Profile cover photo
Profile photo
Felix Siauw
333,713 followers -
Penulis dan Pengemban Dakwah
Penulis dan Pengemban Dakwah

333,713 followers
About
Felix's posts

Post has attachment
Dari keluarga besar @YukNgajiID juga mengucapkan selamat hari raya Iedul Fitri 1438 H :D

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Semoga Allah terima semua ibadah dari kami dan dari sahabat semua, puasa kami dan puasa sahabat semuanya

Selamat Hari Raya Iedul Fitri, 1 Syawal 1438 H

Semoga ketakwaan kita meningkat setelah sebulan berpuasa, dan kerinduan kita akan penerapan Kitabullah dan Sunnah makin menetap. Semoga Allah segerakan pertolongan-Nya pada ummat Nabi Muhammad saw

Post has attachment
Perpisahan Itu Tiba

Usai sudah masa-masa penuh berkah itu, 29 malam dimana Allah berikan tambahan rakaat-rakaat untuk mengiba dan meminta kepada-Nya, mengemis ampunan

Allah kuatkan kaki-kaki kita untuk berdiri, dan lisan kita untuk melafadzkan ayat-ayat-Nya, diringankan bagi kita tangan kita untuk senantiasa berbagi, mencari keberkahan

Setelah ini, ada 11 bulan perjuangan sebelum kita berjumpa lagi dengan malam-malam itu, yang selalu kita rindukan, begitu cepat berlalu menyisakan dalamnya kerinduan

Belum lama ia pergi, tapi sudah menyisakan kenangan, akan syahdunya bacaan Fatihah tiap tarawih, senyapnya saat itikaf, serta alunan sayup tanpa putus dari Al-Quran

Airmata yang jatuh tiap-tiap doa dipanjatkan dengan penuh harap dan cemas, menjelang berbuka dan sesaat selepasnya, adzan maghrib yang ditunggu dengan kesabaran

Duhai indahnya malam-malam itu, dimana kaki-kaki berganti memasuki masjid, memenuhi shaf-shafnya, bertakbir bersama mengagungkan Allah, dengan pengharapan

Allah bukakan hati kita untuk memahami Al-Qur'an, tambahan tenaga untuk mengkhatamkannya, dan kelembutan jiwa untuk mampu menangis saat Al-Quran dibacakan

Kita tak tahu apakah Allah berkenan atas ibadah kita di malam-malam itu, bagaimanapun kita hanya bisa berharap. Semoga ada diantara malam itu dimana kita diampunkan

Semoga Allah jadikan lapar dan haus sebagai sebab kita boleh minum dari telaga Rasulullah. Berdirinya kita di malam-malam itu sebagai saksi saat kita berdiri di yaumil hisab

Semoga lelahnya kita mendaras Al-Quran jadi sebab Al-Quran memberi syafaat bagi kita saat lisan kita tak lagi mampu berikan pembelaan bagi kita di hadapan Allah Azza wa Jalla

Semoga mata yang terjaga di malam-malamnya diharamkan dari neraka, dan harta yang dibagikan itu menjadi penyuci dan pemberat amalan salih kita dan keluarga

Semoga di tahun depan kita berjumpa lagi dengan Ramadhan, bila tidak, semoga ini Ramadhan terbaik bagi kita, hingga kita bisa masuk surga bersama keluarga kita
Photo

Post has attachment
Asal Jangan Menyinggung Penguasa

Di negeri ini, Anda bebas berkata apa saja semau anda, asal jangan menyinggung penguasa, bila Anda tetap lakukan siap-siap menanggung segala konsekuensinya

Mulai dari dituduh makar sampai menggoyang negara, bisa jadi juga muncul kasus pencucian uang sampai perbuatan mesum, di negeri ini yang palsu bisa dianggap asli

Tak peduli Anda ulama, habaib, pendidik, tokoh masyarakat, yang sudah berjasa banyak bagi ummat dan negara, bila anda menyinggung penguasa, anda musuh negara

Dipastikan nama Anda akan laku di media, media mainstream juga media sosial. Para buzzer bayaran akan menghina, cela, dan membunuh karakter anda segera

Di negeri ini, Anda bebas berkata semau Anda, seekstrim atau sesesat apapun, mulai dari semua agama sama, atau hijab tidak wajib, atau LGBT itu karunia Allah

Terserah Anda, semua tidak mengapa, alasannya negeri ini menganggap semua itu sebagai HAM, kebebasan berbicara, yah selama itu tidak menyinggung penguasa

Bahkan kalau Anda juga menyertakan yang disukai penguasa dan bagian kampanye partainya, seperti pluralisme, agama itu warisan, toleransi dan keragaman, nasib Anda baik

Anda bakal dipuji-puji, digadang-gadang sebagai ulama yang paling hebat sepanjang abad, diundang ke istana, menghiasi media, dan biasanya dikasi jabatan dan tunjangan

Jadi yang namanya kebenaran, adalah apa yang dianggap penguasa benar. Bila tak sesuai dengan tafsir penguasa, siap-siap saja dianggap anti-Pancasila, anti-NKRI

Tak peduli apapun yang sudah Anda sumbangkan untuk negeri, semuanya dianggap tidak wujud, sebab satu-satunya peran yang dianggap apabila anda mendukung partainya

Bila kepentingannya terganggu sebab Anda, maka Anda radikal. Bila Anda menjegal kepentingan politiknya, maka Anda bukan Indonesia, Anda bukan juga Pancasila

Untungnya yang memberi pahala dan siksa bukan penguasa, sebab kita mencintai Islam, kita mencintai negeri ini. Sebab kita cinta pada negeri ini, jalan terbaiknya dengan taat

Suarakan terus dakwah dan ketaatan pada Allah, yang jadi sebab kita beramal adalah Allah. kebanaran itu tak pernah datang dari manusia, hanya dari Allah semata
Photo

Post has attachment
2 Hari Dan 1 Malam Tersisa

Hanya 1 malam lagi yang tersisa bagi kita, sebelum kita ditinggal pergi Ramadhan. Tahun depan ia akan hadir kembali, yang jadi pertanyaan, masihkah kita diberi kesempatan?

Karena kita sebenarnya sedang berpacu dengan maut, apakah kita mampu mendahuluinya dengan amal salih, ataukah maut yang mendahului kita bersama penyesalan

Di awal Ramadhan mungkin diantara kita ada yang berat dalam menyambutnya, terbayang makan yang kurang, tidur yang juga sedikit, dan tambahan-tambahan ibadah

Tapi di penghujungnya kita ingin kembali menambah waktu untuk bersama Ramadhan, itulah namanya penyesalan. Hidup pun bisa jadi begitu, sadar di ujung-ujungnya

Berpikirlah kedepan, hingga kita bisa menghidupi saat ini dengan maksimal. Jangan sampai kita baru berpikir tentang saat ini ketika sudah di masa depan, menyesal namanya

Amal salih memang tak sebatas Ramadhan, hanya bila sudah disediakan banyak hadiah saja kita masih tidak semangat, apalagi ketika menjalani bulan-bulan biasa?

Ramadhan itu memang bulan latihan, dan kita berharap bila latihannya sudah bagus, maka bulan-bulan berikutnya mampu kita jalani dengan lebih bagus lagi

Masih 2 hari dan 1 malam lagi tersisa untuk betul-betul dibuat maksimal. Mengapa di sisa-sisa waktu ini kita tidak menjadikan sebagai waktu terbaik dalam Ramadhan tahun ini?
Photo

Post has attachment
Apakah Surah Al-Baqarah 62 Berbicara Pluralisme?

Liberalis dan kaum munafik berusaha melaukan semua cara untuk membenarkan yang salah, termasuk membajak ayat-ayat Al-Quran dan diartikan dengan salah

Termasuk yang sering dipakai adalah surah Al-Baqarah 62, disitu seolah dikatakan liberalis dan kaum munafik, semua agama dan kepercayaan akan dapat pahala

Padahal tidak begitu, jsutru surah Al-Baqarah 62 ini menjadi penguat bahwasanya hanya yang taat pada Allah saja yang akan mendapat balasan, tidak semuanya

Secara ringkas, kesimpulan yang bisa kita ambil dari QS 2: 62 tersebut, kaum Yahudi, Nashrani dan Shabiin yg selamat di akhirat ada dua golongan

Pertama, yang masuk Islam setelah diutusnya Rasulullah saw, beriman kepada Islam, lalu beramal salih sesuai dengan syariat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad

Kedua, yang masih murni tauhidnya sebelum diutus Rasulullah, mereka ini yang beriman pada Nabi di masanya, Beramal sesuai syariat yang diturunkan pada Nabinya saat itu

Penjabaran makna surah Al-Baqarah 62 ini saya sampaikan dalam video dengan durasi sekitar 6 menit, di tautan berikut ini >> https://youtu.be/8e-yLuGhWPU

Post has attachment
Tak Ada Yang Lebih Tinggi Dari Islam

Ide "semua agama sama" ini adalah salah satu jualan liberalis dan munafik, yang termasuk dalam program de-radikalisasi yang sebenarnya adalah de-Islamisasi

Ummat Muslim dipaksa untuk meyakini ide yang bukan berasal dari mereka, tidak pernah diajarkan oleh Allah dan Rasulullah, bahkan ide ini bertentangan dengan Islam

Yang mereka inginkan, ummat Muslim tak lagi peduli agamanya, dan memandang kebenaran itu relatif, bukan lagi dari Allah, hingga beragama atau tidak sama saja

Di lapangan, yang teriak tentang pluralisme, yang promo semua agama sama, biasanya juga buzzer dan komplotan yang sama yang kemarin mendukung para penista agama

Sementara Muslim meyakini Islam itu tinggi dan tak ada yang lebih tinggi darinya, disaat yang sama kita pun mengasihi dan menghormati yang berbeda dengan kita

Tapi menghargai pluralitas atau keberagaman bukan berarti kita juga harus mengakui pluralisme atau konsep semua agama itu sama, itu dua hal yang berbeda

Meyakini Islam sebagai satu-satunya agama yang benar itu bagian aqidah, sedang bermuamalah yang baik dengan semua yang beragama lain itu juga diatur syariat

Alhamdulillah, inilah Islam, yang bisa tetap bertoleransi tanpa mengorbankan aqidah, yang menghormati pemeluk agama lain tanpa harus berkata semua agama sama

Video tentang tema ini, saya sampaikan dalam waktu kurang dari 7 menit, silakan klik tautan ini, semoga bermanfaat dan memberikan kebaikan >> https://youtu.be/orzAL8ij_JY

Post has attachment
Ada Keindahan Dibalik Ujian

Dalam tiap kesulitan tersimpan kemudahan yang sedemikian banyak, dalam tiap-tiap kesusahan juga tersedia ganjaran yang setara, itulah rumus dalam agama

Sebagaimana pelaut ulung ujiannya di samudera ganas, dan tembikar berkelas muncul dari proses pembakaran yang khas, prestasi itu mengharuskan pengorbanan

Untuk tiap-tiap doa yang dilisankan kepada Allah, sudahkan kita menyertainya dengan usaha yang sesuai? Sebagaimana Allah tegaskan dalam surah Al-Fatihah

Bagi permintaan yang kita sampaikan pada Allah, didahului ianya dengan ibadah yang sepadan. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. Itu rahasia dalam meminta

Maka semakin istimewa pinta kita pada Allah, seharusnya kita juga menyediakan ibadah yang tidak biasa. Sesuatu yang karena itu Allah memperhatikan kita

Sebagaimana dikisahkan kepada kita tentang Nabi Ibrahim yang menginginkan keturunan dari istrinya Sarah, setingkat Nabi saja harus melakukan hal yang istimewa

Kisah ini tertuang indah dalam QS 11: 69-73 dan QS 51: 24-30, bagaimana Nabi Ibrahim menjamu tamu yang tak biasa, di waktu yang tak biasa, dengan cara istimewa

Tapi seringkali kita inginkan hanya hasilnya saja, namun tak mau jalankan prosesnya. Mau prestasi tapi tak mau berkorban, mau jadi pelaut ulung tapi hanya di dermaga saja

Mau surga tapi tak mau taat, enggan sengsara tapi tak mau lepas dari maksiat, padahal kita tahu bahwa tak ada bahagia tanpa berlelah, tak ada nikmat tanpa usaha

Renungkanlah kisah-kisah para Nabi yang dikaruniakan nikmat oleh Allah, maka Allah menguji mereka terlebih dahulu. Maka kita pun sama, ada ujian juga bagi kita

Dan dibalik tiap ujian ada kebaikan dari Allah, asalkan kita mau menjalaninya dengan istiqamah dalam ketaatan, maka Allah akan balas dengan balasan terindah
Photo

Post has attachment
Ayat Pluralisme Maksa

Diantara manusia, memang ada orang-orang yang senantiasa mengikuti hawa nafsunya, lalu berkata dengan sesuatu yang tak pernah diajarkan Allah dan Rasul-Nya

Termasuk bagian dari itu, hari-hari ini didengungkan pada kita konsep "semua agama sama", yang bahkan kafir Quraisy saja tak terpikirkan dengan konsep itu dulu kala

Mereka memaksakan konsep pluralisme ini dengan membajak ayat Allah, lalu ditafsirkan sesuka nafsunya, yang seringkali dijadikan dalil ialah QS 2: 62, yang bunyinya

Sesungguhnya kaum beriman, dan kaum Yahudi, dan Nasrani, dan kaum Shabi'in, siapa saja diantara mereka yang beriman pada Allah dan hari akhir, dan beramal salih, maka bagi mereka balasan dari Rabb mereka, dan tidak ada khawatir atas mereka dan tidak pula mereka bersedih

Ayat ini dianggap dalil pluralisme, bahwasanya selain yang beriman, Yahudi, Nasrani, dan Shabi'in pun akan mendapatkan balasan pahala dari Allah sebagaimana Muslim

Jelas ini adalah tafsir sesat dan memaksa, karena bila diamati justru ayat ini penguat, bahwa hanya yang beriman pada Allah saja yang akan mendapatkan kebaikan di akhirat

Ibnu Katsir menuliskan dalam tafsirnya, berkenaan ayat ini, Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa setelah QS 2: 62 ini turun, Allah menurunkan ayat,

Dan sesiapapun yang mencari agama selain Islam, maka tak akan diterima daripadanya, dan dia kelak di akhirat termasuk kaum yang merugi - QS 3: 85

Ibnu Katsir melanjutkan bahwa, "Apa yang dikatakan Ibnu Abbas ini adalah penegasan, bahwa Allah tak menerima satu jalan atau amalan kecuali sesuai syariat Nabi Muhammad"

Dan bila kita lihat QS 2: 62 diatas, Allah sudah menegaskan, bahwa Yahudi, Nasrani dan Shabi'in yang mendapat pahala dari Allah, adalah yang BERIMAN pada Allah

Adapun bila tidak beriman, ya berarti termasuk golongan orang kafir dalam pandangan Islam. Dan mereka yang kafir pada Allah, maka tak ada balasan kebaikan baginya

Semoga Allah menunjuki kita dengan kebaikan, agar kita cukup dengan syariat Rasulullah Muhammad, dan tidak tertipu dengan mereka yang mengajak pada kesesatan
Photo

Post has attachment
Yang Pasti Dan Yang Tidak

Ruku dan sujud kita, doa dzikir dan istighfar kita, shiyam dan qiyam kita, tilawah dan tadabbur kita, kesemuanya belum tentu sempurna dan diterima oleh Allah

Yang sudah pasti, kita akan mati dan membawa seluruh amalan itu. Entah ia memberatkan atau meringankan, kita hanya bisa berharap semoga ianya amal salih

Apakah kita akan berjumpa lagi di Ramadhan tahun depan, itu belum pasti. Yang sudah pasti beberapa hari lagi ia akan pergi meninggalkan kita, entah bersua kembali

Amal kita belum tentu dicatat penuh, tapi tiap dosa sudah pasti dihitung sempurna. Amal salih yang tercatat pun bisa jadi akan hilang sebab ghibah, gunjing, dzalim dan nista

Kedepan ada peluang menambah amal, tapi tak terhindar juga menambah maksiat, dan entah mana yang lebih dahulu datang, taubat ataukah penyesalan, taat atau maut

Bila tiap jiwa mengetahui apa yang dihadapinya kelak, maka tak ada shalat yang terlalu lama, tilawah yang terlalu panjang, dan shadaqah yang terlalu banyak

Persiapan kita berpacu dengan ajal, bekal yang kita bawa bisa jadi takkan pernah mengantar kita ke surga, bila bukan karena kemurahan dan kasih sayang Allah

Memang kita hanya bisa berharap, bahwa Ramadhan ini jadi jalan ampunan buat kita, jadi jalan cinta kita pada Allah dan Rasul-Nya, jadi jalan takwa buat kita

Juga jadi jalan untuk lebih peduli pada sesama, lebih pemurah pada manusia, lebih lembut tutur kata, lebih ranggi akhlak mulia, dan lebih peka dan bersegera dalam kebaikan
Photo
Wait while more posts are being loaded