Profile

Cover photo
Umi Laila Mastura
Worked at Rumahku
Attended Universitas
Lives in Jakarta
396 followers|8,581 views
AboutPostsPhotosVideos

Stream

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
Lelet binti Lemot binti Telat
1
1

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
Nih beberapa alasan yang enggan berjilbab dan sanggahan santainya. Semoga yang belum berjilbab mendapat hidayah.

1. Saya nggak mau jilbaban ! Jilbaban itu kuno | “Lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak pake jilbab”

2. Tapi kan itu hal kecil, kenapa jilbaban harus dipermasalahin ?! | “Yang besar-besar itu semua awalnya dari perkara kecil yang diremehkan”

3. Yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari jilbabnya, fisiknya ! | “trus ngapain salonan tiap minggu ? make-upan ? itu kan fisik ? dan Islam meyakini bahwa iman itu bukan hanya perkara hati, namun juga ditunjukkan dalam fisik atau amalan lahiriyah. Hati pun cerminan dari lahiriyah. Jika lahiriyah rusak, maka demikianlah hatinya”

4. Jilbaban belum tentu baik | “Betul, yang jilbaban aja belum tentu baik, apalagi yang … (isi sendiri)”

5. Saya kemarin lihat ada yang jilbaban nyuri ! | “So what ? yang nggak jilbaban juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali”

6. Artinya lebih baik jilbabin hati dulu, buat hati baik ! | “Yup, ciri hati yang baik adalah jilbabin kepala dan tutup aurat”

7. Kalo jilbaban masih maksiat gimana ? dosa kan ? | “Kalo nggak jilbaban dan maksiat dosanya malah 2 (dua). Malah-malah nggak jilbaban itu dosa besar″.

8. Jilbaban itu buat aku nggak bebas ! | “Oh, berarti lipstick, sanggul dan ke salon itu membebaskan ya ?”

9. Aku nggak mau dibilang fanatik dan ekstrimis ! | “Nah, sekarang kau sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim tidak mau taat”

10. Kalo aku pake jilbab, nggak ada yang mau sama aku! ? | “Banyak yang jilbaban dan mereka nikah kok”

11. Kalo calon suamiku gak suka gimana ? | “Berarti dia tak layak, bila di depanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin di belakangmu dia jujur ? Dan ingatlah "al khobitsaatu lil khobitsiin", perempuan rusak ditakdirkan dengan lelaki yang sama. Demikian sebaliknya.”

12. Susah cari kerja kalau pake jilbab ! | “Lalu enggan taat pada perintah Allah demi kerja ? emang yang kasih rizki siapa sih ? Bos atau Allah ? Dan asalnya wanita itu berdiam di rumah : wa qorna fii buyutikunna (menetaplah kalian di rumah-rumah kalian)”

13. Ngapa sih agama cuma diliat dari jilbab dan jilbab ? | “Sama aja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh”

14. Aku nggak mau diperbudak pakaian arab ! | “Ini simbol ketaatan pada Allah, justru orang arab dulu (di zaman jahiliyah) gak pake jilbab. Syari’at jilbab ini untuk seluruh wanita, bukan hanya Arab sebagaimana ditegaskan dalam surat Al Ahzab ayat 59 : “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin : "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka".”

15. Jilbab cuma akal-akalan lelaki menindas wanita | “Perasaan yang adain miss universe laki-laki deh, yang larang jilbab di prancis juga laki-laki″

16. Aku nggak mau dikendalikan orang tentang apa yang harus aku pake ! | “Sayangnya sudah begitu, TV, majalah, sinetron, kendalikan fashionmu”

17. Jilbab kan bikin panas, pusing, ketombean | “Jutaan orang pake jilbab, nggak ada keluhan begitu, mitos aja”

18. Apa nanti kata orang kalau aku pake jilbab ?! | “Katanya tadi jadi diri sendiri, nggak peduli kata orang lain…”

19. Jilbab kan nggak gaul ?! | “Lha mbak ini mau gaul atau mau menaati Allah ?”

20. Aku belum pengalaman pake jilbab ! | “Pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul.”

21. Aku belum siap pake jilbab | “Kematian juga nggak akan tanya kamu siap atau belum dear.”

22. Mamaku bilang jangan terlalu fanatik ! | “Bilang ke mama dengan lembut dan santun, bahwa cintamu padanya dengan menaati Allah penciptanya”

23. Aku kan gak bebas ke mana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju ! | “Bukankah itu perubahan baik ?”

24. Itu kan nggak wajib dalam Islam !? | “Kalo nggak wajib, ngapain Rasul perintahin semua wanita Muslim nutup aurat ?”

25. Kasih aku waktu supaya aku yakin jilbaban dulu | “Yakin itu akan diberikan Allah kalau kita sudah mau mendekat, yakin deh”.

Nah wahai saudariku muslimah, tunggu apalagi ?

Mengenai kewajiban berjilbab sudah ditetapkan dalam Al Qur’an yang tiap hari kit abaca, di mana Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59).

Ayat ini menunjukkan wajibnya jilbab bagi seluruh wanita muslimah.

Ayat lain yang menunjukkan wajibnya jilbab :

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ …

“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, …” (QS. An Nur: 31).

Dalil yang menunjukkan wajibnya jilbab juga hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ أُمِرْنَا أَنْ نُخْرِجَ الْحُيَّضَ يَوْمَ الْعِيدَيْنِ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ ، فَيَشْهَدْنَ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَدَعْوَتَهُمْ ، وَيَعْتَزِلُ الْحُيَّضُ عَنْ مُصَلاَّهُنَّ . قَالَتِ امْرَأَةٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ ، إِحْدَانَا لَيْسَ لَهَا جِلْبَابٌ . قَالَ « لِتُلْبِسْهَا صَاحِبَتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا »

Dari Ummu ‘Athiyyah, ia berkata, “Pada dua hari raya, kami diperintahkan untuk mengeluarkan wanita-wanita haid dan gadis-gadis pingitan untuk menghadiri jamaah kaum muslimin dan doa mereka. Tetapi wanita-wanita haid harus menjauhi tempat shalat mereka. Seorang wanita bertanya:, “Wahai Rasulullah, seorang wanita di antara kami tidak memiliki jilbab (bolehkan dia keluar ?)” Beliau menjawab, “Hendaklah kawannya meminjamkan jilbabnya untuk dipakai wanita tersebut.” (HR. Bukhari no. 351 dan Muslim no. 890)

Dalam Lisanul ‘Arob, jilbab adalah pakaian yang lebar yang lebih luas dari khimar (kerudung) berbeda dengan selendang (rida’) dipakai perempuan untuk menutupi kepala dan dadanya. [1] Jadi kalau kita melihat dari istilah bahasa itu sendiri, jilbab adalah seperti mantel karena menutupi kepala dan dada sekaligus.

Semoga Allah beri hidayah demi hidayah bagi yang belum berjilbab.
 ·  Translate
2
6

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
[Semoga Jadi Asbab Hidayah]
Kata si profesor AS : "Yesus Adalah Seorang Muslim"

Robert F Shedinger, seorang profesor agama di Lucther College, Iowa, Amerika Serikat mengungkapkan hal yang kontroversial. Ia menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah seorang muslim. Semuanya ia ungkapkan dalam buku terbarunya “Was Jesus A Muslim?”.

Buku tersebut mempunyai arti menanyakan “apakah Yesus seorang muslim?”. Dalam buku itu, Shedinger mengiyakan bahwa Yesus adalah seorang muslim. “Saya akan menjawab ya (Yesus seorang muslim), dengan penuh keyakinan,” tulisnya.

Seperti yang dikutip Foxnews, Shedinger membuat buku “Was Jesus A Muslim?” karena terinspirasi dari komentar salah satu mahasiswinya. Pada 2001, si mahasiswi berkomentar bahwa cara Shedinger menerangkan Islam tidak sama dengan cara yang diyakini keluarga mahasiswi muslimah itu.
Karena komentar mahasiswi muslimah itulah Shedinger mulai merubah pandangannya mengenai Islam. Ia mulai berpikir ulang tentang konsep semua agama yang ada. Dan pada akhirnya dia mempunyai pertanyaan yang kontroversial, “Apakah Yesus itu adalah muslim?”.

Pertanyaan itu kemudian dijadikannya judul buku. Dalam buku tersebut Shedinger mengungkapkan bahwa Yesus adalah seorang muslim. “Bahkan sebagai seorang Kristen, saya harus menjawab, ya, untuk itu,” tulis Shedinger dalam bukunya.

Seperti dilansir Foxnews, Shedinger yang mejabat Kepala Departemen Studi Agama Luther College itu berkesimpulan Yesus seorang penganut Islam. Namun, pada masa Yesus, ajarannya belum dikenal sebagai agama Islam melainkan gerakan keadilan sosial.

“Saya sampai pada kesimpulan, Islam adalah gerakan keadilan sosial. Saya mulai berpikir, Yesus lahir pada abad pertama dan dikenal sebagai simbol sosial, sehingga saya menyimpulkan Yesus lebih seperti seorang Muslim,” papar Shedinger seperti dikutip stasiun televisi Al Arabiya.

Nabi Muhammad SAW menerima wahyu agama Islam pada 622 Masehi. Sementara Yesus diyakini hidup 600 tahun sebelum Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Umat Islam percaya akan hal itu dan menyebut Yesus sebagai Nabi Isa AS.
Dalam buku tersebut juga dijelaskan mengenai kesamaan sejarah perjalanan Yesus dengan sejarah perjalanan Nabi Isa AS di agama Islam. Karena itulah, Shedinger yakin bahwa Yesus adalah seorang muslim yang dikenal sebagai Nabi Isa AS.

Pembahasan hubungan Islam dan Kristen menjadi ulasan terpenting dalam buku tersebut. Shedinger memikirkan bagaimana caranya kedua agama itu bekerja sama untuk mempromosikan keadilan sosial di seluruh dunia. (YG)
http://www.blogmanja.com/2012/08/profesor-as-yesus-adalah-seorang-muslim.html
 ·  Translate
2

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
Aurat Wanita Di Depan Mahram Dan Wanita Lain

Pertanyaan :
Apa batas aurat wanita di depan wanita lain atau di depan lelaki yang menjadi mahram-nya ?

Syaikh Masyhur Hasan Salman hafizhahullah menjawab :
Telah tersebar anggapan di masyarakat bahwa aurat wanita di depan wanita lain atau di depan lelaki yang menjadi mahram-nya adalah antara pusar sampai lutut. Ini adalah sebuah kesalahan.

Yang benar adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Allah Ta’ala dalam surat An Nuur :
ولا يبدين زينتهن إلا لبعولتهن أو آبائهن
“Dan seorang mukminah tidak boleh memperlihatkan perhiasan mereka kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka…” (QS. An Nuur: 31)
dan seterusnya Allah Ta’ala menyebutkan orang-orang yang termasuk mahram.

Oleh karena itu yang diperbolehkan adalah memperlihatkan bagian tubuh yang menjadi tempat perhiasan. Sedangkan bagian tubuh yang bukan tempat perhiasan tidak diperbolehkan memperlihatkannya kepada orang lain kecuali suaminya. Hal ini berdasarkan keumuman hadits :
المرأة عورة
“Wanita adalah aurat”

Misalnya rambut, ia adalah tempat perhiasan, maka boleh ditampakkannya (kepada wanita dan mahramnya). Begitu juga leher dan dada bagian atas adalah tempat perhiasan, maka maka boleh ditampakkannya. Demikian juga telapak tangan, dan betis serta betis yang biasa diberi khul-khul (gelang kaki), maka boleh ditampakkan.

Sedangkan menampakkan paha, dada, punggung atau semisalnya di depan wanita lain atau lelaki mahram, adalah perkara yang diharamkan. Demikian juga tidak diperbolehkan memakai pakaian yang masih menampakkan aurat, semisal celana panjang yang ketat atau pakaian yang tipis, di depan lelaki mahram.

Sebaiknya wanita muslimah di depan lelaki mahram menggunakan pakaian sebagaimana yang digunakan ketika beraktifitas di dalam rumahnya, semisal gaun wanita yang panjangnya melebihi lutut, atau memakai celana panjang dengan gamis di atasnya, sehingga mengesankan lututnya bersambung, atau pakaian semacam itu.

Jika seorang muslimah hendak menyusui anaknya, maka hendaknya ia menutup dadanya dengan kain penutup dan jangan menampakkannya di depan ayahnya atau saudara lelakinya. Inilah rasa malu yang wajib dimiliki oleh setiap wanita dan dijaga baik-baik.

(Fatawa Syaikh Mayshur Hasan Salman, fatwa no.71, Asy Syamilah)
Beliau adalah seorang ulama di masa ini yang berasal dari negeri Palestina, dan merupakan salah seorang murid dari Asy Syaikh Al Allamah Muhammad Nashiruddin Al Albani Rahimahullah. Beliau dikenal sebagai seorang muhaqqiq (peneliti), pakar hadits dan pakar fiqih.

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/aurat-wanita-di-depan-mahram-dan-wanita-lain.html
 ·  Translate
9
1
bint rasyid's profile photo

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
Jangan sombong untuk selalu berdo'a kepada Allah

Do'a itu senjata kita..."put our trust in Allah"

Firman Allah SWT dalam surah (al-Ghafir : 60),

"Dan Tuhan kamu berfirman : Berdo'alah kepadaKu niscaya Aku akan perkenankan. Sesungguhnya orang yang takabur dari pada beribadat & berdo'a kepadaKu akan dimasukkan ke neraka jahanam dalam keadaan hina"

Dan...Firman Allah dalam surah (al-A'raf : 180),

"Allah memiliki Asmaul Husna, maka mohonlah kepadaNya dengan menyebut nama-nama yang baik itu"
7
Have her in circles
396 people

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
Kebahagiaan kecilku adalah saat suamiku pulang dari tempat kerjanya dalam keadaan kurang menyenangkan, lalu cepat-cepat ku suguhkan secangkir minuman dan cemilan TimTam sembari mengajaknya berbicara, sehingga keadaanya tampak membaik dan keluarlah senyuman dari bibirnya.
Dan saat putri bungsuku menangis marah karena permintaanya tidak terturuti, langsung saja kuberikan jajanan TimTam, alhasil dia lupa dengan masalahnya dan berganti dengan jingkrakan riang.

Saya senang dapat menenangkan perasaan orang-orang yang saya cintai. Sederhana saja, dengan kehadiran TimTam, rumah tanggaku serasa syurga dunia.

* tim tam sebagai contoh kasus saya, bagi yang lain mungkin dengan cemilan yang lain pula sesuai selera orang-orang yang dikasihi.
 ·  Translate
6

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
 
mau berapa banyak lagi Muslimah yg nangis nyesel karena hilang kehormatan? | baru kamu mau sadar kl org pacaran cuma pingin kenikmatan?
pagi ini aja, saya dapet 3 email yang isinya penyesalan pacaran | dari wanita semua | apa mau dikata sudah hilang kehormatan?
"ustadz, sy dulu-dulu benci dan anggep status ustadz su'udzann aja sama pacaran | sekarang saya bener-bener nyesel" - innalillahi...
semoga tiap Muslimah yg baca status ini, sadar sebetulnya | jangan deh sampe sadar kalo sudah kejadian, nikahi atau sudahi
 ·  Translate
1

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
Dosa Yang Merusak Pernikahan

1. Suami tidak berfungsi menjadi pemimpin dengan baik, akibatnya saling melukai.
2. Suami gagal menjadikan Istri nomer satu dalam hidupnya.
3. Suami membandingkan Istri dengan wanita lain.
4. Suami kurang disiplin mengontrol emosi dan kebiasaan buruk.
5. Suami gagal memuji hal-hal kecil dari Istri.
6. Suami menolak pendapat Istri.
7. Suami tidak pernah minta maaf pada istri jika salah.
 ·  Translate
3
1
Puspita Savitri's profile photo
 
Dari pihak suami doang itu yang salah?
Yes! :))
Ga ngikut2 kalo ada yang protes.
 ·  Translate

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
Wanita Melihat Ustadz Di Video Dalam Rangka Ta’lim

(1). Pertanyaan :
Apa hukum wanita melihat pengajian para masyaikh yang berupa video ?

Syaikh Abdullah Al Faqih hafizhahullah menjawab :

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد

Allah Ta’ala berfirman :

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ

“Katakanlah kepada wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya” (QS. An Nuur: 31)

Imam Ibnu Katsir menjelaskan makna ayat ini : “Firman Allah Ta’ala (yang artinya) Katakanlah kepada wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya maksudnya terhadap hal-hal yang diharamkan oleh Allah untuk dilihat selain suami-suami mereka. Oleh karena itu banyak para ulama yang berpendapat bahwa wanita tidak diperbolehkan memandang lelaki yang bukan mahram dengan syahwat, demikian juga jika tanpa syahwat hukum asalnya adalah haram. Kebanyakan para ulama berdalil dengan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan At Tirmidzi yaitu hadits Az Zuhri dari Nabhan, pembantu Ummu Salamah, ia berkata bahwa Ummu Salamah pernah berkata kepadanya :

أنها كانت عند رسول الله صلى الله عليه وسلم وميمونة قالت: فبينما نحن عنده أقبل ابن أم مكتوم فدخل عليه، وذلك بعدما أمرنا بالحجاب، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “احتجبا منه” فقلت يا رسول الله: أليس هو أعمى لا يبصرنا ولا يعرفنا؟ فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “أوعمياوان أنتما؟ ألستما تبصرانه

Ketika itu Ummu Salamah bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan Maimunah, lalu Ibnu Ummi Maktum hendak masuk ke rumah. Itu terjadi setelah kami diperintahkan untuk berhijab (setelah turun ayat hijab). Lalu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berkata: ‘Kalian berdua hendaklah berhijab darinya’. Ummu Salamah berkata: ‘Wahai Rasulullah, bukankan Ibnu Ummi Maktum itu buta tidak melihat kami dan tidak mengenali kami?’. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berkata: ‘Apakah kalian berdua juga buta? Bukankah kalian berdua melihatnya?’ . At Tirmidzi berkata, hadits ini hasan shahih.

Sebagian ulama berpendapat bahwa wanita boleh melihat lelaki non-mahram tanpa syahwat. Sebagaimana hadits yang terdapat dalam Shahih Bukhari bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda :

جعل ينظر إلى الحبشة وهم يلعبون بحرابهم يوم العيد في المسجد، وعائشة أم المؤمنين تنظر إليهم من ورائه، وهو يسترها منهم حتى ملّت ورجعت

Rasulullah melihat orang-orang Habasyah sedang bermain tombak di masjid pada hari Id. ‘Aisyah Ummul Mu’minin juga melihat mereka dari balik tubuh Rasulullah. Rasulullah pun membentangkan sutrah agar mereka tidak melihat ‘Aisyah, sampai akhirnya ‘Aisyah bosan dan enggan melihat lagi”

[Sampai sini nukilan dari Tafsir Ibni Katsir, 3/375]

Singkat kata, tidak diperbolehkan bagi wanita untuk memandang lelaki yang bukan mahram dengan adanya syahwat, berdasarkan kesepakatan para ulama. Hukumnya haram bagi mereka.

Adapun wanita memandang lelaki yang bukan mahram tanpa syahwat, hukumnya diperselisihkan oleh para ulama. Yang rajih, hukumnya boleh, terlebih jika ada kebutuhan. Termasuk jenis ini (ada kebutuhan), wanita yang ber-istifadah dengan rekaman-rekaman pelajaran dari para masyaikh dalam bentuk video. Walaupun demikian, yang lebih utama adalah tetap menundukkan pandangan ketika sedang mengambil pelajaran dari video tersebut. Mendengarkan suaranya saja sudah cukup, ini dalam rangka menjauh dari hal-hal yang memunculkan syubhat. Wallahu’alam.


(2). Pertanyaan :
Apakah hukum wanita memandang laki-laki di televisi atau memandang lelaki secara langsung ketika sedang berada di jalan?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah menjawab:

Wanita memandang lelaki baik lewat televisi maupun secara langsung, tidak lepas dari dua keadaan berikut:

    Memandang dengan syahwat dan memandang dalam rangka bernikmat-nikmat (misalnya menikmati kegantengan lelaki yang dilihat, pent.) ini hukumnya haram karena di dalamnya terdapat kerusakan dan fitnah (bencana).
    Sekedar memandang, tanpa adanya syahwat dan bukan ingin bernikmat-nikmat, maka ini tidak mengapa menurut pendapat yang lebih tepat dari para ulama. Hukumnya boleh sebagaimana hadits yang terdapat di Shahihain:

     أن عائشة رضي الله عنها كانت تنظر إلى الحبشة وهم يلعبون ، وكان النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يسترها عنهم

    “Aisyah Radhiallahu’anha pernah melihat orang-orang Habasyah bermain di masjid dan Nabi Shalallahu’alahi Wasallam membentangkan sutrah agar mereka tidak melihat ‘Aisyah “. Hadits ini menunjukkan bolehnya hal tersebut.

Karena para wanita itu berjalan di pasar-pasar dan melihat para lelaki walaupun mereka berhijab, sehingga mereka bisa melihat para lelaki sedangkan para lelaki tidak bisa melihat mereka. Namun syaratnya, tidak terdapat fitnah dan syahwat. Jika menimbulkan fitnah dan syahwat maka haram, baik lewat televisi maupun secara langsung.


Syaikh Abdul Aziz bin Baaz ketika ditanya hal serupa beliau menjawab :

“Adapun pertanyaan mengenai wanita yang memandang lelaki tanpa syahwat dan tanpa bernikmat-nikmat, sebatas apa yang di atas pusar dan di bawah paha, ini tidak mengapa. Karena Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengidzinkan ‘Aisyah melihat orang-orang Habasyah. Karena para wanita itu selalu pergi ke pasar yang di dalamnya ada lelaki dan wanita. Mereka juga shalat di masjid bersama para lelaki sehingga bisa melihat para lelaki. Semua ini hukumnya boleh. Kecuali mengkhususkan diri dalam memandang sehingga terkadang menimbulkan fitnah atau syahwat atau berlezat-lezat, yang demikian barulah terlarang. Adapun pandangan yang sifatnya umum, tanpa syahwat dan tanpa berlezat-lezat tidak khawatir terjadi fitnah, maka tidak mengapa. Sebagaimana engkau tahu para wanita dibolehkan shalat di masjid dan mereka dibiarkan keluar ke pasar-pasar memenuhi kebutuhan mereka”.

Beliau melanjutkan :

“Ini adalah pengecualian dari firman Allah Ta’ala ”

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya” (QS. An Nuur: 31)

Dalam ayat ini Allah Ta’ala berfirman  يغضضن من أبصارهن bukan  يغضضن أبصارهن . Dan من di sini menunjukkan mereka diminta menundukkan pandangannya namun tidak semuanya”.



Berlapang Dada Menyikapi Perselisihan

Syaikh Abdul Aziz Bin Baaz rahimahullah ketika ditanya mengenai hukum berdakwah lewat televisi, yang tentunya masyaikh dan ustadz yang memberi pelajaran dapat dilihat oleh pemirsa wanita. Berikut sedikit kutipan jawaban beliau : “Dari penjelasan di atas telah diketahui bahwa muncul di televisi dalam rangka berdakwah kepada Allah dan menyebarkan kebenaran, hukumnya diperselisihkan para ulama sesuai dengan perbedaan ilmu, bashirah, dan sisi pandangan yang ada pada mereka. Maka barang siapa yang dilonggarkan dadanya oleh Allah dan diluaskan ilmunya, lalu ia memandang bahwa muncul di televisi untuk menyebarkan kebenaran dan menyampaikan risalah Allah, tidak mengapa baginya. Pahala dan ganjarannya di sisi Allah. Dan bagi yang belum bisa berlapang dada menerimanya, dan menganggapnya sebagai syubhat sehingga tidak berdakwah di televisi, maka kami berharap ia diberi udzur. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

دع ما يريبك إلى ما لا يريبك

“Tinggalkanlah yang meragukanmu dan ambilah yang tidak meragukanmu”

Dan sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam :

البر ما اطمأنت إليه النفس واطمأن إليه القلب

“Kebaikan itu yang membuat hatimu dan jiwamu tenang dalam melakukannya”

Tidak diragukan lagi bahwa munculnya para da’i di televisi adalah salah satu sebab terbesar dalam menyebarkan agama Allah dan membantah penyebar kebatilan. Karena televisi dilihat oleh lelaki dan wanita, yang muslim maupun yang kafir. Hal ini juga membuat ahlul haq menjadi tenang karena orang-orang mengenal wajah orang-orang yang menyebarkan kebenaran dan mengambil manfaat dari yang mereka sampaikan”

http://muslim.or.id/muslimah/hukum-wanita-melihat-ustadz-di-video-dalam-rangka-talim.html
 ·  Translate
4
Muhammad Nur Arifin's profile photo
 
Subhanallah... jazakillah khoir Sis
 ·  Translate

Umi Laila Mastura

Shared publicly  - 
 
Mesin Cuci Tenaga Kaki

Siswa Desain telah menciptakan sebuah prototipe yang memenangkan penghargaan untuk mesin cuci bertenaga manusia yang biaya kurang dari $ 40.

Ketika siswa desain dua dari College Art Center of Design di Pasadena, California mengunjungi sebuah desa di luar kota Lima, Peru, mereka menyadari bahwa mereka akan menempatkan mereka untuk menggunakan keterampilan pada peningkatan kehidupan yang miskin. Berdasarkan kunjungan tersebut, mereka memutuskan untuk mengembangkan sebuah produk komersial yang akan meningkatkan efisiensi di binatu dengan menghilangkan stres fisik pakaian mencuci tangan dan menyimpan jumlah air yang terbuang. Jadi,, GiraDora mesin cuci kaki bertenaga lahir.

Target konsumen yang mendapatkan antara $ 4 sampai $ 10 USD sehari, GiraDora adalah ember besar yang berisi mekanisme berputar mirip dengan yang ditemukan di mesin cuci elektronik. Pengguna menempatkan nya atau laundry nya di dalam laras portabel, mengisinya dengan air, yang mengalir masuk, sabun, dan menutup tutupnya. Dia kemudian bisa duduk di atas dan menginjak pedal berputar cucian dalam, efektif membersihkan pakaian sebelum menuangkan air keluar. Proses berputar diulang untuk memulai proses pengeringan pakaian sebelum pengguna membawa mereka keluar untuk menggantung.

GiraDora desainer Alex Cabunoc dan Ji A Anda menjelaskan bahwa desain ini tidak hanya hemat energi, juga lebih baik untuk postur tubuh Anda. Daripada membungkukkan lebih untuk mencuci pakaian dalam ember, duduk meredakan stres punggung bawah dan memungkinkan pengguna untuk multi-tugas atau mengawasi nya atau lingkungannya. Mereka sensitif terhadap deterjen dan sabun juga dapat menghindari menggunakan tangan mereka untuk pakaian secara manual bersih, mengurangi resiko iritasi kulit dan inhalasi cetakan.

Sejak memperkenalkan desain, GiraDora telah menerima berbagai penghargaan dari Core77, Dell Inovasi Tantangan Sosial, dan Penghargaan International Design Excellence. Pada Januari 2012, desain ini juga paten tertunda. Cabunoc dan Anda baru saja menerima hibah $ 19.500 untuk mengkomersilkan produk, berharap untuk menawarkan perangkat untuk keluarga miskin di bawah $ 40 per mesin. Menurut Desain Fast Company, kedua tujuan untuk kembali ke Peru serta Chili untuk menguji prototipe baru untuk daya tahan sebelum memperluas ke arah timur ke India. Tujuannya duo? Untuk mencapai satu juta pengguna pada saat produk menjadi resmi diproduksi massal. Dengan pasar yang diperkirakan 2 miliar orang dan kompetisi yang rendah dalam perangkat ini berbagai kaliber dan harga, GiraDora mungkin merupakan peralatan untuk melihat keluar untuk dalam waktu dekat.

Lihat video di bawah ini untuk melihat GiraDora dalam tindakan.

Read more : http://www.digitaltrends.com/international/giradora-foot-powered-washing-machine/
 ·  Translate
3
1
Sutikno Sanusi Ibrahim's profile photo
 
masyarakat kelas bawah/pinggiran Jakarta menantikannya, tapi nyampe Indonesia bisa murah gak ?
 ·  Translate
People
Have her in circles
396 people
Work
Occupation
Ibu Rumah Tangga
Employment
  • Rumahku
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
Jakarta
Contact Information
Home
Mobile
Rumahku Istanaku
Work
Mobile
Mahramku
Story
Introduction
"Mendapatkan ridho Allah melalui ridho suami"
Bragging rights
Wanita Sholeha
Education
  • Universitas
Basic Information
Gender
Female
Looking for
Friends
Relationship
Married