Profile

Cover photo
Lusia Nurmawati
257 followers|9,929 views
AboutPostsPhotosVideos

Stream

Lusia Nurmawati

Shared publicly  - 
 
Bagi saya, teori bahwa -- hidup hanya sekali dengan takdir kelahiran dan garis nasib yang diberikan secara random dan dalam tingkat kesulitan/ perjuangan hidup yang berbeda-beda, kemudian mati dan mendapati sistem penilaian yang sama, lalu selesai begitu saja -- sangatlah tidak fair.

Seorang guru yang bijak tidak akan sembarangan memberikan tugas yang berbeda-beda tingkat kesulitannya kepada murid-muridnya tanpa ada sebab/alasan yang kuat. Pun jika level kemampuan murid-muridnya sama, seharusnya dia memberikan soal yang sama pula.

Kenapa kebanyakan orang tidak kritis bertanya atau setidaknya penasaran tentang kejanggalan ini? Alih-alih penasaran, kebanyakan orang buru-buru menutup diri dan mengkebiri potensi kreatifnya untuk menggali pengetahuan dan misteri semesta. Pasrah dan rela berdiam diri dalam tempurung dogma agama. Melemparkan semua pertanyaan pada kehendak dan otoritas yang kuasa. Sebegitu otoriterkah sang pencipta?

Lalu?
Teori sebab akibat
Teori ini adalah teori yang kontradiktif. Dipercaya sekaligus ditolak ketika mencoba menawarkan premis yang lebih masuk akal namun asing di telinga. Teori tabur tuai atau sebab akibat seringkali lebih dipercaya untuk konteks time frame kehidupan saat ini dan yang akan datang. Namun seolah ditolak mentah-mentah untuk menjawab misteri tuaian takdir kelahiran dan momen-momen besar kehidupan yang katanya tidak ada yang kebetulan.

Kita lahir dengan amnesia. Kita terus lahir karena PR yang tak kunjung selesai. Matriks yang rumit untuk dijelaskan secara teknis. Jiwa itu abadi. Tidak ada yg kebetulan. Semua momen besar adalah kontrak kerja yang sudah disepakati. Semua terjadi sebagai hasil dari perjalanan evolusi jiwa. Kehidupan di bumi adalah salah satu wujud sekolah jiwa dari banyaknya sekolah lain dalam beragam dimensi di alam semesta. Tidak usah pusing-pusing memikirkan siapa atau apa gerangan si penyebab awal dan utama/ Tuhan/ causa prima/ Sang pencipta atau bagaimanapapun kamu menyebutnya.

Perkembangan evolusi jiwa kita adalah yang utama.

Belajar lepas dari keterikatan duniawi. Pelan tapi pasti, untuk mencapai kedamaian abadi.
 ·  Translate
1
Add a comment...

Lusia Nurmawati

Shared publicly  - 
 
Apakah kalian termasuk orang-orang yang terpanggil untuk tidak mau membuat manusia baru atau tidak mau punya anak? Kalau iya, jangan ragu lagi, mari bergabung bersama kami dalam Indonesian Childfree Community !!!

https://m.facebook.com/groups/535492459948048?refid=18&__tn__=C

Komunitas spesial di FB diperuntukkan bagi mereka manusia2 berpikiran terbuka yang terpanggil untuk nggak mau punya anak karena berbagai alasan.
Because My Body is My Choice !

#nggakmaupunyaanak
#tidakmaupunyaanak
#childfreeindonesia
#indonesianchildfreecommunity
#childfreebychoiceindonesia
 ·  Translate
1
Add a comment...
In their circles
1 person
Have them in circles
257 people
anonim ouzly's profile photo
Shinzo Pios's profile photo
rembang cyber's profile photo
rheiya gemini's profile photo
NiGeL Karl (Nigel)'s profile photo
Rijal Syahreza's profile photo
iar luphodonch's profile photo
Agus Wahyu Widayanto's profile photo
hana gouw's profile photo
People
In their circles
1 person
Have them in circles
257 people
anonim ouzly's profile photo
Shinzo Pios's profile photo
rembang cyber's profile photo
rheiya gemini's profile photo
NiGeL Karl (Nigel)'s profile photo
Rijal Syahreza's profile photo
iar luphodonch's profile photo
Agus Wahyu Widayanto's profile photo
hana gouw's profile photo
Links