Profile cover photo
Profile photo
Justang Zealotous
100 followers -
One Step for One Thousand Happiness
One Step for One Thousand Happiness

100 followers
About
Posts

Post has attachment
Cerpen: Kisah-kisah Miris di Jalan Raya karya Justang Zealotous
[Dimuat di Banjarmasin Post edisi Minggu, 31 Desember 2017] Adakah yang lebih tabah dari aku? Aih, kalimat ini mengingatkanku pada Hujan Bulan Juni milik Sapardi. Seharian ini, aku memang dirundung hujan, dan aku tidak berlari. Aku mematung di tempatku berd...
Add a comment...

Post has attachment
Cerpen : Perempuan yang Menikah dengan Luka karya Justang Zealotous
[Dimuat di Radar Surabaya edisi Minggu, 24 Desember 2017] Perempuan yang Menikah dengan Luka Oleh: Justang Zealotous Aku hanya perempuan biasa, Rustam. Perempuan yang masih punya hati yang rapuh serapuh ranting kering jatuh meninggalkan pohon yang ketika te...
Add a comment...

Post has attachment
Cerma : Gara-Gara Gigi Tanggal karya Justang Zealotous
[Dimuat di Minggu Pagi edisi Jumat, 8 Desember 2017] Semalam aku bermimpi lagi, mimpi yang sama dua malam yang lalu, gigiku tanggal. Aku tidak tahu maksud dari mimpi-mimpi itu, tapi aku juga tidak ingin menjadikan bunga tidur sebagai pengacau hari-hariku. A...
Add a comment...

Post has attachment
Sekitar 68% media/berita di Indonesia isinya sesuatu yang ada di Pulau Jawa. Tidak heran bila orang Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua yang tidak tahu sama sekali perihal kehidupan orang Jawa juga diminta untuk berpikir ke sana. Misalnya, ketika akhirnya berita Pak Ahok yang lebih memilih jalur partai untuk menjadi Gubernur Jakarta mencuat di media, juga mesti dipikirkan orang-orang di pulau lain. Padahal dia mau jadi Gubernur Jakarta, bukan Gubernur Indonesia.
Add a comment...

Post has attachment
Pada Penghujung Malam - Puisi Malam Takbir Lebaran
Pada Penghujung Malam Oleh: Justang Zealotous Pada penghujung malam
di bulan keduapuluh sembilan Gurat wajah penggema
takbir makin mengerut Mengikuti senandung
alam yang berkoar pada sepanjang jalan Mereka tertawa dalam
kerut wajah yang sedih Apakah ini kem...
Add a comment...

Post has attachment
Cerpen: Kematian Seorang Dermawan karya Justang Zealotous
[Dimuat di Metro Riau, Minggu, 24 Januari 2016] Puncak segatan matahari terjadi lagi, padahal ini
sudah masuk musim penghujan. Pasir kembali mendidih. Angin berembus seperti
kobaran api yang menyala. Ini memang aneh. Tapi, tidak ada yang lebih
mengejutkan s...
Add a comment...

Post has attachment
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, BUKAN Merayakan
Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Ingat, kita "memperingati", bukan "merayakan". Hal ini banyak yang membuat kesalahapahaman di masyarakat. Hmhm, hari lahir Nabi saja dirayakan, masa kita nggak. Pertanyaannya? Emang kamu nabi? Permasalahnnya, s...
Add a comment...

Post has attachment
Masa Anak Hampir Punah
Masa anak
adalah masa paling membahagiakan. Kata orang, masa anak ialah masa di mana
masalah terberat hanya PR Matematika. Benar juga, soalnya saat itu anak tidak
ditekankan dengan berbagai problematika yang paling sering dialami orang
dewasa. Tepatnya, itu...
Add a comment...

Post has attachment
Hidup Lebih Lama dengan Tidur Sedikit
Mengapa harus tidur? Ini sama saja dengan bertanya mengapa harus bernapas. Tidur adalah kegiatan paling mendasar bagi setiap makhluk hidup, ya, kecuali tumbuhan. Mengapa? Tumbuhan tidak memiliki otak dan ia tidak membutuhkan tidur. Tapi kita, sebagai makhlu...
Add a comment...

Post has attachment
Teka-Teki Pembunuhan
Teka-Teki Pembunuhan Oleh: Justang Zealotous Pria berpakaian hitam putih dengan rambut dianyam ke atas dahi sedang berdiri di depan sidang. Dia diadili atas kasus pembunuhan kekasihnya sendiri, Martha. Pria bernama Refan itu terus menyangkal akan tuduhan ya...
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded