Profile cover photo
Profile photo
Islam Solutif
13 followers -
ISLAM yang damai, yang hadir sebagai SOLUSI AKTIF bagi masalah-masalah kehidupan terkini.
ISLAM yang damai, yang hadir sebagai SOLUSI AKTIF bagi masalah-masalah kehidupan terkini.

13 followers
About
Islam Solutif's posts

Post has attachment
Bersabarlah, nikmatilah. Karena ada masa-masa ketika anak-anak memulai hidupnya sendiri dan meninggalkan kita....
Photo

Post has attachment
Anda perokok? Kenapa tidak menjadikan momen menjelang Ramadhan ini untuk hijrah dan berhenti merokok? Dengan izin Allah, pasti bisa! Begini langkah-langkah praktis untuk berhenti merokok....

PERINGATAN: Jangan dibaca kalau belum ada niat kuat untuk berhenti!

Post has attachment
Sekecil apapun #rezeki, bila disyukuri akan terasa nikmat. Sebesar apapun rezeki, bila lupa bersyukur akan menjadi malapetaka.

#Nasihat #IslamSolutif
Photo

Post has attachment
Bukan sekolahnya yang wajib, tetapi pendidikan bermutu dan semangat untuk selalu belajar. Si anak harus ditempa dengan pendidikan dan pelatihan berkaitan bidang yang digemarinya. Cara ini terbukti ampuh mencetak generasi emas....

Post has attachment
Lihat sekeliling Anda. Pasti ada yang sedang kesulitan, bukan? Siapa saja. Tidak harus fakir-miskin. Tidak harus kaum lemah. Apapun golongannya. Selama dia butuh bantuan, mari ulurkan tangan untuknya.
Photo

Post has attachment
#Renungan
Kebiasaan Sami'na wa Atha'na yang Memudar

Kalau ada perintah dari Rasulullah, jangan mencari celah untuk meninggalkannya, tapi bersemangatlah untuk menjalankannya. Demikian pula sebaliknya. Jika beliau melarang, jangan mencari celah untuk melanggarnya.

Dulu, ketika Rasulullah memberi perintah kepada para sahabat, mereka tidak menanyakan, "Wahai Rasulullah, apakah ini wajib atau sunnah?" Tetapi langsung menjalankannya.

Bagi seseorang yang beriman hendaknya "sami'na wa atha'na". Saya mendengar dan saya menaatinya.

Namun bagaimana keadaan umat Islam di zaman Android ini? Jauh berbeda. Banyak di antara kita ketika diingatkan malah menjawab, "Itu kan bukan haram, hanya makruh."

Bahkan sering Mazhab Syafi'i yang sangat kita hormati dipakai untuk melegalkan sesuatu. Misalnya, seseorang diingatkan untuk memanjangkan jenggot, dia berkilah, "Dalam Mazhab Syafi'i, jenggot itu sunnah belaka!"

Dinasehati agar jangan merokok, dia menjawabnya, "Kami pengikut Mazhab Syafii, jadi bagi kami rokok hukumnya hanya makruh."

Padahal, dalam Mazhab Syafi'i banyak juga yang mewajibkan memanjangkan jenggot dan mengharamkan rokok.

Antara halal dan sunnah itu dekat, kenapa kita tidak menjalankannya sekalian? Antara makruh dan haram itu dekat, kenapa kita tidak meninggalkannya sekalian? Kenapa kita tidak lagi sami'na wa atha'na?

Post has attachment
Dunia yang semakin modern memaksa kehidupan kita berjalan serbacepat. Kita seolah dipaksa untuk terus mencari uang tanpa henti. Sampai-sampai, waktu untuk berolahraga menjadi semakin sempit.

Padahal, #olahraga itu sangat penting untuk menjaga kebugaran dan mencegah datangnya penyakit, baik berat maupun ringan. Islam juga mengajarkan umatnya untuk terus memelihara kesehatan agar selalu dalam kondisi #SehatWalAfiat

Olahraga pun tidak harus berjam-jam atau bermahal-mahal di pusat kebugaran. Cukup lakukan di rumah. Dan cukup 15 menit, Sobat Solutif, dan terbukti tetap efektif. Bagaimana caranya? Simak tiga langkah ini...

Post has attachment
Ayo, selalu berusaha menjadi manusia wajib.

#Nasihat #IslamSolutif
Photo

Post has attachment
#BukuDiskon
Harta Haram Muamalat Kontemporer

- Pengarang: Ustaz Dr. Erwandi Tarmizi, MA. (pakar fikih muamalat kontemporer)
- Penerbit: Berkat Mulia Insani Publishing
- Tebal: 655 halaman
- Ukuran: 16 x 24 cm
- Berat: 1 kg
- Terbitan: 2016 (cetakan ke-12)
- Kondisi Buku: Baru
- Harga di Toko Islam Solutif: Rp98.000 (belum ongkir)

Apa yang Anda lakukan ketika ternyata selama ini Anda mencari nafkah di sebauh bisnis yang dilarang syariat? Maukah Anda hijrah demi keridaan Allah dan untuk meringankan hisap Anda di akhirat kelak?

Atau justru Anda nekat meneruskan dengan dalih “cari uang zaman sekarang sulit kok masih mikir halal-haram”?

Jika jawaban Anda yang kedua, maka Anda tidak perlu meneruskan membaca tulisan ini. Karena buku Harta Haram Muamalat Kontemporer ini jelas bukan untuk Anda.

Namun bila Anda mau introspeksi diri dan mengkaji ulang bisnis, usaha, profesi, kantor tempat Anda bekerja, atau transaksi-transaksi individu Anda, maka inilah buku yang tepat untuk Anda jadikan referensi.

Klik gambar atau link untuk mengetahui isi lengkapnya...


Post has attachment
Ibumu, ibumu, ibumu....
Photo
Wait while more posts are being loaded