
.
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.
.
. [QS. Al-Mâidah/5:3].
.
ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِّنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُو
.
Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui”
.
. [QS. Al-Jaatsiyyah : 16-18].
.
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
.
Engkau adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.
.
-. [QS. Ali Imran/3:110].
.
فَاسْتَمْسِكْ بِالَّذِي أُوحِيَ إِلَيْكَ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ﴿٤٣﴾وَإِنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَ ۖ وَسَوْفَ تُسْأَلُونَ
.
"Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus. Dan sesungguhnya Al-Qur`an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan diminta pertanggung jawaban."
.
--. [QS. Az-Zuhruf/43:43-44].
.
Mari kita renungkan semua Nasehat dan peringatan ini , demi tegaknya Aqidah Tauhid dan kita selisihi perbuatan Jahil kaum Kuffar, sehingga kita semua terhindar dari perkara-perkara bathil. Dan Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua agar bisa berpegang dengan ajaran Islam dan diselamatkan dari segala bentuk meniru-niru orang kafir.
.
Karena seorang muslim semestinya tahu bahwa tidak ada agama yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kecuali agama Islam, dan bahwa agama ini telah menghapus agama-agama yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya. Sehingga kalau agama yang benar yang dibawa oleh para rasul saja dihapus dengan datangnya agama yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, lalu bagaimana dengan agama yang sudah berubah sebagaimana agama Yahudi dan Nashara yang ada sekarang ini? Maka tentunya sangatlah tercela perbuatan orang-orang yang meniru-niru tingkah laku maupun ritual buruk orang KAFIR ...!
.
-----------------------
.
INILAH HUKUM MERAYAKAN TAHUN BARU :
.
Perayaan tahun baru masehi memiliki sejarah panjang. Banyak di antara orang-orang yang ikut merayakan hari itu tidak mengetahui kapan pertama kali acara tersebut diadakan dan latar belakang mengapa hari itu dirayakan. Kegiatan ini merupakan pesta warisan dari masa lalu yang dahulu dirayakan oleh orang-orang Romawi. Mereka (orang-orang Romawi) mendedikasikan hari yang istimewa ini untuk seorang dewa yang bernama Janus, The God of Gates, Doors, and Beeginnings. Janus adalah seorang dewa yang memiliki dua wajah, satu wajah menatap ke depan dan satunya lagi menatap ke belakang, sebagai filosofi masa depan dan masa lalu, layaknya momen pergantian tahun.
.
--. (G Capdeville “Les épithetes cultuels de Janus” inMélanges de l’école française de Rome (Antiquité), hal. 399-400)
.
Ternyata Penguasa Romawi Julius Caesar menetapkan 1 Januari sebagai Hari Permulaan tahun baru semenjak abad ke 46 SM. Orang Romawi mempersembahkan hari ini (1 Januari) kepada Janus, Dewa segala gerbang, pintu-pintu, dan permulaan (waktu). Bulan Januari diambil dari nama Janus sendiri, yaitu dewa yang memiliki dua wajah – sebuah wajahnya menghadap ke (masa) depan dan sebuahnya lagi menghadap ke (masa) lalu.”
.
--. (The World Book Encyclopedia 1984, volume 14, halaman 237)
.
Kasihan yang merayakan malam tahun baru. Kaum penyembah berhala merayakan tahun baru mereka (atau Hari Janus) dengan mengitari api unggun, meniup terompet, berpesta ria, ikut gembira, menyalakan kembang api dan bernyanyi bersama.
.
Rasulullah bersabda, “Siapa yg menyerupai suatu kaum maka mereka adalah bagian dari kaum itu”.
.
Fakta ini menyimpulkan bahwa perayaan tahun baru sama sekali tidak berasal dari budaya kaum muslimin. Pesta tahun baru masehi, pertama kali dirayakan oleh orang kafir, yang notabene masyarakat paganis Romawi.
.
Acara ini terus dirayakan oleh masyarakt modern dewasa ini, walaupun mereka tidak mengetahui spirit ibadah pagan adalah latar belakang diadakannya acara ini. Mereka menyemarakkan hari ini dengan berbagai macam permainan, menikmati indahnya langit dengan semarak cahaya kembang api, dsb.
.
TAHUN BARU = HARI RAYA ORANG KAFIR !
.
Turut merayakan tahun baru statusnya sama dengan merayakan hari raya orang kafir. Dan ini hukumnya terlarang. Di antara alasan statement ini adalah:
.
Pertama, turut merayakan tahun baru sama dengan meniru kebiasaan mereka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita untuk meniru kebiasaan orang jelek, termasuk orang kafir. Beliau bersabda,
.
من تشبه بقوم فهو منهم
.
“Siapa yang meniru kebiasaan satu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut.”
.
--. (Hadis shahih riwayat Abu Daud)
.
Abdullah bin Amr bin Ash mengatakan,
.
من بنى بأرض المشركين وصنع نيروزهم ومهرجاناتهم وتشبه بهم حتى يموت خسر في يوم القيامة
.
“Siapa yang tinggal di negeri kafir, ikut merayakan Nairuz dan Mihrajan (hari raya orang majusi), dan meniru kebiasaan mereka, sampai mati maka dia menjadi orang yang rugi pada hari kiamat.”
.
Kedua, mengikuti hari raya mereka termasuk bentuk loyalitas dan menampakkan rasa cinta kepada mereka. Padahal Allah melarang kita untuk menjadikan mereka sebagai kekasih (baca: memberikan loyalitas) dan menampakkan cinta kasih kepada mereka. Allah berfirman,
.
يا أيها الذين آمنوا لا تتخذوا عدوي وعدوكم أولياء تلقون إليهم بالمودة وقد كفروا بما جاءكم من الحق …
.
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (rahasia), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu..”
.
--. (QS. Al-Mumtahanan: 1)
.
Ketiga, Hari raya merupakan bagian dari agama dan doktrin keyakinan, bukan semata perkara dunia dan hiburan. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang di kota Madinah, penduduk kota tersebut merayakan dua hari raya, Nairuz dan Mihrajan. Beliau pernah bersabda di hadapan penduduk madinah,
.
قدمت عليكم ولكم يومان تلعبون فيهما إن الله عز و جل أبدلكم بهما خيرا منهما يوم الفطر ويوم النحر
.
“Saya mendatangi kalian dan kalian memiliki dua hari raya, yang kalian jadikan sebagai waktu untuk bermain. Padahal Allah telah menggantikan dua hari raya terbaik untuk kalian; idul fitri dan idul adha.”
.
--. (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Nasa’i).
.
Merayakan 'iedain (idul fitri dan idul adha) adalah perkara yang dianjurkan oleh syari'at, oleh karena itu ketika dua orang anak wanita menyanyi-nyanyi maka Abu Bakr Ash-Ashiddiq mengingkari keduanya, Rosululloh Shollallohu 'Alaihi wa Sallam berkata kepada Abu Bakr:
.
"دعهما، يا أبا بكر، إن لكل قوم عيدا، وهذا عيدنا".
.
"Biarkan keduanya, wahai Abu Bakr, sesungguhnya setiap kaum ada hari rayanya, dan ini adalah hari raya kita".
.
Nyanyian hukum asalnya adalah haram, Abu Bakr menyebutkannya dengan:
"مزمارة الشيطان".
.
"Serulingnya syaithon". Sebagian para penyanyi berdalil dengan perbuatan dua anak kecil itu tentang bolehnya menyanyi, akan tetapi itu bukan dalil untuk mereka, akan tetapi sebagai hujatan atas mereka, karena yang nyanyi itu masih anak-anak:
.
"رفع القلم عن ثلاث، منها عن الصبي حتى يعقل".
.
"Terangkat pena dari tiga (orang), diantaranya dari seorang anak sampai dia berakal".
.
Adapun yang selain anak-anak maka haram secara mutlak, dan Nabi Shollallohu 'Alaihi wa Sallam membolehkan untuk dua anak itu hanya khusus pada hari 'ied dan tidak pada hari selainnya.
.
Pada hari 'ied ini boleh untuk dirayakan, berbahagia, makan-makan dan bersenang-senang di dalamnya, membuat pertunjukan lainnya, seperti yang disaksikan oleh Ummul Mu'minin Aisyah terhadap orang-orang di dalam masjid.
.
Dan permainan ini sering dilakukan oleh kaum muslimin ketika 'idul fithr atau 'idul adha, adapun kalau hari-hari raya selain itu seperti perayaan maulid, isro mi'roj, nuzul Qur'an, tahun baru hijriyyah dan perayaan bid'ah lainnya maka tidak boleh merayakannya dan tidak boleh pula mengadakan acara-acara seperti itu di dalamnya.
.
Adapun perayaan orang kafir semisal tahun baru masehi, natal dan perayaan kebebasan dan yang semisalnya maka tidak boleh diadakan, merayakannya dengan berbagai bentuk kegiatan tetap tidak boleh, sama saja memainkan permainan, bermain petasan atau memainkan kembang api maka ini tidak boleh.
.
Permainan seperti ini yak'ni petasan atau bermain kembang api adalah permainan yang dimunculkan oleh orang Yahudi, Nasroni dan Majusi pada hari raya keagamaan mereka, yang kemudian ditiru oleh kaum Syi'ah dan kaum sesat lainnya.
.
Permainan ini sering dilakukan pula oleh orang awwam di Dammaj, terkhusus pada acara walimah, dan Syaikhuna Yahya Hafizhohulloh terus mengingkarinya dan beliau melarang para pemilik toko dari menjual petasan dan kembang api, karena menyebabkan terhambur-hamburkannya uang dan juga mengganggu kaum muslimin ya'ni membikin kaget.
.
Adapun kegiatan dan permainan yang dibolehkan pada 'idul fithri dan 'idul adha adalah setiap yang mubah yang tidak memudhorotkan diri dan tidak merugikan diri serta tidak mengganggu orang lain, semisal pertunjukan pencat silat, gulat dan permainan lainnya yang hukum asalnya adalah boleh.
.
Perayaan Nairuz dan Mihrajan yang dirayakan penduduk madinah, isinya hanya bermain-main dan makan-makan. Sama sekali tidak ada unsur ritual sebagaimana yang dilakukan orang majusi, sumber asli dua perayaan ini. Namun mengingat dua hari tersebut adalah perayaan orang kafir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya. Sebagai gantinya, Allah berikan dua hari raya terbaik: Idul Fitri dan Idul Adha.
.
Untuk itu, turut bergembira dengan perayaan orang kafir, meskipun hanya bermain-main, tanpa mengikuti ritual keagamaannya, termasuk perbuatan yang telarang, karena termasuk turut mensukseskan acara mereka.
.
Keempat, Allah berfirman menceritakan keadaan ‘ibadur rahman (hamba Allah yang pilihan),
.
و الذين لا يشهدون الزور …
.
“Dan orang-orang yang tidak turut dalam kegiatan az-Zuur…”
Sebagian ulama menafsirkan kata ‘az-Zuur’ pada ayat di atas dengan hari raya orang kafir. Artinya berlaku sebaliknya, jika ada orang yang turut melibatkan dirinya dalam hari raya orang kafir berarti dia bukan orang baik.'
.
*Ritual meniup Terompet Di Malam Tahun Baru Dan Bakar Petasan dalam Pandangan Islam.
.
Sejarah Terompet di Tahun Baru !
.
Seluruh penjuru dunia telah menyambut pergantian tahun. Seperti negara-negara lain di dunia, masyarakat di Indonesia pun juga demikian. Jika di beberapa negara Asia, seperti Jepang, Korea, dan China, masyarakatnya menghabiskan malam Tahun Baru dengan mengunjungi tempat ibadah untuk berdoa. Maka di Indonesia, meniup terompet sudah menjadi tradisi masyarakat saat menyambut pergantian tahun.
.
Sayangnya, hingga saat ini tak banyak orang yang tahu mengapa terompet dipilih untuk menyambut datangnya tanggal 1 Januari!! Mereka juga tak tahu hukumnya menurut syariat Islam!!!
.
Semula, budaya meniup terompet ini merupakan budaya masyarakat Yahudi saat menyambut tahun baru bangsa mereka yang jatuh pada bulan ke tujuh pada sistem penanggalan mereka (bulan Tisyri). Walaupun setelah itu mereka merayakannya di bulan Januari sejak berkuasanya bangsa Romawi kuno atas mereka pada tahun 63 SM. Sejak itulah mereka mengikuti kalender Julian yang kemudian hari berubah menjadi kalender Masehi alias kalender Gregorian.
.
Pada malam tahun barunya, masyarakat Yahudi melakukan introspeksi diri dengan tradisi meniup shofar (serunai), sebuah alat musik sejenis terompet. Bunyi shofar mirip sekali dengan bunyi terompet kertas yang dibunyikan orang Indonesia di malam Tahun Baru.
.
Sebenarnya shofar (serunai) sendiri digolongkan sebagai terompet. Terompet diperkirakan sudah ada sejak tahun 1.500 sebelum Masehi. Awalnya, alat musik jenis ini diperuntukkan untuk keperluan ritual agama dan juga digunakan dalam militer terutama saat akan berperang. Kemudian terompet dijadikan sebagai alat musik pada masa pertengahan Renaisance hingga kini.
.
Para pembaca yang budiman, inilah sejarah terompet dan asal penggunaannya. Dia merupakan syi’ar dan simbol keagamaan mereka saat merayakan tahun baru. Selain itu, terompet juga dipakai oleh bangsa Yahudi dalam mengumpulkan manusia saat mereka ingin beribadah dalam sinagoge (tempat ibadah) mereka.
.
Perkara ini telah dijelaskan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdullah bin Umar saat beliau berkata,
.
كَانَ الْمُسْلِمُونَ حِينَ قَدِمُوا الْمَدِينَةَ يَجْتَمِعُونَ فَيَتَحَيَّنُونَ الصَّلاَةَ لَيْسَ يُنَادَى لَهَا فَتَكَلَّمُوا يَوْمًا فِي ذَلِكَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ اتَّخِذُوا نَاقُوسًا مِثْلَ نَاقُوسِ النَّصَارَى وَقَالَ بَعْضُهُمْ بَلْ بُوقًا مِثْلَ قَرْنِ الْيَهُودِ فَقَالَ عُمَرُ أَوَلاَ تَبْعَثُونَ رَجُلاً يُنَادِي بِالصَّلاَةِ ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَا بِلاَلُ قُمْ فَنَادِ بِالصَّلاَةِ
.
“Dahulu kaum muslimin saat datang ke Madinah, mereka berkumpul seraya memperkirakan waktu sholat yang (saat itu) belum di-adzani. Di suatu hari, mereka pun berbincang-bincang tentang hal itu. Sebagian orang diantara mereka berkomentar, “Buat saja lonceng seperti lonceng orang-orang Nashoro”. Sebagian lagi berkata, “Bahkan buat saja terompet seperti terompet kaum Yahudi”. Umar pun berkata, “Mengapa kalian tak mengutus seseorang untuk memanggil (manusia) untuk sholat”. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Bilal, bangkitlah lalu panggillah (manusia) untuk sholat”.
.
--. [HR. Al-Bukhoriy (604) dan Muslim (377)]
.
Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata, “Terompet dan sangkakala sudah dikenal. Maksudnya (hadits ini), bahwa terompet itu ditiup lalu berkumpullah mereka (orang-orang Yahudi) saat mendengar suara terompet. Ini adalah syi’ar kaum Yahudi. Ia disebut juga dengan shofar (serunai)”.
.
--. [Lihat Fathul Bari (2/399), cet. Dar Al-Fikr]
.
Syaikhul Islam Abul Abbas Al-Harroniy berkata, “Tujuan kita disini bahwa Nabi tatkala membenci terompet Yahudi yang tertiup dengan mulut dan lonceng Nashoro (Kristen) yang dipukul dengan tangan, maka beliau menjelaskan sebab (beliau membenci terompet) bahwa ini (terompet Yahudi) termasuk urusan agama Yahudi, dan beliau menjelaskan sebab (beliau membenci lonceng) bahwa ini (lonceng Nashoro) termasuk urusan agama Nashara.
.
Karena penyebutan sifat setelah hukum menunjukkan bahwa ia adalah sebab bagi kebencian tersebut. Ini mengharuskan pelarangan dari segala perkara yang termasuk urusan agama Yahudi dan Nashoro”. Demikianlah perkaranya. Padahal terompet Yahudi, konon kabarnya ia terambil dari Musa dan bahwa di zaman beliau terompet ditiup. Adapun lonceng, maka ia perkara yang diada-adakan. Sebab mayoritas syariat kaum Nashoro telah diada-adakan oleh para pendeta dan ahli ibadah mereka.
.
Kebencian Rasul terhadap terompet Yahudi dan lonceng Nashoro adalah demi untuk menyelisihi ritual buruk mereka. Ini menuntut dibencinya jenis suara ini secara mutlak pada selain sholat juga. Karena hal itu termasuk urusan agama Yahudi. Sebab orang-orang Nashoro memukul lonceng di luar waktu-waktu ibadah mereka…Sungguh kebanyakan orang dari kalangan umat ini (baik raja, maupun selainnya) telah tertimpa oleh syi’ar Yahudi dan Nashoro ini”.
.
--. [Kitab Al-Iqtidho' (5/19)]
.
Sabda Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam tentang terompet :
.
فعن أبي عميرٍ بن أنسٍ عن عمومةٍ له من الأنصار قال: "اهتم النبي - صلى الله عليه وسلم - للصلاة كيف يجمع الناس لها؟ فقيل له: انصب راية عند حضور الصلاة فإذا رأوها آذن بعضهم بعضاً، فلم يعجبه ذلك، قال: فذكر له القنع يعني الشبور (هو البوق كما في رواية البخاري) ، وقال زياد: شبور اليهود، فلم يعجبه ذلك، وقال: ((هو من أمر اليهود))، قال فذكر له الناقوس، فقال: ((هو من أمر النصارى))، فانصرف عبد الله بن زيد بن عبد ربه وهو مهتمٌ لهمِّ رسول الله - صلى الله عليه وسلم ، فأُريَ الأذان في منامه
.
Dari Abu ‘Umair bin Anas dari bibinya yang termasuk shahabiyah Anshor, “Nabi memikirkan bagaimana cara mengumpulkan orang untuk shalat berjamaah. Ada beberapa orang yang memberikan usulan. Yang pertama mengatakan, ‘Kibarkanlah bendera ketika waktu shalat tiba. Jika orang-orang melihat ada bendera yang berkibar maka mereka akan saling memberi tahukan tibanya waktu shalat. Namun Nabi tidak menyetujuinya. Orang kedua mengusulkan agar memakai teropet. Nabi pun tidak setuju, beliau bersabda, ‘Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi.’ Orang ketiga mengusulkan agar memakai lonceng. Nabi berkomentar, ‘Itu adalah perilaku Nasrani.’ Setelah kejadian tersebut, Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi pulang dalam kondisi memikirkan agar yang dipikirkan Nabi. Dalam tidurnya, beliau diajari cara beradzan.”
.
. (HR. Abu Daud no. 498 dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu
Daud)
.
Dan Apa yang dinyatakan oleh Ulama, Syaikhul Islam amatlah benar. Anda bisa saksikan pada saat perayaan malam tahun baru, banyak diantara kaum muslimin yang jahil ikut-ikutan meniup terompet. Padahal semua itu adalah syi’ar agama Yahudi yang justru dilarang untuk ditiru...!
.
Lantaran itu, perbuatan ini kita harus jauhi, sebab Nabi pernah bersabda,
.
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
.
“Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut”
.
. (HR. Abu Dawud (4031). Di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (4347)]
.
Terakhir, kami nasihatkan kepada kaum muslimin agar menjauhkan terompet-terompet Yahudi dari anak-anak dan rumah-rumah kita setelah kita mengetahui haramnya, membenci dan meninggalkannya. Sebab, benda itu hanyalah mengingatkan kita kepada agama dan syi’ar kekafiran mereka!!!
.
Hukum Bermain Petasan
.
Yaa Ayyuhal Muslimun ~'
Ikhwah Fillah yg senantiasa di Rahmati oleh ALLAH TA'ALA.
Sesungguhnya ritual penggunaan Api dalam tatacara ibadah Kaum Majusi dari Persia. Mereka disebut orang-orang Majus dari Timur yang datang menyembah bayi Kristus di malam natal (sering disimbolkan dengan empat raja datang membawa persembahan berupa emas, dupa, dan minyak mur).
Majusi atau di sebut Zoroaster (Zarathustra). Ajaran Musyrik ini adalah agama nenek moyang Bangsa Persia, dan ajarannya tersebar luas bahkan sampai ke India. Majusi adalah suatu agama atau kepercayaan yang mengagungkan api sebagai sesembahan atau Tuhan. Maka ritual Api pada setiap perayaan kaum kuffar secara tidak langsung telah meniru (tasyabbuh) pada ritual kaum majusi.
Contoh : Ritual kembang api , mercon, petasan dan sejenisnya.
Untuk penggunaan kembang api alias mercon juga banyak mendapat sorotan dari para pengamat, apalagi para ulama yang memiliki kapasitas ilmu agama yang mumpuni. Sorotan itu muncul dari akibat yang ditimbulkan oleh mercon itu sendiri berupa adanya pelanggaran syar’iy dan hak asasi manusia. Beberapa pelanggaran itu, dapat kami paparkan kepada anda dalam beberapa poin berikut ini:
.
1. Menyia-nyiakan dan menghamburkan Harta (Mubazir)
.
Salah satu diantara pelanggaran yang terdapat dalam mercon alias petasan, ia mendorong generasi kita untuk bergaya hidup boros, menyia-nyiakan dan menghamburkan harta dalam perkara yang tak bermanfaat bagi dunia maupun akhiratnya. Nabi bersabda,
.
إِنَّ اللهَ كَرِهَ لَكُمْ ثَلَاثًا قِيلَ وَقَالَ وَإِضَاعَةَ الْمَالِ (الْأمْوَالِ) وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ
.
“Sesungguhnya Allah membenci bagi kalian tiga hal : desas-desus, menyia-nyiakan harta, dan banyak bertanya”.
.
. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (1477) dan Muslim dalam Shohih-nya (593)]
.
Bayangkan saja, bila di dalam sehari anak kita menghabiskan uang seribu, lima ribu, dua puluh ribu, atau bahkan mungkin ratusan ribu demi membeli petasan!! Bukankah ini pemborosan dan menyia-nyiakan harta!!! Jawabnya, jelas pemborosan yang dilarang oleh syariat!!!! Nah, inilah yang dicintai oleh setan pada manusia.
.
Allah berfirman,
.
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا
.
“Sesungguhnya pemboros-pemboros (mubadzir) itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”.
.
. (QS. Al-Israa’ : 27)
.
Ayat ini berbicara tentang larangan berlebihan dan boros dalam mengeluarkan dan menginfakkan harta kepada manusia. Jika menginfakkan harta saja secara berlebihan di jalan kebaikan dilarang, maka tentunya menginfakkan di jalan yang tiada guna (seperti, membeli mercon) lebih utama dilarang.
.
Sebagian ahli tafsir menjelaskan bahwa makna pemborosan dalam ayat ini adalah membelanjakan harta dalam perkara yang sia-sia, bukan dalam rangka ketaatan kepada Allah.
.
Seorang Ahli Tafsir bernama Az-Zajjaj berkata, “At-Tabdzir (pemborosan) adalah berinfak di dalam selain ketaatan. Dahulu orang-orang jahiliah senang menyembelih unta dan memboroskan harta demi mencari kebanggaan dan popularitas. Karenanya Allah memerintahkan berinfakkan sebagaimana adanya dalam perkara yang mendekatkan diri kepada Allah”.
.
-. [kitab Zaadul Masiir (4/158) karya Ibnul Jawziy]
.
Sebagian orang yang bermain petasan hanya ingin melampiaskan kesenangan, berbangga-bangga, dan mencari popularitas dengan meledakkan berbagai macam warna-warna petasan. Andaikan mereka kumpulkan harta yang mereka belanjakan tersebut demi berinfak dan bersedekah di masjid-masjid atau fakir miskin, niscaya kaum muslimin akan banyak terbantu dalam berbagai urusan. Dengan harta tersebut akan terbangun masjid-masjid, pesantren, dan berbagai fasilitas umum yang membawa banyak manfaat.
.
Tapi demikianlah setan selalu menggoda manusia agar kikir di jalan kebaikan. Padahal di dalamnya banyak keutamaan dan ampunan dari Allah. Sebaiknya, setan justru mendorong manusia agar berlaku boros di jalan yang tiada guna. Sedang boros itu maksiat yang mendatangkan murka Allah .
.
Allah berfirman,
.
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
.
“Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan dari-Nya dan keutamaan. dan Allah Maha luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui”.
.
--. (QS. Al-Baqoroh : 268)
.
Maknanya, setan menakut-nakuti kalian dengan kefakiran agar kalian tidak berinfak di jalan kebaikan. Sebaliknya ia akan memerintahkan kalian untuk bermaksiat dan berinfak di jalan maksiat.
.
--. [kitab Fathul Qodir (1/392) karya Al-Imam Asy-Syaukaniy ]
.
Alangkah benarnya firman Allah ini. Kita telah menyaksikan kaum muslimin bila membeli petasan yang melahirkan maksiat, maka mereka akan membelanjakan hartanya tanpa pikir. Jika diajak berinfak dan bersedekah untuk masjid, fakir-miskin, anak yatim dan lainnya, maka mereka amat kikir dan berpikir seribu kali dalam berinfak. Bahkan banyak diantara mereka enggan berinfak di jalan kebaikan.
.
2. Melahirkan Kecemasan
.
Perkara buruk yang dilahirkan oleh Letusan petasan / mercon, ia membuat orang yang mendengarnya, orang yang lewat dan beribadah menjadi cemas , terkejut atau bahkan ketakuan. Mereka yang sengaja membakar mercon itu telah membuat orang cemas, sebab sebagian petasan itu menyebabkan kebakaran, rusaknya atap, rusaknya barang-barang lain. Inilah Dampak Mudharat-nya (Kerusakannya) !
.
Di sebagian tempat, ada seorang anak iseng yang pernah membuang petasan ke arah pengendara motor sehingga orang itu hampir jatuh dari kendaraannya karena kaget. Akhirnya, orang itu turun dari motornya seraya memukul anak itu. Bahkan bukan suatu hal yang mustahil, bila disana sudah banyak korban lalu lintas akibat suara petasan, atau adanya orang-orang yang semakin akut penyakitnya akibat mendengar suara petasan yang mengerikan!!
.
Padahal di dalam Islam, Nabi melarang kita mengagetkan seorang muslim.
.
Abdur Rahman bin Abi Laila berkata, “Sebagian sahabat Muhammad menceritakan kami bahwa mereka pernah melakukan perjalanan bersama Nabi . Lalu tidurlah seorang laki-laki diantara mereka. Sebagian orang mendatangi tali yang ada pada laki-laki itu seraya mengambil tali itu. Nah, laki-laki itu pun kaget dan terbangun dari tidurnya. Karenanya, Nabi bersabda,
.
لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا
.
“Tidak halal bagi seorang muslim untuk membuat takut seorang muslim”.
.
--. [HR. Abu Dawud (5004). Di-shohih-kan oleh Al-Albaniy dalam Ghoyah Al-Maram (447)]
.
Sahabat ini hanya mengagetkan dan membuat temannya jadi cemas dengan mengambil talinya. Itu saja dilarang oleh Nabi . Nah, bagaimana kira-kira pandangan kalian dengan para pemain petasan yang mengagetkan dan membuat cemas banyak orang!!
.
3. Mengajarkan Kebiasaan Hidup yang Arogansi dan Kasar...!
.
Kebiasaan hidup arogansi (angkuh) dan kasar terlihat jelas pada diri orang yang bermain petasan. Jika dinasihati, ia tak mendengar, malah terus dalam meledakkan merconnya. Jika dilarang, maka semakin menjadi-jadi dan melawan.
.
Sering kali kita melihat anak yang bermain mercon alias petasan melemparkan petasannya ke arah teman atau orang lain. Ini adalah sikap kasar!! Tak jarang kita melihat para peledak mercon yang melemparkan petasannya ke atas rumah dan bangunan orang sehingga mengganggu orang lain, atau bahkan merusak barang orang atau menyakiti badan mereka. Itu semua adalah kekasaran. Sikap kasar seperti ini amat dibenci oleh Nabi !!! Rasulullah bersabda,
.
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ الْجَوَّاظُ وَلاَ الْجَعْظَرِيُّ
.
“Tak akan masuk surga orang yang kasar dan menyombongkan diri”.
.
--. [HR. Abu Dawud (4803). Di-shohih-kan Al-Albaniy dalam Shohih Al-Jami' (7669)]
.
Disebutkan dalam sebuah buku yang berjudul “Gun Powder” (hal. 42) karya Brenda J. Buchanan, bahwa bubuk mesiu yang konon kabarnya ditemukan oleh para ahli kimia di negeri Cina pada abad ke-9, sedianya digunakan sebagai peledak dalam dunia perang, kini digunakan sebagai permainan dalam dunia damai!! Tak heran bila para pengguna mercon yang mengandung mesiu itu juga berlagak kasar seperti para serdadu kejam!!! Tak pandang bulu dan waktu dalam menggunakan mercon!!!!
.
4. Mengganggu Ibadah dan Ketenangan Masyarakat Umum.
.
Cukuplah menjadi sebuah alasan tentang haramnya bermain mercon alias petasan atau kembang api, ia mengganggu aktifitas, ibadah dan ketenangan orang lain.
.
Coba kita berpikir, orang yang membaca Al-Qur’an saja dengan suara keras sehingga mengganggu orang sholat di sampingnya, itu saja dilarang. Nah, bagaimana pandangan anda kira-kira dengan orang yang bermain petasan mengganggu khusyuknya orang yang sholat tarwih atau sholat lain. Tentunya lebih layak penggunaan mercon dilarang!! Seorang sahabat bernama Al-Bayadhiy berkata,
.
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ عَلَى النَّاسِ وَهُمْ يُصَلُّونَ وَقَدْ عَلَتْ أَصْوَاتُهُمْ بِالْقِرَاءَةِ فَقَالَ إِنَّ الْمُصَلِّي يُنَاجِي رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فَلْيَنْظُرْ مَا يُنَاجِيهِ وَلَا يَجْهَرْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ بِالْقُرْآنِ
.
“Rasulullah pernah keluar menemui manusia, sedang mereka melaksanakan sholat, dan sungguh suara mereka tinggi dalam membaca Al-Qur’an. Lantaran itu, beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang sholat sedang ber-munajat (berbisik) dengan Rabb-nya . Karenanya, perhatikanlah sesuatu yang ia munajatkan, dan janganlah sebagian orang diantara kalian mengeraskan suaranya atas yang lain dalam bacaannya”.
.
--. [HR. Ahmad dalam Al-Musnad (4/344/no. 19022). Hadits ini di-shohih-kan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (no. 856)]
.
Inilah beberapa sisi yang menjelaskan keharaman bermain petasan. Walaupun disana masih ada sisi lain yang belum kami sebutkan karena sempitnya halaman buletin ini. Tapi yang sedikit ini sudah mewakili yang lain. Semoga menjadi pelajaran dan nasihat bagi kita semua: orang tua dan anak.
.
Sebuah Renungan, Ritual Perayaan Tahun Baru !
.
Anda ikut merayakan tahun baru, anda telah mengikuti siapa...?
..
Perayaan tahun baru ternyata bukan sesuatu yang baru, bahkan ternyata itu adalah budaya yang sangat kuno, bebarapa umat melakukan. Perayaan itu, diantaranya adalah hari raya Nairuz, dalam kitab al Qomus. Nairuz adalah hari pertama dalam setahun, dan itu adalah awal tahun matahari.
.
Orang-orang Madinah dahulu pernah merayakannya sebelum kedatangan Rasulullah . Bila diteliti ternyata ternyata itu adalah hari raya terbesarnya orang Persia bangsa Majusi para penyembah api, dikatakan dalam sebagian referensi bahwa pencetus pertamanya adalah salah satu raja-raja mereka yaitu yang bernama Jamsyad.
.
Ketika Nabi datang ke Madinah beliau mendapati mereka bersenang-senang merayakannya dengan berbagai permainan, Nabi berkata: ‘Apa dua hari ini’, mereka menjawab, ‘Kami biasa bermain-main padanya di masa jahiliyah’, maka Rasulullah bersabda:
.
إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الأَضْحَى وَيَوْمَ الْفِطْر
.
“Sesungguhnya Allah telah menggantikan untuk kalian dua hari itu dengan yang lebih baik dari keduanya yaitu hari raya Idul Adha dan Idul Fitri.
.
--. [Shahih, HR Abu Dawud disahihkan oleh asy syaikh al Albani]
.
Para pensyarah hadits mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua hari yang sebelumnya mereka rayakan adalah hari Nairuz dan hari Muhrojan [Mir’atul mafatih]
.
Di samping majusi, ternyata orang-orang Yahudi juga punya kebiasaan merayakan awal tahun, sebagian sumber menyebutkan bahwa perayaan awal tahun termasuk hari raya Yahudi, mereka menyebutnya dengan Ra’su Haisya yang berarti hari raya di penghujung bulan, kedudukan hari raya ini dalam pandangan mereka semacam kedudukan hari raya Idul Adha bagi muslimin.
.
Lalu Nashrani mengikuti jejak Yahudi sehingga mereka pun merayakan tahun baru. Dan mereka juga memiliki kayakinan-keyakinan tertentu terkait dengan awal tahun ini.
.
--. [Kitab Bida’ Hauliiyyah]
.
Tidak menutup kemungkinan masih ada umat-umat lain yang juga merayakan awal tahun atau tahun baru, sebagaimana disebutkan beberapa sumber. Yang jelas, siapa mereka?, tentu, bukan muslimin, bahkan Majusi penyembah api, nasrani penyembah Yesus dan Yahudi penyembah Uzair.
.
Jadi siapa yang anda ikuti dalam perayaan tahun baru ini?
Lebih dari itu, ternyata perayaan tahun baru ini telah dihapus oleh Rasulullah, bukankah anda ingat hadits di atas?, Nabi menghapus perayaan Nairuz dan Muhrojan dan mengganti dengan idul Fitri dan Adha.
.
Lalu, kenapa muslimin menghidup-hidupkan sesuatu yang telah dimatikan Rasulullah.
.
Kata Ibnu Taimiyyah , Allah mengganti (Abdala) konsekwensi dari kata Abdala (mengganti) adalah benar-benarnya terhapus hari raya yang dulu dan digantikan dengan penggantinya, karena tidak bisa berkumpul antara yang mengganti dan yang digantikan.
.
Tapi, kenyataannya justru tetap saja umat ini merayakan tahun baru, melanggar sabda Rasulullah, sungguh benar berita kenabian Rasulullah :
.
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ ، وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ ، حَتَّى لَوْ سَلَكُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوهُ .قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ ، الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ: فَمَنْ
.
“Benar-benar kalian akan mengikuti jalan-jalan orang yang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga bila mereka masuk ke lubang binatang dhob (semacam biawak), maka kalian juga akan memasukinya. Kami berkata: Wahai Rasulullah Yahudi dan nashrani? Beliau berkata: Siapa lagi?.”
.
--. [Shahih, HR. Al Bukhori, Muslim dan yang lain]
.
Kaum muslimin Rahimakumullah…
.
Belum lagi, apa yang mereka lakukan dalam perayaan tahu baru? Bukankan berbagai kemungkaran yang sangat bertolak belakang dengan ajaran agama. Kalau anda dari jenis orang yang pobhi dengan ajaran agama, saya katakan, bukankah dalam acara itu banyak terjadi hal-hal yang bertentangan dengan kesusilaan, abad, sopan santun, kehormatan jiwa dan berbagai kemuliaan-kemuliaan yang lain.
.
Hampir semua atau semua yang terjadi adalah kerendahan dan kehinaan martabat manusia apalagi martabat muslim. Tentu kita semua, saya dan anda dan mereka, sebenarnya menyadari akan hal itu, lalu kapan kita akan meninggalkannya, mengapa masih saja memeriahkan acara tersebut, tidakkah kita kembali saja kepada kehormatan kita dan kemuliaan kita serta tentunya ajaran agama kita?.
.
Bersihkan dari bercak-bercak perayaan tahun baru, joget, pentas musik yang identik dengan kerendahan moral, minuman-minuman keras dan obat-obat terlarang, pembauran antara lawan jenis yang merusak moral, sampai pada pesta hura-hura dengan pakaian minim, pamer aurat, pacaran dan perzinaan, apakah kita mengingkari terjadinya hal itu?
.
Berbagai sumber berita menyebutkan bahwa penjualan alat kontrasepsi baik kondom atau yang lain meningkat tajam dari tahun ke tahun menjelang perayaan malam tahun baru. Miris, kenyataan yang memperihatinkan, inikah moral bangsa kita, dimana susila dan dimana ajaran agama? Bila anda seorang muslim atau muslimah tidakkan takut dengan ancaman Allah , Nabi bersabda:
.
إذا ظهر الزنا و الربافي قرية فقد أحلوا بأنفسهم عذاب الله
.
”Tidaklah nampak pada sebuah daerah zina dan riba melainkan mereka telah menghalalkan adzab Allah untuk diri mereka”
.
--. [Hasan, HR Abu Ya’la, al Hakim dan dihasankan oleh Asy Syaikh al Albani]
.
Juga, …
لم تظهر الفاحشة في قوم قط حتى يعلنوا بها إلا فشا فيهم الأوجاع التيلم تكن في أسلافهم
.
“Tidaklah tampak pada suatu kaum pun perbuatan keji (zina, homoseks) sehingga mereka menampakkannya melainkan akan menyebar ditengah-tengah mereka penyakit-penyakit yang tidak pernah ada pada umat sebelumnya”
.
--. [Shahih, HR al Baihaqi, disahihkan oleh Asy Syaikh al Albani]
.
Wahai Saudaraku muslim… Saudariku muslimah…
Masihkan kamu ingin menodai diri anda ….?
.
*Ikuti Ritual Budaya Orang Kafir, Maka Akan jadi Seperti Mereka !
.
Sesungguhnya Allah yang telah menganugerahkan kepada kita nikmat yang paling agung, yaitu nikmat Islam. Nikmat ini tidak bisa ditandingi oleh nikmat-nikmat yang lain. Dengannya, kita berada di atas petunjuk. Mengamalkannya akan menghantarkan kepada keselamatan dan kebahagiaan dunia-akhirat.
.
Karenanya, kita harus senantiasa bersyukur atas nikmat ini dengan menjaganya dan memohon keteguhan dalam berpegang teguh dengannya hingga kematian menjemput. Karena Allah telah membuat satu adat kebiasaan, bahwa siapa yang hidup di atas sesuatu maka ia akan wafat di atasnya, dan siapa yang mati di atas sesuatu maka ia akan dibangkitkan sesuai dengan kondisi saat itu.
.
“Dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.”
.
--. (QS. Ali Imran: 102)
.
Janganlah ada kesengajaan berpaling dari Islam, karena akan membuat rugi dunia-akhirat. Sesungguhnya musuh-musuh Islam senantiasa berusaha merusak nikmat yang agung ini dengan berbagai cara dan dengan segenap kekuatan yang dimilikinya. “Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.”
.
--. (QS. Al-Taubah: 32)
.
Mereka hendak menjadikan kaum muslimin kafir, sebagaimana mereka telah kafir. Allah 'Azza wa Jalla berfirman, “Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka).”
.
--. (QS. Al-Nisa’: 89)
.
Usaha mereka untuk menghancurkan Islam tersebut sudah dimulai sejak era Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu era Khulafa’ rasyidin, dan dilanjutkan pada era-era sesudahnya hingga zaman kita sekarang. Senjata yang mereka gunakan sangat beragam seperti ekonomi, budaya, atau kekuatan militer, dan yang lainnya. Namun tujuannya yang mereka inginkan sama, yaitu menghancurkan Islam dan memurtadkan kaum muslimin darinya.
.
Kesimpulan ini bukan tanpa alasan atau tuduhan yang tidak berdasar. Tapi, dengan kabar berita dan peringatan yang telah Allah sampaikan kepada Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wasallam. Bahkan Kabar tersebut menyebutkan, kelompok yang ingin merusak Islam bukan dari satu kelompok saja, tapi juga dari kalangan musyrikin, Yahudi, Nasrani, Atheis, dan dari kaum munafikin.
.
Allah berfirman tentang permusuhan kaum musyrikin,
.
وَلا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
.
“Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”
.
--. (QS. Al-Baqarah: 217)
.
Allah menerangkan tentang permusuhan Yahudi dan Nasrani terhadap kaum muslimin,
.
وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ
.
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.”
.
--. (QS. Al-Baqarah; 120)
.
Yahudi dan Nasrani berusaha untuk mengajak kaum muslimin untuk mengikuti ajaran mereka (di antaranya adalah budaya dan tradisi mereka), dan berusaha mempropagandakannya ajaran bathil-nya kepada umat Islam.
.
وَقَالُوا كُونُوا هُوداً أَوْ نَصَارَى تَهْتَدُوا قُلْ بَلْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفاً وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
.
“Dan mereka berkata: "Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk". Katakanlah: "Tidak, bahkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik".”
.
--. (QS. Al-Baqarah: 135)
.
Maka Marilah kita renungkan bersama semua Nasehat dan peringatan ini , demi tegaknya Aqidah Tauhid dan kita selisihi kaum Kuffar, sehingga kita semua terhindar dari perkara-perkara bathil. Dan Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua agar bisa berpegang dengan ajaran Islam dan diselamatkan dari segala bentuk meniru-niru orang kafir.
.
Karena seorang muslim semestinya tahu bahwa tidak ada agama yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kecuali agama Islam, dan bahwa agama ini telah menghapus agama-agama yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya. Sehingga kalau agama yang benar yang dibawa oleh para rasul saja dihapus dengan datangnya agama yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, lalu bagaimana dengan agama yang sudah berubah sebagaimana agama Yahudi dan Nashara yang ada sekarang ini?
.
Maka tentunya sangatlah tercela perbuatan orang-orang yang meniru-niru ritual orang kafir.
.
Wallahu ta’ala a’lam bish shawab.
Wallahul musta’an.
Wa shallallahu ‘alaa Nabiyyina Muhammad.
Subhanaka Allahumma wa bihamdika asyhadu alla lailaha ila anta astaghfiruka wa atubu ilaika. Walhamdulillahirobbil ‘alamin.
Photo

Post has attachment
Di Kutip dari ajaran Kitab karya Pendeta SYI'AH (berdasarkan dari Petunjuk Imam Mahdi Versi SYI'AH) dia berfatwa :
.
".. Tidak Wajib Sholat JUM'AT, bahkan Hukumnya HARAM .."
" ... menggunakan NARKOBA itu Hukumnya HALAL ...."
.
Pendeta Syi'ah Rafidhah yang terkenal, As-sayyid Nikmatullah al-Jazairi dalam kitab al-Anwar an-Nu’maniyyah (IV/54-56) dia berkata :
.
" bahwa at Taqiy al-Majlisi (Tokoh Syiah terdahulu ) mengkonsumsi ganja pada saat puasa sunnah, sedang dalam puasa wajib / Ramadhan meninggalkannya karena takut di-cemooh orang awam!
.
Ni’matullah al-Jazairi menyebutkan bahwa : imam al-Shadiq bersabda : " ..kalau kalian melihat manusia sangat menyenangi sesuatu maka tinggalkanlah / biarkanlah. Ini, narkoba ini orang-orang pada suka kepadanya dengan kesukaan yang sangat besar, (maka) tidak mungkin dilarang...! "
.
Kemudian dikatakan : ".. dari itu kamu lihat para Athyaf (pengkhayal), para ahlam (orang berakal) telah berselisih tentang ganja / narkoba…"
.
Sementara pada kitab yang sama, dia juga mengatakan bahwa : " ..orang yang shalat Jum’at haram dan Kafir, dan dia mengatakan bahwa imam mahdi melarangnya melakukan shalat jumat melalui mimpi ! "
.
--------- Selesai Kutipan-------------
.
Dari tulisan Fatwa pada kitab milik Pendeta Syi'ah tersebut ..
Maka kita dapat mengambil beberapa analisa dan kesimpulan :
.
1. Pendeta Syi'ah mengajarkan memakai Narkoba (HALAL)
2. Pendeta Syi'ah menganggap Narkoba tidak perlu di larang.
3. Pendeta Syi'ah melarang kaum Syi'ah ibadah Sholat Jum'at
4. Pendeta Syi'ah menganggap orang yg Sholat Jum'at : KAFIR !
5. Pada Umumnya kaum Syi'ah yang ikut Sholat Jum'at belum mengetahui Fatwa dari pendetanya ini.
.
Atau bisa jadi pengikut Syi'ah tersebut tetap ikut melaksanakan sholat Jum'at di tengah umat Islam ; sebagai Strategi TAQIYAH (berpura-pura sebagai muslim Sunni, agar tidak di cap sebagai pengikut Syi'ah).
.
Adapun dari beberapa Informasi yang kami dapatkan menyebutkan bahwa di Iran , pada hari Jum'at sangat jarang sekali Mesjid-mesjid milik kaum Syi'ah yang menyelenggarakan ibadah Sholat Jum'at. Bahkan bagi orang Syiah, shalat itu cukup tiga waktu saja. Shalat Dhuhur dan Ashar dijamak dalam satu waktu, shalat Maghrib dan Isya dijamak dalam satu waktu. Shalat yang berdiri sendiri hanyalah shalat Subuh.
.
Demikianlah ajaran JAHIL dan BATHIL dari Syi'ah Rafidhah.
___________________
.
Foto : Screenshot kutipan Sampul kitab karya pendeta Syi'ah ; As-sayyid Nikmatullah al-Jazairi dalam kitab al-Anwar an-Nu’maniyyah (IV/54-56) , Gambar dari foto ini di ambil dari Syekh Khalid al-Washshabi (Ulama Sunni / Ahlu Sunnah) saat berhadapan dengan seorang Tokoh Syi'ah , dalam acara debat yang di tayangkan oleh TV Shafa.
.
http://www.gensyiah.com/imam-mahdi-syiah-narkoba-itu-halal-sholat-jumat-itu-haram.html
.
Cek Sumbernya pada link berikut ini, klik ---> http://4.bp.blogspot.com/-iNlPOKursvU/URkhkFRPHUI/AAAAAAAAF-Y/n3xsT5wdDM8/s1600/narkoba1.jpg
.
http://3.bp.blogspot.com/-nw2h1q3_QHo/URkh-AitTjI/AAAAAAAAF-g/XTfPDYv5fXI/s1600/narkoba2.jpg
.
http://www.gensyiah.com/wp-content/uploads/2013/02/narkoba4.jpg
.
http://3.bp.blogspot.com/-zQJ7ySc-RbQ/URki7H423zI/AAAAAAAAF_A/q0fK4wl-N64/s1600/narkoba6.jpg

AMALAN KECIL
بسم الله الرحمن الرحيم

NASEHAT
🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜🐜

Jika engkau melihat seekor SEMUT terpeleset dan jatuh di air,
maka angkat dan tolonglah ia...
barangkali itu menjadi penyebab AMPUNAN bagimu di akherat..

Jika engkau menjumpai BATU kecil di jalan yang bisa
menggangu jalannya kaum muslimin,
maka singkirkanlah ia,
barangkali itu menjadi penyebab dipermudanya JALANmu menuju surga.

Jika engkau menjumpai ANAK AYAM terpisah dari induknya,
maka ambil dan susulkan ia dengan induknya,
semoga itu menjadi penyebab Alloh Subhanahu wa Ta'ala MENGUMPULKAN dirimu dan keluargamu di surga.

Jika engkau melihat ORANG TUA membutuhkan tumpangan,
maka antarkanlah ia...
barangkali itu mejadi sebab KELAPANGAN rezekimu di dunia.

Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ILMU agama,
maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak2 mu, .
setidaknya itu menjadi AMAL JARIYAH untukmu..
yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.

jika engkau tidak bisa berbuat KEBAIKAN sama SEKALI,
maka Tahanlah TANGAN dan LISANMU dari MENYAKITI...
setidaknya itu menjadi SHODAQOH darimu.
Al-Imam Ibnul Mubarok Rohimahulloh berkata:
رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ
“Sangat banyak AMALAN KECIL,
akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya.
Dan sangat banyak amalan besar,
menjadi kecil karena niat pelakunya”
Jangan pernah MEREMEHKAN kebaikan,
bisa jadi seseorang itu masuk surga
BUKAN karena puasa sunnahnya,
BUKAN karena panjang sholat malamnya,
TAPI karena AKHLAQ baiknya dan SABARnya,
ketika MUSIBAH datang melanda
Rosululloh Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda:
« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».
“Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun,
meskipun kamu hanya bertemu dengan saudaramu dengan wajah berseri-seri (wajah tersenyum).”
(HR. Muslim)

👍 Semoga bermanfaat
👍 Silahkan share

Post has attachment
Terkait Perkembangan Syiah di Indonesia, Syaikh al-'Arifi: "Pisau-Pisau Syiah Untuk Menyembelih Akan Menuju Leher Anak-Anak Kalian"

Saksikan & renungilah beberapa perkembangan Syiah di Indonesia berikut:

1. Bulan lalu ABI secara resmi usai mengadakan mukhtamar Syiah (baca disini)

2. Beberapa hari lalu Syiah Iran taqiyah dengan menawarkan pembangunan masjid untuk bisa ditempati sunni dan syiah (baca disini).

3. Beberapa hari lalu juga Syiah mengintimidasi Ulama Persis (baca disini)

4. Bulan lalu Syiah meneror dan mengancam agar Ikhwan Salaf Garut tidak menyampaikan kesesatan Syiah (baca disini).

5. Pemerintahan yang ada sekarang, Jokowi mendapat sambutan hangat dan didukung penuh oleh Syiah Internasional. (baca disini)

6. Emilia Renita terang-terangan akan laksanakan misi selama 5 tahun ini (baca disini).

7. Ulama Syiah dengan tenang berceramah di masjid Istiqlal, Jakarta (baca disini).

8. Syiah berhasil menyusup ke kampus-kampus Negeri di Indonesia (baca disini).

9. Jalaludin Rahmat pentolan Syiah berhasil menduduki kursi DPR (baca disini)

9. Imigran Syiah yang di duga milisi tentara Syiah dari luar negeri sudah sampai di Indonesia (baca disini).
Tidakkah kita sadar bahwa gerak Syiah untuk menyingkirkan kita Kaum Muslimin dari NKRI benar-benar nyata dan terlaksana? Seakan visi dan misi mereka sudah di depan mata. MELENYAPKAN AHLUS SUNNAH DARI INDONESIA.

Terkait perkembangan Syiah di seantero dunia Islam, ulama besar Syaikh Al-Arifi berpesan dan

mengingatkan Muslimin Indonesia:

إن السكاكين التي تذيح أطفال سوريا فإنها في طريق إلى رقاب أطفالنا و أطفالكم. إن لم ننصرهم, فإن الصفويين يرون ذبحنا و ذبح أطفالنا و تقطيعات أجسادنا يرون قربة في دينهم
يكسبون بها ثوابا

“Sesungguhnya pisau-pisau yang menyembelih anak-anak suriah sekarang sedang dalam perjalan menuju leher anak-anak kita dan anak-anak kalian (diindonesia). Jika kita tidak menolong mereka,sesungguhnya orang-orang shofawiyyah (sebuah daulah syiah di iran) akan memilih untuk menyembelih kita dan anak-anak kita dan akan memutilasi tubuh-tubuh kita. Mereka berpendapat itulah jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah dalam ajaran agama mereka. Mereka mengharapkan pahala dengan semua itu”

Ketahuilah, indonesia adalah negara berpenduduk mayoritas beragama islam, maka bebaskanlah indonesia dari agama syiah karena dia adalah agama kufur dan jauh lebih buruk dari agama yahudi dan nashrani. Mereka berlatih kungfu, muangtay, taiboxsing dan karate setiap hari.

Jangan sekali-kali anda menunda untuk menyebarkan kesesatan dan kekufuran syiah, sebelum datangnya penyesalan jika indonesia akan mengalami sebuah kejadian sebagaimana yang dialami oleh suriah.

Ajarkan keluarga anda akan kesesatan syiah, jika anda tidak ingin keluarga akan mengalami musibah sebagaimana musibah di suriah. (nisyi/syiahindonesia.com)
Photo

Post has attachment
PhotoPhotoPhoto
08/12/15
3 Photos - View album

Post has attachment
Kekejaman agama syiah laknatulloh n sekutu terhapad saudara muslim di suriah dll..
PhotoPhotoPhotoPhotoPhoto
07/12/15
121 Photos - View album
Wait while more posts are being loaded