Profile cover photo
Profile photo
Rawi Wahyudiono
1,301 followers
1,301 followers
About
Posts

Post has attachment


Jumat malam di Code Margonda ada materi bagus mengenai disrupsi media yang dibawakan oleh pak Kris moerwanto dari jawapos group, Ardhi suryadhi wapemred detikcom dan Deden ridwan founder reborn studios



Dari beberapa penjelasan yang di paparkan, saya merangkum jadi 4 kesimpulan dalam menghadapi disrupsi di media dan juga termasuk trik & tips dalam berbisnis di media
Tipsnya ini ternyata sangat relevan dengan kondisi sekarang dan tidak harus digunakan oleh pebisnis media tetapi bisa juga untuk bisnis di bidang lain



Ada 4 kesimpulan yaitu

1. Menjadi raja lokal

2. Memanfaatkan long tail

3. Conversation sebuah keharusan

4. Serangan darat dan udara



MENJADI RAJA LOKAL, ini sesuai dengan apa yang jawa post group lakukan. Mereka selalu membuka media koran, tv di beberapa kota besar dan kecil



Mereka melakukan secara mendalam dan detil mengenai perkembangan kota tersebut dan beritanya hanya seputar kota itu saja



Selain itu, menggandeng beberapa kelompok dan komunitas untuk menjadi partner media juga dijadikan sebagai strategi mendapat konten dan pembaca



Kalau di online, kita bisa memanfaatkan google maps, demography fb ads, pentargetan kota di adwords tetapi kalau yang gratisan sudah pasti agak susah biarpun kita menggunakan teknik SEO



MEMANFAATKAN LONG TAIL

Ini yang dimaksud bukan hanya sebatas teknik SEO tetapi lebih kepada mengambil target market yang "kecil" tetapi melakukan pembelian berulang



Salah satu caranya di online adalah menggunakan google trends, keywords, analytics, demography di fb ads dan adwords dll



Semakin kita bisa dapatkan long tail yang bagus maka itu bisa menjadi sasaram tembak yang menguntungkan



Kalau kita mengarahkan sasaran kita ke bagian terbesar maka lawan kita adalah brand-brand besar yang mempunyai kapital tak terhingga



Contoh, jualan baju wanita, produknya jangan hanya mengarah ke BAJU WANITA saja tetapi arahkan juga ke kategori yang paling dalam seperti BAJU WANITA UNTUK PESTA ULANG TAHUN, BAJU WANITA UNTUK IBU DAN ANAK KEMBAR dll



Semua produk dan cara promosi diarahkan ke long tail tersebut. Mungkin kebutuhannya tidak besar tetapi jika kita punya beberapa barang yang menguasai di long tail maka hasilnya akan tetap saja besar



CONVERSATION SEBUAH KEHARUSAN

Dulu dikenal dengan istilah konten is the king sampai-sampai banyak teknik seo yang membanjiri web-nya dengan ratusan artikel tertarget



Tetapi sekarang cara diatas kurang maksimal jika hanya konten saja, sekarang harua ada sebuah langkah yang mengarah ke percakapan (conversation) karena dengan pendekatan secara personal biasanya prosentase closing lebih tinggi



Cara ini bisa menggunakan tombol whatsapp, telegram, chat yang dipasang di web



Bisa juga dengan menyiapkan customer support yang ready 24 jam, ini bisa di siasati juga dengan robot sambil menggunakan copy writing yang tepat



Semua channel jualan kita harus ada pilihan percakapan yang bisa menjawab kebutuhan pelanggan dan calon pelanggan



SERANGAN DARAT DAN UDARA

Sekarang kombinasi promosi secara offline (darat) dan online (udara) menjadi sebuah keharusan, tidak bisa kita hanya mengandalkan 1 cara saja karena peta bisnis berubah



Cara offline ini menggunakan cara lama seperti pameran, visit, sebar brosur, pasang baliho di jalan-jalan strategis dll. Ini semua cara lama yang banyak ditinggalkan karena mahal dan "tidak efektif", itu dulu....



Cara online ini memanfaatkan social media, website, endorser dll



Dan ingat ya, sekarang kalau hanya mengandalkan teknik SEO saja akan ketinggalan karena algoritma berubah, sekarang siapa yang punya duit buat pasang iklan maka dia yang bisa tampil di halaman utama google atau sering muncul di fb ads



Coba aja perhatikan search engine google, siapa saja yang muncul



FB ads,Instagram Ads perhatikan polanya, apakah masih sama dengan yang dulu..??



Endorse, apakah dengan target ribuan like atau trending topic bisa terkonversi ke penjualan..??



Dengan menggabungkan 4 cara diatas maka seharusnya bisnis kita bisa melewati kondisi yang sangat cepat perubahannya, hanya saja masalahnya tidak semua orang mempunyai kemampuan seperti diatas



Ada yang jago di offline tetapi lemah di online dan juga sebaliknya



Dan sebetulnya yang jadi masalah itu bukan ancaman dari luar tetapi dari kita sendiri sebagai leader yang tidak mau berubah, kalau kita tidak berubah maka permasalahan tetap tidak akan berubah sedangkan ancaman perubahan dari luar selalu datang setiap saat



Kalau kita mau berubah maka ancaman sebesar dan secepat apapun tidak akan menjadi masalah karena kita juga ikut berubah secara cepat



Untuk meng-siasati perubahan yang ada maka cara yang terbaik adalah dengan berKOLABORASI, saling mengisi kelebihan dan kekurangan masing-masing karena dengan cara ini maka percepatan akan bisa didapat



Dunia berubah dengan cepat dan cara main juga berubah jadi kalau kita masih menggunakan cara-cara lama maka bisa dipastikan ...........



Salam setroong...!!!
Rawi Wahyudiono
Rawi Wahyudiono
rawiwahyudiono.blogspot.com
Add a comment...

Post has attachment
**
Jumat malam di Code Margonda ada materi bagus mengenai disrupsi media yang dibawakan oleh pak Kris moerwanto dari jawapos group, Ardhi suryadhi wapemred detikcom dan Deden ridwan founder reborn studios Dari beberapa penjelasan yang di paparkan, saya merangk...
Rawi Wahyudiono
Rawi Wahyudiono
rawiwahyudiono.blogspot.com
Add a comment...

Post has attachment
Rawi Wahyudiono
Rawi Wahyudiono
rawiwahyudiono.blogspot.com
Add a comment...

Post has attachment
**
7 oktober 2018 kemarin saya ikut race Runforiver di Depok UI kategori 21K. Race Half marathon 21K ini adalah yang race road ke 2 setelah Jogja Marathon dan di Runforiver ini saya mencatatkan waktu terbaik 2.37 menit dibandingkan waktu di Jogja Marathon berd...
Rawi Wahyudiono
Rawi Wahyudiono
rawiwahyudiono.blogspot.com
Add a comment...

Post has attachment
Fase Performance Trail Running The North Face
Beberapa minggu yang lalu coach rahmat sudah memberikan menu latihan untuk peserta trail running BTS seperti artikel berikut ini dan saat ini karena sudah memasuki fase performance untuk mengikuti race BTS dan Gunung Salak yang saya ikuti di kategori 32K ma...
Add a comment...

Post has attachment
Kisah Sepatu Lari-ku
Kisah Sepatu Lari-ku
rawiwahyudiono.blogspot.com
Add a comment...

Post has attachment
Kisah Sepatu Lari-ku
Saya bukan termasuk orang fashionable dan ganti-ganti pakaian atau sepatu Tetapi setelah kenal olahraga lari yang setiap bulannya selalu bertambah jaraknya dan juga ditambah kenal dengan lari trail (lari di bukit/gunung) yang lebih seru karena hawanya sejuk...
Kisah Sepatu Lari-ku
Kisah Sepatu Lari-ku
rawiwahyudiono.blogspot.com
Add a comment...

Post has attachment
Menu Latihan BTS Bromo Tengger Semeru
Kurang 5 minggu dari sekarang, 26-September-2018 adalah
jadwal race BTS (Bromo Tengger Semeru) . Beberapa nama dari tim TNF Indonesia
akan ikut race tersebut dan saya rencananya ikutan juga yang 30K soalnya untuk
ikut yang 70K belum bisa karena peraturan ba...
Add a comment...

Post has attachment
Review dari Edo yang turun di kategori 50K Bandung Ultra BDG100.
Beberapa kalimat sudah di edit untuk mempermudah membacanya karena review ini hasil copas dari group TNF Indonesia
==================================================



Review (update) :

Bandung Ultra 2018

Nama: edo

Katagori Race: 50k

Waktu: 9:29:19

Rank:7/203



Catatan tentang latihan:

- Cardio endurance (running), 3x sehari Sel-Rab-kamis-jumat, long run Sab-minggu

- Strength, Universal strength malam, iron strength kamis, super saiya selasa,

- Functional training (flexibility/mobility/stability), TNF drill tiap pagi, rabu animal flow

- Mental training (breathing/visualisasi/imagineering/NLP), kadang pas weekend



Catatan tentang Nutrition Intake dan Rehidrasi termasuk salt dan elektrolit, jumlah dan timingnya:

- jenis asupan kalori carbo : roti sobek coklat/jam, kurma tunisia 3/jam, jeruk/semangka/pisang tiap water station

- Rehidrasi: air putih biasa tiap 10', energy gel 5, salt stick 13, 1 di tiap jam, setelah 5jam 2 perjam, isotonik setelah WS2, minum karena Jatuh kram km19, coca cola 2 WS, seteguk



Catatan tentang Dynamic rest saat rest

walk, stop, ukur HR, kurangi speed, squat, climber pas kram, massage di tiap WS, cream pegal2 (walk, power walk, reconditioning otot spt squats, climber atau dynamic stretch) waktu dan frekuensinya

Juga tentang passive recovery spt rendam es atau massage atau static stretch saat race.



Learning points:

(Catatan penting yg perlu diingat)

-trekking pole

-mind set, ga perlu nafsu ngejar orang, hati hati, fokus ke kemampuan diri sendiri saat itu aja, catatan timing yang baik

- p3k kalau kram

- universal strength ga konsisten?

- speed training kurang?

- GPS tracker berguna banget



What next:

Strategi selanjutnya

- lari dengan trekking pole pas nanjak

- sport watch dengan heart rate konitor

- latihan ke gunung lagi



DAN DIBAWAH INI ADALAH RESPON DARI COACH RAHMAT



Ok @Edo Runner

Nice review, shg bisa menjadi masukan buat yg lain. Secara program mungkin sdh dijalankan hampir 80% yaa, universal strength di minggu terakhir tersendat, selanjutnya kita akan tingkatkan kemampuan ototnya setelah diaktivasi oleh universal strength. Yang akan kita pertahankan di universal strength “super saiyan” dan juga latihan flexibility nya, selain itu juga latihan kekuatan kaki pistol squats dan bridge (itu dua otot yg berlawanan yg dilatih shg akan balance kekuatannya).

Untuk nutrition intake nanti buat catatan pribadi diingat2 lagi dan dipilih yg paling ok dan efisien untuk menjaga kesinambungan energy selama race. Juga untuk recovery treatmentnya kalau bisa secara detail kemaren dihitung menitnya, dan dijumlahin waktunya yg dihabiskan di setiap WS, jadi kita juga bisa lbh detail dan tepat untuk timing istitahatnya jangan berlebih atau kurang jadi “tepat”.

Shg kita tau persis avg pace race kita dan kita akan berlatih lagi untuk meningkatkan itu untuk next race.


Good effort yaa...semangat!! 💪🏻💪🏻
Add a comment...

Post has attachment
Bandung Ultra Trail BDG100 - Edo
Review dari Edo yang turun di kategori 50K Bandung Ultra BDG100. Beberapa kalimat sudah di edit untuk mempermudah membacanya karena review ini hasil copas dari group TNF Indonesia ================================================== Review (update) : Bandung ...
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded