Profile cover photo
Profile photo
Arianti JI
9,606 followers
9,606 followers
About
Arianti's posts

Post has attachment
Wanita Penghuni Surga dan Ciri-Cirinya

Wanita Penghuni Surga dan Ciri-Cirinya Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati.

Dalam Al Quran banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Di antaranya Allah Subhanahu wa Taala berfirman :

"(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?" (QS. Muhammad : 15)

"Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan." (QS. Al Waqiah : 10-21)

Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Taala kelak akan mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al Quran yang mulia, di antaranya :

"Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik." (QS. Al Waqiah : 22-23)
"Dan di dalam Surga-Surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin." (QS. Ar Rahman : 56)

"Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan." (QS. Ar Rahman : 58)
"Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya." (QS. Al Waqiah : 35-37)

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :

" ... seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya." (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu anhu)

Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Di antara yang didendangkan oleh mereka : "Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan." Dan mereka juga mendendangkan : "Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan pergi." (Shahih Al Jami nomor 1557)
 
Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga
 
Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?
 
Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.
 
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
Bertakwa.
Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.
Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.
Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
Gemar membaca Al Quran dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.
Menghidupkan amar maruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.
Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.
Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.
Berbakti kepada kedua orang tua.
Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.

Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Taala berfirman :

" ... dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar." (QS. An Nisa : 13)

Wallahu Alam Bis Shawab.

#islam   #islami   #wanita   #muslimah   #inpirasi   #motivasi   #kehidupan   #wanitasolehah   #penghunisurga  

Supported by :
www.jilbabindonesia.com
Photo

Post has attachment
Lebih dari 10 ormas Islam Indonesia antara lain Dewan Masjid, GP Ansor, PBNU, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia menegaskan penolakan terhadap Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.
Mereka menyatakan ideologi ISIS bukan ideologi Islam dan 'radikal', seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia, Christine Franciska.
Berita terkait
Dukungan bagi ISIS 'mengkhawatirkan'
Indonesia larang penyebaran ideologi ISIS
Daulah Islamiyah rebut kota Sinjar di Irak.

Terorisme, Islam
Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Musthafa Ya'qub, mengatakan pembunuhan terhadap sesama Muslim dan atas non-Muslim yang terjadi di sana juga tidak bisa dibenarkan.
"Kita menghimbau pada semua komponen bangsa, khususnya ormas Islam dan para ulama, untuk membentengi umat dari paham-paham ISIS," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (06/08).
"Paham radikal seperti ini selalu mencari mangsa, yang direkrut adalah anak-anak muda yang semangat ke-Islaman-nya tinggi tetapi pengetahuan agamanya rendah."
Pendekatan persuasif
Seruan ini dikeluarkan dua hari setelah pemerintah Klik secara resmi menolak ISIS atau yang kini dikenal dengan DaulahKlik Islamiyah dan melarang pengembangan ideologinya di Indonesia.
Sekilas Ustadz Afif Abdul Majid
Penasehat Forum Pendukung Daulah Islamiyah di Indonesia, Ustadz Afif Abdul Majid, yang tinggal di Ngruki, Cemani, Sukoharjo, mengaku berbaiat saat Daulah Islamiyah masih bernama ISIS di Suriah. 

Ia berbaiat bersama dengan seorang teman lain dari Indonesia. Mereka masuk ke Suriah melalui negara Turki secara gelap.
"Saya tidak bersama teman-teman rombongan kemanusiaan. Saat itu saya menggunakan visa turis, pada bulan Desember, "katanya.

Sebelum pembaitan, dia mendapat syariah, daurah akidah dan daurah dasar-dasar militer. Penjelaskan daurah itu dilakukan selama 20 hari.
"Setelah itu kami bersama teman-teman dari Maroko, Tunisia, Libia, Mesir, Yaman, Saudi Arabia dan Kuwait, yang semuanya berjumlah 50-60 orang dibaiat oleh perwakilan majelis ISIS. Jadi bukan Abu Umar Al-Baghdadi yang membaiat kami, " urainya.

*. Oleh Fajar Sodiq untuk BBC Indonesia
Khatib Syuriah Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU), Masdar F Masudi, dalam kesempatan yang sama mengatakan pemerintah harus berupaya lebih keras untuk menangkal ideologi ini.
Pemerintah seharusnya tidak hanya melarang tetapi juga melakukan pendekatan-pendekatan baru untuk melindungi warga dari paham radikal itu.
"Pendekatan represif (terhadap terorisme) yang dilakukan lebih dari selama lebih dari satu dekade itu gagal, karena timbulnya ya terorisme terorisme lagi," katanya.
"Karena itu, dari pada kita juga menimbulkan banyak korban lagi, maka pendekatan represif bukan pilihan, tetapi harus pendekatan persuasif di masjid-masjid yang jumlahnya ratusan ribu."
Masih mendukung
Namun di tengah gelombang penolakan terhadap ISIS ini, sejumlah warga masih percaya dengan konsep kekhalifahan yang ditawarkan kelompok militan itu.
Di Solo, misalnya, deklarasi dukungan sudah dilakukan pada pertengahan bulan Ramadan lalu di Masjid Baitul Makmur Solo Baru.
“Kalau kita tidak bisa melaksanakan (kekhlifahan) di Indonesia namun ada di tempat lain maka kita bisa mendukungnya," kata Penasehat Forum Pendukung Daulah Islamiyah, Ustadz Afif Abdul Majid, yang secara terbuka mendukung ISIS, kepada pembantu lepas BBC Indonesia di Solo, Fajar Sodiq.
"Kenapa kita mau mendukung Daulah Islamiyah, karena diperintahkan oleh Allah. Dengan dukungan itu, diharapkan Allah memberikan keridhoan kepada kita."
Pro-kontra tentang paham ISIS hangat dibicarakan selama beberapa pekan terakhir, seiring munculnya video di Youtube yang mengajak warga Indonesia bergabung dengan ISIS.
Aksi dukungan kepada kelompok militan tersebut juga sudah terjadi di sejumlah daerah seperti Bekasi, Malang, Solo, dan Bima.

#indonesia   #islam   #ormas  #ormasislam #ISIS #tolakISIS

Supported by :
www.jilbabindonesia.com
Photo

Post has attachment
CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH MENURUT AL-QURAN

siapakah wanita sholehah yang slalu di damba oleh setiap pria, dan bagaimana ciri-cirinya ??
baiklah akan saya ambilkan dari ayat al-qur'an dan tafsir nya tentang siapa dan bagaimana ciri-ciri wanita sholehah ;-)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ

"Wanita (istri) shalihah adalah yang taat lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada dikarenakan Allah telah memelihara mereka." (An-Nisa: 34)
Dalam ayat yang mulia di atas disebutkan di antara sifat wanita shalihah adalah taat kepada Allah dan kepada suaminya dalam perkara yang ma'ruf lagi memelihara dirinya ketika suaminya tidak berada di sampingnya.
"Tugas seorang istri adalah menunaikan ketaatan kepada Rabbnya dan taat kepada suaminya, karena itulah Allah berfirman: "Wanita shalihah adalah yang taat," yakni taat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, "Lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada." Yakni taat kepada suami mereka bahkan ketika suaminya tidak ada (sedang bepergian, pen.), dia menjaga suaminya dengan menjaga dirinya dan harta suaminya." (Taisir Al-Karimir Rahman, hal.177)



Ada kisah Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menghadapi permasalahan dengan istri-istrinya sampai beliau bersumpah tidak akan mencampuri mereka selama sebulan, Allah Subhanahu wa Ta'ala menyatakan kepada Rasul-Nya Shallallahu 'alaihi wa sallam:



عَسَى رَبُّهُ إِنْ طَلَّقَكُنَّ أَنْ يُبْدِلَهُ أَزْوَاجًا خَيْرًا مِنْكُنَّ مُسْلِمَاتٍ مُؤْمِنَاتٍ قَانِتَاتٍ تآئِبَاتٍ عَابِدَاتٍ سآئِحَاتٍ ثَيِّبَاتٍ وَأَبْكَارًا



"Jika sampai Nabi menceraikan kalian, mudah-mudahan Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kalian, muslimat, mukminat, qanitat, taibat, 'abidat, saihat dari kalangan janda ataupun gadis." (At-Tahrim: 5)

Dalam ayat yang mulia di atas disebutkan beberapa sifat istri yang shalihah yaitu:

a. Muslimat: wanita-wanita yang ikhlas (kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala), tunduk kepada perintah Allah ta'ala dan perintah Rasul-Nya.

b. Mukminat: wanita-wanita yang membenarkan perintah dan larangan Allah Subhanahu wa Ta'ala
c. Qanitat: wanita-wanita yang taat
d. Taibat: wanita-wanita yang selalu bertaubat dari dosa-dosa mereka, selalu kembali kepada perintah (perkara yang ditetapkan) Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam walaupun harus meninggalkan apa yang disenangi oleh hawa nafsu mereka.
e. 'Abidat: wanita-wanita yang banyak melakukan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala (dengan mentauhidkannya karena semua yang dimaksud dengan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala di dalam Al-Qur'an adalah tauhid, kata Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma).
f. Shoimat: wanita-wanita yang berpuasa. (Al-Jami' li Ahkamil Qur'an, 18/126-127, Tafsir Ibnu Katsir, 8/132)


Istri-istri sholehah bisa kita rinci dengan lainnya yang Akan Q ambil keterangan-keterangannya dari hadis,
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyatakan:


إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، قِيْلَ لَهَا: ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ



"Apabila seorang wanita shalat lima waktu, puasa sebulan (Ramadhan), menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka dikatakan kepadanya: Masuklah engkau ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai." (HR. Ahmad 1/191)



1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :



أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ اَلْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا، الَّتِى إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا، وَتَقُوْلُ: لاَ أَذُوقُ غَضْمًا حَتَّى تَرْضَى



"Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: "Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha." (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257.)

2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.

3. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma' bintu Yazid radhiallahu 'anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya: "Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?" Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: "Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami)." Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:


فَلاَ تَفْعَلُوا، فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِثْلُ الشَّيْطَانِ لَقِيَ شَيْطَانَةً فِي طَرِيْقٍ فَغَشِيَهَا وَالنَّاسُ يَنْظُرُوْنَ



"Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya." (HR. Ahmad 6/456,) 

4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ، اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهَ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهَ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهَ
"Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya". (HR. Abu Dawud no. 1417.)
5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta' (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
لاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ
"Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya". (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)
6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya, karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda: "Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur." Ada yang bertanya kepada beliau: "Apakah mereka kufur kepada Allah?" Beliau menjawab: "Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: "Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali." (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga pernah bersabda:
لاَ يَنْظُرُ اللهُ إِلَى امْرَأَةٍ لاَ تَشْكُرُ لِزَوْجِهَا وَهِيَ لاَ تَسْتَغْنِي عَنْهُ
"Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal dia membutuhkannya." (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa.)

Istri-istri sholehah bisa kita rinci dengan lainnya yang Akan Q ambil keterangan-keterangannya dari hadis,
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyatakan:


إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، قِيْلَ لَهَا: ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ



"Apabila seorang wanita shalat lima waktu, puasa sebulan (Ramadhan), menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka dikatakan kepadanya: Masuklah engkau ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai." (HR. Ahmad 1/191)



1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :



أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ اَلْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا، الَّتِى إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا، وَتَقُوْلُ: لاَ أَذُوقُ غَضْمًا حَتَّى تَرْضَى



"Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: "Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha." (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257.)

2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.

3. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma' bintu Yazid radhiallahu 'anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya: "Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?" Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: "Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami)." Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:


فَلاَ تَفْعَلُوا، فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِثْلُ الشَّيْطَانِ لَقِيَ شَيْطَانَةً فِي طَرِيْقٍ فَغَشِيَهَا وَالنَّاسُ يَنْظُرُوْنَ



"Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya." (HR. Ahmad 6/456,) 

4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ، اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهَ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهَ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهَ
"Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya". (HR. Abu Dawud no. 1417.)
5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta' (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
لاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ
"Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya". (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)
6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya, karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda: "Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur." Ada yang bertanya kepada beliau: "Apakah mereka kufur kepada Allah?" Beliau menjawab: "Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: "Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali." (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga pernah bersabda:
لاَ يَنْظُرُ اللهُ إِلَى امْرَأَةٍ لاَ تَشْكُرُ لِزَوْجِهَا وَهِيَ لاَ تَسْتَغْنِي عَنْهُ
"Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal dia membutuhkannya." (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa.)

#wanita   #muslimah   #solehah  #islami #wanitasoleh #istrisoleh   #istriidaman  

Supported by :
www.jilbabindonesia.com
Photo

Post has attachment
Cara Bantu Si Anak Pemalu Agar Lebih Mudah Berteman

Jakarta - Sifat setiap anak tentu selalu berbeda satu dengan yang lain. Ada yang agresif, mudah bergaul juga periang. Bagaimana jika si kecil termasuk anak yang pemalu?

Anak yang memiliki sifat pemalu biasanya sulit saat harus berbicara dengan anak lain, atau terus-terusan menundukkan kepala saat diperkenalkan dengan orang baru. Ketertutupan anak akan menghalanginya untukbersosialisasi. Anak pemalu biasanya akan membatasi interaksi mereka terhadap orang lain, tidak mampu mengatasi risiko sosial dan hasilnya mereka tidak memiliki kepercayaan diri dalam kehidupan sosial.

Kesulitan untuk beradaptasi dalam sebuah kelompok dan mendapatkan teman baru biasanya menjadi masalah yang kerap dialami si anak pemalu. Kabar baiknya, Anda bisa membantu si kecil merasa lebih nyaman dalam bersosialisasi dengan meningkatkan dan mempraktikkan keterampilan kompetensi sosial. Caranya seperti yang dilansir oleh Galtime berikut.

1. Melatih Kontak Mata
Saat Anda berbicara dengan si kecil katakan kepadanya, “Tatap mataku” atau “Lihat aku”. Dengan kesadaran untuk menguatkan kemampuannya dan menerapkan metode ini secara teratur, si kecil akan terbiasa melakukan kontak mata dalam berbicara.

Tip: Jika anak Anda takut untuk memandang langsung mata lawan bicaranya, katakan padanya untuk melihat batang hidung pembicara. Dengan sedikit latihan, si kecil biasanya tidak lagi membutuhkan teknik ini dan akan lebih berani untuk memandang mata lawan bicaranya.

2. Ajarkan Percakapan Pembuka dan Penutup
Buatlah sebuah daftar bersama anak Anda tentang kalimat pembuka percakapan sehari-hari yang dapat ia gunakan saat berkomunikasi. Misalnya, apa yang dapat ia katakan dengan orang yang sudah ia kenal, orang dewasa yang belum pernah ia temui, teman yang sudah lama tidak bertemu, murid baru di sekolah atau teman bermain bersama di sekitar rumah. Kemudian latih percakapan yang dibuat secara bergantian, sampai anak Anda merasa nyaman untuk melakukannya sendiri.

Tip: Mempraktekkan kemampuan bercakap-cakap melalui telepon jauh lebih aman bagi anak-anak pemalu daripada bertatap muka.

3. Melatih Interaksi Sosial
Persiapkan anak Anda untuk acara sosial yang akan dihadiri dengan menjelaskan bagaimana settingnya, apa yang diharapkan dan siapa saja yang hadir. Kemudian bantu ia untuk mempraktikkan bagaimana bila bertemu dengan orang lain, table manners, kemampuan percakapan dasar dan bahkan bagaimana mengatakan selamat tinggal dengan baik.

4. Praktekkan dengan Teman yang Lebih Muda
Philip Zimbardo, seorang terapis, menyarankan untuk mengajak anak Anda bermain dengan teman atau saudara yang lebih muda untuk beberapa waktu. Bagi remaja, cobalah menjadi pengasuh bayi atau anak kecil di rumah tetangga atau saudara. Cara ini baik bagi anak untuk mempraktekkan kemampuan bersosialisasi (memulai pembicaraan, menggunakan kontak mata) jika ia malu mencobanya dengan teman sebayanya.

5. Atur Kesempatan Bermain Berdua
Dr. Fred Frankel, seorang Psikolog dan pengembang UCLA Social Skills Training Program menyarankan kesempatan bermain berdua dengan teman merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kepercayaan diri sosial pada anak. Anak Anda dapat mengundang seorang temannya untuk berkunjung dan bermain agar mereka bisa lebih saling mengenal dan melatih kemampuan menjalin pertemanan. Sediakan makanan ringan dan jaga agar kegiatan ini tidak terganggu oleh kakak/adiknya dan TV.

#anakpemalu   #sosialisasi   #adaptasi   #lingkungan   #melatihpercayadiri  

Supported by :
www.jilbabindonesia.com
Photo

Post has attachment
Menteri Tifatul Kesulitan Blokir Konten ISIS di Internet

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) masih kesulitan memblokir seluruh konten Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS di media sosial. Seiring banyaknya orang yang menggandakan konten tersebut.
"Sudah diremove tujuh sumber aslinya. Kemudian ada 20 kloningannya (duplikasinya). Hari ini kita akan rencanakan, kalau bisa sama dengan kemarin, me-remove kembali. Kalau muncul lagi, kita remove lagi," ujar Menkominfo Tifatul Sembiring di Jakarta, Rabu (6/8/2014).
Tifatul menegaskan, lembaganya mempriotaskan penutupan dan pemblokiran konten berbau propaganda ISIS di internet. "Soal itu (pelaku), Unit Cyber Crime Mabes Polri juga sudah bekerja. Itu urusan aparat penegak hukum. Kita hanya membantu kepolisian," tuturnya.
Penutupan konten berbau ISIS sebagai tindaklanjut sikap Pemerintah sebelumnya lewat Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, yang meminta Kemenkominfo memblokir seluruh konten tentang ISIS di media sosia. Ini upaya Pemerintah mencegah paham ISIS.
Pemerintah dengan kementerian terkait sudah bergerak melakukan pencegahan paham ISIS tidak meresahkan masyarakat sesuai wewenangnya. Salah satunya Polri dan BNPT yang melakukan penegakan hukum terhadap para pengikut ISIS.

#menkominfo   #kemenkopolhukam   #ISIS #Tifatulsembiring
Terkait#menkominfo#Kemenkopolhukam#Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)#Tifatul Sembiring

Supported by :
www.jilbabindonesia.com
Photo

Post has attachment
5 buah pencegah penyakit kanker

Buah yang mengandung antioksidan tinggi dan antikanker dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker. Berikut ini beberapa buah-buahan yang bisa Anda konsumsi setiap hari yang berkhasiat melawan sel kanker.

Alpukat
Alpukat kaya akan glutathione, yaitu oksidan yang dapat mencegah radikal bebas dalam tubuh dengan menghalangi proses penyerapan lemak tertentu. Kandungan yang terdapat dalam alpukat seperti asam folat, vitamin C, E, serta antioksidan mampu menghentikan serta membunuh sel-sel pra-kanker pemicu penyakit kanker mulut.

Melon
Karotenoid yang terkandung dalam melon dapat membunuh bibit kanker paru-paru dan menurunkan resiko paru-paru pada perokok aktif. Dan zat likopen yang juga terdapat pada melon mampu melawan sel kanker payudara, kanker prostat dan kanker pankreas.

Berry
Buah berry dengan sereal gandum yang sering Anda konsumsi sehari-hari ternyata mampu mencegah sel pra-kanker pada saluran pencernaan. Buah seperti bluebeery, strawbeey, dan raspberry ini kaya akan asam ellagic, salah satu antioksidan yang paling kuat membantu dalam mencegah pertumbuhan sel kanker.

Anggur
Sama halnya dengan khasiat alpukat, anggur juga mampu mengatasi penuaan dini terutama jenis anggur merah. Anggur mengandung bioflavonoid , yakni antioksidan kuat yang bekerja sebagai pencegah kanker.

Jeruk
Jeruk mengandung vitamin C dan zat lain seperti, zat flavonoid, coumarin, potasium dan pektin yang mampu menanggulangi sel kanker. Zat flavonoid dalam jeruk keprok dan jeruk lemon bertindak sebagai imunomodulator untuk meningkatkan sistem imun sekaligus mendorong pemusnahan sel kanker. (*)

#makanan #makanansehat #makananantikanker   #buah   #buahantikanker   #manfaatbuahbuahan  

Supported by :
www.jilbabindonesia.com
Photo

Post has attachment
Boycot Produk Israel Meningkat Pasca Agresi Gaza

Jenin - “Kami tak ingin ada produk zionis di rumah kami” ini merupakan keputusan yang diambil Muhammad Shawafita pasca agresi zionis ke Gaza, ia tidak ingin mendanai peluru zionis dan artilerinya lewat konsumsi produk zionis.

Sebelum agrezi zionis ke Gaza, Shawafita tidak yakin terhadap seruan boycot produk Israel, dan selalu mengabaikannya.

Namun melihat pembantaian yang dilakukan zionis Israel di Gaza, saya yakin terlibat dalam membunuh anak-anak di Gaza dengan membeli produk Israel.

Shawafita menyerukan kepada segenap elemen bangsa Palestina, Arab dan relawan internasional untuk memboycot ekonomi zionis Israel.

Perang Gaza terakhir telah menciptakan keyakinan penuh bahwa membeli produk Israel termasuk melibatkan diri dalam membunuh anak-anak, para wanita dan menghancurkan identitas Palestina.

Hal itu dinyatakan seorang warga lainnya, Munjid Abu Iwad, bahwa ia telah bertekad untuk memboycot produk Israel sejak pekan pertama agresi zionis ke Gaza.

Abu Iwad berharap boycott produk Israel dilakukan segenap elemen Palestina, sehingga tak ada lagi yang membeli produk zionis Israel.

Jika pun terpaksa tak ada alternative produk dalam negeri, maka diusahakan untuk membeli produk negara sahabat, dan tetap memboycot produk Israel.

Gerakan pemboycotan produk Israel tidak hanya terjadi di Tepi Barat, saat ini segenap elemen Palestina termasuk para pegiat dunia maya, para pemuda menyerukan untuk memboycot produk-produk Israel.

Khalid Manshur, pegiat aksi boycott produk Israel menyatakan, produk Israel menempati nomor dua setelah produk Amerika yang mendominasi pasar Palestina, yang mencapai 3 milyar USD, artinya jika tidak memboycot produk Israel, sama artinya dengan mendukung anggaran penjajah Israel, termasuk militernya yang membantai rakyat Palestina.

Ditambahkannya, kesuksesan aksi boycott produk Israel, secara otomatis akan memukul perekonomian zionis, dan menghidupkan perekonomian Palestina, serta membuka lapangan kerja bagi ribuan warga Palestina. (qm)

#israel   #yahudi  #zionis #produkisrael #boikot #boikotisrael #boikotyahudi  

Supported by : 
www.jilbabindonesia.com
Photo

Post has attachment
Mecegah & Mengobati Stress, Rasa Benci, Galau. Bersabar, Ikhlas & Tawakkal ( tegar) ketika mendapat ujian.

      
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ 
 
Assalamualaikum Wr. Wb.

Untuk menjadi orang yg penyabar, menghilangkan rasa benci, ikhlas & tawakkal ( tegar) ketika mendapat ujian, tidaklah mudah. Perlu usaha untuk mendapatkan kesabaran, ketegaran & keikhlasan itu. Caranya, dengan banyak-banyak melakukan amalan-amalan sunnah seperti, berzikir ( menyebut kalimat-kalimat Allah berulang-ulang), baca Quran & sholat malam. Karena amalan2 ini jika kita lakukan secara rutin, maka akan membentuk iman dan sangat mempengaruhi pembentukan kekuatan hati  terhadap ujian. Semakin banyak amalan sunnah yg dilakukan, maka hati akan  semakin sabar & tegar. Sebaliknya semakin sedikit amalan sunnahnya, maka tentunya sedikit pula kesabaran & ketegaran yg didapat. Bagaimana jika tidak pernah melakukan amalan-amalan sunnah Rosulullah saw ?... Tentunya habislah kesabaran ketika mendapatkan ujian. Habisnya kesabaran adalah naiknya emosi yang menyebabkan timbulnya sifat-sifat syetan (berbagai penyakit hati) seperti, stress, putus asa, benci dan dendam, buruk sangka, patah semangat yang menyebabkan terganggunya aktifitas. Bagi orang bisnis atau orang berkarir, perasaan ini tentu dapat merugikan aktifitas pribadinya. Bagaimana dengan orang-orang non muslim yang tidak pernah melakukan sholat dan amalan-amalan sunnah Rosulullah saw, tapi mereka juga ada yang penyabar ?........Jawabnya, Merekapun mempunyai cara yang berbeda dengan ummat Islam untuk mendapatkan kesabaran dan ketenangan berdasarkan kepercayaan dan keyakinan mereka sendiri. Setiap mahluk Allah yang ingin berusaha untuk mencari sesuatu kebaikan, sekalipun mereka kafir, maka Allah pasti akan berikan jalan keluar baginya. Namun segala kesabaran yang mereka peroleh itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan kesabaran yang kita peroleh melalui amalan-amalan sunnah Rosulullah saw. Beliaulah contoh manusia yang paling sabar di dunia sepanjang zaman. Dan kita sebagai ummat nabi Muhammad saw tentunya haram hukumnya mengikuti cara- cara ritual mereka.

                                           أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

"Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang".Q-S Ar-Ra'd ayat 28. 

Kekuatan ketegaran hati itu hanya bertahan selama kita melakukan amalan-amalan sunnahnya. Jika kita meninggalkannya , maka kekuatan dan ketegaran hati itu akan memudar perlahan- lahan. Menyebabkan mudah stress, emosi dan terserang penyakit hati (syetan di dalam hati) lainnya.

Cara termudah untuk dapat jadi orang yang penyabar adalah, tingkatkanlah amalan-amalan sunnah Rosulullah secara bertahap sedikit demi sedikit tetapi rutin. Contoh: Jika anda biasanya selesai sholat fardhu tidak pernah berzikir, cobalah mulai berzikir secara rutin. Kemudian jika sudah terbiasa lalu amalannya ditingkatkan dengan cara menambahkan lagi waktu berzikirnya. Umpama, yang sebelumnya biasanya lima menit kemudian ditambakan lagi menjadi sepuluh menit, atau tambahkanlah amalan sunnah lainnya  seperti sholat malam, baca Quran dan lain-lain. Bagi yang sholatnya sering tinggal, biasakanlah agar jangan sampai meninggalkannya lagi. Anggaplah sholat itu suatu kebutuhan hidup. Mengerjakan amalan-amalan sunnah secara rutin, walau amalannya sedikit, itu lebih baik dan terasa pengaruh perubahannya di hati daripada amalannya banyak tetapi tidak rutin.

Wassalam. Hati yang penyabar adalah hati yang mudah memaafkan.  Semoga catatan ini bermanfaat.

#islami   #rohani   #motivasi   #motivasihidup   #inspirasi   #contoh   #pelajaran  

Supported by :
www.jilbabindonesia.com
Photo

Post has attachment
Kisah Panglima yang Mati Gila Setelah Membunuh Ulama 

Hajjaj adalah panglima perang paling kejam dari Bani Umayyah. Ia telah membunuh 120 ribu nyawa. Tetapi kali ini, ia ingin mengeksekusi seorang ulama besar tabi’in yang terkenal zuhud dan tak takut mati. Sa’id bin Jabir.

Hajjaj tidak mau langsung membunuh Sa’id. Ia ingin merekayasa sebuah persidangan yang bisa membuktikan bahwa Sa’id bersalah dan karenanya harus dieksekusi. Sebelumnya, Sa’id bersama sejumlah ulama terlibat pemberontakan atas kezaliman Hajjaj. Pemberontakan itu kemudian dipatahkan Hajjaj dengan cara-caranya yang licik, lalu tokoh-tokohnya ditangkap.

“Siapa namamu?” pertanyaan pertama terlontar dari mulut Hajjaj di depan persidangan hari itu.

“Sa’id bin Jubair”

“Tidak. Namamu adalah Syaqiy bin Kusair,” timpal Hajjaj bermaksud merendahkannya. Syaqiy bin Kusair artinya adalah orang celaka anak orang yang rusak. Maknanya adalah kebalikan dari Sa’id bin Jubair yang berarti orang bahagia putra orang yang membetulkan hal-hal rusak.

“Ayahku tentu lebih tahu namaku daripada dirimu,” jawaban tenang Sa’id bin Jubair ini membuat kondisi Hajjaj terbalik. Bukannya merasa berhasil merendahkan, ia malah terasa disindir bodoh.

“Kamu celaka, ayahmu juga celaka,” Hajjaj mulai gusar.

“Hal yang belum terjadi tak mungkin engkau mengetahui. Sebab hanya Allah yang Maha Mengetahui,” jawab Sa’id bin Jubair. Lagi-lagi, Hajjaj semakin tersulut emosinya.

“Kalau begitu, aku akan mengganti siksaan untukmu dengan api yang berkobar-kobar” ancamnya.

“Seandainya aku percaya bahwa api itu milikmu, tentu aku tidak akan menyembah tuhan selainmu” serangan emosional kalimat demi kalimat terus dipatahkan Sa’id bin Jubair. Sebaliknya, Hajjaj semakin marah dan gusar. Ia mencari cara bagaimana agar Sa’id bisa dijebak dengan pertanyaan yang kontroversial.

“Apa yang kau ketahui tentang Muhammad?” pertanyaan ini sebenarnya tidak pantas ditujukan kepada ulama tabi’in sekaliber Sa’id. Tetapi Sa’id tetap menjawabnya dengan tenang, sementara Hajjaj merencanakan pertanyaan berikutnya setelah pertanyaan ini terjawab.

“Muhammad adalah Rasulullah, Nabi pembawa rahmat bagi seluruh alam”

“Bagaimana pendapatmu tentang Ali, apakah ia masuk surga atau masuk neraka?” Hajjaj adalah panglima perang yang tunduk pada para khalifah Bani Marwan, bagian dari kekhilafahan Bani Umayyah. Di zaman itu, sosok Ali adalah fenomena tersendiri yang menjadi diskusi kontroversial bagi penguasa dan rakyatnya. Hajjaj berharap Sa’id terjebak dengan pertanyaan ini dan kemudian ia segera bisa dieksekusi. Namun, ia sangat marah dengan jawaban yang membuatnya kalah telak.

“Jika engkau masuk surga, pasti engkau akan tahu siapa saja orang-orang yang masuk surga” jawab Sa’id, membuat darah Hajjaj makin mendidih.

“Bagaimana pendapatmu tentang para khalifah?” Kini Hajjaj berharap Sa’id tidak bisa lari dari pertanyaan ini.

“Aku tidak berwenang menilai mereka,” lagi-lagi jawaban Sa’id adalah jawaban yang diplomatis. Dan ini makin membuat Hajjaj geram sekaligus mati langkah. Tanya jawab di pengadilan itu terus berlangsung hingga beberapa lama. Hingga akhirnya, meskipun tidak ada kesimpulan tegas bahwa Sa’id bersalah, Hajjaj tetap mengeksekusinya.

“Pilih cara pembunuhan apa yang kamu inginkan dariku?” pertanyaan pamungkas itu akhirnya keluar dari mulut Hajjaj.

“Justru engkaulah yang harus memilih untuk dirimu sendiri wahai musuh Allah. Demi Allah, jika engkau hari ini membunuhku dengan suatu cara, aku akan membunuhmu dengan cara yang sama di akhirat nanti”

Ulama yang mulia ini kemudian digiring ke tempat eksekusi. Di sana ia disembelih. Namun sebelum ia menghadap Allah, ia sempat berdoa: “Ya Allah, Jangan berikan kesempatan kepada Hajjaj untuk menghukum seorangpun setelah kematianku.”

Doa itu menggetarkan langit. Langsung diijabah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tak lama kemudian, Hajjaj dihantui ketakutan. Ia sering mengigau. Tidurnya tak bisa lelap. Seperti ada Sa’id yang mencengkeram tenggorokannya. Dan ketika ia terjaga, ia terngiang-ngiang nama Sa’id. Hajjaj sudah seperti orang gila. Hajjaj jadi sering berteriak-teriak: “Wahai orang-orang, ada apa dengan Sa’id bin Jubair? Mengapa setiap kali aku akan tidur, Sa’id mencengkeram tenggorokanku?”

Akhirnya, lima belas hari setelah wafatnya Sa’id, Hajjaj pun meninggal. Meninggal dalam kondisi terhina. Meninggal seperti meninggalnya orang gila. [Tim Redaksi Kisahikmah.com]

*Disarikan dari buku Al Ulama’ fii Wajhit Tughyan (Bukan Ulama Biasa) karya Prof. Dr. Muhammad Rajab Al Bayyumi

#azab   #kematian   #kehidupan   #kisahhidup   #pelajaran   #motivasi  

Supported by :
www.jilbabindonesia.com
Photo

Post has attachment
Aku Cemburu Suamiku Bergaul dengan Wanita Lain 

Wahai Syaikh, suamiku dan anggota keluarga besarnya sering bercampur-gaul. Sebagiannya memang mahram, tetapi ipar, istri paman, dan sepupu kan bukan mahram. Terus terang saya cemburu. Dan ketika saya ingatkan, suami malah marah dan beralasan bahwa itu adalah kebiasaan. Apa yang harus saya lakukan?

Wahai saudariku, bersyukurlah kepada Allah karena engkau masih memiliki cemburu dan berupaya melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Teruskanlah upaya dakwahmu dan semoga suamimu dan kerabatnya mendapatkan hidayah Allah sehingga mereka dapat menjaga pergaulan sesuai tuntunan syariat dan tidak bergaul secara bebas.

Selain memberi nasehat, engkau harus selalu berdoa kepada Allah Ta’ala, semoga dakwahmu dibersamai dengan hidayahNya. Sebagaimana kita tahu, Allah adalah Dzat yang membolak-balikkan hati. Maka mohonlah kepadaNya agar suami dan kerabatnya dikondisikan hatinya menerima seruanmu.

Berbuat baiklah kepada mereka, dan teruslah berbuat baik. Jika mereka marah atau terkesan membencimu, jangan dibalas dengan kebencian dan kemarahan pula. Posisikanlah mereka sebagai saudara yang membutuhkan pertolongan. Dekatilah mereka dan sambunglah silaturahim tanpa memandang rendah. Tunjukkanlah kasih sayang kepada mereka. Itu akan membuat nasehatmu lebih mudah diterima.

Di samping itu, engkau juga harus selalu menjaga diri agar tidak terjerumus bersama mereka. Orang mukmin tidak boleh merasa dirinya aman dari fitnah. Jangan sampai justru engkau terpengaruh dan akhirnya turut serta. Maka selain mendoakan mereka, berdoalah agar dijaga Allah dalam keistiqamahan. Berdoalah kepada Allah agar ditetapkan dalam Islam. Berdoalah kepada Allah agar dikuatkan dalam iman.

Adapun rasa sedih dan cemburu yang engkau sebutkan, sesungguhnya itu adalah karunia Allah kepada hambaNya. Namun demikian, jangan sampai cemburu dan kesedihan itu mengakibatkan putus asa.
فَلَا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَاتٍ

“Maka, janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka” (QS. Fathir : 8)

Rasa marah dan cemburu, juga jangan sampai mengakibatkan mereka malah lari dan menjauh dari dakwah. Karena tujuannya adalah memperbaiki mereka, bukan melampiaskan kecemburuan. Tujuannya adalah agar mereka melalui jalan kebenaran seperti yang engkau inginkan, bukan membuat semakin jauh dan kelewatan.

Selagi suamimu masih muslim, masih shalat, dan menunaikan kewajibannya kepadamu, bersabarlah sembari berusaha menasehati dan memperbaikinya. Semoga suatu ketika Allah membuatmu senang dengan perubahan suami dan kerabatnya.

Untuk memudahkan bersabar, lihatlah cobaan wanita lain yang diuji dengan ujian yang jauh lebih berat atas suaminya.Bahkan ada diantara muslimah mendapatkan suami yang keji, dan berakhlak sangat buruk. Posisikan pula kesalahan suamimu secara proporsional, jangan sampai karena hal itu engkau melupakan segala kebaikannya. Semoga Allah berkenan memberikan petunjuk kepada kita dan kepada suamimu serta kerabatnya. [Disarikan dari fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al Munajjid] 

#islami   #muslimah   #muslim   #suami   #istri  

Supported by :
www.jilbabindonesia.com
Photo
Wait while more posts are being loaded