Profile cover photo
Profile photo
Edy Suhardono
16 followers
16 followers
About
Posts

Post has attachment
Demi kekuasaan, kedaulatan rakyat telah dilelang dengan harga 226 suara dari angka negosiasi 381 suara. Isu yang berkembang, pilihan 134 suara Demokrat yang walk out dari sidang paripurna pengesahan RUU Pilkada pada 26 September lalu karena adanya perjanjian kursi pimpinan MPR dengan Koalisi Merah Putih, meski hal ini dibantah oleh Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan.
 
Dunia politik memang tidak bisa dilepaskan dari konteks perebutan kekuasaan, tetapi dalam dunia politik ada etika. Ironisnya, etika ini yang secara berjamaah didaku oleh semua pihak sebagai hal yang sudah melekat pada pertimbangan sebelum menentukan tindakan, termasuk oleh SBY yang mengakui etika politik KMP dengan mengatakan bahwa ia mempercayai KMP.
 
Pertanyaannya, benarkah Etika dan Politik dapat berangkulan? Sejauh manakah Etika realistis di tengah derasnya pusaran gelombang Realpolitik?

http://soalsial.com/lelang-kedaulatan-rakyat-via-machiavellianism/
Add a comment...

Post has attachment
Jika para anggota DPR yang melegalkan RUU Pilkada dengan opsi Pilkada melalui DPRD ditentang oleh rakyat yang memilih mereka, maka apakah DPR sendiri tak sedang kehilangan legitimasi atas legalisasi yang mereka lakukan?
‪#‎RIPDemokrasi‬,‪#‎kematiandemokrasi‬,‪#‎soalsial‬,‪#‎visiwaskita‬,‪#‎TolakPILKADAolehDPRD‬,‪#‎RUUPilkada‬
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Disappointment always happens for a reason, but also become the reason we are to always learn. [Edy Suhardono, 2014]
 
Add a comment...

Kekecewaan selalu terjadi karena suatu alasan, tetapi juga menjadi alasan kita untuk selalu belajar. [Edy Suhardono, 2014]
Add a comment...

We can miss something that we have or vice versa: lose something which is we find as something of ours. The first brings disappointment, and the second brings us to enlightenment. [Edy Suhardono, 2014]
Add a comment...

Kita bisa kehilangan yang kita miliki atau kehilangan sesuatu yang kita temukan sebagai milik kita. Yang pertama membawa kita menuju kekecewaan. Yang kedua membawa kita menuju pencerahan. [Edy Suhardono, 2014]
Add a comment...

We should not worry that will disappoint others, but worried that we will disappoint ourselves. [Edy Suhardono, 2014]
 
Add a comment...

Seharusnya kita tidak khawatir mengecewakan orang lain, tetapi khawatir mengecewakan diri kita sendiri. [Edy Suhardono, 2014]
Add a comment...

Berhasil bukanlah kebiasaan, tapi hasil dari sikap yang luar biasa terhadap kekecewaan. [Edy Suhardono, 2014]
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded