Profile cover photo
Profile photo
Susilowati Sudrajat
11 followers -
Ngelmu kuwi jalaran saka laku
Ngelmu kuwi jalaran saka laku

11 followers
About
Posts

Post has attachment

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Subhanallah!
Kata "ad-dunya" (dunia) terhitung sebanyak 115 kali. Dan kata "al akhirat" (akhirat) persis sama sebanyak 115 kali.
Kata "malaaikat" (malaikat) terhitung sebanyak 88 kali. Dan begitupun kata "Syayaatiin" (syaitan) sebanyak 88 kali.
Kata "al-hayaat" (Kehidupan) terhitung sebanyak 145 kali. Dan begitupun kata kematian sebanyak 145 kali.
Kata "Ash-shaalihaat" (amal baik) terhitung sebanyak 167 kali. Dan begitupun kata "As-saya-aat" (amal buruk) juga sebanyak 167 kali.
Kata "ibliis" (iblis) terhitung sebanyak 11 kali. Dan kata berlindung dari iblis, terhitung sebanyak 11 kali.
Frasa "mereka berkata", terhitung sebanyak 332 kali. Dan kata "Katakanlah", juga sebanyak 332 kali.
Kata "bulan" sebanyak 12 kali
Kata "hari" sebanyak 365 kali
Pondok Jeruk
Pondok Jeruk
pondokjeruk.com

Post has attachment
Pondok Jeruk
Pondok Jeruk
pondokjeruk.com
Add a comment...

Post has attachment

Post has attachment
Maaf kalau gak lucu, tapi kisah bagus.



Alkisah, ada sepasang suami istri. Keduanya saling mencintai. Hanya saja sifat keduanya sangat bertolak belakang. Suami berjiwa sangat tenang, dalam keadaan yang sangat sulit sekalipun. Sedang si istri sangat temperamental, senang meluapkan emosi karena sebab-sebab yang remeh, hehe... sepertinya sifat umum perempuan.

Pada suatu hari mereka berdua melakukan perjalanan laut naik kapal. Beberapa hari mereka berada di samudera. Tiba-tiba datang angin topan mengamuk, kapal oleng digoncangkan oleh ombak yang mengamuk.

Sang istri tak mampu menahan dirinya. Dia berteriak-teriak tanpa tahu apa yang harus dilakukannya. Dia segera menemui suaminya dengan harapan akan menemukan solusi bagaimana menyelamatkan diri dari kematian yang sedang mengintai.

Seluruh penumpang kapal tidak berbeda kondisinya dari sang istri. Namun sang istri terkejut bukan main. Ia menemukan suaminya duduk tenang seperti biasanya. Sang istri bertambah marah dan menuduh suaminya tidak punya perasaan dan kepedulian.

Sang suami memandang istrinya. Dan dengan wajah dingin serta pandangan tajam suami menghunuskan pisau ke dada istrinya. Lalu bertanya dengan suara tegas dan serius, "Apakah kamu tidak takut dengan pisau ini?"

Dengan penuh keheranan sang istri menjawab, "Tentu saja tidak."

Suami bertanya lagi, "Kenapa?"

Istri berteriak melotot, "Karena pisau itu dipegang oleh orang yang KUPERCAYAI DAN AKU CINTAI."

Seketika sang suami tersenyum dan berkata pada istrinya, "Begitu juga aku. Ombak-ombak yang sedang mengamuk ini berada di tangan DZAT YG AKU PERCAYAI DAN YANG AKU CINTAI. Jadi kenapa aku harus takut? Bukankah DIA BERKUASA ATAS SEGALANYA...?"
Percaya dan Cinta
Percaya dan Cinta
pondokjeruk.com

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded