Profile cover photo
Profile photo
PT. Gerbang Madani Group
10 followers -
Layanan Waralaba · Pengembang Realestat · Investasi Realestat Di Yogyakarta HUB:☎️ Product ( 0812 2656 8265 ) Office Number: ☎ (0274-889588)
Layanan Waralaba · Pengembang Realestat · Investasi Realestat Di Yogyakarta HUB:☎️ Product ( 0812 2656 8265 ) Office Number: ☎ (0274-889588)

10 followers
About
Posts

Post has attachment
Pilih Hunian Jangan hanya karena Lokasi, Kenapa ?

Jika selama ini prinsip yang digunakan dalam memilih rumah adalah 4L (lokasi, lokasi, lokasi, dan lokasi), kini ada perspektif lain yang juga harus Anda ketahui.

Anda harus memperhatikan banyak hal sebelum membeli rumah, bukan saja karena harganya yang tidak murah, tetapi juga karena rumah itu akan Anda tempati untuk jangka waktu lama.

Lokasi memang jadi pertimbangan utama dalam membeli rumah. Namun sebelum melakukan akad jual-beli, jangan lupa juga beberapa aspek yang lain.
Pihak pengembang menawarkan dua jenis rumah yakni rumah siap huni (ready stock) dan indent(rumah baru dibangun setelah akad jual-beli). Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.


Jika rumah siap huni, biasanya Anda akan lebih tenang. Sebab, wujud asli rumah sudah terlihat sehingga akan lebih memudahkan untuk meyakinkan pihak bank.
Selain itu juga Anda tidak perlu menunggu lama, dan bisa langsung segera ditempatkan. Kendati wujud rumah sudah terlihat, Anda belum bisa memastikan kebenaran material rumah.

Formula 4L

Sedangkan kelebihan rumah indent, Anda masih bisa memantau dari tahap pertama hingga akhir. Bahkan dapat meminta tambahan desain rumah.
Namun, kekhawatiran juga membelenggu pada saat menetapkan waktu penyelesaian. Ditakutkan akan menghabiskan waktu lebih lama dari perkiraan.
Nah, dilansir dari lama Rumah.com, dijelaskan formula 4L lain yang bisa menjadi acuan Anda dalam memilih rumah idaman, antara lain legalitas, lokasi, lingkungan, dan logika,

1. Legalitas
Umumnya, masyarakat kini mencari properti (khususnya rumah) yang sudah dengan status SHM (Sertifikat Hak Milik) dan SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan).
Hal yang perlu diketahui oleh Anda adalah bahwa hak kepemilikan tanah yang bisa dibiayai dengan KPR hanya dua, yaitu hak milik (pembuktian SHM) dan Hak Guna Bangunan (SHGB).
Artinya, pastikan Anda membeli rumah dengan status Hak Milik dan HGB. Kedua status tersebutlah yang akan diterima oleh pihak bank.

2. Lokasi

Cara kedua adalah memilih lokasi. Dalam mempertimbangkan lokasi, Anda harus mempertimbangkan tiga hal untuk melihat lokasi yang strategis seperti cocok peruntukannya, akses mudah, dan prospektif.
Ada pepatah yang mengatakan bahwa mencari rumah sama seperti mencari jodoh. Tidak hanya dilihat dari wujud fisik rumahnya saja tetapi juga mengikut sertakan insting atau menggunakan feeling.

Kemudian, jangan pernah ragu untuk mencari informasi dari orang sekitar. Anda bisa menggunakan fitur Review Properti dari Rumah.com.
Nanti, akan dijelaskan mengenai lokasi perumahan saat ini dan prospek perumahan mendatang, pertimbangannya dari perkembangan pembangunan infrastruktur seperti fasilitas umum dan tata ruang wilayah.

3. Lingkungan

Jika lokasi bersifat umum, lingkungan lebih spesifik lagi. Sesuaikan lingkungan dengan kebutuhan Anda. Misalnya, jika Anda memiliki anak-anak usia kanak-kanak, usahakan tinggal di lingkungan dengan warga yang memiliki anak seumuran.

Hindari tinggal di lingkungan yang banyak dihuni pensiunan. Pasalnya, seorang anak butuh kawan sebaya yang bisa diajak bermain untuk proses tumbuh kembangnya.

Tak heran bila saat ini banyak keluarga yang mencari hunian di tengah kawasan yang aman dan tentunya memiliki area terbuka yang luas. Apalagi lokasi yang alamnya Indah , aksesnya mudah seperti produk kami di Pavilion Harmony Blambangan , selengkapnya yuk kunjungi http://gerbangmadani.com/pavilion-harmony-blambangan/ .

4. Logika

Terakhir adalah gunakan logika Anda dalam memilih ruamh yang akan dibeli. Biasanya pihak pengembang akan mengeluarkan jurus-jurus jitu untuk membangun kepercayaan konsumen untuk segera membeli dagangan rumah mereka.

Pengembang melakukan marketing yang boombastis itu sah-sah saja. Sekarang, tinggal keputusan Anda. Jadilah calon pembeli yang tidak langsung percaya dengan iming-iming pengembang.

Misalnya, harga sebuah rumah dipatok seharga Rp500 juta. Kemudian, pihak pengembang mengutarakan akan ada kenaikan harga sebesar 20%. Tugas Anda, cari tahu apakah benar perumahan itu akan mengalami kenaikan harga sebesar 20%?

Caranya, Anda bisa menanyakan kepada masyarakat sekitar atau melihat harga NJOP. Atau bisa juga dengan mengumpulkan beberapa daftar perumahan sekitar yang sudah dibangun lebih dulu.

Kemudian, hitung kisaran kenaikan dan selisihnya. Kalau perlu Anda tanyakan kepada penghuni rumah tersebut.

Sumber : Liputan6

Kunjungi www.gerbangmadani.com utk Dapatkan investasi terbaik untuk Anda dan Keluarga 😊


#rumah #rumahdijual #dijualrumah #jualrumah #belirumah #carirumah#properti #infoproperti #inforumah #inforumahdijual #hunian #rumahbagus#rumahjogja #infojogja
#infojgj #infojualrumah #rumahminimalis #properti #propertirumah#rumahidaman #rumahiklanku #rumah2018 #Investasiemas#emasbatangan #emas #emasantam

Photo
Add a comment...

Post has attachment
Perhatikan Aspek Penting Saat Membeli Rumah di Perumahan

JAKARTA - Melihat fungsi rumah sebagai tempat berlindung dan ditinggali selamanya, maka memilih rumah harus dilakukan dengan langkah hati-hati dan bijak. Dengan tawaran yang beragam, pilihan Anda menjadi lebih luas. Dalam memilih rumah di perumahan, yang perlu diingat adalah faktor lokasi sebagai faktor utama dalam memilih rumah.

Untuk bisa membeli rumah pun harus ada usaha tertentu dari orang yang bersangkutan karena rumah tidak tersedia begitu saja bagi mereka yang mampu membelinya dan membeli rumah harus “cocok” dengan pembeli, maka jika anda ingin membeli rumah tentunya akan mencari rumah yang “cocok” dengan Anda. Beberapa aspek teknis dan non teknis sebagai berikut harus diperhatikan

1. Bagaimana suplai air bersihnya

Masalah air bersih di Jakarta dan kota besar lain tetap menjadi persoalan klasik. Hingga kini, masalah tersebut belum terpecahkan, meskipun telah ada perusahaan air minum daerah (PDAM), beberapa di antaranya bekerja sama dengan perusahaan asing.

Pasokan air bersih ke rumah warga sering tersendat, bahkan macet sama sekali. Kualitas air juga menjadi bahan keluhan. Dalam hal ini, air sumur tampak menjadi solusi. Alasannya, air sumur bisa dibilang gratis, di luar ongkos listrik untuk pompanya. Namun, tidak selamanya air sumur baik. Kini, semakin sering, kita mendengar bahwa air sumur terkontaminasi air laut atau limbah industri. Kalau dikonsumsi selama bertahun-tahun bisa mengganggu kesehatan.

Untuk itu, Anda harus menanyakan kepada pengembang, bagaimana pasokan air bersih di lokasi perumahan miliknya; apakah menggunakan air sumur atau air dari PDAM. Kemudian, jangan lupa tanyakan juga kepada tetangga sebelah, bagaimana kualitas air minumnya.

2. Kelengkapan fasilitas

Pada umumnya rumah di kompleks perumahan ditawarkan bersamaan dengan berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial, seperti kolam renang, penampungan air, jaringan listrik, telepon, alat pemadam kebakaran, pengelolaan air limbah (sewage treatment plan), sarana ibadah, dan tempat kesehatan.

Fasilitas itu memenuhi kebutuhan konsumen akan fungsi rumah dan juga gaya hidup. Pemilihan yang seksama tentang tingkat ketersediaan fasilitas akan memberikan peluang lebih besar untuk memperoleh capital gain. Umumnya, pengembang menghindari pembangunan fasilitas lengkap sejak awal karena berpotensi merugikan pengembang dengan mengeluarkan biaya tinggi di awal, dan kalau ada resesi biaya tersebut tidak kembali. Fasilitas yang lengkap sejak awal membuat pembeli membayar lebih besar.

Pembangunan fasilitas yang bertahap akan meningkatkan nilai properti sesuai dengan tingkat pengembangan fasilitasnya dan memberikan manfaat kepada pembeli pertama. Dengan kata lain, fasilitas yang belum lengkap dapat memberi peluang kenaikan harga rumah. Namun, faktanya menunjukkan bahwa banyak pengembang yang mengingkari janji untuk membangun fasilitas.

3. Kualitas

Tanpa adanya lembaga standardisasi seperti di negara maju, maka unit properti bisa dibangun dengan kualitas yang berbeda. Konon inilah salah satu kendala yang membuat bisnis efek beragun mortgage (mortgage-based securitization) sulit berkembang di Indonesia. Dalam kaitan ini, maka penting bagi calon pembeli rumah untuk mempertimbangkan aspek kualitas, baik kualitas fisik rumah, jalan, maupun lingkungan.

4. Partisipasi warga
Meski bukan jaminan, kerja sama antarwarga dapat membuat sebuah kompleks perumahan lebih nyaman dan aman dihuni. Oleh karena itu, pada umumnya pengembang menggalakkan partisipasi pemukim untuk berperan serta dalam menangani kebutuhan lingkungan. Misalnya, mendukung dibentuknya home owner association, seperti RT dan RW di perkampungan yang nantinya akan menangani masalah yang ada di dalam perumahan secara swadaya. Namun, kadang-kadang, upaya mobilisasi yang diprakarsai pengembang tidak berjalan baik.

Sumber : okezone.com

Nah untuk Anda yang ingin memutuskan membeli rumah di perumahan , sebaiknya perhatikan beberapa aspek tadi #SobatGMG , Kunjungi www.gerbangmadani.com untuk mendapatkan rumahan idaman Anda dan Keluarga.

#rumah #rumahdijual #dijualrumah #jualrumah #belirumah #carirumah#properti #infoproperti #inforumah #inforumahdijual #hunian #rumahbagus#rumahjogja #infojogja
#infojgj #infojualrumah #rumahminimalis #properti #propertirumah#rumahidaman #rumahiklanku #rumah2018 #Investasiemas#emasbatangan #emas #emasantam



Photo
Add a comment...

Post has attachment
Tips Gempa: Hati-hati Saat Mengecek Rumah Usai Gempa

Kamu sudah mengetahui kan kalau gempa berkekuatan 7 skala Richter terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (05/08/2018) pada 18.46 WIB. Hingga Senin (06/08/2018) siang, korban jiwa tercatat 91 orang.

Sebanyak 209 orang mengalami luka-luka. Ribuan orang mengungsi. Selain itu, ribuan rumah mengalami kerusakan parah terutama yang berada di Kabupaten Lombok Utara.

Usai gempa, banyak orang yang mulai melihat rumah yang sempat ditinggalkan. Saat terjadi gempa, orang memang harus keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Banyak hal yang perlu diperhatikan saat kamu kembali ke rumah usai gempa. Kamu perlu waspada saat mengecek rumah ya.

Pertama, memeriksa kondisi luar rumah. Coba cek lihat rumah, apakah miring atau tidak. Lantas periksa pondasi rumah, apakah ada yang ambles.

Jangan lupa untuk memeriksa dinding, apakah ada yang retak. Begitu juga dengan jendela, pintu, atap, dan lainnya. Kamu harus memeriksa seluruh bagian luar rumah.

Kedua, memeriksa instalasi listrik, air, dan telepon. Hal pertama yang perlu kamu periksa adalah sambungan listrik, apakah listrik masih mengalir atau tidak.

Periksa juga apakah ada kabel yang terkelupas atau tidak. Tetapi, jangan perbaiki sendiri ya, kamu harus menunggu petugas PLN untuk memperbaikinya.

Kamu juga perlu memeriksa aliran air dan sambungan telepon. Apakah keduanya masih terkoneksi dengan baik atau tidak.

Ketiga, periksa bagian dalam rumah. Setelah kamu memeriksa bagian luar rumah serta sambungan listrik, air, dan telepon, saatnya untuk mengecek bagian dalam rumah.

Namun sebelum masuk rumah, cium dulu apakah ada bau gas. Jika ya, kamu harus berhati-hati, untuk mematikan saluran gas dengan kompor.

Saat masuk ke dalam rumah, coba cek dengan seksama, apakah ada dinding yang retak atau tidak. Cek juga kondisi furnitur. Hati-hati saat melangkah ke dalam rumah, hunian kamu pastinya berantakan. Kamu bisa menginjak benda tajam atau terpeleset saat masuk rumah.

Jangan lupa memeriksa langit-langit, apakah ada yang copot. Jika rumah kamu berlantai dua atau lebih, cek bagian tangga.

Semua ini harus kamu cek dengan teliti. Setelah gempa, tentunya kamu ingin kembali ke rumah. Jika rumah masih dalam keadaan baik dan hanya berantakan, kamu hanya perlu merapikan. Lain halnya kalau rumah kamu rusak berat, kamu perlu perbaikan sebelum bisa menempatinya kembali.

Tetap selalu berhati-hati #SobatGMG. Semoga bermanfaat

Sumber : artikel.rumah123.com
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Beli Rumah, Saat Launching Atau Ready Stock Ya?

Beli rumah baru mungkin merupakan suatu kegiatan belanja Anda yang paling mahal dan menguras pikiran serta tenaga. Ya, membeli rumah memang tidak semudah membeli bahan pokok atau pakaian baru di pusat perbelanjaan.
Oleh karenanya, sangat dibutuhkan ketelitian berikut informasi akurat agar Anda tidak salah memilih rumah barunya. Seperti misalnya dengan membaca review properti yang ada di Rumah.com.

Saat membeli rumah yang dibangun developer, tidak jarang Anda akan dihadapkan oleh pilihan antara membelinya saat launching alias peluncuran atau ketika rumah sudah berstatus ready stock.

Sayangnya, tidak semua orang berminat membeli rumah baru saat masih dalam tahap pembangunan awal. Sebab ada segelintir keraguan akan status dan kejelasan pembangunan rumah tersebut.

Kendati demikian, beberapa orang justru merasa membeli properti ketika launching terbilang paling menguntungkan. Setidaknya harga properti lebih murah, karena pengembang ingin membagi risiko dengan pembeli.

Begitupun yang diutarakan Sales Manager Kebagusan Terrace, Stephanie Cassandra. Ia malah menyarankan, jika konsumen ingin mencari rumah dengan harga lebih terjangkau, sebaiknya lakukan pelunasan uang muka saat klaster baru diluncurkan atau masih dalam tahap pembangunan.

“Selain harganya jauh lebih rendah, pengembang biasanya juga kerap mengiming-imingi diskon saat peluncuran. Namun kelemahannya, konsumen tidak bisa mengetahui dengan pasti hasil jadi dari properti tersebut. Kedua, ada kekhawatiran kemunduran jadwal pembangunan,” ucapnya.

Menyikapi polemik akan risiko dan keuntungannya, pakar properti Panangian Simanungkalit menjelaskan, untuk rumah, biasanya dibangun dalam waktu enam hingga delapan bulan, dari mulai launching hingga rumah siap ditempati. Dalam kurun waktu tersebut, harga rumah biasanya naik 10%-15%.
”Dengan kata lain, membeli rumah saat baru diluncurkan, ibarat mendapat diskon 15%. Sedangkan untuk apartemen, harganya bisa naik hingga 20% dengan masa penyelesaian 18 sampai 24 bulan. Jadi, inilah keuntungan nyata dari membeli hunian baru pada saat launching,” jelasnya.

Keuntungan lain, sambungnya, konsumen bisa langsung memilih lokasi sesuai keinginan. Ini penting, terutama bagi mereka yang percaya perhitungan feng shui. Apalagi, ketika peluncuran biasanya pengembang akan memberi penawaran menarik seperti cicilan uang muka.

Tapi, ada risikonya…

Di lain sisi, membeli saat launching juga memiliki risiko. Terutama jika pengembangnya memiliki masalah keuangan atau proyek tersebut kurang laku.
Risiko lain, terkadang apa yang tergambar di brosur ternyata tidak sesuai dengan kenyataan. Bisa menyangkut letak unit, spesifikasi teknis, atau ukuran, yang bisa berpengaruh pada prospek rumah tersebut.

”Dalam kasus perumahan, penyelesaian pembangunannya biasanya menjadi lambat. Bahkan ada juga yang mengeluhkan spesifikasi rumah tidak sesuai rencana. Ini yang harus diwaspadai,” jelasnya.

”Namun, sepanjang konsumen berhati-hati dalam membeli properti dan cermat melihat perencanaannya, membeli saat launching lebih bagus,” ia meningatkan.
Tak lupa, Panangian memberi beberapa tips yang perlu diperhatikan konsumen ketika ingin membeli properti saat launching agar terhindar dari wanprestasi.
Pertama, pastikan prospek lokasi perumahan itu dengan cara mengetahui seberapa banyak rencana pembangunan perumahan lain di kawasan itu. Konsumen pun bisa dengan mudah mengetahui hal ini hanya dengan membaca ulasan properti lengkap di Rumah.com.

Kedua, cari pengembang yang memiliki track record yang baik atau sudah terbukti mampu membangun sesuai janji (jadwal dan spesifikasi tepat). Hal itu bisa dilihat dari proyek-proyek sebelumnya.
Ketiga, teliti perjanjian akta jual belinya. Harus bisa diketahui dengan jelas kewajiban yang harus dipenuhi pengembang jika mereka terlambat melakukan serah terima kepada konsumen.

Nah masih binggung kah untuk membeli Rumah? Saat launching atau Ready Stock? Daripada binggung mending ke www.gerbangmadani.com , temukan hunian dengan promo harga Launching dan Rumah Ready Stocknya #SobatGMG


#rumah #rumahdijual #dijualrumah #jualrumah #belirumah #carirumah#properti #infoproperti #inforumah #inforumahdijual #hunian #rumahbagus#rumahjogja #infojogja
#infojgj #infojualrumah #rumahminimalis #properti #propertirumah#rumahidaman #rumahiklanku #rumah2018 #Investasiemas#emasbatangan #emas #emasantam

Photo
Add a comment...

Post has attachment
Penting untuk yang Mau Bangun Rumah!


Kalau kamu ingin membangun rumah sendiri, maka segala biaya pembangunan rumah harus direncanakan. Hal ini karena dalam perencanaan pembangunan sebuah rumah gak terlepas dari dampak inflasi yang otomatis akan mengakibatkan kenaikan harga-harga material. Tapi, dengan perencanaan yang matang, jangka waktu yang telah ditentukan, serta cara pembiayaan yang kamu pilih, maka kamu dapat segera merealisasikan rumah impianmu.

Berapa biaya membangun sebuah rumah? Wah, itu pertanyaan yang gak bisa segera dijawab. Pasalnya, jawabannya tergantung pada rumah yang bagaimana yang mau kamu bangun. Tapi, ada hal-hal berikut ini yang pastinya kamu harus pertimbangkan untuk mendapatkan gambaran besar biaya membangun sebuah rumah yang kamu inginkan.

Desain dan Konsultasi

Biaya membangun rumah biasanya tidak terlepas dari bagaimana desain rumah yang kamu inginkan. Pada umumnya biaya desain arsitektur berkisar antara 2-4% dari rencana anggaran biaya pembangunan rumah. Saat ini, untuk urusan perencanaan membangun rumah bisa difasilitasi oleh arsitek profesional. Tapi, kalau budget kamu terbatas, bisa memilih alternatif lain untuk meminimalisasi biaya konsultasi tersebut, semisal kamu mendesain rumah sendiri dengan bantuan internet, atau dengan mencoba berkonsultasi di forum-forum arsitektur yang sudah banyak membuka diskusi di internet.
Kalau kamu bisa memanfaatkan jaringan gratisan, akan dapat menghemat biaya konsultasi rumah dan dananya bisa kamu gunakan untuk biaya yang lainnya. Sebagai gambaran, biasanya harga desain rumah ditentukan berdasarkan harga per meter persegi yang pada umumnya bila lokasinya di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), harganya berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu rupiah per meter persegi.

Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Hal penting lainnya yang berkaitan dengan biaya membangun rumah yakni perhitungan rencana anggaran biaya atau biasa disingkat RAB. Untuk mengetahui secara pasti berapa RAB rumah minimalis satu lantai, misalnya, harus dibuat RAB-nya.

Ada cara untuk menghitung secara cepat berapa biaya yang harus kamu sediakan untuk membangun rumah. Tapi, ini sifatnya hanya perkiraan karena ada beberapa faktor penentu biaya pembangunan sebuah rumah, antara lain harga bahan bangunan di masing-masing daerah yang biasanya berbeda.
Harga bahan bangunan tentunya berkaitan dengan kualitas bangunan yang akan dibuat. Semakin pintar kamu memilih bahan bangunan, baik dari segi kualitas maupun harganya, tentu semakin bikin kamu untung untuk jangka panjang. Kalau kualitas bangunan rumah tersebut bagus, maka kamu gak diganggu masalah biaya perbaikan rumah.

Selain material bangunan, biaya pembangunan rumah juga akan dipengaruhi luas bangunannya. Semakin luas bangunan rumah, tentu semakin banyak pula bahan bangunan yang diperlukan. Untuk itu, kamu perlu menyelaraskan antara bujet dan luas rumah yang akan dibangun dengan bujet yang kamu punya.
Tingkat kesulitan membangunnya juga akan menentukan biaya yang akan kamu keluarkan apakah jadi membengkak atau gak. Tingkat kesulitan ini berkaitan dengan banyaknya ruangan yang akan dibangun, tingkat kerumitan bagian dalam rumah, dan apakah kmau akan membangun rumah yang minimalis ataukah maksimalis? Kamulah sang penentunya.

Nah bagaimana? Cukup susah bukan membangun rumah Sendiri. Mending bangun rumah idaman Anda bersama Kami , Yuk kunjungi www.gerbangmadani.com utk mendapatkan rumah idaman Anda dan Keluarga.
#rumah #rumahdijual #dijualrumah #jualrumah #belirumah #carirumah#properti #infoproperti #inforumah #inforumahdijual #hunian #rumahbagus #rumahjogja #infojogja
#infojgj #infojualrumah #rumahminimalis #properti #propertirumah #rumahidaman #rumahiklanku #rumah2018 #Investasiemas #emasbatangan #emas #emasantam
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Bingung saat Beli Rumah Pertama Kali? Ini Tipsnya

JAKARTA, KOMPAS.com - Mempunyai tempat tinggal merupakan hal yang dinanti oleh banyak individu, apalagi seseorang yang sudah berkeluarga. Dalam perjalanan usaha untuk memiliki rumah, banyak orang menemui jalan yang mudah atau terkadang menemui jalan yang sulit.

Bagi kita yang sudah mempunyai warisan atau sebidang tanah dari orang tua, memiliki rumah mungkin akan teras lebih mudah.

Namun, bagamaima dengan kita yang memulai sebuah usaha untuk memiliki rumah idaman. Rumah bisa dikategorikan ke dalam kebutuhan pokok manusia. Walaupun terbilang mahal, kebutuhan tempat tinggal adalah kebutuhan yang sangat mendesak.

Memiliki rumah adalah sebuah sarana bagi kita untuk melindungi keluarga, bahkan harta benda milik kita.

Memiliki tempat tinggal adalah kebutuhan yang lambat laun menjadi sebuah keharusan. Banyak cara untuk memiliki rumah sendiri, terlebih lagi saat ini banyak kemudahan yang diberikan oleh lembaga keuangan untuk dapat memiliki rumah sendiri.

Akan tetapi, banyak dari kita karena ingin segera memiliki rumah, tergesa-gesa dan terkadang lupa mempertimbangkan beberapa pertimbangan yang seharusnya diperhatikan dalam membeli rumah. Sedikit berbeda dengan properti lainnya, rumah mempunyai beberapa pertimbangan yang harus kita perhatikan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut.

1. Mengetahui Kemampuan Keuangan

Sebelum menentukan untuk memilih rumah mana yang cocok, baik dari segi lokasi maupun dari segi harga, ada baiknya mengetahui dahulu kemampuan kita untuk membeli rumah dengan kriteria yang seperti apa. Secara otomatis rumah berlokasi di kota dan strategis mempunyai harga beli yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah yang mempunyai lokasi jauh dari perkotaan.

Akan tetapi jangan khawatir, kita harus lebih jeli dalam menentukan pilihan, sebuah developer juga akan memperhitungkan lokasi yang akan mereka kembangkan untuk dijadikan perumahan. Dengan pertimbangan beberapa tahun ke depan dan mereka pasti akan mempertimbangkan akses dari lokasi perumahan tersebut.

2. Memastikan Kemampuan Membayar

Pastikan keuangan kita, cobalah menghitung pemasukan pasti kita tiap bulan yang kemudian digabungkan dengan hasil pemasukan pasangan kita. Jangan memasukkan pemasukan seperti bonus akhir tahun atau bonus target karena itu bukan merupakan pemasukan pasti. Hal ini akan sangat membantu kita dalam menentukan kondisi finansial untuk memiliki rumah dalam jangka panjang.

3. Memastikan Lingkungan Tempat Tinggal

Sebelum kita memilih untuk membeli rumah, ada baiknya kita melihat dulu lingkungan sekitarnya. Coba kita melakukan survei terlebih dahulu. Pertimbangkan dari sisi aspek keamanan, kemudahan transportasi, dan kenyamanan dalam bersosialisi. Banyak tempat tinggal yang didirikan di area yang kurang aman. Sehingga, setiap kali ditinggal dalam jangka waktu yang agak lama akan rawan sekali dengan kejadian pencurian. Maka dari itu, wasapadalah dan perhatikan hal ini dengan jeli.

4. Memastikan Developer yang Baik

Supaya kita tidak menyesal di kemudian hari karena adanya permasalahan yang berhubungan dengan penjual atau developer. Developer yang baik tentunya akan sangat mempermudah dan memberikan rasa percaya serta aman bagi pembelinya. Baik dari sisi mutu bangunan dan juga dari sisi legalitasnya. Hati-hati dengan developer yang hanya semusim atau musiman.

Developer musiman seperti ini akan banyak memberikan permasalahan di kemudian hari karena masalah yang berhubungan dengan legalitas atau surat-surat legal rumah yang kita beli. Bahkan, mutu bangunan dari pengebang musiman ini kurang baik. Pilihlah developer yang sudah terpercaya. Pilihlah developer yang sudah mempunyai banyak pengalaman di bidang properti.


Rumah Adalah Investasi Jangka Panjang Berhati-hati dan jeli dalam membeli rumah agar kita tidak banyak menemui masalah di kemudian hari. Rumah adalah investasi jangka panjang dan merupakan tempat kita bernaung dengan keluarga. Teliti dan tidak tergesa-gesa dengan mempertimbangkan hal-hal yang dapat merugikan kita ke depan adalah langkah awal yang bijak.

Buruan Kunjungi www.gerbangmadani.com utk Dapatkan investasi terbaik untuk Anda dan Keluarga 😊

#rumah #rumahdijual #dijualrumah #jualrumah #belirumah #carirumah#properti #infoproperti #inforumah #inforumahdijual #hunian #rumahbagus #rumahjogja #infojogja
#infojgj #infojualrumah #rumahminimalis #properti #propertirumah #rumahidaman #rumahiklanku #rumah2018 #Investasiemas #emasbatangan #emas #emasantam
Photo
Add a comment...

Post has attachment
4 Hal yang Membuat Rumah Minimalis Terasa Semakin Sempit

Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam menata interior dan eksterior rumah minimalis. Ini agar ukuran rumah yang kecil tidak begitu terasa, dan teralihkan dengan adanya daya tarik lain. Tapi sayang, banyak orang yang mengabaikan hal-hal penting dalam mendekorasi rumah minimalis sehingga mereka melakukan kesalahan. Rumah pun bukan makin nyaman dan terkesan lega, tapi malah menjadikan rumah yang kecil makin terasa sempit. Kesalahan-kesalahan yang dimaksud antara lain:

- Tidak memisahkan area

Biasanya, rumah minimalis hanya memiliki beberapa ruang. Sebab itu, bagilah rumah menjadi beberapa area, bukan berdasarkan jumlah ruangannya. Ini agar penghuni bisa memaksimalkan setiap bagian rumah dengan lebih maksimal. Hal ini juga memungkinkan pemilik rumah untuk membagi atau menggandakan fungsi sebuah ruangan. Misalnya, area dapur bergabung dengan ruang makan, dan ruang keluarga yang sesekali bisa dimanfaatkan sebagai ruang tamu.

- Tidak memilih furnitur berdasarkan ukuran dan fungsi

Saat memilih furnitur untuk rumah minimalis, ada dua hal yang wajib diperhatikan: ukuran dan fungsi. Jangan memilih furnitur yang terlalu besar atau kecil karena bisa menjadi sebuah bencana. Rumah akan terlihat lebih kecil dari ukuran sesungguhnya. Pikirkan juga mengenai fungsi furnitur yang akan dibeli. Jika bisa berinvestasi dalam furnitur multifungsi, kenapa tidak? Misalnya saja memilih ottoman yang dapat dijadikan sebagai tempat penyimpanan.

- Menyimpan terlalu banyak barang

Sudah pasti, rumah minimalis akan terasa sempit jika pemilik menyimpan banyak barang di dalamnya. Namun, hal ini kerap dilakukan dengan alasan tidak ada tempat lain. Demi kenyamanan, sebaiknya kurangi barang di dalam rumah. Bila memungkinkan, sortir dan kemudian donasikan barang yang tidak begitu digunakan. Atau bisa juga menjualnya di toko online. Sebagai gantinya, gunakan perabot yang memiliki fungsi ganda untuk menghemat ruang. Dengan begitu, rumah akan lebih nyaman dan sedap dipandang.

- Tidak memerhatikan pencahayaan

Agar ruang-ruang kecil menjadi lebih hidup, beragam sumber cahaya sangat direkomendasikan. Tanpa adanya pencahayaan yang cukup, rumah minimalis kemungkinan besar akan terlihat suram. Tapi kembali disayangkan, pencahayaan ini umumnya jarang diperhatikan. Sebagian orang malah menutup jendela atau dinding yang bisa dijadikan sebagai tempat bertenggernya pencahayaan buatan, dengan sejumlah perabot besar yang boros ruang.

Sumber : home.co.id

Semoga bermanfaat #SobatGMG

Temukan berbagai tips dan info seputar properti di http://gerbangmadani.com #WeekendProperty #Properti #Rumah #RealEstate #TipsProperti #TipsRumah #RumahIdaman #Rumah2018 #Ramadhan

Photo
Add a comment...

Post has attachment
Pertimbangankan 4 Hal ini Sebelum Membeli Ruko

Ruko atau rumah toko merupakan jenis properti yang banyak diinginkan orang. Pasalnya, ruko memiliki dua fungsi utama, yakni sebagai hunian tempat tinggal sekaligus tempat menjalankan usaha atau bisnis.

Jadi si pemilik dan keluarganya dapat menetap, tinggal, dan menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa, plus sambil mengelola bisnis pada hunian tempat tinggalnya.

Umumnya, bentuk ruko seperti gedung kecil dengan dua atau tiga lantai. Namun, ada juga ruko yang hanya memiliki satu lantai. Jika Anda tertarik untuk membeli rumah toko, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan. Seperti yang dirangum dari Rumah.com, simak hal seperti apa saja yang perlu Anda perhatikan.

1. Memperhatikan lokasi ruko

Salah satu tujuan Anda membeli ruko adalah untuk mendukung bisnis atau usaha yang sedang dijalankan. Karena itu, lokasi yang strategis menjadi poin penting untuk digarisbawahi. Pemilihan lokasi tempat usaha akan sangat berpengaruh pada keberlangsungan usaha tersebut di masa mendatang.

Lokasi yang strategis umumnya berada di pinggir jalan besar, dekat dengan pusat perbelanjaan, dekat pusat kota, dekat pasar, mudah akses transportasi, dan lain sebagainya. Dengan memilih ruko yang berlokasi strategis, bisnis yang Anda jalankan diharapkan akan maju dan berkembang.

2. Memperhatikan model ruko

Perhatikan model ruko sebelum Anda membeli. Pilih model ruko yang dapat menunjang kebutuhan Anda. Misalnya, Jika Anda sudah berkeluarga dan ingin merintis bisnis sebaiknya memilih ruko dua lantai.

Lantai pertama dapat difungsikan untuk tempat usaha, sedangkan lantai dua untuk tempat tinggal keluarga.


3. Memperhatikan harga jual ruko

Cek harga jual ruko yang ingin Anda beli di pasaran. Jika ruko memiliki harga jual dan harga sewa yang baik, tak ada salahnya membeli ruko tersebut. Sesuaikan dengan bujet sebelum membeli ruko sehingga tidak akan menghabiskan seluruh tabungan Anda.

Rencana membeli ruko memang harus diperhitungkan dengan matang. Apalagi ruko dibeli untuk tujuan investasi jangka panjang.

4. Pastikan tujuan membeli ruko tercapai

Tujuan Anda membeli sebuah ruko adalah untuk bisnis. Karena itu sebelum membeli pastikan Anda telah memiliki rencana matang untuk membuka bisnis. Dengan begitu saat ruko terbeli Anda bisa segera menyiapkan untuk membuka bisnis.

Jika tujuan menjalankan bisnis gagal total karena beragam alasan, segera buat rencana cadangan, misalnya mengalokasikan ruko untuk disewakan atau dikontrakkan. Jadi, ruko yang sudah Anda beli tetap dapat menjadi investasi yang produktif meski rencana bisnis Anda gagal dijalankan.

Nah untuk Anda yang beniat membeli ruko , Yuk temukan ruko dengan promo serta hadiah menariknya di www.gerbangmadani.com . Jangan TUNDA lagi untuk berinvestasi Ruko untuk kesuksesan USAHA Anda.

#investasi #ruko #rukodijual #dijualruko #jualruko #beliruko #cariruko#properti #infoproperti #inforuko #inforukodijual #hunian #rukojogja#infojgj #infojualruko #properti #propertiruko #rukoiklanku #ruko2018 #promomenarik
#promo2018

Photo
Add a comment...

Post has attachment
Merawat Properti Penting Bagi Investasi

Merawat properti penting bagi investasi. Ya, seperti yang kita ketahui bersama, properti, baik residensial maupun komersial, merupakan investasi bernilai tinggi yang harus selalu dirawat dengan baik agar menghasilkan capital gain dan yield.

Properti, sekalipun baru dibeli, namun jika tidak dirawat pastinya akan rentan terhadap kerusakan. Dan jika rusak maka dapat dipastikan tidak akan membawa banyak keuntungan bagi pemiliknya, baik jika ingin dijual atau disewakan.


Sebagai ilustrasi, dua rumah di sebuah kompleks perumahan dengan tipe dan bentuk bangunan yang sama, akan memiliki harga jual dan harga sewa yang berbeda jika salah satunya tak terawat dengan baik.

Perawatan properti tentunya perlu dilakukan secara berkala, baik eksternal maupun internal, agar nilainya tetap tinggi setiap tahun. Itulah mengapa merawat properti penting bagi investasi. Dan jenis perawatan yang perlu Anda lakukan pada properti Anda seperti berikut ini:

- Hindari Kebocoran Air

Jangan biarkan properti Anda mengalami kebocoran seperti di kamar mandi, dapur, dan tempat-tempat lain. Gantilah pipa air dan keran yang rusak dengan yang baru. Pastikan pasokan air yang teratur dan tangki penyimpanan air dibersihkan secara teratur sehingga tidak mengalami kebocoran. Jika pasokan air berasal dari sumur, maka harus dibersihkan secara teratur.

- Periksa Jaringan Listrik

Lakukan pemeriksaan kelengkapan listrik seperti lampu, kabel, dan switch. Ganti dan perbaiki jika ada masalah. Hal ini penting karena gangguan listrik dapat menyebabkan banyak masalah dan mengakibatkan aktivitas lumpuh.


- Hati-hati Ancaman Hama

Rayap dan tikus adalah hama yang biasa ditemukan di dalam rumah yang perlu dibasmi, karena dapat menyebabkan banyak kerusakan pada bagian-bagian rumah.

- Jaga Keamanan Properti

Pagar, gerbang utama, pintu masuk lain, atau akses keluar masuk rumah lainnya, harus dipelihara dengan baik sehingga penyusup tidak dapat masuk dengan mudah.

- Rawat Taman dan Perkarangan

Taman atau perkarangan bunga harus dirawat dan rumput sebaiknya dipangkas secara teratur. Ingat, properti yang terlihat indah akan menarik pembeli dan juga membuat harga jualnya jadi tinggi.

Jika semua hal ini tidak dapat dilakukan sepenuhnya oleh pemilik properti—mungkin karena si pemilik memiliki lebih dari satu properti—maka tak ada salahnya jika memanfaatkan atau jasa perusahaan manajemen properti untuk mengurus semua hal yang berhubungan dengan perawatan properti.

Itulah mengapa merawat properti penting bagi investasi. Kunjungi juga review properti yang disajikan secara obyektif dan transparan sehingga Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya.

Sumber : rumahcom

Semoga bermanfaat #SobatGMG

#TipsRumah #TipsProperti #Rumah #RumahIdaman #Properti #RealEstate

Photo
Add a comment...

Post has attachment
Bagaimana menciptakan Hunian Instagram-abel . Yuk simak tipsnya

Di era teknologi digital seperti saat ini, hampir semua orang pasti menggunakan media sosial Instagram sebagai media publikasi pribadi untuk saling bertukar foto dan video. Biasanya orang rela untuk pergi ke kafe, restoran, maupun liburan demi memiliki stok foto yang bagus atau instagram-able.Namun tidak sedikit ongkos yang harus dikeluarkan. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan rumah kamu sebagai tempat foto.

Nah, Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menata rumah agar menjadi spot yang cocok untuk berfoto dan terlihat instagram-able:

1. Gantungkan tanaman sebagai hiasan dinding

Tanaman yang digantung pada pot berwarna cerah atau ber-pattern dapat menambahkan aksen warna pada dinding yang polos sekaligus sebagai penyegar ruangan. Sehingga, dinding akan terlihat semakin cerah dan tidak membosankan. Selain itu, bisa juga memanfaatkan kayu ataupun besi yang telah dibentuk untuk menggantungnya, agar terdapat kesan unik dan berbeda. Ohiya, pastikan tanaman tersebut selalu fresh dan jangan sampai layu!

2. Letakkan aksesoris unik pada satu sudut ruangan

Letakkan aksesoris unik pada salah satu sudut atau bidang dinding di ruang tamu sebagai focal point, misalnya storage atau rak unik untuk menyimpan buku-buku, vas, hiasan, dan barang-barang lainnya. Pastikan kamu memilih benda yang bentuknya tidak biasa dan warnanya berbeda dengan warna dinding. Keunikan benda tersebut akan membuat ruangan terlihat eye catching dan sebagai pemanis ruangan. Kamu juga bisa meletakkan lampu sebagai tambahan.

3. Letakkan bingkai foto di dinding

Kamu juga bisa menghiasi salah satu bidang dinding dengan rangkaian bingkai foto. Isinya bisa berupa foto, sketsa, lukisan atau pun quotes inspiratif sebagai penyemangat. Atur posisi bingkai agar terlihat rapih dan menyerupai display di galeri. Selain itu, gunakan ukuran bingkai yang beragam agar terlihat variatif dan tidak monoton. Itulah 3 tips dari agar rumah kamu terlihat instagram-able. Pastikan juga rumah kamu selalu bersih dan tertata rapih agar semakin nyaman dan enak dilihat. Semoga bermanfaat #SobatGMG

#TipsRumah #TipsProperti #Rumah #RumahIdaman #Properti #RealEstate
Photo
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded