sma kelas dua, entah dibulan apa aku lupa, situasi saat itu mendebarkan, disamping  kantin sekolah yang sekaligus tempat tinggal penjaga sekolah, letaknya tidak jauh dibelakang gedung sekolah kami, dilahan yang ditumbuhi tanaman sayur mayur olahan si penjaga sekolah, aku sudah lupa namanya, ada terpaan laksana cahaya indah disertai semerbak aroma cinta yang meradiasikan kehangatan diwajahku, tersenyum padaku dengan tatapan matanya yang tak pernah lepas dari lamunanku ditiga malam minggu waktu itu, pacar baruku.

bangunan sekolah kami terletak dipinggir sebuah jalan lama peninggalan belanda yang sudah dibangun jalan baru disebelahnya, jalan lama itu berujung sebuah jembatan putus yang kabarnya sengaja dirusak para pejuang untuk menghambat laju bantuan tentara belanda kedaerah sekitar yogyakarta.

ahc . . .  aku mencoba melupakanya.
Wait while more posts are being loaded