Profile

Cover photo
Hadi Pramono
Lives in Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
14 followers|12,394 views
AboutPostsPhotosVideos

Stream

Hadi Pramono

Shared publicly  - 
 
 
Suamiku berprofesi sebagai insinyur mesin, Aku mencintainya karena sifatnya yang tegar, dan perasaan hangat dan nyaman saat Aku bersandar di bahunya yang bidang.
Tiga tahun berhubungan, dan sekarang sudah dua tahun kami menikah, aku harus mengakui, aku mulai lelah dengan semua ini. Alasan-alasanku mencintainya, sekarang telah berubah menjadi penyebab kelelahanku.
Aku perempuan yang sangat sentimental, dan sangat, sangat sensitif tentang hubungan cinta dan perasaanku, aku sangat mendambakan momen-momen romantis dalam hidupku. Suamiku, adalah orang yang sangat berlawanan sifatnya denganku, dan ketidakmampuannya membuat momen romantis dalam pernikahan kami telah menghancurkan perasaan cintaku kepadanya.
Suatu hari, akhirnya aku memutuskan untuk menyatakan keputusanku kepadanya. Aku ingin bercerai.
“Kenapa?” tanyanya, kaget.
“Aku lelah. Gak semua hal di dunia ini harus ada alasannya kan?!” Jawabku.
Suamiku hanya diam semalaman, sepertinya ia tenggelam dalam pikirannya, dan merokok sepanjang malam. Perasaan kecewaku hanya bertambah besar melihatnya seperti itu. Disana terlihat laki-laki yang bahkan tidak dapat mengekspresikan kekecewaannya, apa lagi yang aku harapkan dari dia? Akhirnya suamiku bertanya kepadaku.
“Apa yang bisa Aku lakukan untuk mengubah pikiranmu?”
Sepertinya yang orang-orang bilang itu benar, susah untuk mengubah kepribadian seseorang, dan kurasa, aku telah kehilangan kepercayaan dan cintaku kepadanya.
Aku melihat dalam ke matanya, dan perlahan ku jawab: “Aku punya pertanyaan, kalau Kamu bisa menjawabnya, dan meyakinkanku, Aku mungkin mengubah pikiranku. Seandainya ada bunga yang terletak di tepi jurang, dan mengambilnya bisa membahayakan nyawamu, maukah Kamu mengambilnya untukku?”
“Akan Aku jawab besok” Jawabnya, singkat.
Harapanku hancur mendengar jawabannya.
Keesokan harinya aku terbangun, dan dia sudah tidak ada. Kutemukan sepucuk surat dengan tulisan tangannya yang jelek, dibawah segelas susu di meja makan dekat pintu depan. Aku baca perlahan kata-katanya.
.....
“Sayangku, Aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi biarkan Aku menjelaskan alasanku..”
Baru kalimat pertama, tapi kekecewaanku semakin bertambah padanya. Kulanjutkan membaca.
“... Ketika kamu menggunakan komputer, kamu selalu bermasalah dengan program-programnya, kemudian Kamu menangis di depan monitor. Aku harus menjaga jariku, jadi aku bisa tetap membantumu memperbaiki programnya. Kamu selalu lupa membawa kunci pintu kalau keluar rumah, jadi Aku harus menjaga kakiku untuk berlari pulang agar Kamu bisa segera masuk ke dalam rumah. Kamu suka jalan-jalan, tapi Kamu selalu tersasar di tempat yang baru, jadi Aku harus menjaga mataku agar bisa memberitahu jalan yang benar. Kamu selalu keram setiap bulan saat “teman baikmu” datang, jadi Aku harus menjaga tanganku untuk mengelus perutmu dan meredakan rasa keram itu...”
“.....”
“... Kamu selalu suka untuk tetap di rumah, dan Aku khawatir Kamu tidak memiliki teman. Jadi Aku harus menjaga mulutku, agar bisa terus menceritakan cerita-cerita lucu untuk menghilangkan kebosananmu. Kau selalu suka menatap komputer, dan itu buruk untuk matamu. Jadi Aku harus menjaga mataku, agar kalau kita tua nanti, aku bisa membantu memotong kukumu, dan membantumu menyibak ubanmu yang mengganggu, jadi Aku bisa memegang tanganmu, sambil memandang pantai berdua. Jadi kamu bisa menikmati sinar matahari, dan pasir yang indah... Jadi Aku bisa menceritakan kepadamu warna dari bunga-bunga, seperti rona wajahmu saat Kamu masih muda... Jadi, Sayangku, kecuali aku yakin ada orang lain yang mencintaimu lebih dari Aku... Aku tidak bisa memetik bunga itu, dan mati...”
Air mataku mengalir membasahi suratnya, dan merusak tinta di tulisannya sepanjang aku membaca...
“... Sekarang Kamu sudah selesai membaca jawabanku. Kalau kamu puas dengan jawabanku, tolong buka pintu depan, karena aku sedang berdiri menunggumu sambil membawa roti dan susu segar kesukaanmu...”
Aku bergegas menarik pintu, dan melihat wajahnya yang penasaran, memeluk erat botol susu dan roti dengan tangannya.
Sekarang aku sangat yakin, tidak ada orang yang bisa mencintaiku sebesar cintanya kepadaku, dan aku memilih untuk tetap bersamanya, meninggalkan bunga-bunga yang aku inginkan di belakang...
Begitulah hidup. Ketika seseorang dikelilingi oleh cinta, lama-lama perasaan bahagia itu pudar, dan dia tidak merasakan cinta sesungguhnya karena tertutup oleh kebosanan.
Cinta hadir dalam berbagai bentuk, bahkan dalam bentuk yang sangat kecil dan tidak terasa. Bisa jadi, cinta hadir dalam bentuk yang sangat membosankan. Bunga-bunga dan momen romantis hanya hal yang bisa dilihat dari kekuatan cinta. Namun dibalik itu semua, ada cinta yang sebenarnya..
Pandangi wajah pasanganmu jika Kau mulai merasa bosan. Pikirkan hal-hal yang membuatmu jatuh cinta kepadanya dulu..
‪+1‬ dan ‪‎Share‬ kisah ini, karena bisa jadi ada keluarga yang kamu selamatkan karena membaca kisah ini.


supported by: fashionwanitaterbaru.com
 ·  Translate
2 comments on original post
1

Hadi Pramono

Shared publicly  - 
 
I got 1 Free Scratch on Spin & Win in 8 Ball Pool!
1

Hadi Pramono

commented on a post on Blogger.
Shared publicly  - 
 
Klo beli kit power crest 2000 berapa, bisa COD Pati gak
 ·  Translate
Adalah sebuah kit driver  POWER AUDIO yang sangat cocok sekali untuk anda yang ingin merakit sendiri power audio dengan watt yang besar, yang biasanya untuk power lapangan(audio pro).  Karena kit ini sdh dilengkapi dengan dr...
1

Hadi Pramono changed his profile photo.

Shared publicly  - 
1

Hadi Pramono

Shared publicly  - 
 
salam kenal, thanks
 ·  Translate
1
Have him in circles
14 people
Berita Islami Terbaru's profile photo
Dinda Pricilia's profile photo
Nani Maryani's profile photo
fariz Pedro's profile photo
Mustika Rani's profile photo
Choirose Parfum's profile photo
Agra Nur Hannani (Hanna)'s profile photo
Catatan Calvin's profile photo
Sania Mumtaz's profile photo

Hadi Pramono

Shared publicly  - 
 
 
Dalam Diam Cinta
Dalam Diam Cinta Hanya bisa menatapmu dalam diam Menunduk menjaga mata yang terasuk Tak berani bertatap muka Dalam diam pun aku menyimpan rasa Kau dan aku Hanya serpihan yang terpendam terpisah di jarak tanpa hitungan Hingga akhir menjadi suratan Duhai bida...
 ·  Translate
2 comments on original post
1

Hadi Pramono

Shared publicly  - 
 
 
SEKILAS TERDENGAR BIASA TAPI BISA BERBAHAYA.

1. Saudara laki2nya bertanya saat kunjungan seminggu setelah adik perempuannya melahirkan : "Hadiah apa yang diberikan suamimu setelah engkau melahirkan ?"
"tidak ada" jawab adiknya pendek.
Saudara laki2 nya berkata lagi : "Masa sih, apa engkau tidak berharga disisinya ? aku bahkan sering memberi hadiah istriku walau tanpa alasan yang istimewa".
Siang itu, ketika suaminya lelah pulang dari kantor menemukan istrinya merajuk dirumah, keduanya lalu terlibat pertengkaran. Sebulan kemudian, antara suami istri ini terjadi perceraian.
Dari mana sumber masalahnya ? Dari kalimat sederhana yang diucapkan saudara laki2 kepada adik perempuannya

2. Saat arisan seorang ibu bertanya : "Rumahmu ini apa tidak terlalu sempit ? bukankah anak2 mu banyak ?".
Rumah yang tadinya terasa lapang sejak saat itu mulai dirasa sempit oleh penghuninya. Ketenangan pun hilang saat keluarga ini mulai terbelit hutang kala mencoba membeli rumah besar dengan cara kredit ke bank.

3. Seorang teman bertanya : 'Berapa gajimu sebulan kerja di toko itu ?".
Ia menjawab : "1,5 juta rupiah". "Cuma 1,5 juta rupiah? sedikit sekali ia menghargai keringatmu. Apa cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupmu ?".
Sejak saat itu ia jadi membenci pekerjaannya. Ia lalu meminta kenaikan gaji pada pemilik toko, pemilik toko menolak dan mem PHK nya. Kini ia malah tidak berpenghasilan dan jadi pengangguran.

4. Seseorang bertanya pada kakek tua itu : "Berapa kali anakmu mengunjungimu dalam sebulan ?" Si kakek menjawab : "Sebulan sekali".
Yang bertanya menimpali : "Wah keterlaluan sekali anak2mu itu. Diusia senjamu ini seharusnya mereka mengunjungimu lebih sering".
Hati si kakek menjadi sempit padahal tadinya ia amat rela terhadap anak2 nya. Ia jadi sering menangis dan ini memperburuk kesehatan dan kondisi badannya.

Apa sebenarnya keuntungan yang kita dapat ketika bertanya seperti pertanyaan2 diatas ?.

Jagalah diri dari mencampuri kehidupan orang lain. Mengecilkan dunia mereka. Menanamkan rasa tak rela pada yang mereka miliki. Mengkritisi penghasilan dan keluarga mereka dst dst.

Kita akan menjadi agen kerusakan di muka bumi dengan cara ini. Bila ada bom yang meledak cobalah introspeksi diri, bisa jadi kitalah yang menyalakan sumbu nya.
Ganti dg hal2 yg mencerahkan serta mndorong tiap orang selalu bersyukur atas tiap keadaan..srta ajak utk lbh bnyak beramal shaleh...

Semoga bermanfaat.
 ·  Translate
5 comments on original post
1

Hadi Pramono

commented on a video on YouTube.
Shared publicly  - 
 
tuk teman ngopi jd asik
 ·  Translate

Hadi Pramono

Shared publicly  - 
 
PENDINGIN MESIN ( RADIATOR ) YANG MASIH BIKIN MASALAH Pendingin mesin diesel kijang lgx ku yg masih membuatku bingung. Lantaran sudah dua kali aku periksa radiator di tukang korok radiator juga ga ada masalah. Air radiator ak...
1
1
Hadi Pramono's profile photo

Hadi Pramono

Shared publicly  - 
 
suatu saat mobil dieselku susah start saat mesin masih dingin terutama pagi hari, saran dari teman bengkel 9 teknisi ) harus ganti busi pijar, aku turuti ganti busi pijar, ternyata mobil msh ga mau bersahabat, tiap kali aku s...
1
1
Hadi Pramono's profile photo
People
Have him in circles
14 people
Berita Islami Terbaru's profile photo
Dinda Pricilia's profile photo
Nani Maryani's profile photo
fariz Pedro's profile photo
Mustika Rani's profile photo
Choirose Parfum's profile photo
Agra Nur Hannani (Hanna)'s profile photo
Catatan Calvin's profile photo
Sania Mumtaz's profile photo
Basic Information
Gender
Male
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Links