Profile cover photo
Profile photo
ike Listiyanti
About
Posts

Post has attachment
**
Anak jaman sekarang beda bgt gak kaya waktu
jaman gua kecil dulu waktu gua masih kecil mainannya ta' umpet, petak
jongkok, benteng2an, do mikado es kado, tepok nyampuk, tapak gunung,
maen karet pokonya mainannya itu nyatu sama alam tpi anak jaman sekaran...

Post has attachment
kudet tentang kata 'intro' _
Ada orang ngeChat gue gini "Hai " "Iya, knapa ya?" Kata gua "Intro dong?" Hah intro ? dalem hati gua apaan nih intro, setau gua intro itu sebelum
kita nyanyi ada intro nya dulu baru nyanyi gitu, gua nanya ke rike "ke,
intro apaan sih?" "Intro itu loh ka i...

Post has attachment
byee rumah lama ku :'(
Belum
bisa beradaptasi di tempat yg baru maunya ke habitat yg lama :'( ..  kebiasaan bgt giliran udah nyaman sama tempat ini kenapa harus move, rasanya sedih bgt buat ninggalin semuanya mulai dari tetangga sebelah yg
jarang keluar, tetangga pojok yg punya...

Post has attachment
nyasar di jakarta, payah ?!
Berangkat
ke jakarta hampir mau nyasar  mau pulang dari jakarta hampir gak tau
arah pulang..  kalo gak nekad gak bakal pergi ke sini.. dan kalo gak
nekad juga kita gak bakal pulang
..  beli mie ayam harga 10rb gak enak bgt rasanya kaya mie basi ..  mas...

Post has shared content
OMG #MMJ film yg ditunggu tunggu oleh penikmat film layar lebar .. good jobs bang radith

Post has shared content
THOMAS ALVA EDISON
IBU LUAR BIASA AKAN MENCETAK ANAK LUAR BIASA JUGA

"Ibukulah yang telah menjadikanku seperti ini, Beliau benar sekali, yakin sekali pada kemampuanku, dan saya merasa memiliki seseorang untuk apa saya hidup, seseorang yang tidak boleh saya kecewakan."

Komentar Thomas Edison saat di tanya wartawan tentang ibundanya yang luar biasa, saat ia mengenang ketika ia dikeluarkan dari sekolah karena di anggap anak bodoh di 3 bulan pertama bersekolah dasar

Jenius Dunia dengan 1000 temuan yang di patenkan, pendiri General Electric yang memasok mesin untuk pesawat Boeing dan Airbus.

===========================================
Kali ini kita akan belajar dari sejarah Ibunda Thomas Edison dalam mencetak anaknya menjadi sang Jenius Dunia.

Masih ingatkah anda dengan kisah Thomas Alva Edison. Ilmuwan terkemuka dunia yang di Drop Out dari sekolahnya, pada 3 bulan pertama masa pembelajarannya di Sekolah Dasar....? karena dinyatakan sebagai anak yang lambat belajar oleh sekolahnya.

Yang jadi pertanyaan menarik buat kita adalah..... bagaimana sang ibunda Thomas bisa membuatnya menjadi seorang Ilmuwan yang luar biasa dengan lebih dari 1000 temuan yang dipatenkan.

sayangnya...tidak banyak yang di catat sejarah tentang riwayat ibu yang luar biasa ini, dalam membimbing anaknya hingga dewasa. Tapi yang jelas Thomas telah berhasil tumbuh menjadi orang yang sangat penuh percaya diri dan pekerja keras yang selalu berpikir positif.

Thomas adalah anak bungsu dari 7 bersaudara yang di besarkan oleh seorang ibu Single Parent yang katanya memiliki kelainan ADD dan Learning Disable. Sering melamun di kelas dan tidak langsung menoleh jika di tegur gurunya.

Diceritakan bahwa Nancy Alliot ibunda Thomas adalah ibunda yang penuh cinta kasih, dia bukanlah seorang psikolog apalagi pakar pendidikin, Nancy hanyalah ibu rumah tangga biasa, seperti kebanyakan ibu-ibu pada zamannya.Nancy adalah ibu yang selalu memotivasi anaknya.

Dia selalu mendorong anaknya untuk melakukan apa saja yang disukainya. Setiap kali Thomas mengalami kesulitan ibunya selalu berkata.

"Thomas kamu anak hebat nak, kamu pasti bisa menemukan jawabannya ! Mommy percaya itu sayang..!"

Dan setiap kali Thomas berhasil menemukan jawaban dari masalahnya Nancy selalu dengan antusias menanggapi cerita anaknya, ia selalu berapi-api menanyakan bagaimana sampai akhirnya Thomas berhasil menemukan jawabannya.Nancy juga selalu memeluk anaknya mana kala anaknya berhasil dalam melakukan sesuatu, sambil selalu mengucapkan 

“Kamu memang anak kebanggaan Mommy Nak.....”

Pernah suatu ketika Thomas sedang melakukan eksperimen yang dibuatnya, dan dia mengetahui jawaban dari masalahnya, lalu dia bertanya pada Mommynya, dengan jujur Mommynya berkata. 

"Thomas sayang Mommy tidak tahu semua yang kamu tanyakan, tapi Mommy akan cari tahu siapa orang yang bisa menjelaskan semua ini pada kamu."

Maka diajaklah Thomas kecil untuk menemui orang-orang ahli dikotanya.Begitulah kejadian serupa terjadi berulang-ulang. Ibunda Thomas selalu jujur mengatakan keterbatasannya, tapi dia selalu memberi jalan keluar bagi anaknya. Termasuk suatu ketika pernah pertanyaan Thomas tidak bisa dijawab oleh siapapun, maka ibunya sibuk mengantarkan Thomas untuk mencari buku/referensi yang bisa menjelaskan seluruh keingintahuan anaknya,Namun sayangnya setelah berusaha selama berbulan-bulan orang dan buku yang dicari tak juga kunjung ditemukan....,

Tapi Nancy tidak pernah patah semangat melainkan justru membakar anaknya dengan kata-kata yang begitu menginspirasi, 

“Thomas anakku sayang... kita telah buktikan bahwa ternyata tak seorangpun kita temukan bisa menjawab semua ini dan tak satu bukupun pernah ditulis orang tentang hal ini, Thomas sayang, Kamu tahu apa artinya...nak..., Ya...itu artinya kamulah yang diminta Tuhan untuk menemukannya bagi orang lain.... Ayo nak kamu coba dan coba terus..... Mommy yakin satu saat kamu pasti berhasil......!"

Thomas begitu terinspirasi oleh setiap ucapan ibunya.

Cara-cara mendidik inilah yang telah membuat Thomas menjadi manusia luar biasa.

Bayangkan...., Suatu ketika Thomas berhasil menemukan lampu pijar, setelah dengan susah payah melakukan percobaan hingga 999 kali.

Kabar ini segera terdengar oleh surat kabar setempat dan besoknya segera muncul di halaman depan dengan judul;

“Thomas Alva Edison, akhirnya berhasil membuat lampu pijar yang tahan selama berhari-hari, setelah ia mengalami 999 kali gagal menemukan logam yang cocok digunakan untuk lampu pijarnya.”

Thomas kaget luar biasa membaca Headline berita itu, segera saja ia datangi kantor redaksinya dan melayangkan protes atas pemberitaan yang tidak tepat.

Bukan main kagetnya sang Redaktur, dimana letak kesalahan beritanya.........?

Esok paginya pada surat kabar yang sama keluarlah Ralat yang berbunyi,

“Thomas Alva Edison, akhirnya berhasil membuat lampu pijar yang tahan berhari-hari, setelah ia "BERHASIL" menemukan 999 logam yang tidak cocok digunakan untuk lampu pijarnya.”

apakah anda dapat menangkap letak perbedaannya....? Inilah hasil didikan seorang ibu

#kisahinspirasi  
support: http://www.windows.web.id/p/kami-jual-windows-server-2008-original.html
Photo

Post has attachment
the first love
The First Love banyak orang yg gak bisa melupakan First Love nya termasuk gue , gue adalah salah satu orang diantara orang orang yg gak bisa melupakan First love nya .. This is my little story about my First Love Dulu waktu gue Sd gue adalah salah satu anak...

Post has shared content
someone who can make us motivated like einstein, true?
Pada Suatu Kuliah

Lelaki berjuluk profesor itu bertanya pada mahasiswa nya, “Apakah semua yang ada adalah ciptaan Tuhan?” Seorang mahasiswa yang duduk paling belakang spontan menjawab, “Ya, Profesor, Tuhan memang menciptakan semuanya. Saya rasa kita semua tidak meragukan hal itu.” “ Itu benar,. Keterangan tentang itu banyak terdapat di kitab-kitab suci,” sahut mahasiswa lainnya.

Sang Profesor hanya mengangguk. Sesaat beliau tampak setuju dengan jawaban mahasiswanya. Namun tiba-tiba beliau bertanya lagi, “ Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan Kejahatan. Sebab kejahatan itu bukan sekedar khayalan, tapi benar-benar real. Kalian bisa melihatnya disurat-surat kabar kriminal. Nah, jika kejahatan itu ada dan setiap yang ada pasti ada penciptanya, maka Tuhan lah yang menciptakan kejahatan. Kalian yang bilang sendiri tadi bahwa Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan kejahatan.”

Kedua mahasiswa yang tadi menjawab kali ini cuma bengong. Beberapa mahasiswa lain juga kelihatan tercengang. Melihat mahasiswanya “kalah”, profesor itu kemudian tersenyum. Kedua matanya berbinar senang. “Nah, kini jelaslah bahwa agama hanyalah mitos. Bahkan mungkin Tuhan sendiri hanya ada dalam bayangan kalian, bukan diatas langit sana.”

Seorang mahasiswa tiba-tiba mengacungkan tangan dan berkata, “Profesosr , boleh saya bertanya sesuatu?” “Tentu saja”, jawab si Profesor dengan senang. Mahasiswa itu kemudian berdiri, “Profesor, apakah dingin itu ada?”, ujarnya. “Pertanyaan macam apa itu?tentu saja dingin itu ada. Apa selama ini kamu tinggal di gurun pasir?” sahut Profesor yang kemudian diiringi tawa mahasiswa lainnya. “Kenyataannya, Pak,” jawab mahasiswa tersebut, “dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”

Suara tawa mendadak hilang. Kelas hening. Sesaat kemudian mahasiswa itu kembali berkata, “Profesor, apakah gelap itu ada?” Profesor itu menjawab, “Tentu saja gelap itu ada.” Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Kelas makin hening. Sang Profesor diam-diam meringis. Tiba-tiba mahasiswa itu bertanya lagi, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?” Dengan bimbang, profesor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah ku katakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di  Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.” Namun mahasiswa itu lagi-lagi membantahnya, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan kasih sayang Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”  Profesor itu terdiam. Mahasiswa itu kembali duduk. Untuk sesaat ruang kuliah dipenuhi keheningan hingga suara profesor memecahnya.

“Siapa nama mu, Nak?”

“Albert, Sir. Albert Einstein……”
Photo

Post has attachment
STAND UP COMEDY
STAND UP COMEDY pertama kali gue tau STAND UP COMEDY itu dari temen gue iqbal namanya dia itu bisa dibilang orang yg gemar nonton video stand up. kebetulan waktu itu di lab praktek TKJ dia lagi download video Raditya Dika lagi stand up di boober cafe, gue l...

Post has attachment
aspiration(cita-cita)
ngomongin cita cita pasti setiap orang punya cita cita yg berbeda gue mau cerita tentang cita cita gue dari masa SD sampa sekarang ini ( SMK) Dulu waktu Sd cita cita gue ini : Guru TK( gak tau kenapa ya waktu kelas 3 SD gue tuh pengen bgt ngajar jadi guru T...
Wait while more posts are being loaded