Profile cover photo
Profile photo
Pin Bebe Tante
1,852 followers
1,852 followers
About
Posts

ISLAM TAPI TIDAK ISLAMI

SYAIKH Muhamad Abduh, ulama besar dari Mesir pernah geram terhadap dunia Barat yang mengganggap Islam kuno dan terbelakang.

Kepada Renan, filosof Prancis, Abduh dengan lantang menjelaskan bahwa agama Islam itu hebat, cinta ilmu, mendukung kemajuan dan lain sebagainya.

Dengan ringan Renan, yang juga pengamat dunia Timur itu mengatakan :

“Saya tahu persis kehebatan semua nilai Islam dalam Al-Quran. 
Tapi tolong tunjukkan satu komunitas Muslim di dunia yang bisa menggambarkan kehebatan ajaran Islam”. 
Dan Abduh pun terdiam.

Satu abad kemudian beberapa peneliti dari George Washington University ingin membuktikan tantangan Renan.

Mereka menyusun lebih dari seratus nilai-nilai luhur Islam, seperti kejujuran (shiddiq), amanah, keadilan, kebersihan, ketepatan waktu, empati, toleransi, dan sederet ajaran Al-Quran serta akhlaq Rasulullah SAW.

Berbekal sederet indikator yang mereka sebut sebagai 'islamicity index' mereka datang ke lebih dari 200 negara untuk mengukur seberapa islami negara-negara tersebut.

Hasilnya ?

Selandia Baru dinobatkan sebagai negara paling Islami.

Indonesia ? 
Harus puas di urutan ke 140.

Nasibnya tak jauh dengan negara-negara Islam lainnya yang kebanyakan bertengger di 'ranking' 100-200.

Apa itu islam ? 
Bagaimana sebuah negara atau seseorang dikategorikan islami ?

Kebanyakan ayat dan hadits menjelaskan Islam dengan menunjukkan indikasi-indikasinya, bukan definisi.

Misalnya hadits yang menjelaskan bahwa : 
“Seorang Muslim adalah orang yang disekitarnya selamat dari tangan dan lisannya”. 
Itu indikator.

Atau hadits yang berbunyi :
“Keutamaan Islam seseorang adalah yang meninggalkan yang tak bermanfaat”.
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hormati tetangga ... hormati tamu."

"Bicara yang baik atau diam”.

Jika kita koleksi sejumlah hadits yang menjelaskan tentang islam dan iman, maka kita akan menemukan ratusan indikator keislaman seseorang yang bisa juga diterapkan pada sebuah kota bahkan negara.

Dengan indikator-indikator diatas tak heran ketika Muhamad Abduh melawat ke Prancis akhirnya dia berkomentar :

“Saya tidak melihat Muslim disini, tapi merasakan (nilai-nilai) Islam, sebaliknya di Mesir saya melihat begitu banyak Muslim, tapi hampir tak melihat Islam”.

Pengalaman serupa dirasakan Professor Afif Muhammad ketika berkesempatan ke Kanada yang merupakan negara paling islami no 5.

Beliau heran melihat penduduk disana yang tak pernah mengunci pintu rumahnya. 
Saat salah seorang penduduk ditanya tentang hal ini, mereka malah balik bertanya : “mengapa harus dikunci ?”

Di kesempatan lain, masih di Kanada, seorang pimpinan ormas Islam besar pernah ketinggalan kamera di halte bis. 
Setelah beberapa jam kembali ke tempat itu, kamera masih tersimpan dengan posisi yang tak berubah.

Sungguh ironis jika kita bandingkan dengan keadaan di negeri muslim yang sendal jepit saja bisa hilang di rumah Allah yang Maha Melihat. 
Padahal jelas-jelas kata “iman” sama akar katanya dengan aman.

Artinya, jika semua penduduk beriman, seharusnya bisa memberi rasa aman.

Penduduk Kanada menemukan rasa aman padahal (mungkin) tanpa iman. 
Tetapi kita merasa tidak aman ditengah orang-orang yang (mengaku) beriman.

Seorang teman bercerita, di Jerman, seorang ibu marah kepada seorang Indonesia yang menyebrang saat lampu penyebrangan masih merah :

“Saya mendidik anak saya bertahun-tahun untuk taat aturan, hari ini Anda menghancurkannya. 
Anak saya ini melihat Anda melanggar aturan, dan saya khawatir dia akan meniru Anda”.

Sangat kontras dengan sebuah video di Youtube yang menayangkan seorang bapak di Jakarta dengan pakaian jubah dan sorban naik motor tanpa helm. 
Ketika ditangkap polisi karena melanggar, si bapak tersebut malah marah dengan menyebut-nyebut bahwa dirinya habib.

Mengapa kontradiksi ini terjadi ?

Syaikh Basuni, ulama Kalimantan, pernah berkirim surat kepada Muhamad Rashid Ridha, ulama terkemuka dari Mesir.

Suratnya berisi pertanyaan :
“Limadza taakhara muslimuuna wataqaddama ghairuhum ?”
("Mengapa muslim terbelakang dan umat yang lain maju?")

Surat itu dijawab panjang lebar dan dijadikan satu buku dengan judul yang dikutip dari pertanyaan itu.

Inti dari jawaban Rasyid Ridha, Islam mundur karena meninggalkan ajarannya, sementara Barat maju karena meninggalkan ajarannya.

Umat Islam terbelakang karena meninggalkan ajaran 'iqro' (membaca) dan cinta ilmu.

Tidak aneh dengan situasi seperti itu, Indonesia saat ini menempati urutan ke-111 dalam hal tradisi membaca.

Muslim juga meninggalkan budaya disiplin dan amanah, sehingga tak heran negara-begara Muslim terpuruk di kategori 'low trust society' yang masyarakatnya sulit dipercaya dan sulit mempercayai orang lain alias selalu penuh curiga.

Muslim meninggalkan budaya bersih yang menjadi ajaran Islam, karena itu jangan heran jika kita melihat mobil-mobil mewah di kota-kota besar tiba-tiba melempar sampah ke jalan melalui jendela mobilnya. 
Siapa yang salah ?

Mungkin yang salah yang membuat 'survey'...

Seandainya keislaman sebuah negara itu diukur dari jumlah jama’ah hajinya pastilah Indonesia ada di ranking pertama.
Wallahualam

*****

Saudara-riku tercinta, mari kita berbenah... mulai dari diri kita sendiri... mulai dr keluarga dan lingkungan.
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

KITA MEMILIKI 4 ORANG ISTRI

Dahulu kala… Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.

Raja ini sangat mencintai isteri ke empat dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak. Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri ke empat.

Dia juga sangat memuja isteri ke tiga dan selalu memamerkannya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Itu karena dia takut suatu saat nanti, isteri ke tiganya ini akan meninggalkannya.

Sang raja juga menyayangi isteri ke dua. Karena isterinya yang ke dua ini merupakan tempat curahan hatinya, yang akan selalu ramah, peduli dan sabar terhadapnya. Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah, dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri ke dua ini karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.

Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya. Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya, tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isteri pertama itu.

Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat.

Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu, sang raja lalu berpikir, ?? Saat ini aku memiliki 4 isteri di sampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri??.

Lalu, bertanyalah ia pada isteri ke empat ??Sampai saat ini, aku paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu. Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap menemaniku??? “Tidak akan!” balas si isteri ke empat itu, ia pun pergi tanpa mengatakan apapun lagi.

Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk jantungnya.

Raja yang sedih itu kemudian berkata pada isteri ke tiganya,?Aku sangat memujamu dengan seluruh jiwaku. Sekarang aku sekarat, apakah kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku???

“Tidak!” sahut sang isteri. “Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!”

Perasaan sang rajapun hampa dan membeku.

Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri ke dua, Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku. Jika nanti aku meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus di sampingku??

“Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu!” jawab isteri ke duanya. “Yang bisa aku lakukan,hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu.”

Lagi-lagi, jawaban si isteri ke dua bagaikan petir yang menyambar dan menghancurkan hatinya.

Tiba-tiba, sebuah suara berkata: “Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi.” Sang raja menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya. Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi. Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat, sang raja berkata sendu, “Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan!”

Dalam realitanya, sesungguhnya kita semua mempunyai 4 isteri dalam hidup kita….

Isteri ke empat kita adalah ambisi, kedudukan, pangkat, harta benda kekayaan materi kita, Tahta dll. Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk hal ini.

Kemudian Isteri ke tiga kita adalah suami, istri, anak2, keluarga dekat, teman2, relasi dan sahabat. Saat kita meninggal, semua itu pasti tidak akan menemani kita ke rumah yang sesungguhnya.

Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita, tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.

Sedangkan isteri ke dua kita adalah tubuh kita, bagaimanapun kita merawatnya dengan baik, betapapun cantik atau gagahnya badan jasad kita, dia tidak akan mampu menemani kita menemui sang Pencipta.

Dan akhirnya isteri pertama kita adalah jiwa, roh, atman atau iman kita, yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu. Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi.

Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang! Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia.

Dan, teman, sesungguhnya, istri pertama kita adalah jiwa dan amal kita. Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang mampu menolong kita di
akhirat kelak.

Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal belakangan.
Mumpung masih hidup
Mumpung masih sehat
Mumpung masih longgar
Mumpung masih muda

"SEMOGA SEMUA MAKHLUK HIDUP BERBAHAGIA"

Let it Shine!
Add a comment...

Post has attachment
satu kesalahpahaman kecil saja.. akan sangat merusak bila tak segera diselesaikan .. dalam hitungan menit, akan membuat seseorang benar-benar lupa ratusan momen kebahagiaan yang pernah dijalani bersama ..
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

CARA MEMPERPANJANG PROSES PENCAPAIAN EJAKULASI PADA PRIA

hahahaha

.. tertawalah bersama pasangan anda .. karena tertawa itu menambah energy dalam diri anda dan pasangan anda sehingga hubungan seksual menjadi lebih penuh gairah ..

mulailah dengan aktivitas foreplay yang anda dan pasangan sukai untuk memulainya .. tahapan ini membuat seorang pria membiarkan dirinya didominasi oleh otak kanannya .. ‪#‎foreplay‬

dan ketika kedua pihak telah siap .. maka lanjutkan ke tahapan hubungan seksual sesuai dengan selera .. di tahap awal ini, misi seorang pria adalah menemukan ritme penetrasi yang nyaman untuk pasangannya .. di mana wanita akan makin terangsang, namun juga tidak sampai berkesan kasar penetrasinya .. mempertahankan penetrasi tetap pada ritme inilah yang akan membawa pasangan mengalami multiple orgasme .. ‪#‎ritme‬

nah, jangan biarkan diri terlalu lama larut dalam tahap awal ini .. karena justru tahapan awal inilah yang harus di tarik ulur untuk memperpanjang lamanya hubungan .. ya, karena kedua belah pihak masih sama-sama cukup bertenaga ..

tariklah nafas sejenak .. hembuskan lebih santai sedikit dibandingkan gemuruh nafas penuh birahi .. ini untuk mengerem sedikit dominasi otak kanan .. ‪#‎pindah‬.otak.kiri

sembari tetap beraktifitas fisik dengan ritme di atas .. mulailah menyebutkan di dalam kepala .. angka-angka kelipatan 7 misalnya .. 7 ..14 ..21 ..28 .. dan seterusnya .. jangan terlalu lama .. misalkan saja, berhenti di angka 63 .. dan saatnya balik ke ‪#‎otak‬.kanan

tetap dengan ritme penetrasi yang sama .. biarkan pheromone atau bau yang muncul dari tubuh pasangan anda memasuki olfactory (indra penciuman) di setiap tarikan dan hembusan nafas yang menggebu-gebu .. ini akan membuat nafsu birahi semakin tinggi, sehingga darah akan dipompa lebih banyak lagi ke organ seksual .. dengan demikian, kualitas ereksi dan kenikmatan pasangan tetap pada kondisi optimal .. jangan terlalu lama di tahap ini .. karena berikutnya dominasi otak kiri akan kembali dimunculkan untuk membangun penundaan selanjutnya ..

kembali tariklah nafas sejenak .. hembuskan lebih santai sedikit dibandingkan gemuruh nafas penuh birahi .. kembali dominasi otak kanan direm untuk #pindah.otak.kiri

jangan lupa untuk tetap beraktifitas fisik dengan ritme yang sama .. mulailah menyebutkan di dalam kepala .. lanjutan angka-angka kelipatan 7 tadi .. misalnya .. 63 ..70 ..77 ..84 .. dan seterusnya .. jangan terlalu lama .. misalkan saja, berhenti di angka 105 .. dan segera balik dengan aktivitas yang didominasi #otak.kanan lagi ..

ciuman .. gigitan .. atau apa saja yang memainkan rasa dan meningkatkan kemesraan anda berdua .. selain untuk meningkatkan nafsu birahi anda guna mempertahankan kualitas ereksi .. aktivitas-aktivitas ini juga akan mempercepat orgasme pasangan anda ..

oh ya .. bila saja memang pasangan anda telah mendapatkan orgasme .. berhentilah sejenak .. berilah waktu bagi pasangan anda untuk menikmati orgasmenya itu .. dan mintalah dia yang menentukan kapan aktivitas ini akan dilanjutkan kembali .. selama menunggu itu, manfaatkan sentuhan2 erotis .. bukan cuma untuk menyenangkan psangan anda .. tapi terlebih untuk mempertahankan fantasi otak kanan anda sehingga kualitas ereksi tetap terjaga selama menunggu kesiapan pasangan memasuki tahap berikutnya .. manfatkan juga ciuman di bagian tubuh sebelah atas agar olfactory anda tetap terpicu oleh pheromone pasangan anda ..

siap ke tahap berikutnya?

kembali kepada ritme penetrasi yang sama seperti di atas .. rubahlah apabila pasangan anda yang menghendakinya .. ‪#‎bukan‬.atas.kemauan.anda .. ok? .. aktifitas dengan dominasi otak kanan beberapa saat .. dan siap kembali ke dominasi otak kiri ..

kali ini .. cobalah mengalikan angka 7 dengan sebuah angka bebas (setidaknya 2 digit) .. misalkan 7 x 37 .. nah tentunya ini membuat dominasi otak kanan akan lebih dominan dari tahap-tahap sebelumnya .. setelah ketemu jawabannya .. maka anda bisa segera kembali ke aktifitas dengan dominasi otak kanan kembali .. kali ini bisa cukup lama dilakukan .. dan tidak perlu khawatir, karena otak kanan sendiri butuh waktu lebih panjang untuk bisa mendominasi kembali ..

samapi di sini sekarang terserah anda .. mau memperlama lagi atau tidak? .. bila ya .. ulangi tahapan2 di atas dengan angka yang berbeda .. 8 misalnya .. dan seterusnya ..

sekedar saran .. tetap perhatikan kapasitas tenaga baik diri sendiri maupun pasangan .. jangan sampai hubungan ini justru meninggalkan makna yang berbeda .. akhiri aktifitas ini dengan tidur berpelukan untuk sama-sama memberikan dan menerima kehangatan dari pasangan .. yang tak jarang, justru akan menghadirkan ronde ke 2 .. /|\ selamat berbahagia
Add a comment...

Post has shared content
penting untuk dibaca...karena kita adalah bagian di dalamnya 
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded