Profile

Cover photo
shodik ahmad hasan
Lived in TRENGGALEK
108 followers|72,342 views
AboutPostsPhotosYouTube+1's

Stream

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
"4 GOLONGAN LAKI-LAKI YANG DITARIK MASUK NERAKA OLEH WANITA"

Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yang akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita.
Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu.

1. Ayahnya :
Jika seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajarkan shalat, mengaji, dan sebagainya. Dia membiarkan anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dangan hanya memberi kemewahan dunia saja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.Duhai lelaki yg bergelar Ayah, bagaimanakah keadaan anak perempuanmu sekarang? Apakah kau mengajar shalat dan shaum (puasa) padanya? Menutup aurat? Pengetahuan agama? Jika tidak terpenuhi, maka bersedialah untuk menjadi bagian dari Neraka.

2. Suaminya :
Apabila suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul bebas. Membiarkan istri berhias diri untuk lelaki yang bukan mahramnya.Jika suami mendiam istri yang seperti itu walaupun suami adalah orang yang alim, suami adalah shalatnya yang tidak pernah bolong, suami adalah yang shaumnya tidak pernah lalai. Maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dalam Neraka.Duhai lelaki yang bergelar Suami, bagaimanakah keadaan istri tercinta sekarang? Dimanakah dia? Bagaimana akhlaknya? Jika tidak kau jaga mengikuti ketetapan Islam, maka terimalah keniscayaan yang kau akan sehidup semati bersamanya hingga Neraka.

3. Saudara Lelakinya :
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga kehormatan wanita jatuh pada saudara lelakinya (kakak, paman). Jika mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik atau keponakannya dibiarkan dari ajaran Islam, maka tunggulah tarikan mereka di akhirat kelak.Duhai lelaki yg mempunyai saudara perempuan, jangan hanya menjaga amalmu dan melupakan amanah yang lain. Karena kau juga akan pertanggungjawabkan diakhirat kelak.

4. Anak Lelakinya :
Apabila seorang anak laki-laki tidak menasehati Ibunya perihal kelakuan yang tidak dibenarkan dalam Islam. Bila ibu membuat kemungkaran, mengumpat, memfitnah, mengunjing, maka anak itu akan ditanya dan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Dan bersama menemani ibunya di Neraka.Duhai anak lelaki, sayangilah ibumu, nasihatilah dia jika bersalah atau lalai. Karena ibu juga insan biasa, tak lepas dari melakukan dosa. Selamatkanlah dia dari ancaman neraka, jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi teman di dalamnya.

Betapa hebatnya tarikan wanita. Bukan saja di dunia, tapi juga di akhirat yang tak kalah hebat tarikannya. Maka, kaum lelaki yang bergelar ayah, suami, saudara atau anak harus memainkan peran mereka dengan baik.

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."(Surat At Tahrim : 6)

LIKE/SHARE agar kebaikan terus menyebar..

Yaa Allah...
Ampunilah Segala Dosa Dosaku..
Dosa Orang tuaku..
Dosa Keluargaku..
Dan Dosa Sahabat yg Meng" Aamiin "kan Doa ini ..
Dan Wafatkanlah kelak kami semua dlm keadaan husnul khotimah..
Aamiin yaa Rabbal'Aalamiin

 ·  Translate
109 comments on original post
1
Add a comment...

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
Ketahui Arti 7 Simbol Kemasan Botol Plastik

Produk barang yang bermutu, umumnya mencantumkan kode atau label pada tiap-tiap produknya. Kode atau label tersebut akan menjelaskan bahan yang digunakan pada produk tersebut. Ada yang aman digunakan, namun ada yang tidak aman digunakan sebagai tempat makan atau minum Anda dan keluarga, terutama si Kecil.

Berikut adalah beberapa kode yang perlu Anda ketahui saat memilih produk barang plastik, yaitu :

- PETE (Polyethylene Terephthalate), bahan plastik yang biasanya dipakai untuk kemasan air mineral dan hanya untuk sekali pakai. Tidak boleh memasukkan air panas atau hangat.
- HDPE (High Density Polyethylene), bahan plastik yang umumnya hanya untuk sekali pakai saja. Bahan jenis ini biasanya digunakan untuk botol susu yang bewarna putih susu.
- PVC (Polyvinyl Chloride), bahan jenis ini sulit di daur ulang, dan berbahaya untuk ginjal dan hati.
- LDPE (Low Density Polyethylene), bahan plastik yang dapat didaur ulang. Bahan ini cocok untuk tempat makan.
- PP (Polypropylene), bahan plastik yang paling aman digunakan, seperti botol susu bayi atau tempat makanan.
- PS (Polystyrene), bahan plastik yang biasa digunakan untuk tempat minuman sekali pakai atau tempat makan dari styrofoam. Bahan jenis styrene berbahaya untuk otak dan sistem saraf. Beberapa negara sudah melarang menggunakan bahan ini.
- Other, Jika Anda menemukan produk dengan simbol yang bertuliskan kata “other”, kemungkinan produk tersebut menggunakan salah satu bahan plastik yang berasal dari Polycarbonate, Polylactic Acid, Acrylonitrile Butadiene Styrene Acrylic, Nylon atau Fiberglass. Hindari produk yang bertuliskan Polycarbonate karena mengandung Bisphenol-A (BPA).

Tips dalam memilih produk plastik, adalah :

Carilah produk yang berlabel bebas BPA. Jika ada produk yang tidak berlabel, kemungkinan (walau tidak semuanya) produk tersebut merupakan bahan PVC (simbol #3), atau BPA (simbol #7). Saran kami, usahakan untuk tidak membeli produk yang tidak berlabel.

Kurangi mengkonsumsi makanan kaleng, karena lapisan kaleng kebanyakan mengandung BPA.

Semoga bermanfaat :)
SHARE ya, biar semua orang tahu 


#simbol   #botolplastik   #bahaya   #sehat   #hidupsehat  













































Link support:
http://peyempuan.com/cream-la-tansa-perawatan-wajah-bermutu-aman-bpom/
 ·  Translate
8 comments on original post
1
Add a comment...

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
MENGETAHUI TANDA TANDA HUSNUL KHATIMAH SAAT KEMATIAN


Meninggalkan dunia yang fana ini dalam keadaan husnul khatimah merupakan dambaan setiap insan yang beriman, karena hal itu sebagai bisyarah, kabar gembira dengan kebaikan untuknya. Al-Imam Al-Albani rahimahullahu menyebutkan beberapa tanda husnul khatimah dalam kitabnya yang sangat bernilai Ahkamul Jana`iz wa Bida’uha.


Pertama: mengucapkan syahadat ketika hendak meninggal, dengan dalil hadits Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, ia menyampaikan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat ‘La ilaaha illallah’ ia akan masuk surga.” (HR. Al-Hakim dan selainnya dengan sanad yang hasan1)

Kedua: meninggal dengan keringat di dahi.

Buraidah ibnul Hushaib radhiyallahu ‘anhu ketika berada di Khurasan menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Didapatkannya saudaranya ini menjelang ajalnya dalam keadaan berkeringat di dahinya. Ia pun berkata, “Allahu Akbar! Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِيْنِ

“Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi.” (HR. Ahmad, An-Nasa`i, dll. Sanad An-Nasa`i shahih di atas syarat Al-Bukhari)

Ketiga: meninggal pada malam atau siang hari Jum’at, dengan dalil hadits Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma, beliau menyebutkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ وَقَاهُ اللهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

“Tidak ada seorang muslimpun yang meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi. Hadits ini memiliki syahid dari hadits Anas, Jabir bin Abdillah g dan selain keduanya, maka hadits ini dengan seluruh jalannya hasan atau shahih)

Keempat: syahid di medan perang. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ. فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُوا بِهِمْ مِنْ خَلْفِهِمْ أَلاَّ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ. يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِنَ اللهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللهَ لاَ يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ

“Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati bahkan mereka hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rizki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka dan mereka beriang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang mereka (yang masih berjihad di jalan Allah) yang belum menyusul mereka. Ketahuilah tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Mereka bergembira dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah dan Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.” (Ali Imran: 169-171)

Dalam hal ini ada beberapa hadits:

1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لِلشَّهِيْدِ عِنْدَ اللهِ سِتُّ خِصَالٍ: يُغْفَرُ لَهُ فِي أَوَّلِ دَفْعَةٍ مِنْ دَمِهِ، وَيُرَى مَقْعَدُهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَيَأْمَنُ الْفَزَعَ الْأَكْبَرَ، وَيُحَلَّى حِلْيَةَ الْإِيْمَانِ، وَيُزَوَّجُ مِنَ الْحُوْرِ الْعِيْنِ، وَيُشَفَّعُ فِي سَبْعِيْنَ إِنْسَانًا مِنْ أَقَارِبِهِ

“Bagi orang syahid di sisi Allah ia beroleh enam perkara, yaitu diampuni dosanya pada awal mengalirnya darahnya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dilindungi dari adzab kubur, aman dari kengerian yang besar (hari kiamat), dipakaikan perhiasan iman, dinikahkan dengan hurun ‘in (bidadari surga), dan diperkenankan memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari kalangan kerabatnya.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad dengan sanad yang shahih)

2. Salah seorang sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan: Ada orang yang bertanya, “Wahai Rasulullah, kenapa kaum mukminin mendapatkan fitnah (ditanya) dalam kubur mereka kecuali orang yang mati syahid?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

كَفَى بِبَارَقَةِ السُّيُوْفِ عَلَى رَأْسِهِ فِتْنَةً

“Cukuplah kilatan pedang di atas kepalanya sebagai fitnah (ujian).” (HR. An-Nasa`i dengan sanad yang shahih)

Kelima: meninggal di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menyampaikan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَا تَعُدُّوْنَ الشَّهِيْدَ فِيْكُمْ؟ قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيْلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ. قَالَ: إِنَّ شُهَدَاءَ أُمَّتِي إِذًا لَقَلِيْلٌ. قَالُوْا: فَمَنْ هُمْ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيْلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ, وَمَنْ مَاتَ فِي سَبِيْلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ، وَمَنْ مَاتَ فيِ الطَّاعُوْنَ فَهُوَ شَهِيْدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيْدٌ، وَالْغَرِيْقُ شَهِيْدٌ

“Siapa yang terhitung syahid menurut anggapan kalian?” Mereka menjawab, “Wahai Rasulullah, siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid.” Beliau menanggapi, “Kalau begitu, syuhada dari kalangan umatku hanya sedikit.” “Bila demikian, siapakah mereka yang dikatakan mati syahid, wahai Rasulullah?” tanya para sahabat. Beliau menjawab, “Siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit tha’un2 maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit perut maka ia syahid, dan siapa yang tenggelam ia syahid.” (HR. Muslim)

Keenam: meninggal karena penyakit tha’un. Selain disebutkan dalam hadits di atas juga ada hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الطَّاعُوْنُ شَهَادَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

“Tha’un adalah syahadah bagi setiap muslim.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang tha’un, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan kepadanya:

إِنَّهُ كَانَ عَذَابًا يَبْعَثُهُ اللهُ عَلىَ مَنْ يَشَاءُ، فَجَعَلَهُ اللهُ رَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِيْنَ، فَلَيْسَ مِنْ عَبْدٍ يَقَعُ الطَّاعُوْنُ فَيَمْكُثُ فِي بَلَدِهِ صَابِرًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لَنْ يُصِيبَهُ إِلاَّ مَا كَتَبَ اللهُ لَهُ، إِلاَّ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الشَّهِيدِ

“Tha’un itu adalah adzab yang Allah kirimkan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Maka Allah jadikan tha’un itu sebagai rahmat bagi kaum mukminin. Siapa di antara hamba (muslim) yang terjadi wabah tha’un di tempatnya berada lalu ia tetap tinggal di negerinya tersebut dalam keadaan bersabar, dalam keadaan ia mengetahui tidak ada sesuatu yang menimpanya melainkan karena Allah telah menetapkan baginya, maka orang seperti ini tidak ada yang patut diterimanya kecuali mendapatkan semisal pahala syahid.” (HR. Al-Bukhari)

Ketujuh: meninggal karena penyakit perut, karena tenggelam, dan tertimpa reruntuhan, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ: الْمَطْعُوْنُ وَالْمَبْطُوْنُ وَالْغَرِقُ وَصاَحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيْدُ فِي سَبِيْلِ اللهِ

“Syuhada itu ada lima, yaitu orang yang meninggal karena penyakit tha’un, orang yang meninggal karena penyakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang meninggal karena tertimpa reruntuhan, dan orang yang gugur di jalan Allah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Kedelapan: meninggalnya seorang ibu dengan anak yang masih dalam kandungannya, berdasarkan hadits Ubadah ibnush Shamit radhiyallahu ‘anhu. Ia mengabarkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan beberapa syuhada dari umatnya di antaranya:

الْمَرْأَةُ يَقْتُلُهَا وَلَدُهَا جَمْعَاءَ شَهَادَةٌ، يَجُرُّهَا وَلَدُهَا بِسَرَرِهِ إِلَى الْجَنَّةِ

“Wanita yang meninggal karena anaknya yang masih dalam kandungannya adalah mati syahid, anaknya akan menariknya dengan tali pusarnya ke surga.” (HR. Ahmad, Ad-Darimi, dan Ath-Thayalisi dan sanadnya shahih)

Kesembilan: meninggal dalam keadaan berjaga-jaga (ribath) fi sabilillah.

Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu menyebutkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

رِبَاطُ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ خَيْرٌ مِنْ صِيَامِ شَهْرٍ وَقِيَامِهِ، وَإِنْ مَاتَ جَرَى عَلَيْهِ عَمَلُهُ الَّذِي كَانَ يَعْمَلُهُ، وَأًُجْرِيَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ وَأَمِنَ الْفَتّاَنَ

“Berjaga-jaga (di jalan Allah) sehari dan semalam lebih baik daripada puasa sebulan dan shalat sebulan. Bila ia meninggal, amalnya yang biasa ia lakukan ketika masih hidup terus dianggap berlangsung dan diberikan rizkinya serta aman dari fitnah (pertanyaan kubur).” (HR. Muslim)

Kesepuluh: meninggal dalam keadaan beramal shalih.

Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu menyampaikan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ قَالَ: لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ. وَمَنْ صَامَ يَوْمًا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ. وَمَنْ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Siapa yang mengucapkan La ilaaha illallah karena mengharapkan wajah Allah yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga. Siapa yang berpuasa sehari karena mengharapkan wajah Allah yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga. Siapa yang bersedekah dengan satu sedekah karena mengharapkan wajah Allah yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga.” (HR. Ahmad, sanadnya shahih)

Kesebelas: meninggal karena mempertahankan hartanya yang ingin dirampas orang lain. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قُتِلَ دُوْنَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ

“Siapa yang terbunuh karena mempertahankan hartanya maka ia syahid.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma)

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: Datang seseorang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata, “Wahai Rasulullah, apa pendapatmu bila datang seseorang ingin mengambil hartaku?” Beliau menjawab, “Jangan engkau berikan hartamu.” Ia bertanya lagi, “Apa pendapatmu jika orang itu menyerangku?” “Engkau melawannya,” jawab beliau. “Apa pendapatmu bila ia berhasil membunuhku?” tanya orang itu lagi. Beliau menjawab, “Kalau begitu engkau syahid.” “Apa pendapatmu jika aku yang membunuhnya?” tanya orang tersebut. “Ia di neraka,” jawab beliau. (HR. Muslim)

Keduabelas: meninggal karena membela agama dan mempertahankan jiwa/membela diri.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

مَنْ قُتِلَ دُوْنَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُوْنَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُوْنَ دِيْنِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُوْنَ دَمِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ

“Siapa yang meninggal karena mempertahankan hartanya maka ia syahid, siapa yang meninggal karena membela keluarganya maka ia syahid, siapa yang meninggal karena membela agamanya maka ia syahid, dan siapa yang meninggal karena mempertahankan darahnya maka ia syahid.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa`i, dan At Tirmidzi dari Sa’id bin Zaid radhiyallahu ‘anhu dan sanadnya shahih)

Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

1 Penghukuman hadits ini dari Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam kitab yang sama.

2 Satu pendapat menyebutkan bahwa tha’un adalah luka-luka semacam bisul bernanah yang biasa muncul di siku, ketiak, tangan, jari-jari dan seluruh tubuh, disertai dengan bengkak serta sakit yang sangat. Luka-luka itu keluar disertai rasa panas dan menghitam daerah sekitarnya, atau menghijau ataupun memerah dengan merah lembayung (ungu) yang suram. Penyakit ini membuat jantung berdebar-debar dan memicu muntah. (Lihat Al-Minhaj Syarhu Shahih Muslim, 14/425)

Penjelasan lain tentang tha’un bisa dilihat dalam Fathul Bari, 10/222,223) -pent.

Penulis : Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

 ·  Translate
View original post
1
Add a comment...

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
Sungguh Dahsyat Siksa Seorang Pendusta


    
Berdusta atau berbohong salah satu sifat yang sangat buruk dan dicela dalam pandangan syariat, akal dan fitrah yang lurus. Allah telah mengharamkannya dalam semua risalah samawiyah. Allah juga mencela perbuatan dusta dan para pelakunya dalam banyak ayat. Mereka diancam dengan siksa yang sangat berat.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :


قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّىَ ٱلْفَوَٰحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَٱلْإِثْمَ وَٱلْبَغْىَ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ وَأَن تُشْرِكُوا۟ بِٱللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِۦ سُلْطَٰنًا وَأَن تَقُولُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

“Katakanlah: "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak atau pun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui".”(QS. Al-A’raf : 33)

Ibnul Qayyim menilai bahwa perkata-perkara haram dalam ayat di atas yang paling buruk dan paling besar dosanya adalah berkata yang mengada-ada tentang Allah tanpa ilmu. Sebab, syirik dan kekufuran tidak muncul kecuali dari kedustaan.


وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ ٱلْكَذِبَ وَهُوَ يُدْعَىٰٓ إِلَى ٱلْإِسْلَٰمِ ۚ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ

“Dan siapakah yang lebih lalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada agama Islam? Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS. Ash-Shaff : 7)

وَلَا تَقُولُوا۟ لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ ٱلْكَذِبَ هَٰذَا حَلَٰلٌ وَهَٰذَا حَرَامٌ لِّتَفْتَرُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ ٱلْكَذِبَ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلْكَذِبَ لَا يُفْلِحُونَ

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.” (QS. An-Nahl : 116)

Allah telah mengiringkan antara perbuatan dusta dan kesyirikan yang menunjukkan ada hubungan antara keduanya, 

فَٱجْتَنِبُوا۟ ٱلرِّجْسَ مِنَ ٱلْأَوْثَٰنِ وَٱجْتَنِبُوا۟ قَوْلَ ٱلزُّورِ 
حُنَفَآءَ لِلَّهِ غَيْرَ مُشْرِكِينَ بِهِۦ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ ٱلسَّمَآءِ فَتَخْطَفُهُ ٱلطَّيْرُ أَوْ تَهْوِى بِهِ ٱلرِّيحُ فِى مَكَانٍ سَحِيقٍ

“Maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barang siapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.” (QS. Al-Hajj : 30-31)

Sebenarnya, berbohong merupakan identitas orang kafir. Allah telah firmankan tentang kafirin, 

وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَآ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

“Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah : 39)

Dusta juga menjadi tabiat yang melekat pada diri orang-orang munafik dan menjadi salah satu ciri mereka yang paling menonjol. Ini sesuai dengan firman Allah, 

وَٱللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّكَ لَرَسُولُهُۥ وَٱللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ لَكَٰذِبُونَ

“Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.” (QS. Al-Munafikun : 1)

Dalam hadits yang sangat masyhur, “Ada empat hal, yang jika berada pada diri seseorang maka ia menjadi seorang munafiq sesungguhnya, dan jika seseorang memiliki kebiasaan salah satu dari padanya, maka berarti ia memiliki satu kebiasaan (ciri) nifaq sampai ia meninggalkannya, bila dipercaya ia berkhianat, bila berbicara ia berdusta, bila berjanji ia memungkiri dan bila bertikai ia berbuat curang.” (Muttafaqun 'alaih)

      Dusta juga menjadi tabiat yang melekat pada diri orang-orang munafik dan menjadi salah satu ciri mereka yang paling menonjol ... 
Rosulullah SAW menjelaskan bahwa berlaku jujur adalah jalan menuju surga, sebaliknya berdusta merupakan  jalan yang menghantarkan kepada neraka. Dari Ibnu Mas’ud RA, Rosulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya kejujuran menunjukkan kepada perbuatan baik, dan perbuatan baik menunjukkan kepada surga, dan sesungguhnya seseorang yang membiasakan jujur ia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta menunjukkan kepada perbuatan dosa, dan perbuatan dosa menunjukkan kepada neraka, dan sesungguhnya seseorang yang biasa berdusta ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (Muttafaq ‘Alaih)


Oleh karenanya, wajar sekali jika perbuatan dusta diancam dengan siksa yang sangat mengerikan. Dalam hadits Samurah bin Jundab yang sangat panjang, dijelaskan akibat yang akan ditanggung oleh pendusta yang kebohongannya sudah sampai ke ufuk. Rosulullah SAW menceritakan apa yang beliau temui dalam mimpinya.

“Kemudian kami berangkat lagi mendatangi orang yang terlentang pada tengkuknya. Ternyata ada orang lain yang berdiri di atasnya sambil membawa kait (yang terbuat) dari besi. Tiba-tiba ia datangi sebelah wajah orang yang terlentang itu, lalu ia robek (dengan kait besi tersebut) mulai dari sebelah mulutnya hingga tengkuknya, mulai dari lubang hidungnya hingga tengkuknya, dan mulai dari matanya hingga tengkuknya. Rosulullah SAW kemudian bersabda: “Selanjutnya orang itu berpindah ke sebelah wajah lainnya dari orang yang terlentang tersebut dan melakukan seperti yang dilakukannya pada sisi wajah yang satunya. Belum selesai ia berbuat terhadap sisi wajah yang lain itu, sisi wajah pertama sudah sehat kembali seperti sedia kala. Maka ia mengulangi perbuatannya, ia lakukan seperti yang dilakukannya pada kali pertama.”

Di penghujung hadits dijelaskan dosa yang diperbuat oleh laki-laki tadi,“Sesungguhnya laki-laki itu setiap keluar dari rumahnya ia berdusta (berbohong) yang kebohongannya sampai ke kaki-kaki langit (tersebar ke mana-mana,-terj)” (HR. Al-Bukhari) dalam riwayat lain, “Ia disiksa ademikian hingga tiba hari kiamat.”

Penutup   

Siksa dahsyat yang ditimpakan kepada pendusta diatas terjadi dialam kuburnya sebagai siksa kubur. Ini terus disiksakan atasnya sampai terjadinya hari kiamat. Semoga Allah menyelamatkan kita darinya.

Bahaya dusta semakin menjadi-jadi karena dia dilakukan oleh lisan. Di mana seseorang lengah dari mengontrolanya. Maka benar sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, bahwa yang paling banyak menjerumuskan seseorang ke dalam neraka adalah hasil kerja lisannya.(HR. al-Tirmidzi)

Dalam hadits lain, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam memberikan jaminan surga kepada umatnya yang benar-benar sanggup menjaga lisannya, 

“Barangsiapa menjamin untukku apa yang ada di antara kedua dagunya dan apa yang ada di antara kedua kakinya, maka aku akan menjamin surga untuknya.”(Muttafaq 'alaih dari hats Sahal bdiin Sa'ad)


Berdusta semakin asyik dikerjakan karena terkadang berdusta menjadi sebuah hiburan yang membuat orang-orang tertawa dan lupa terhadap masalahnya. Sehingga berdusta yang seperti ini tidak terlihat sebagai sesuatu yang tercela.

Pendorong berbohong lainnya, berbohong terkadang bisa menambah jumlah nominal pernghasilan. Baik dengan mengurangi timbangan dan takaran, bersumpah palsu saat menjual, atau menipu, dan sebagainya. Tapi, satu kepastian bahwa harta yang diperolehnya tidak akan barakah. Sehingga dengan hasil dari berdusta tersebut, ia mengenyangkan perutnya, menghilangkan dahaganya, dan menutupi tubuhnya dengan pakaiannya. Sehingga ibadah yang dikerjakannya tidak bisa mentazkiyah jiwanya. Karenanya, kecenderungan kepada maksiat dan perbuatan dosa lebih kuat dalam dirinya. 

Wallahu Ta’ala A’lam



 ·  Translate
View original post
1
Add a comment...

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
Tentang kekreatifan
Nama Buah-buahan di bentuk kata-kata islami
 ·  Translate
19 comments on original post
1
Add a comment...

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
Alasan-Alasan Mengapa Menangis Adalah Hal yang Baik Untukmu

Mengalirkan air mata sering dianggap sama dengan menunjukkan kelemahan, atau malah mempertontonkan aib di depan orang lain. Orang yang menangis pun kerap kita anggap sebagai orang yang cengeng, lemah dan penakut. Padahal guys, ternyata menangis itu punya berdampak baik bagi kesehatan, perasaan, serta kehidupanmu, lho! Penasaran apa saja manfaatnya? Lihat satu per satu yuk..

1. Air Mata Sebenarnya Akan Membantu Indera Penglihatanmu. Kamu Pun Akan Bisa Melihat dengan Lebih Jernih.

Kamu patut bersyukur masih bisa mengeluarkan air matamu, karena air mata itu yang membuatmu bisa melihat. Beberapa fungsi air mata adalah melumasi mata kita, serta mencegahnya agar tidak kering.
Ingin tahu sakitnya jika tak ada air mata di matamu? Cobalah untuk tak berkedip selama satu menit, dan katakan terus terang bagaimana rasanya. Mata yang kering itu memang tidak nyaman dan terasa pedih. Jika berkepanjangan, bahkan matamu bisa mengalami kebutaan lho!

2. Air Mata Sebenarnya Adalah Senjata. Senjata Perangmu Melawan Bakteri-Bakteri dalam Mata.

Sudah tahukah kamu bahwa ternyata air mata itu mengandung lysozyme, zat anti bakteri yang mampu membunuh 90 hingga 95 persen bakteri di mata hanya dalam waktu 10 menit. Jika air mata kita tidak punya lysozyme, mungkin dengan bakteri yang selama ini ada di sekitar kita kamu bisa sakit flu dan sakit perut selama 3 bulan dan nggak sembuh-sembuh lho!
 
3. Menangis Akan Mengeluarkan Racun Dalam Tubuhmu. Dengan Ini, Untuk Detoksifikasi Kamu Tak Perlu ke Salon Lagi

Penelitian selama bertahun-tahun yang dilakukan oleh seorang ahli biokimia, William Frey, mengungkapkan bahwa ternyata air mata yang kita keluarkan saat kita merasa emosional seperti sedih atau stres ternyata berbeda dengan air mata yang kita titikkan saat terkena iritasi mata ringan.

Bedanya? Ternyata air mata yang kita keluarkan saat sedang emosional itu mengandung racun yang tidak ditemukan pada air mata saat kita mengalami iritasi mata ringan. Ini bukan berarti air mata kita beracun lho ya?! Justru ini membuktikan bahwa air mata mampu membantu proses detoksifikasi tubuh.
 
4. Dengan Menangis, Mood-mu yang Awalnya Buruk Akan Bisa Diperbaiki
Kamu tahu nggak kalau ternyata tubuhmu itu mengandung unsur Mangan? unsur kimia dengan nomer 25 yang dalam kadar berlebihan ternyata berpengaruh buruk untuk tubuhmu. Pengaruh buruk ini antara lain adalah membuatmu merasa gelisah, sensitif dan gampang marah, cepat lelah dan banyak gangguan emosi lainnya. Jadi kalau kamu sedang bad-mood hari ini, bisa jadi level Mangan di tubuhmu sedang berlebihan!

Terus apa hubungannya kadar Mangan tubuh dengan menangis? Nah, menangis itu adalah cara yang paling ampuh untuk menurunkan kadar Mangan yang ada di tubuhmu. Prosesnya ya dengan detoksifikasi yang telah dijabarkan di atas.

5. Menangis Akan Membuatmu Lebih Tenang. Kamu Pun Bisa Membuat Rencana Ulang dan Melakukan Tugas dari Awal Karena Sudah Merasa Lebih Nyaman.

Mulai sekarang, tak perlu lagi menahan air matamu saat kamu sedang stres. Menangislah, keluarkan air matamu dan membaiklah. Ternyata air mata yang terbentuk saat kita menangis itu mampu menghilangkan hormon-hormon stres yang dilepaskan tubuh saat kita merasa tertekan.

6. Menangis Membantu Mengeluarkan Perasaanmu
Kamu pasti setuju kan bahwa hidup itu tidak bisa mulus tanpa masalah? Ya, kamu pasti akan mengalami pasang surut. Dan terkadang, yang jadi masalah adalah ketika kita tanpa sadar menyimpan energi negatif dari kedukaan dalam diri kita.

Energi negatif (sedih, marah, kecewa, dsb.) ini bisa tersimpan di dalam sistem limbik otak (bagian yang berhubungan dengan memori, emosi, motivasi, dan lain-lain) serta bagian tertentu dari hati kita. Emosi ini akan mengganggu kesehatan kita jika terlalu lama tersimpan. Nah, dengan menangis kita bisa untuk mengeluarkan dan menghilangkan perasaan negatif ini, sehingga membuat kita lebih positif dan lebih bahagia dalam hidup.
 
7. Orang yang Sudah Pernah Melihatmu Menangis Akan Merasa Lebih Dekat Denganmu yang Asli. Menangis Adalah Tali yang Terjalin Murni dari Emosi.

Walau terlihat gampang, menangis kadang sulit untuk dilakukan kan?! Apalagi dihadapan orang asing yang sama sekali tidak kamu kenal. Hal ini berarti bahwa kamu hanya bisa menangis di depan orang yang akrab denganmu, begitu juga sebaliknya kamu akan dapat merasa lebih dekat dengan orang yang melihatmu menangis.
Hal ini juga diperkuat dengan tulisan Ashley Montagu di dalam majalah Science Digest, yang menyebutkan bahwa menangis itu tidak hanya berguna bagi kesehatanmu, tapi juga berguna untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan orang lain. Kamu akan merasa lebih peduli dan merasa lebih dekat dengan teman yang pernah menangis di depanmu (terutama sih, pasanganmu!).

Itu dia 7 alasan kenapa menangis itu baik untuk hidupmu. Jadi, nggak ada lagi ‘kan alasan untuk menahan air mata dan merasa malu ketika menangis?
 ·  Translate
1
Add a comment...
Have them in circles
108 people
Linda Ardiyani's profile photo
Dewi Vitarina's profile photo
Nurdin Baharuddin's profile photo
Olivia Alyssa's profile photo
Reisyah Aldera's profile photo
Zainal Ilmi's profile photo
Mif Iman's profile photo
Aries Aryanto's profile photo
Tili Chat's profile photo

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
PAHALA SHOLAT TARAWEH PERTAMA
Assalaamu 'Alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Allahumma Sholli 'Alaa Muhammad Wa'alaa Sayyidinaa Muhammad

Diriwayatkan dari Sayyidinaa 'Ali KarramAllahu Wajhah berkata, baginda Rasulullah Muhammad Saw pernah ditanya tentang keutamaan-keutamaan Sholat Taraweh dibulan Ramadlon, lalu beliau menjawab

" Pada malam pertama, seorang mukmin keluar dari dosanya seperti saat ia baru dilahirkan oleh ibunya "

Juga telah diriwayatkan dari baginda Rasulullah Muhammad Saw, beliau bersabda yang terjemahanya kurang lebih sebagai berikut

" Umatku telah diberi lima (5) perkara yang belum pernah diberikan kepada umat sebelum mereka

1. Apabila malam pertama dibulan suci Ramadlon tiba, Allah memandang mereka dengan pandangan Rahmat

Dan sesiapa yang telah dipandang Allah dengan Rahmat, maka Allah tidak akan mengadzabnya sesudah itu buat selama-lamanya

2. Allah memerintahkan kepada para Malaikat agar memohonkan ampun buat mereka

3. Bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada bau wangi minyak kasturi

4. Allah berfirman kepada syurga
" berhiaslah engkau " dan Allah berfirman " berbahagilah hamba-hambaKu yang beriman, mereka adalah kekasih-kekasihKu

5. Allah mengampuni mereka semuanya

Oleh karena itu, diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata, baginda Rasulullah Saw bersabda yang terjemahanya sebagai berikut

Sesiapa berpuasa dibulan Ramadlon dengan penuh Iman dan Ikhlash, niscaya akan diampuni segala dosanya yang telah lau (Zubdatul Wa'izhin, fii dzurratunnaashihiin)
 ·  Translate
1
Add a comment...

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
PERTANYAAN DALAM KUBUR
(Edisi Renungan Kita)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

INILAH BEBERAPA PERTANYAAN MALAIKAT DI DALAM KUBUR :

Tanya : Man Rabbuka? Siapa Tuhanmu?
Jawab : Allahu Rabbi.ALLAH Tuhanku.
Tanya : Man Nabiyyuka? Siapa Nabimu?
Jawab : Muhammadun Nabiyyi.Muhammad Nabiku
Tanya : Ma Dinuka? Apa agamamu?
Jawab : Al-Islamu dini,Islam agamaku
Tanya : Man Imamuka? Siapa imammu?
Jawab : Al-Qur'an Imami.Al-Qur'an Imamku
Tanya : Aina Qiblatuka? Di mana kiblatmu?
Jawab : Al-Ka'batu Qiblati. Ka'bah Qiblatku
Tanya : Man Ikhwanuka? Siapa saudaramu?
Jawab : Al-Muslimun Wal-Muslimat Ikhwani.
Muslimin dan Muslimah saudaraku.

Jawabannya sangat sederhana bukan?

Tapi apakah sesederhana itukah kelak kita akan menjawabnya?

Saat tubuh terbaring sendiri di perut bumi.
Saat kegelapan menghentak ketakutan.
Saat tubuh menggigil gemetaran.
Saat tiada lagi yang mampu jadi penolong.

Ya,tak akan pernah ada seorangpun yang mampu menolong kita.

Selain amal kebaikan yang telah kita perbuat selama hidup di dunia.

Astaghfirullahal 'Adzim.

Ampunilah kami Ya ALLAH,kami hanyalah hamba-Mu yang berlumur dosa dan maksiat.

Sangat hina diri kami ini di hadapan-Mu,tidak pantas rasanya kami meminta dan selalu meminta maghfirah-Mu,sementara kami selalu melanggar larangan-Mu.

Ya ALLAH...
Izinkan kami untuk senantiasa bersimpuh
memohon maghfirah dan rahmat-Mu.

Tunjukkanlah kami jalan terang menuju cahaya-Mu.Tunjukkanlah kami pada jalan yang lurus,agar kami tidak sesat dan tersesatkan.

Aamiin Yaa Rabbal'Aalamiin.
---------------------------------------
 ·  Translate
7 comments on original post
1
Add a comment...

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
MAYORITAS PENGHUNI NERAKA ADALAH KAUM WANITA


Ditulis oleh: Muhammad Wasitho, Lc

Di antara prinsip akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan merupakan ijma’ mereka adalah meyakini bahwa surga dan neraka adalah makhluk yang Allah telah ciptakan dengan haq dan Dia menetapkan calon penghuni bagi keduanya. Allah jadikan Surga sebagai tempat tinggal abadi yang penuh dengan berbagai kenikmatan bagi orang-orang yang beriman kepada-Nya, senantiasa berbuat amal shalih dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Sedangkan neraka Dia jadikan sebagai tempat tempat tinggal yang mengerikan dan membinasakan bagi setiap orang kafir, musyrik, munafik dan durhaka kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

“(Surga itu) telah dipersiapkan bagi orang-orang yang bertakwa.” [QS. Ali Imran: 132] dan firman-Nya: “Neraka itu telah dipersiapkan bagi orang-orang kafir.” [QS. Al-Baqarah: 24, QS. Ali Imran: 131]

Siapakah Mayoritas Penghuni Neraka?

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al Khudriy radhiyallahu anhu, ia berkata: “Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar pada hari raya Idul Adha atau Idul Fitri menuju tempat shalat dan melalui sekelompok wanita. Beliau bersabda,’Wahai kaum wanita bersedekahlah, sesungguhnya aku telah diperlihatkan bahwa kalian adalah mayoritas penghuni neraka.’ Mereka bertanya,’Mengapa wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab,’Kalian banyak melaknat dan durhaka terhadap suami. Dan tidaklah aku menyaksikan orang yang memiliki kekurangan akal dan agama yang dapat menghilangkan akal kaum laki-laki yang setia daripada salah seorang diantara kalian. Mereka bertanya,’Apa yang dimaksud dengan kekurangan agama dan akal kami wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab,’Bukankah kesaksian seorang wanita sama dengan separuh dari kesaksian seorang pria?’ Mereka menjawab,’Benar.’ Beliau berkata lagi,’Bukankah apabila wanita mengalami haidh maka dia tidak melakukan shalat dan puasa?’ Mereka menjawab,’Benar.’ Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berkata,’itulah (bukti) kekurangan agamanya.’ (HR. Bukhari)
Dalam hadits lain yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Neraka diperlihatkan kepadaku. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. Lalu, surga diperlihatkan kepadaku, dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir.” (HR. Ahmad)

Di dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah orang-orang fakir, dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya)

Hadits-hadits tersebut di atas memberitahukan kepada kita dengan jelas dan gamblang bahwa mayoritas penghuni surga adalah orang-orang fakir (miskin). Sedangkan penghuni neraka yang paling banyak adalah dari kaum wanita.

Mengapa Wanita Menjadi Mayoritas Penghuni Neraka?

Di dalam kisah gerhana matahari yang mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para shahabatnya melakukan shalat gerh43;Iana padanya dengan shalat yang panjang, beliau melihat Surga dan neraka. Ketika beliau melihat neraka beliau bersabda kepada para shahabatnya:

“ … dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Para shahabat pun bertanya: “Wahai Rasulullah, Mengapa (demikian)?” Beliau menjawab: “Karena kekufuran mereka.” Kemudian mereka bertanya lagi: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab:“Mereka kufur (durhaka) terhadap suami-suami mereka, kufur (ingkar) terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma)

Di dalam hadits lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan tentang sifat wanita penduduk neraka, beliau bersabda :

“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu)

Dari beberapa hadits yang telah lalu, kita dapat mengetahui beberapa sebab yang menjerumuskan kaum wanita ke dalam api neraka dan bahkan menjadikan mereka golongan mayoritas dari penghuninya. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Banyak melaknat.

Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Kalian banyak melaknat”.
Imam Nawawi menyebutkan bahwa para ulama telah bersepakat akan haramnya melaknat. Laknat dalam bahasa Arab artinya adalah menjauhkan. Sedangkan menurut syariat artinya adalah menjauhkan dari rahmat Allah dan kebaikan-Nya. Dan tidak diperbolehkan bagi seseorang menjauhkan orang-orang yang tidak diketahui keadaannya dan akhir perkaranya dengan pengetahuan yang pasti dari rahmat dan karunia Allah. Karena itu mereka mengatakan,’Tidak boleh melaknat seseorang yang secara dhahir adalah seorang muslim atau kafir kecuali terhadap orang yang telah kita ketahui menurut dalil syar’i bahwa dia mati dalam keadaan kafir seperti Abu Jahal atau iblis.

Adapun melaknat (secara mutlak tanpa menyebut nama tertentu, pent) dengan menyebutkan sifat-sifatnya tidaklah diharamkan seperti melaknat seorang wanita yang menyambung dan minta disambungkan rambutnya, seorang yang mentato dan minta ditato, pemakan riba dan yang memberi makan dengannya, pelukis (makhluk hidup), orang-orang zhalim, fasiq, kafir dan melaknat orang yang merubah batas-batas tanah, orang yang menasabkan seseorang kepada selain ayahnya, membuat sesuatu yang baru di dalam Islam (bid’ah), dan lainnya sebagaimana telah disebutkan oleh dalil-dalil syar’i yang menunjukkan kepada sifat, bukan diri orang tertentu. (Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi juz II hal 88 – 89)

2. Durhaka terhadap suami dan mengingkari kebaikan-kebaikannya

Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Mereka kufur (durhaka) terhadap suami-suami mereka, kufur (ingkar) terhadap kebaikan-kebaikannya”.

Kedurhakaan semacam ini banyak sekali kita dapati dalam kehidupan keluarga kaum Muslimin, yakni seorang istri yang mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya selama sekian waktu yang panjang hanya disebabkan sikap atau perbuatan suami yang tidak cocok dengan kehendak sang istri. Padahal yang harus dilakukan oleh seorang istri ialah bersyukur atas kebaikan yang diberikan suaminya, janganlah ia mengkufurinya karena Allah tidak akan melihat kepada istri semacam ini sebagaimana dijelaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.” (HR. Nasa’i di dalam Al Kubra dari Abdullah bin ‘Amr. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 76)

Termasuk dalam bentuk kedurhakaan istri kepada suami adalah hal-hal berikut ini apabila dilakukan tanpa alasan yang dibenarkan syari’at: Tidak melayani kebutuhan seksual suaminya, atau bermuka masam ketika melayaninya, tidak mau berdandan atau mempercantik diri untuk suaminya padahal suaminya menginginkan hal itu, menyebarkan aib suami kepada orang lain, menolak bersafar (melakukan perjalanan) bersama suaminya, mengkhianati suami dan hartanya, membuka dan menampakkan apa yang seharusnya ditutupi dari anggota tubuhnya, berjalan di tempat umum dan pasar-pasar tanpa mahram, bersenda gurau atau berbicara lemah-lembut penuh mesra kepada lelaki yang bukan mahramnya, meminta cerai dari suaminya tanpa sebab yang syar’i, dan yang semisalnya.

3. Tabarruj (bersolek)

Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang.”

Yang dimaksud dengan tabarruj ialah seorang wanita yang menampakkan perhiasannya dan keindahan tubuhnya serta apa-apa yang seharusnya wajib untuk ditutupi dari hal-hal yang dapat menarik syahwat lelaki. (Jilbab Al Mar’atil Muslimah halaman 120)

Ibnu Abdil Barr berkata: “Wanita-wanita yang dimaksudkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah yang memakai pakaian yang tipis yang menampakkan bentuk tubuhnya dan tidak menutupinya, maka mereka adalah wanita-wanita yang berpakaian pada dhahirnya dan telanjang pada hakikatnya.” (Dinukil oleh Suyuthi di dalam Tanwirul Hawalik 3/103)

Mereka adalah wanita-wanita yang suka menampakkan perhiasan mereka, padahal Allah telah melarang hal ini dalam firman-Nya:

“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.” (QS. An-Nuur: 31)

Wahai ukhti Muslimah, hindarilah tabarruj dan berhiaslah dengan pakaian yang Islami yang menyelamatkan kalian dari dosa di dunia ini dan azab di akhirat kelak.

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan tinggallah kalian di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.” (QS. Al-Ahzaab: 33)

Inilah beberapa sebab yang mengantarkan wanita menjadi mayoritas penduduk neraka. Semoga Allah menyelamatkan kita semua dari azab-Nya di dunia dan akhirat. Aamiin.

 ·  Translate
7 comments on original post
1
Add a comment...

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
 
"Keluarlah dari dirimu dan serahkanlah semuanya pada Allah, lalu penuhi hatimu dengan Allah. Patuhilah kepada perintah-Nya, dan larikanlah dirimu dari larangan-Nya, supaya nafsu badaniahmu tidak memasuki hatimu, setelah itu keluar untuk membuang nafsu nafsu badaniah dari hatimu, kamu harus berjuang dan jangan menyerah kepadanya dalam keadaan bagaimanapun juga."

Ya Allah sampaikanlah kami semua pada hari besar penuh pengampunan atas-Mu...
Jumpakan kami dengan Engkau hanya dalam keadaan chusnul chotimah....Aamiin
 ·  Translate
3 comments on original post
1
Add a comment...

shodik ahmad hasan

Shared publicly  - 
 
Terkadang kita perlu berhenti dan berpikir tentang apa yang ada di sekitar kita untuk menyadari apa dan siapa kita. Percayalah, artikel ini mungkin bisa mengubah cara pandangmu mengenai dunia.25 gambar ini menjadi pengingat betapa tidak berartinya kita, membuat saya gemetar dan penasaran di saat yang sama, benar2 menakjubkan.1. Ini adalah tempat dimana kita tinggal, planet Bumi.2. Ini adalah tata...
1
Add a comment...
People
Have them in circles
108 people
Linda Ardiyani's profile photo
Dewi Vitarina's profile photo
Nurdin Baharuddin's profile photo
Olivia Alyssa's profile photo
Reisyah Aldera's profile photo
Zainal Ilmi's profile photo
Mif Iman's profile photo
Aries Aryanto's profile photo
Tili Chat's profile photo
Collections shodik is following
View all
Basic Information
Gender
Decline to State
Looking for
Friends, Dating, Networking
Story
Introduction
Beranjak dari penggalian potensi masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan"gadget"mutakhir,lahirlah gagasan cemerlang seorang yusuf mansur yang ingin menjembatani kemudahan pembelanjaan dan pembayaran semua kebutuhan masyarakat dengan menggunakan teknologi pembayaran multiguna[all payment gatewa]  Dengan perangkat lunak V-PAY ini,semua mitra di komunita VSI dapat melakukan pembelanjaan dan pembayaran semua kebutuhan harian,bulanan bahkan tahunan,baik berupa kebutuhan primer maupun skunder
Bragging rights
Pengen sukses di usia muda
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Previously
TRENGGALEK
shodik ahmad hasan's +1's are the things they like, agree with, or want to recommend.
CallApp - Caller ID & Block
market.android.com

CallApp is the #1 Caller-ID / Dialer / Contacts app & #45 most downloaded app in Google Play. CallApp is the world’s largest & most comprehe

EffBee
www.chromeextensions.org

This extension allows you to block annoying facebook posts based on user-defined keywords. This is my senior project. Consider it a care pac

VSI | BISNIS BERSAMA UST YUSUF MANSUR
shodikvsian.blogspot.com

MARKETING PLAN Sebelum Anda memulai bisnis VSI ini, tentunya Anda harus mengenal sistemnya terlebih dahulu. Selain pendapatan langsung dari

Mantan Pendeta Jadi Dai Ceramah Keliling Indonesia - Tribunnews.com
www.tribunnews.com

Berdakwah berkeliling Indonesia dengan cara menyetir mobil sendiri, mungkin baru dilakukan oleh DR Muhammad Yahya Waloni

Seekor Ular Mampu Telan Wajan
forum.tribunnews.com

http://img.okeinfo.net//content/2014/05/20/214/987688/7QafMWAmfl.jpg Sebuah gambar seekor ular piton menelan sebuah benda berbentuk wajan he

Tewaskan Lawan, Kiper PSAP Minta Maaf - Super Ball
www.tribunnews.com

Ia mengaku sangat menyesal atas insiden yang melibatkan dirinya hingga merenggut nyawa Akli.

VSI | BISNIS BERSAMA UST YUSUF MANSUR
shodikvsian.blogspot.com

Setelah mengisi Formulir Pendaftaran, Anda masih belum secara resmi menjadi Mitra VSI, dan situs replika ayovsi.com Anda juga belum bisa dip

VSI | BISNIS BERSAMA UST YUSUF MANSUR
shodikvsian.blogspot.com

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Berikut ini adalah sebagian pertanyaan yang paling sering ditanyakan calon Mitra VSI 1. Apakah Benar VSI m

VSI | BISNIS BERSAMA UST YUSUF MANSUR
shodikvsian.blogspot.com

Peluang Bisnis PPOB PPOB atau Payment Point Online Bank adalah istilah yang sering digunakan oleh penyedia jasa pembayaran secara online ter

Terowongan Gaza Ditemukan, Warga Yahudi Ketakutan | Republika Online
www.republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Sumber-sumber media Israel mengungkap dokumen rahasia milik pimpinan militer 'Israel' tentang mekanisme menyika

komunitas vsi
plus.google.com

Menuju 10 juta komunitas VSI. Berjamaah, kita beli kembali Indonesia, Insya Allah…

Berburu Barang Jadul Modal Investasi
id.berita.yahoo.com

(Antara) - Masih ingatkah anda dengan koin lima perak, botol-botol dan mangkuk makan lama serta lampu petromax. Barang-barang yang lebih dik

Mengapa Saya Memilih VSI
ekonomi.kompasiana.com

Alhamdulillaah, kesampaian juga keinginan saya untuk nulis. For the first time, tulisan saya ini kebetulan berbau MLM. Yup, apalagi kalau bu

Wajah Bumi dari Luar Angkasa
foto.kompas.com

Hari Bumi jatuh pada 22 April. Bagaimana wajah planet kita dilihat dari luar angkasa?

VSI | BISNIS BERSAMA UST YUSUF MANSUR
shodikvsian.blogspot.com

Peluang bisnis terbaru dengan modal kecil, dan income besar... Baca terus untuk mengetahui... "Bagaimana Mengubah HP Anda menjadi Mesin Uang