Profile

Cover photo
Suwadwi wijaya
122 followers|186,877 views
AboutPostsPhotosVideos

Stream

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
 
 

NGAKU nya sih Pembela Islam tapi " HALAL " Sebarin hoax ???....... 👏👏👏👏 👏👏


Front Perusak Islam dan anteknya.


Kalian SEHAT ???



#SayNoToHoax
#SayNoToRacism
#SayNoToRadicalism
#SayNoToTerrorism

 ·  Translate
6 comments on original post
1
Sudar Yanto88's profile photoSuro Menggolo's profile photoJonni Avero's profile photo
3 comments
 
He..orang orang yang menyembah 3 Tuhan dan patung patung dan roh roh gentayangan adalah Ahoaker ..😄

Haha
 ·  Translate
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
 
 

TKR CHUNGKING, PASUKAN KHUSUS BERISI ORANG-ORANG TIONGHOA YANG RELA MATI DEMI INDONESIA


Diskriminasi terhadap orang-orang Tionghoa di Indonesia bukanlah hal baru. Mulai dari zaman Belanda dulu sampai pemerintahan Soeharto, orang-orang Tiongkok di sini mengalami banyak perlakuan tidak menyenangkan. Bahkan di masa Belanda dulu, mereka pernah diperlakukan seperti binatang yang dibantai sedemikian rupa hanya gara-gara menguasai ekonomi pasar. Yang miris lagi, kesan buruk tentang orang Tionghoa sedikit banyak juga rupanya masih bertahan sampai hari ini.

Tentu sikap buruk terhadap orang-orang Tionghoa ini tidak bisa dibenarkan. Apalagi kalau kita melihat fakta sejarah di mana ternyata orang-orang Tionghoa pernah berdarah-darah demi Indonesia. Salah satu buktinya adalah peristiwa 10 November 1945, di mana orang-orang Tionghoa juga ikut menyerang sekutu lewat pasukan mereka yang bernama TKR Chungking.

Tanpa banyak yang tahu, pasukan ini ternyata begitu besar perannya di pertempuran dahsyat tersebut. Seumpama mereka tidak ada ketika itu, mungkin saja Indonesia takkan bisa memberikan perlawanan yang begitu menohok kepada musuh. Lebih dalam soal TKR Chungking, berikut adalah fakta-fakta tentang pasukan Tionghoa tersebut.

Marah Saat Indonesia Diganggu, Masyarakat Tionghoa Bentuk Chungking

Kemerdekaan di bulan Agustus 1945 ternyata tidak hanya menjadi sesuatu yang sangat dinanti orang pribumi, tapi juga masyarakat Tionghoa. Alasannya tak lain karena mereka juga mengalami hal-hal buruk selama masa penjajahan. Alhasil, kemerdekaan pun jadi hal yang ditunggu.

Lantaran kemerdekaan ini begitu susah didapat, maka tentu saja orang-orang Tionghoa nggak rela kalau Indonesia kembali terjajah. Kemudian atas dasar inisiatif dan rasa cinta tanah air, kemudian mereka membentuk pasukan bernama Chungking. Pasukan ini tercatat sangat aktif melawan Sekutu dan Belanda di pertempuran Surabaya.

Kemampuan Hebat TKR Chungking

Kesannya mungkin dibikin dadakan, tapi TKR Chungking sama sekali bukan pasukan ecek-ecek. Mereka ini punya kemampuan hebat yang sering kali bikin Sekutu dan NICA kocar-kacir. Hal tersebut tertuang dalam sebuah buku berjudul Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran: Sejak Nusantara Sampai Indonesia yang ditulis oleh Iwan Sentosa.

Tidak hanya punya kemampuan militer yang cukup mumpuni, TKR Chungking juga didukung oleh persenjataan bagus. Misalnya senapan Karaben 98-K, serta amor helm bernama Fritz yang diketahui berasal dari Jerman. Tidak hanya kemampuan dan persenjataan, di atas itu, ada kekuatan lain yang bikin TKR Chungking trengginas. Hal tersebut tak lain adalah semangat rela mati demi Indonesia yang juga tumpah darah mereka.

Tergabung dalam Medis dan Laskar Berani Mati

Tidak hanya tergabung di front-front depan, TKR Chungking juga tersebar di bagian penting lainnya seperti medis. Diketahui ketika itu merekalah yang menginisiasi berdirinya beberapa pos-pos pengobatan saat perang 10 November. Sayangnya, beberapa dihancurkan oleh sekutu, beserta para penghuninya.

Selain medis, tercatat juga TKR Chungking tergabung bersama para pejuang dalam laskar berani mati. Ketika itu tugas mereka adalah menyerbu benteng Sekutu yang diperkuat oleh Gurkha. Sedikit informasi, pasukan Gurkha di masa itu sangat ditakuti dunia, tapi orang-orang TKR Chungking seolah tidak peduli dan dan tanpa ragu menerjangnya.

Memerangi Kaum Sendiri Demi Indonesia

Memang ketika terjadi pergolakan 10 November itu, tidak semua orang Tionghoa ikut berjuang. Beberapa malah menjadi mata-mata Belanda. Uniknya, ketika ini terjadi, TKR Chungking turun sendiri untuk menyelesaikannya. Mereka ketika itu mengadakan semacam pembersihan terhadap kaumnya yang membelot membela Belanda dan anteknya.

TKR Chungking yang ketika itu dipimpin oleh Tse An Hui, boleh dibilang berhasil membersihkan kaum Tionghoa dari para pengkhianat-pengkhianat. Hal ini jadi bukti lain jika TKR Chungking lebih mencintai kedaulatan Indonesia daripada sukunya sendiri. Sayangnya, cerita ini nggak banyak orang yang tahu.

Seribu Tionghoa Tewas dalam Perang 10 November

Tragedi 10 November ini bisa dibilang sebagai salah satu perang terbesar pasca kemerdekaan. Hal ini dibuktikan dengan begitu banyak korban yang jatuh di pihak kita. Perkiraannya, sekitar 6 ribu – 16 ribu tentara kita tewas, termasuk juga orang-orang TKR Chungking.

Untuk Chungking, diperkirakan sebanyak seribu anggotanya meninggal dalam peristiwa penting ini. Nggak terbatas Chungking saja, banyak juga penduduk Tiongkok biasa yang tewas dalam pertempuran tersebut. Ini adalah pengorbanan besar dari mereka yang harus diketahui oleh semua orang Indonesia sebagai bukti kecintaan terhadap bangsa ini.

Adalah hal yang lucu sekali kalau ada yang bilang orang-orang Tionghoa tidak nasionalis. Padahal, mereka juga pernah berjuang demi Indonesia, termasuk memerangi kaumnya sendiri demi bangsa ini. Cerita ini layak untuk diangkat sebagai bukti jika orang-orang Tiongkok Indonesia pun berdarah merah putih.

 ·  Translate
12 comments on original post
4
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam deretan pahlawan nasional Republik Indonesia, ada satu nama yang menunjukkan identitas ketionghoaan, yaitu John Lie Tjeng Tjoan. Ia adalah Tionghoa peranakan. Pemerintah menganugerahinya gelar pahlawan nasional atas jasanya dalam perang kemerdekaan. John Lie juga dikenal dengan nama Jahja Daniel Dharma. Ia lahir di Manado pada 9 Maret 1911. John Lie memang dibesarkan oleh lautan. Pernah menjadi buruh pelabuhan di ...
7
Suwadwi wijaya's profile photo
 
Gk ada yg wani komen,
Mau ngakuin kepahlawanan beliau2, sdh terlanjur ke mkn doktrin sesat. Mau gk ngakuin, kenyataannya mmg ada. Repot,kn?
 ·  Translate
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Jagongan (santai)  - 
 
Mbak Shaqila, masak nopo njengan, kok mlh mboten wonter kaber?
 ·  Translate
19
ARIMBI's profile photo

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
 
Kl ada yg post gmbr ini sebagai gmbr anak Kupang menantang FPI, tlg jgn di percaya.. ini gbr pemuda Dilli pro RI..menjelang referendum, jdi gk ada hubungan dg FPI, Jgn terprovokasi,..
 ·  Translate
11
Suwadwi wijaya's profile photokakine 889's profile photoRezim Koplak Para Bedebah's profile photo
5 comments
 
+kakine 889

Itu jamannya Fretelyn,,,
Foto taun jebot kan,,??!! Ahoker memang tukang buat fitnah & isu Sara.
Bukan dari Yang Kontra Ahok ya ??
 ·  Translate
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
 
Tuh, pak Buni yani sedang tampil ditv one,
 ·  Translate
7
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
 
Republik Rakyat Kecebong setelah PDIP resmi dukung Ahok,
kok bangunnya berubah jdi siang melulu, gk serajin masa lalu lagi..
 ·  Translate
8
MAS YUDHI's profile photo
 
Maaf, kang. Lolos sensor..wonge turu
Hahaha, tolong mention aq kalo nemu yg gak sesuai..

#Sudah di delete

Maaf telat
 ·  Translate
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
1
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
7
Ida Murni's profile photoSuwadwi wijaya's profile photoCandra Nurul's profile photo
3 comments
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
 
Mohon mf yg se bsr2nya, pd smua sobat di RRK,
Akun Swadwi Wijaya mengundurkan diri krn gk respect lg dengan admin yg postnya menyamakan FPI dg gmbr jembut. Wassalam
 ·  Translate
15
Suwadwi wijaya's profile photoPuri Yanto's profile photoPERMATA AYU's profile photo
4 comments
 
Lebay
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
 
Sebagian besar pertanyaan tentang rekam jejak kok diawab gk bisa diterangkan di sini ...jga pertanyaan2 lain yg jawabannya dinantikan publik kok dijawab gk bisa diterangkn disini.. terus yg kamu bisa itu apa, Gus, Gus...baru hadapi pembawa acara aj sdh gelagapan keteteran begitu.
 ·  Translate
10
Add a comment...

Suwadwi wijaya

Shared publicly  - 
 
Setelah PDIP resmi dukung Ahok, RRK nya kok malah jarang nge post..
Apa lag si mbak Adolfine, lemet2 kayak keong..
 ·  Translate
8
Add a comment...
Story
Tagline
Smga hutanku tdk terbakar lg, agsts 2016
Collections Suwadwi is following
View all
Basic Information
Gender
Male