Profile cover photo
Profile photo
Mhd. Saifullah
29 followers -
Menulis Satu Kata Lebih Berarti Daripada Bersuara Dengan Seribu Kata.
Menulis Satu Kata Lebih Berarti Daripada Bersuara Dengan Seribu Kata.

29 followers
About
Posts

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.

Post has attachment
Poetry about Love

Puisi:
Resam Kita (Our Traditions)

Karya:
Mhd. Saifullah

Terlalu hina
bila ku patri dirimu dengan resam cinta.
Mengkastakan curahan sayang
melalui berdurja,
mensekte-sekte asa semesti harapan.
Engkau kekasihku.
Separuh pemilik cintaku.
Namun engkau dalam belenggu.
Bukanlah seperti itu.
Meski aku seorang raja penguasa rasa.
Ya, raja di istana cinta kita.

Ku bebaskan engkau terbang
kemanapun engkau suka.
Ku biarkan kepahan langkahmu
kemanapun bertuju,
bagaikan kupu-kupu yang menari
di antara udara berganti.
Senyum riang menggoresi setiap gerakan.
Karena di saat itu
aku juga menikmati kemerdekaan jiwamu.
Begitu hina bila ku patri kebahagiaan itu.
(Readmore....http://www.muhammadsaifullah.com/2017/02/maafkanlah.html)

Thank you for reading my article.
Do not forget to visit the collection of poetry, history, and other writings on my blog....Okay thank you very much.
Wait while more posts are being loaded