Foto sampul profil
Foto profil
dini kaeka
668 pengikut
668 pengikut
Tentang
Postingan

Pos berisi konten bersama
Tidak ada wudhu bagi yang tidak menyebut nama Allah” (HR. Muslim no. 224).
Dan bacaan yang paling mudah adalah Basmallah. Namun jika lupa, maka tidak ada kewajiban apa-apa
.
Diriwayatkan oleh Umar, Rasulullah Shalallahu'alaihi Wassalam bersabda :"Tidaklah salah seorang diantara kalian berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian mengucapkan: asyhadu anlaa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariikalahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rosuuluh (Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Allah semata; yang tidak ada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya), melainkan dibukakan untuknya delapan pintu syurga, ia dapat masuk dari mana saja yang ia kehendaki.'” (HR. Muslim)

🔸Dan Tirmidzi menambahkan: “Alloohummaj’alni minat tawwabiina waj’alnii minl mutathohhiriin (Ya Allah jadikan aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikan aku termasuk orang-orang yang suka mensucikan diri).”

Karena wudhu adalah salah satu Syarat Sah nya Shalat, jadi penting bagi kita untuk sangat memperhatikan dan menyempurnakannya.
Jangan buru-buru ya... Agar saat akan menghadap Allah kita dalam keadaan suci dari hadats besar/kecil. Setelah itu jangan lupa berdoa selepas wudhu.
Foto
Tambahkan komentar...

Pos berisi konten bersama
Tambahkan komentar...

Pos berisi konten bersama
Tambahkan komentar...

Pos berisi konten bersama
When someone is born, the adhan is given but there is no prayer.

When someone dies, there is a prayer with no adhan.

The adhan of our birth belongs to the prayer of our death.

That’s how short our life in this dunya is!
Foto
Tambahkan komentar...

Pos berisi lampiran
Orang tua dan anak yang beriman, yang akan saling mengangkat derajat kelak di akhirat.
Foto
Tambahkan komentar...

Pos berisi lampiran
PILIH MASJID DEKAT ATAU JAUH YANG LEBIH NYUNNAH?

Ada pilihan, ada masjid dekat namun imamnya kurang bagus. Ada masjid yang jauh, imamnya bagus, selain itu punya manfaat lain jika shalat di sana (karena lebih nyunnah katanya), mana yang harus dipilih?

Selengkapnya link berikut wajib dibuka:

https://rumaysho.com/15279-shalat-di-masjid-dekat-ataukah-di-masjid-jauh-yang-nyunnah.html

Muhammad Abduh Tuasikal
Foto
Tambahkan komentar...

Pos berisi lampiran
[Pesan Rumaysho #15]

MOGA KITA TERHINDAR DARI SUUL KHOTIMAH

Baca sejenak hadits berikut.

Sahl bin Sa’ad As-Sa’idi berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat ada yang membunuh orang-orang musyrik dan ia merupakan salah seorang prajurit muslimin yang gagah berani. Namun anehnya beliau malah berujar,
“Siapa yang ingin melihat seorang penduduk neraka, silakan lihat orang ini.” Kontan seseorang menguntitnya, dan terus ia kuntit hingga prajurit tadi terluka dan ia sendiri ingin segera mati (tak kuat menahan sakit, pen.). Lalu serta merta, ia ambil ujung pedangnya dan ia letakkan di dadanya, lantas ia hunjamkan hingga menembus di antara kedua lengannya.
Selanjutnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh ada seorang hamba yang menurut pandangan orang banyak mengamalkan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka. Sebaliknya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan-amalan penduduk neraka, namun berakhir dengan menjadi penghuni surga. Sungguh amalan itu dilihat dari akhirnya.” (HR. Bukhari, no. 6493)

Dalam riwayat lain disebutkan,

وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari, no. 6607)

Sudah bisa gali hikmah penting?
Coba renungkan penjelasan berikut dari alim robbani.

Dijelaskan oleh Ibnu Rajab Al-Hambali mengenai hadits Sahl bin Sa’ad di atas pada kalimat “ia beramal yang dilihat oleh orang”, maksudnya adalah batinnya berbeda dengan lahiriyahnya. Maksudnya, seseorang bisa mendapatkan akhir hidup yang jelek karena masalah batinnya yang di mana perkara batin tidaklah nampak oleh orang-orang. Inilah sebab yang mengakibatkan seseorang mendapatkan suul khatimah.
Bisa jadi pula seseorang beramal seperti amalan penduduk neraka. Namun dalam batinnya, masih ada benih kebaikan. Ternyata benih kebaikan tersebut tumbuh pesat di akhir hidupnya, hingga ia meraih husnul khatimah.
Kata Ibnu Rajab, dari sinilah para ulama khawatir dengan keadan suul khatimah, keadaan akhir hidup yang jelek. Lihat pembahasan Ibnu Rajab dalam Jaami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 1: 173.


Baca selengkapnya di sini:
https://rumaysho.com/13187-amalan-tergantung-pada-akhirnya.html

Ya Allah, jauhkanlah kami dari suul khotimah dan karuniakan kami untuk terus istiqamah sehingga mati dalam keadaan husnul khotimah.

✏ Muhammad Abduh Tuasikal

With Nur Ramadhan Wisata Umra & Hajj Service, hari terakhir @ Makkah Saudi Arabia, 23 Rabi'uts Tsani 1438 H, 22-01-2017

Info Umrah Ramadhan bersama Ustadz M Abduh Tuasikal: 083867838752 (Edi Sa'ad) • Info Buku Terbaru Ustadz M Abduh Tuasikal: 085200171222 (Toko Online Ruwaifi.Com)

SHARE YUK!

-

• Bagi yang ingin mendapatkan BC Tausiyah Rumaysho seperti di atas, silakan daftarkan lewat nomor WA 083840769931, insya Allah akan diarahkan.

• KAMI INGATKAN NOMOR INI 083840769930 UNTUK DISIMPAN DI KONTAK ANDA AGAR TIDAK DIANGGAP SPAM JIKA DIBROADCAST. Simpan dengan nama: "BC Tim Rumaysho". Syukron.
Foto
Tambahkan komentar...

Pos berisi lampiran
[Pesan Rumaysho #16]

JANGAN KAGUM DENGAN AMALAN SAAT INI

Jangan terkagum pada amalan kita saat ini. Walau kita sekarang rajin shalat atau gemar mengisi waktu dengan amalan sunnah. Karena akhir hayat itulah penentunya, apakah benar kita bisa istiqamah.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Janganlah kalian terkagum dengan amalan seseorang sampai kalian melihat amalan akhir hayatnya. Karena mungkin saja seseorang beramal pada suatu waktu dengan amalan yang shalih, yang seandainya ia mati, maka ia akan masuk surga. Akan tetapi, ia berubah dan mengamalkan perbuatan jelek. Mungkin saja seseorang beramal pada suatu waktu dengan suatu amalan jelek, yang seandainya ia mati, maka akan masuk neraka. Akan tetapi, ia berubah dan beramal dengan amalan shalih. Oleh karenanya, apabila Allah menginginkan satu kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan menunjukinya sebelum ia meninggal.”

Para sahabat bertanya,

“Apa maksud menunjuki sebelum meninggal?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Yaitu memberikan ia taufik untuk beramal shalih dan mati dalam keadaan seperti itu.”

(HR. Ahmad, 3: 120, 123, 230, 257 dan Ibnu Abi ‘Ashim dalam As-Sunnah 347-353 dari jalur dari Humaid, dari Anas bin Malik. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth dalam Tahqiq Musnad Imam Ahmad mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat shahih Bukhari – Muslim. Lihat pula Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1334, hal yang sama dikatakan oleh Syaikh Al-Albani)

Oleh karenanya, penting sekali amalan yang kontinu dan menjadi akhir hidup dengan penutup terbaik yaitu husnul khatimah.

YA ALLAH KARUNIAKANLAH KAMI HUSNUL KHOTIMAH.

Rugi kalau tidak membaca secara lengkap artikel di atas:

https://rumaysho.com/13187-amalan-tergantung-pada-akhirnya.html

✏ Muhammad Abduh Tuasikal

With Nur Ramadhan Wisata Umra & Hajj Service, perjalanan Jeddah - Jakarta, 24 Rabi'uts Tsani 1438 H, 23-01-2017

Info Umrah Ramadhan bersama Ustadz M Abduh Tuasikal: 083867838752 (Edi Sa'ad) • Info Buku Terbaru Ustadz M Abduh Tuasikal: 085200171222 (Toko Online Ruwaifi.Com)

SHARE YUK!

---

• Bagi yang ingin mendapatkan BC Tausiyah Rumaysho seperti di atas, silakan daftarkan lewat nomor WA 083840769931, insya Allah akan diarahkan.

• KAMI INGATKAN NOMOR INI 083840768930 UNTUK DISIMPAN DI KONTAK ANDA AGAR TIDAK DIANGGAP SPAM JIKA DIBROADCAST. Simpan dengan nama: "BC Tim Rumaysho". Syukron.
Foto
Tambahkan komentar...

Pos berisi lampiran
[Pesan Rumaysho #17]

KEADAAN JELEK DI WAKTU TUA ITU SEPERTI INI

Ada cerita seorang kakek usia 60 tahun, saat ini hanya bisa menikmati gaji pensiunnya 395 ribu rupiah dari total 3.904.200 rupiah. Beliau adalah mantan guru yang bergolongan 4B. Sudah jelas kan gajinya lumayan besar.

Setiap bulannya ia harus mencicil 3,5 juta rupiah selama 5 tahun.

Utang awalnya 80 juta rupiah. Berarti untuk 60 bulan tersebut ia harus melunasi hingga 210 juta rupiah.

Lihatlah 80 juta rupiah berkembang menjadi 210 juta rupiah.
Ketika ditanya, apa masih mau berutang seperti itu lagi. Jawabnya, “Sudah, ini tak mau terulang lagi.”

Bagaimana tidak kapok karena cuma 395 ribu rupiah saja di masa tua yang bisa ia nikmati setiap bulannya dari gaji pensiunnya.

Bayangkan dengan uang segitu, hidupnya bagaimana?

Sungguh masa tua yang sengsara. Sengsara lantaran UTANG RIBA.

Ingin selamat dari waktu tua semacam itu?
Amalkan doa berikut ini ...

ALLOOHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MINAL JUBNI, WA A’UUDZU BIKA AN URODDA ILAA ARDZALIL ‘UMUR, WA A’UUDZU BIKA MIN FITNATID DUN-YAA, WA A’UUDZU BIKA MIN ‘ADZAABIL QOBRI.

Artinya: Ya Allah, aku meminta perlindungan kepada-Mu dari sifat lemah dalam melakukan ibadah, aku meminta perlindungan kepada- Mu dari keadaan tua yang jelek, aku meminta perlindungan kepada-Mu dari godaan syahwat dunia (sehingga lalai dari kewajiban, pen.), dan aku meminta perlindungan pada-Mu dari siksa kubur.

Link selengkapnya yang patut dibaca : https://rumaysho.com/15274-cerita-pensiunan-yang-terlilit-utang-riba.html

✏ Muhammad Abduh Tuasikal

Info Buku Terbaru Ustadz M Abduh Tuasikal: 085200171222 (Toko Online Ruwaifi.Com)

SHARE YUK!

---

• Bagi yang ingin mendapatkan BC Tausiyah Rumaysho seperti di atas, silakan daftarkan lewat nomor WA 083840769931, insya Allah akan diarahkan.

• KAMI INGATKAN NOMOR INI 083840769930 UNTUK DISIMPAN DI KONTAK ANDA AGAR TIDAK DIANGGAP SPAM JIKA DIBROADCAST. Simpan dengan nama: "BC Tim Rumaysho". Syukron.
Foto
Tambahkan komentar...

Pos berisi lampiran
Foto
Tambahkan komentar...
Tunggu selagi postingan lainnya dimuat