Profile

Cover photo
buleleng dogen
Works at Singa Ambara Raja
Attended Smansa Singaraja
Lives in Singaraja, Bali, Indonesia
779 followers|274,951 views
AboutPostsPhotosYouTube+1's

Stream

 
 
Survey Capres 2014
Suara Buleleng membuka kesempatan bagi anda untuk berkontribusi dalam survey Capres 2014. Untuk mengikuti survey-nya, silahkan klik tautan berikut : Survey Capres RI 2014
 ·  Translate
1
Add a comment...

buleleng dogen

Shared publicly  - 
 
Berbagai isu maupun masalah Buleleng yang kerap menjadi perbincangan di jejaring sosial Facebook telah membuat Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana melalui Humas Buleleng, mengundang facebooker (sebutan buat para pengguna facebook) untuk sharing dan berbagi ide, saran masukan serta kritikan terhadap pembangunan di Buleleng selama ini dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di rumah jabatan bupati pada hari Jumat, 31 Januari 2014.
 ·  Translate
1
Add a comment...

buleleng dogen

Shared publicly  - 
 
KPK menangkap puluhan koruptor dan telah dijebloskan ke bui. Mereka rata-rata bukan orang sembarangan. Ada Gubernur, Anggota DPR, Bupati bahkan Menteri.
 ·  Translate
1
Add a comment...

buleleng dogen

Shared publicly  - 
 
WASPADA, "Sang Kala Tiga Wisesa" Galungan.

Dari rangkaian hari Raya Galungan dan Kuningan tersebut diatas, kita mesti mewaspadai setiap bentuk godaan- godaan yang datang sejak hari Penyekeban sampai Penampahan Galungan. Dalam rangkaian peringatan Galungan, pustaka-pustaka mengajarkan bahwa sejak Redite Pahing Dungulan kita didatangi oleh Kala Tiganing Galungan. Sang Kala Tiga ialah Sang Bhuta Galungan, Sang Bhuta Dungulan dan Sang Bhuta Amangkurat. Disebutkan dalam pustaka-pustaka itu: mereka adalah simbul angkara (keletehan). Jadi dalam hal ini umat berperang, bukanlah melawan musuh berbentuk fisik, tetapi kala keletehan dan adharma yang terdapat dalam diri umat. Berjuang, berperang antara dharma untuk mengalahkan adharma.

Pendeknya, mula-mula kita diserang kemudian ditundukkan dan akhirnya dikuasai. Ini yang akan terjadi jika kita tidak waspada, keletehan benar-benar akan menguasai kita, bila kita pasif saja kepada serangan-serangan itu atau membiarkan pikiran kita terjebak oleh pengaruh negatif. Dalam hubungan inilah Sundarigama mengajarkan agar pada hari-hari ini umat den prayitna anjekung jnana nirmala, lamakane den kasurupan. "Hendaklah umat meneguhkan hati agar jangan sampai terpengaruh oleh bhuta-bhuta (keletehan-keletehan) hati tersebut." Inilah hakikat Abhya Kala (mabiakala) dan metetebasan yang dilakukan pada hari Penampahan itu.

Kata “Jnana” dalam kamus Kawi-Indonesia ditulis artinya sebagai : ilmu, pengetahuan, pikiran, dan kesadaran. Dengan merangkum arti kata itu dapat dikatakan bahwa Jnana merupakan kemampuan untuk mengenali jati diri yang sejati atau self knowledge (pengetahuan tentang diri sendiri). Self knowledge adalah Self realization (pencerahan diri). Jnana membutuhkan pengendalian pikiran melalui upaya-upaya yang sepadan selain pengetahuan umum dan pengetahuan tentang ke-Tuhanan yang diperoleh dari pendidikan baik formal maupun non formal. Pengetahuan saja belumlah cukup untuk meneguhkan pikiran, namun perlu adanya kesadaran diri dengan jalan melatih diri sendiri untuk senantiasa menjaga pikiran tetap terkendali sehingga tidak terjebak untuk berbicara serta berprilaku kurang baik.

Manusia adalah mahluk tertinggi ciptaan Tuhan yang mendiami maya pada ini. Manusia satu-satunya mahluk yang dikaruniai pikiran (Jnana) dan kecerdasan (Buddhi). Dengan karunia ini manusia bisa memilah kemudian memilih mana yang patut dan yang tidak patut, mana yang perlu diimprove dan mana yang perlu dijaga dan dipertahankan. Dengan anugrah Jnana/pikiran ini manusia bisa menganalisa, memecahkan segala persoalan hidupnya, tidak melulu hanya mengandalkan naluri atau kebiasaan yang diajarkan pendahulunya. Manusia selalu berusaha mencari jawaban dari setiap keraguan hidup yang ditemuinya selama perjalanan di maya pada ini.

Seberapa besar keteguhan manusia untuk menjaga pikirannya agar tidak terpengaruh oleh Sang Kala Tiga, sebesar itulah kemenangan Dharma yang sesungguhnya akan diraih yang nantinya juga mempengaruhi kehidupan manusia (Bhuwana Alit) di Dunia (Bhuwana Agung) ini.

Menurut Pustaka (lontar) Djayakasunu, pada hari Galungan itu Ida Sanghyang Widhi menurunkan anugrah berupa kekuatan iman, dan kesucian batin untuk memenangkan dharma melawan adharma. Menghilangkan keletehan dari hati kita masing-masing. Memperhatikan makna Hari Raya Galungan itu, maka patutlah pada waktu-waktu itu, umat bergembira dan bersuka ria. Gembira dengan penuh rasa Parama Suksma, rasa terimakasih, atas anugrah Hyang Widhi. Gembira atas anugrah tersebut, gembira pula karena Bhatara-bhatara, jiwa suci leluhur, sejak dari sugi manek turun dan berada di tengah-tengah pratisentana sampai dengan Hari Kuningan.

Namun dalam jaman Kaliyuga, kegembiraan dalam menyambut kemenangan Dharma acapkali dilakukan dengan euforia yang berlebihan sehingga menjadi melenceng dari filosofi Galungan itu sendiri. Perayaan menyambut kemenangan tidak lagi didasari oleh makna dari masing-masing runtutan hari lain yang menyertai Hari Raya Galungan. Disinilah peran self knowledge sangat diperlukan guna meningkatkan kesadaran diri dalam rangka mencapai keharmonisan kehidupan. Apabila kita terlena oleh bujukan, rayuan, pengaruh apalagi sampai ditundukkan Sang Kala Tiga, maka dengan mudah kita akan dikuasai, dikendalikan oleh sifat jahat yang menjerumuskan ke lembah penderitaan di masa yang akan datang.

Menang sekejap untuk kekalahan tak berujung ataukah mengalah untuk kemenangan sesungguhnya yang akan kita pilih..? Semua itu terletak pada kesadaran diri kita masing-masing dalam meyakini tujuan Agama Hindu "Moksartham Jagaditha Ya Caiti Dharma".
 ·  Translate
 
WASPADA, "Sang Kala Tiga Wisesa" Galungan
Rangkaian perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan rangkaian perayaan yang paling panjang di antara hari-hari raya Agama Hindu, jarak waktunya selama 60 hari dimana rangkaiannya terdiri dari : Hari Sabtu Kliwon Wariga yang disebut dengan Tumpek Pe...
 ·  Translate
1
Putu Niki's profile photo
 
1. Hindari makan berlebihan
2. Tidak meminum minuman keras saat hari raya maupun hari biasa
3. Tidak berjudi saat hari raya maupun hari biasa
(Godaan kala)
 ·  Translate
Add a comment...

buleleng dogen

Shared publicly  - 
 
 
Asal Usul Hari Raya Galungan dan Kuningan
Suara Buleleng - Setiap enam bulan sekali umat Hindu merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Namun, mungkin banyak diantara sesama Semeton Hindu yang tidak mengetahui atau bahkan sudah lupa dengan asal usul hari besar keagamaannya tersebut. Untuk itu Sua...
 ·  Translate
1
Add a comment...

buleleng dogen

Shared publicly  - 
 
 
Gedong Kirtya, Perpustakaan Lontar Satu-Satunya di Dunia
Gedong Kirtya adalah perpustakaan lontar yang ada hanya satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia. Terdapat koleksi dan salinan teks tulisan tangan yang berhubungan dengan kesusatraan Bali, mitos, pengobatan, mantra-mantra, sastra religius dan lain-lain. Te...
 ·  Translate
2
Add a comment...
Have him in circles
779 people
I Ketut Wiryadana's profile photo
Sobat Budiasa's profile photo
Rony Adi's profile photo
Octa Priyana's profile photo
adi sugiantara's profile photo
Semeton Buleleng's profile photo
Agus Kubu Ganesha's profile photo
I Gede Ketut Nuryawan Pandu's profile photo
Githa Wika's profile photo

buleleng dogen

Shared publicly  - 
 
Hari Raya Pagerwesi yang diyakini umat Hindu di Bali sebagai hari baik untuk meningkatkan keteguhan iman dan memohon kepada Tuhan agar diberikan keselamatan ternyata dirayakan secara berbeda oleh masyarakat di Kabupaten Buleleng.

Di Buleleng timur, mulai dari Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng hingga Desa Tejakula, masyarakatnya merayakan Pagerwesi secara meriah. Sementara di Buleleng barat, seperti Kalibukbuk, Banjar, Seririt, Gerokgak, hingga Busungbiu, dirayakan secara sederhana.

Di wilayah timur, terutama Singaraja sebagai ibu kota Kabupaten Buleleng, masyarakatnya merayakan Pagerwesi secara besar-besaran. Mereka memotong hewan piaraan untuk "banten sodan" (sejenis sesajen yang dipersembahkan untuk orang yang telah meninggal dunia). Sementara umat di wilayah barat merayakannya dengan sangat sederhana dengan ritual "ngaturang canang sari".
 ·  Translate
 
Kenapa Perayaan Hari Raya Pagerwesi di Buleleng Lebih Meriah ?
"Perbedaan dalam menjalani ritual keagamaan, jangan dianggap sebagai sebuah kekurangan di satu tempat dan kelebihan di tempat lain." Demikian kalimat yang terlontar dari Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Buleleng Made Rimbawa. Ketua pengurus desa ...
 ·  Translate
1
Add a comment...

buleleng dogen

Shared publicly  - 
1
1
Sandro Wangak's profile photo
Add a comment...

buleleng dogen

Shared publicly  - 
 
 
Hacker RI Dikabarkan Sukses Lumpuhkan Situs Intelijen Australia
Jakarta, Suara Buleleng - Situs lembaga intelijen Australia atau Australian Secret Intelligence Service (ASIS) secara misterius berhenti beroperasi sejak Senin (11/11) sore dan menurut kabar yang beredar hal itu diakibatkan oleh para peretas yang tergabung ...
 ·  Translate
1
Add a comment...

buleleng dogen
owner

Diskusi  - 
 
WASPADA, "Sang Kala Tiga Wisesa" Galungan.

Dari rangkaian hari Raya Galungan dan Kuningan tersebut diatas, kita mesti mewaspadai setiap bentuk godaan- godaan yang datang sejak hari Penyekeban sampai Penampahan Galungan. Dalam rangkaian peringatan Galungan, pustaka-pustaka mengajarkan bahwa sejak Redite Pahing Dungulan kita didatangi oleh Kala Tiganing Galungan. Sang Kala Tiga ialah Sang Bhuta Galungan, Sang Bhuta Dungulan dan Sang Bhuta Amangkurat. Disebutkan dalam pustaka-pustaka itu: mereka adalah simbul angkara (keletehan). Jadi dalam hal ini umat berperang, bukanlah melawan musuh berbentuk fisik, tetapi kala keletehan dan adharma yang terdapat dalam diri umat. Berjuang, berperang antara dharma untuk mengalahkan adharma.

Pendeknya, mula-mula kita diserang kemudian ditundukkan dan akhirnya dikuasai. Ini yang akan terjadi jika kita tidak waspada, keletehan benar-benar akan menguasai kita, bila kita pasif saja kepada serangan-serangan itu atau membiarkan pikiran kita terjebak oleh pengaruh negatif. Dalam hubungan inilah Sundarigama mengajarkan agar pada hari-hari ini umat den prayitna anjekung jnana nirmala, lamakane den kasurupan. "Hendaklah umat meneguhkan hati agar jangan sampai terpengaruh oleh bhuta-bhuta (keletehan-keletehan) hati tersebut." Inilah hakikat Abhya Kala (mabiakala) dan metetebasan yang dilakukan pada hari Penampahan itu.

Kata “Jnana” dalam kamus Kawi-Indonesia ditulis artinya sebagai : ilmu, pengetahuan, pikiran, dan kesadaran. Dengan merangkum arti kata itu dapat dikatakan bahwa Jnana merupakan kemampuan untuk mengenali jati diri yang sejati atau self knowledge (pengetahuan tentang diri sendiri). Self knowledge adalah Self realization (pencerahan diri). Jnana membutuhkan pengendalian pikiran melalui upaya-upaya yang sepadan selain pengetahuan umum dan pengetahuan tentang ke-Tuhanan yang diperoleh dari pendidikan baik formal maupun non formal. Pengetahuan saja belumlah cukup untuk meneguhkan pikiran, namun perlu adanya kesadaran diri dengan jalan melatih diri sendiri untuk senantiasa menjaga pikiran tetap terkendali sehingga tidak terjebak untuk berbicara serta berprilaku kurang baik.

Manusia adalah mahluk tertinggi ciptaan Tuhan yang mendiami maya pada ini. Manusia satu-satunya mahluk yang dikaruniai pikiran (Jnana) dan kecerdasan (Buddhi). Dengan karunia ini manusia bisa memilah kemudian memilih mana yang patut dan yang tidak patut, mana yang perlu diimprove dan mana yang perlu dijaga dan dipertahankan. Dengan anugrah Jnana/pikiran ini manusia bisa menganalisa, memecahkan segala persoalan hidupnya, tidak melulu hanya mengandalkan naluri atau kebiasaan yang diajarkan pendahulunya. Manusia selalu berusaha mencari jawaban dari setiap keraguan hidup yang ditemuinya selama perjalanan di maya pada ini.

Seberapa besar keteguhan manusia untuk menjaga pikirannya agar tidak terpengaruh oleh Sang Kala Tiga, sebesar itulah kemenangan Dharma yang sesungguhnya akan diraih yang nantinya juga mempengaruhi kehidupan manusia (Bhuwana Alit) di Dunia (Bhuwana Agung) ini.

Menurut Pustaka (lontar) Djayakasunu, pada hari Galungan itu Ida Sanghyang Widhi menurunkan anugrah berupa kekuatan iman, dan kesucian batin untuk memenangkan dharma melawan adharma. Menghilangkan keletehan dari hati kita masing-masing. Memperhatikan makna Hari Raya Galungan itu, maka patutlah pada waktu-waktu itu, umat bergembira dan bersuka ria. Gembira dengan penuh rasa Parama Suksma, rasa terimakasih, atas anugrah Hyang Widhi. Gembira atas anugrah tersebut, gembira pula karena Bhatara-bhatara, jiwa suci leluhur, sejak dari sugi manek turun dan berada di tengah-tengah pratisentana sampai dengan Hari Kuningan.

Namun dalam jaman Kaliyuga, kegembiraan dalam menyambut kemenangan Dharma acapkali dilakukan dengan euforia yang berlebihan sehingga menjadi melenceng dari filosofi Galungan itu sendiri. Perayaan menyambut kemenangan tidak lagi didasari oleh makna dari masing-masing runtutan hari lain yang menyertai Hari Raya Galungan. Disinilah peran self knowledge sangat diperlukan guna meningkatkan kesadaran diri dalam rangka mencapai keharmonisan kehidupan. Apabila kita terlena oleh bujukan, rayuan, pengaruh apalagi sampai ditundukkan Sang Kala Tiga, maka dengan mudah kita akan dikuasai, dikendalikan oleh sifat jahat yang menjerumuskan ke lembah penderitaan di masa yang akan datang.

Menang sekejap untuk kekalahan tak berujung ataukah mengalah untuk kemenangan sesungguhnya yang akan kita pilih..? Semua itu terletak pada kesadaran diri kita masing-masing dalam meyakini tujuan Agama Hindu "Moksartham Jagaditha Ya Caiti Dharma".
 ·  Translate
 
WASPADA, "Sang Kala Tiga Wisesa" Galungan
Rangkaian perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan rangkaian perayaan yang paling panjang di antara hari-hari raya Agama Hindu, jarak waktunya selama 60 hari dimana rangkaiannya terdiri dari : Hari Sabtu Kliwon Wariga yang disebut dengan Tumpek Pe...
 ·  Translate
1
Add a comment...

buleleng dogen
owner

Umum  - 
 
 
Asal Usul Hari Raya Galungan dan Kuningan
Suara Buleleng - Setiap enam bulan sekali umat Hindu merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Namun, mungkin banyak diantara sesama Semeton Hindu yang tidak mengetahui atau bahkan sudah lupa dengan asal usul hari besar keagamaannya tersebut. Untuk itu Sua...
 ·  Translate
1
Add a comment...

buleleng dogen
owner

Halo Buleleng  - 
 
 
Gedong Kirtya, Perpustakaan Lontar Satu-Satunya di Dunia
Gedong Kirtya adalah perpustakaan lontar yang ada hanya satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia. Terdapat koleksi dan salinan teks tulisan tangan yang berhubungan dengan kesusatraan Bali, mitos, pengobatan, mantra-mantra, sastra religius dan lain-lain. Te...
 ·  Translate
3
Purnok Dblog's profile photo
 
waduuhh.... harus dikembangkan nie
 ·  Translate
Add a comment...
People
Have him in circles
779 people
I Ketut Wiryadana's profile photo
Sobat Budiasa's profile photo
Rony Adi's profile photo
Octa Priyana's profile photo
adi sugiantara's profile photo
Semeton Buleleng's profile photo
Agus Kubu Ganesha's profile photo
I Gede Ketut Nuryawan Pandu's profile photo
Githa Wika's profile photo
Work
Occupation
Berkelana menyusuri jalan kehidupan..
Employment
  • Singa Ambara Raja
    staf, 2000 - present
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
Singaraja, Bali, Indonesia
Previously
Denpasar, Bali
Links
Contributor to
Links
Story
Tagline
rwa bhineda
Introduction
Buleleng Dogen (BULDOG) :
- Dari Buleleng,
- Oleh Buleleng,
- Untuk Buleleng...

Lekad di Buleleng, idup di Buleleng, mati pun di Buleleng..
Bragging rights
Tamat SMANSA
Education
  • Smansa Singaraja
    Social, 1998
Basic Information
Gender
Male
Looking for
Friends, Dating, A relationship, Networking
Other names
BULDOG
buleleng dogen's +1's are the things they like, agree with, or want to recommend.
Suara Buleleng ..::Media informasi Dari Oleh dan Untuk Buleleleng::..Gem...
www.suarabuleleng.com

Kekuatan gempa 5,3 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer. Posisinya di tenggara Pulau Bali, tepatnya 138 kilometer barat daya Lombok T

Okezone News - Pelaku Penganiayaan ABG Bali Anggota Geng CMP
news.okezone.com

Para pelaku dalam video kekerasan ABG Bali yang beredar luas di dunia maya melibatkan kelompok geng wanita Cewe Macho Performance (CMP) di D

Syarat & Ketentuan - TATA TERTIB DISKUSI DI FORUM SUARA BULELENG
forum-suara-buleleng.8348.n7.nabble.com

TATA TERTIB DISKUSI DI FORUM SUARA BULELENG. - Setiap member yang telah terdaftar dalam forum ini memiliki hak untuk membuat topik diskusi p

Anak Indonesia jawara olimpiade robot - AntaraNews.com
www.antaranews.com

ANTARAnews.com - Tiga anak Indonesia menjadi juara III untuk "Regular Category Junior High School" dalam olimpiade robot "World Robotic Olym

Singaraja
plus.google.com

Singaraja adalah ibu kota kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia. Luasnya adalah 27,98 km² dan penduduknya berjumlah 80.500 jiwa. Kepadatan penduduknya adalah 2877 jiwa/km². Letaknya berada pada 08° 03’40” - 08° 23’00” LS 114° dan 25’ 55” - 115° 27’ 28” BT.

detikNews : KPK: Bukti Soal Koster Masih Elementer, Tapi Kami Akan Kemba...
news.detik.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui salah satu wakil ketuanya, Busyro Muqqodas, mengatakan bukti terkait Koster masih elementer, namu

10 Hadiah yang Belum Tentu Disuka Pria
female.kompas.com

Agar hadiah yang Anda berikan disukai pasangan, perhatikan kebutuhan dan seleranya, bukan dengan menerka apalagi menyesuaikan selera Anda.

SUARA MUSIK BULELENG | Singaraja, ID | Artist Roster, Shows, Schedules, ...
www.reverbnation.com

SUARA MUSIK BULELENG Artist Roster, Shows, Schedules, and Releases by SUARA MUSIK BULELENG at ReverbNation

detikNews : Kapolri Akan Usut Kebenaran Video Dugaan Pembantaian di Mesuji
www.detiknews.com

Kapolri Jenderal Timur Pradopo, belum bisa memastikan kebenaran beredarnya video dugaan pembantaian petani di Mesuji, Lampung. Polisi akan t

Bulelengku [Blognya Masyarakat Buleleng]
bulelengku.blogspot.com

Jejaring Sosial Facebook telah memberikan banyak ruang bagi Semeton Buleleng bukan hanya sebagai media berbagi khabar, mencari teman ataupun

Bulelengku: Bupati Buleleng Dari Masa Ke Masa
bulelengku.blogspot.com

Berikut ini nama-nama Bupati Buleleng dari masa ke masa : 1. BAGUS MADE BERATA Kepala Daerah Swapraja Periode Tahun 1955 - 1960 2. IDA BAGUS

Bulelengku: Blognya Masyarakat Buleleng
bulelengku.blogspot.com

Kami menyebutnya "BULELENGKU" karena kami mengerti bahwa setiap masyarakat Buleleng memiliki pendapat yang pantas untuk dipublikas

God Bless - Panggung Sandiwara @ 40th Anniversary Hard Rock Cafe (14 Jun...
www.youtube.com

Selamat datang di YouTube! Bahasa yang Disarankan (preferensi sudah disetel agar menampilkan): Bahasa Indonesia. Untuk mengubah preferensi b

Rainbow-Since You Been Gone [High Definition] HD
www.youtube.com

Since You Been Gone tema de Rainbow del album Down to Earth de 1979: I get the same old dreams same time everynight Fall to the ground and I

Singaraja Online
www.youtube.com

Nikmati lagu-lagu yang pernah populer di Singaraja.. Hanya di Singaraja Online...!!!!

wujudkan impianmu di tahun 2012 dengan internet ~ blognya Lemon Smile
tugasnyamuknakal.blogspot.com

skip to main | skip to sidebar. blognya Lemon Smile. Code Programmer. C++; Java. Free Downloads. Appications; Document. Featured. TV Online;