Profile cover photo
Profile photo
Rivai Divitresna
22 followers
22 followers
About
Rivai's posts

Post has attachment

Post has shared content
Pedagang ngaku dapat beras plastik dari pabrik di Karawang


Merdeka.com - Menindaklanjuti dugaan adanya beras palsu dari plastik, Kepolisian Sektor (Polsek) Bantargebang menciduk pedagang beras di Pasar Mutiara Gading Timur untuk dimintai keterangan. Selain pedagang berinisial S itu, polisi juga mencatat nama pegawai yang bekerja di toko tersebut.

Pantauan merdeka.com, sempat terjadi adu pendapat antara polisi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi Kota Bekasi (Disperindag) karena pengamanan tersebut belum waktunya dilakukan. Sebab, belum ada bukti-bukti bahwa beras tersebut benar mengandung bahan sintetis.

Meski begitu, polisi tetap membawa S ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. S sendiri tidak melawan saat petugas membawanya, bahkan dia mengizinkan pihak Disperindag untuk mengambil sampel dari beras tersebut. Sedangkan toko beras milik S ditutup selama berlangsungnya pemeriksaan.

Sebelumnya, Disperindag kota Bekasi menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah pedagang beras. Tindakan ini dilakukan usai terungkapnya beras palsu berbahan plastik.

Dari sidak tersebut, S mengaku bahwa dirinya mengenal Dewi sebagai pelanggannya. Namun dia belum pernah menerima keluhan mengenai beras yang dia jual.

"Ibu Dewi yang jual nasi uduk? Iya saya tahu dia sering beli beras di sini. Ya belinya yang ini," ujar S ketika ditanya oleh Kabid Disperindag, Herbert Panjaitan sambil menunjukkan beras seharga Rp 8.000, di Pasar Mutiara Gading Timur, Bekasi, Selasa (19/5).

Ketika disinggung isu beras plastik, S mengaku baru mengetahuinya tadi malam melalui media sosial. Sementara itu, mengenai beras palsu yang dijualnya, S mengaku tidak mengetahui hal tersebut, karena dia adalah orang ketiga.

"Saya membeli beras ini juga dari penjual di Duren Jaya, dan yang di Duren Jaya itu yang memasok beras dari pabriknya langsung di Karawang. Jadi saya engga tau beras ini asli atau palsu," imbuh S.


http://www.merdeka.com/peristiwa/pedagang-ngaku-dapat-beras-plastik-dari-pabrik-di-karawang.html
Photo

Post has shared content
HILANGNYA 12 LEMBAGA SURVEI TANPA JEJAK


BERITA KEHILANGAN :

Dicari hilangnya atau raibnya 12 lembaga survei yang telah berhasil memoles dan mendandani Jokowi sebagai calon presiden Satrio Piningit yang akan membawa Indonesia keluar dari

"KEKACAUAN & KEMELARATAN REZIM RAHWANA REFORMASI"

Berikut ini adalah daftar ke 12 lembaga survei yang telah hilang atau raib tanpa jejak dalam menyambut satu semester

"KEBERHASILAN PEMERINTAHAN JOKOWI-JK", yaitu :

1. LINGKAR SURVEY INDONESIA (LSI), pimpinan Denny JA
2. SAIFUL MUJANI RESERCH CENTER, pimpinan Saiful Mujani
3. POLMARK INDONESIA, pimpinan Eef Saifullah Fattah
4. INDIKATOR POLITIK INDONESIA, pimpinan Burhanudin Muhtadi
5. CHARTA POLITICA, pimpinan Yunarto Widjaya
6. INDO BAROMETER, pimpinan M. Khudori
7. POLTRACHING, pimpinan Hanta Yunda
8. CSIS, pimpinan J. Kristiadi
9. LITBANG KORAN KOMPAS
10. LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (LIPI), pimpinan Ikrar Nusabakti & Syamsudin Haris
11. LEMBAGA KANTOR BERITA NASIONAL (LKBN) ANTARA
12. RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI)

Ciri-ciri yang menonjol ke 12 lembaga survei yang hilang atau raib tersebut adalah hobby dan senang sekali melakukan survei serta talk show untuk melakukan pembenaran terhadap hasil-hasil survei mereka.

Bagi masyarakat Indonesia yang menemukan ke 12 lembaga survei tersebut agar segera melaporkan ke ISIS (Insitute for Strategic and Indonesian Studies). Dalam waktu dekat ISIS berencana mengeluarkan anggaran untuk melakukan survei atas satu semester keberhasilan pemeritahan Jokowi-JK.()

Photo

mlem sob..

Post has attachment
borobudur day...
Photo
Wait while more posts are being loaded