Profile

Cover photo
Ahlul Bayt
Lives in Jakarta
26 followers
AboutPostsPhotosVideos

Stream

Ahlul Bayt

Shared publicly  - 
 
 
Perda Tolikara : Hanya Gereja GIDI yang Boleh Berdiri

•Bupati Tolikara, Usman Wanimbo, membenarkan adanya peraturan daerah (Perda) Kabupaten Tolikara yang menyatakan hanya kelompok Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) yang boleh membangun tempat ibadah di wilayah Kabupaten Tolikara, Papua. Gereja lain dan juga masjid tidak diperbolehkan berdiri.

•“Memang ada Perda yang menyatakan itu, bahwa di sini asal mula terbentuknya GIDI. Sehingga masyarakat berpikir untuk aliran gereja lain tidak bisa membangun tempat ibadah di sini. Hanya itu saja, aliran lain tidak boleh bangun,” kata Wanimbo seperti dikutip Viva.co.id, Selasa (21/7/2015).

•Ia menambahkan, Perda tersebut disahkan pada tahun 2013 lalu. Jauh sebelum ada Perda, sebenarnya telah ada mushala yang kini menjadi masjid.

•“Musala memang dari dulu ada. Tapi sampai hari ini belum dieksekusi dalam bentuk peraturan Bupati,” tandasnya. “Masjid juga dilarang dibangun dalam Perda itu.”

•Menurut Wanimbo, dengan adanya Perda tersebut masyarakat mau tidak mau harus terima. Terlebih kelompok GIDI termasuk komunitas gereja yang besar di Tolikara, Papua.

•Seperti diketahui, Masjid Baitul Muttaqin dibakar oleh massa jemaat GIDI pada saat Idul Fitri, Jum’at (17/7/2015) lalu. Dulunya, masjid tersebut adalah mushala berukuran 5 meter x 5 meter. Karena jumlah penduduk Muslim makin banyak, mushala tersebut kemudian diperluas dan menjadi masjid.

•Sebelum massa membakar masjid tersebut, ditemukan edaran dari GIDI yang melarang pelaksanaan shalat Idul Fitri. [Ibnu K/Bersamadakwah]
 ·  Translate
View original post
1
Add a comment...

Ahlul Bayt

Shared publicly  - 
 
 
Tolikara Kota Kecil, Tapi Bendera Israel Populer



Seorang relawan dengan back-round bendera Israel di sebuah kios di Tolikara

Hidayatullah.com
Kabupaten Tolikara merupakan bagian dari Provinsi Papua dengan luas sekitar 5.234 KM2.
Tolikara yang diapit Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Jawawijaya Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Jayawijaya merupakan kabupaten baru hasil pemekaran pasca hadirnya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus.

Kabupaten Tolikara yang beribukota di Karubaga terbagi dalam 514 Desa dan 35 Kecamatan. Meski demikian, jangan bayangkan desa di daerah layaknya di Jawa. Sebab, satu desa kadang hanya puluhan rumah.

Komoditi unggulan Kabupaten Tolikara yaitu sektor pertanian dan jasa. Sub sektor Pertanian komoditi yang diunggulkan berupa Jagung dan Ubi Kayu.

Yang menarik, meski merupakan tempat terpencil dan akses masih sulit, beberapa pihak mengatakan, pesawat milik orang asing bisa datang dan pergi seenaknya.

Kios di Tolikara
Banyak kios di Tolikara dicat bendera Israel

Sebagai penunjang kegiatan perekonomian, di wilayah ini tersedia 1 bandar udara, yaitu Bandara Bokondini, namun beberapa saksi yang ditemui hidayatullah.com, banyak bandara khusus orang asing yang hilir mudik tidak bisa terpantau.

“Di sini banyak pesawat asing datang dan pergi tidak terpantau. Karena aparat di sini sedikit,” demikian ujar salah seorang aparat yang tak mau disebutkan namanya kepada hidayatullah.com.

Yang tidak kalah menarik, banyak bendera-bendera Israel jadi pajangan warga. Pantauan hidayatullah.com, mudah dijumpai kios-kios warga dihias mengikuti bendera Israel biru-putih bergambar Bintang David.

Kebetulan, saat beberapa jam menginjakkan kaki di Tolikara pertama kali hari Senin (21/07/2015) media ini bisa menyaksikan ramainya masyarakat luar Tolikara mengikuti arak-arakan penutupan kegiatan seminar dan KKR Pemuda GIDI tingkat internasional yang diselenggarakan sejak tanggal 13 Juli 2015.

Diperkirakan sekitar 7000 orang mengikuti arak-arakan, dan sebagian banyak mengibarkan bendera Israel.

Sementara itu, banyak warga lokal sendiri masih kurang memahami arti bendera-bendera Israel tersebut.*/Abu Fathun

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

http://m.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2015/07/22/74384/tolikara-kota-kecil-tapi-bendera-israel-populer.html#.Va9e9HPZFAh

 ·  Translate
4 comments on original post
1
Add a comment...
Have him in circles
26 people
Ariesta Tours's profile photo
Setyawan Benny's profile photo
Isa Lpse's profile photo
fadjar hariyadi's profile photo
leena ph's profile photo
Ahlul Bayt's profile photo
Dwi Kanti Ressa's profile photo
Saraswanto Abduljabbar's profile photo
Afdal Zikri Mawardi's profile photo

Ahlul Bayt

Shared publicly  - 
 
 
MUI Akan Cari Tahu Simpang Siur Informasi Kasus Tolikara

•Papan nama Masjid Baitul Mutaqqin, Karubaga, Tolikara. (republika.co.id)
dakwatuna.com – Jakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana akan mengundang aparat dan instansi terkain guna meminta kejelasan terkait informasi penyerangan di Tolikara, Papua.

•Sebab selama ini banyak informasi yang simpang siur yang beredar di masyarakat. MUI juga akan membentuk Tim Investigasi untuk membantu mengungkap kasus kekerasan ini.

•“Ada banyak hal (yang dicari tahu) misalnya kenapa simpang siur yang terbakar mushala tapi kita liat TV masjid yang dibakar. Lalu ada yang bilang dibakar dan terbakar, di atau ter ini berbeda nanti kita cocokkan dengan di lapangan,” kata Ketua Bidang Hukum dan Perundangan MUI sekaligus Ketua Koordinator Tim Pencari Fakta Penyerangan Tolikara, H Basri Bermanda di kantor MUI di Jl Proklamasi, Menteng, Jakpus, dikutip dari detik.com, Rabu (22/7/15)

•MUI juga meminta pemerintah bisa mengantisipasi gesekan semacam itu supaya tidak terulang. Pemerintah harus meningkatkan koordinasi dan selalu waspada.

•“Supaya tidak terulang pemerintah bisa lebih waspada, nanti kita undang aparat terkait termasuk BIN, Menag, Menko Polhukam, kita undang di sini,” ujarnya.

•Undangan tersebut untuk meminta kejelasan terkait informasi penyerangan di Tolikara.

•“Kita mau pembantu Presiden ada koordinasi rapat antar lembaga terkait, kemudian dibicarakan turun ke bawah ada jubir. Jangan semua bicara khawatir simpang siur,” tambahnya.

•Selain itu, BIN juga diminta untuk berkoordinasi dengan semua intel di jajaran penegak hukum. Masalah ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus dicari penyelesaiannya.

•“Ini tugas negara, Sutiyoso (KaBIN), Polri, kita hanya mendesak pemerintah agar konflik seperti ini agar tidak terulang,” kata Basri.

•MUI juga akan mengecek surat edaran larangan salat Id di lapangan yang diduga menjadi pemicu penyerangan di Tolikara karena ada yang mengatakan surat tersebut palsu. Selain itu ada juga yang mengatakan pemicunya masalah tanah yang dikuasai satu kelompok tertentu.

“Itu nanti kita cek dengan MUI di sana,” ujarnya.

•Sebelumnya dilaporkan jpnn.com, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyebut kemungkinan adanya aktor intelektual di belakang kerusuhan di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, saat pelaksanaan salat Idul Fitri pada Jumat pagi (17/7/15).

•Menurut Kapolri, insiden di Tolikara adalah kasus pelanggaran hukum dan Indonesia adalah negara hukum. Karena itu, penyerangan ataupun penembakan akan diselesaikan secara hukum.

•Penegasan tersebut disampaikan Kapolri setelah mendapat laporan perkembangan terbaru dan melihat langsung kondisi tempat meletusnya insiden di Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara. (sbb/dakwatuna).
 ·  Translate
View original post
1
Add a comment...

Ahlul Bayt

Shared publicly  - 
 
Perwakilan Ariesta Tours & Travel dalam dan luar Jawa
 ·  Translate
1
Add a comment...

Ahlul Bayt

Shared publicly  - 
 
Info penting untuk rekan-rekan calon jemaah Umroh.
 ·  Translate
1
Arni Sjam's profile photo
2 comments
 
Berapa dollar ongkos nya? Biar saya bisa pikirkan dari sekatang.
 ·  Translate
Add a comment...
People
Have him in circles
26 people
Ariesta Tours's profile photo
Setyawan Benny's profile photo
Isa Lpse's profile photo
fadjar hariyadi's profile photo
leena ph's profile photo
Ahlul Bayt's profile photo
Dwi Kanti Ressa's profile photo
Saraswanto Abduljabbar's profile photo
Afdal Zikri Mawardi's profile photo
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
Jakarta
Links
YouTube
Story
Tagline
Ya Habiby... Ya Allah... syukron ya Habiby... Kau telah memuliakan kami dan meninggikan derajad kami sebagaimana kau muliakan dan tinggikan derajad Orang tua kami Ahlul Bayt...
Basic Information
Gender
Male
Looking for
Friends
Apps with Google+ Sign-in
  • CSI Hidden Crimes