Profile cover photo
Profile photo
TimurJawa Dotcom
1 follower -
spririt terbangunnya peradaban di timur jawa
spririt terbangunnya peradaban di timur jawa

1 follower
About
Posts

Post has attachment
Struktur bangunan kuno yang ditemukan di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang akhir Desember 2016 lalu diduga merupakan peninggalan dari zaman pra-Majapahit. Menurut Ketua Pelestari Sejarah-Budaya Kadhiri (Pasak), Novi BMW sejumlah temuan di Jombang teridentifikasi cukup kuno. Misal Istana Watugaluh Raja Sindok hingga Dharmawangsa yang diidentifikasi berada di wilayah Jombang.
Add a comment...

Post has attachment
United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) Jakarta memperkenalkan batik bermotif relief candi sebagai situs warisan dunia di atrium Galeria Mal Yogyakarta. Batik-batik itu ditampilkan dalam pameran bertajuk ‘Crossroad of Cultures: Bamiyan and Borobudur’, mengaitkan warisan budaya UNESCO yaitu Candi Borobudur di Indonesia dan Lembah Bamiyan di Afganistan.
Add a comment...

Post has attachment
Sebenarnya koin-koin emas dan perak yang sudah mengalami perubahan bentuk adalah produk dari Daha dan Jenggala. Namun karena Kerajaan Majapahit (1293-1528) pada waktu itu merupakan kerajaan besar di Asia Tenggara, maka biasanya orang menamai koin itu sebagai uang Majapahit.
Add a comment...

Post has attachment
Dalam relief candi-candi di era Kerajaan Majapahit, banyak hal menarik dapat dipelajari, salah satunya hadir relief figur bertopi yang tidak dijumpai pada relief candi periode Jawa Tengah. Relief bertopi yang sangat spesifik ini telah menarik perhatian Dr Lydia Kieven, seorang antropolog lulusan University of Sydney, untuk datang ke Pulau Jawa dan mengadakan penelitian dalam waktu yang panjang. Figur bertopi dalam relief candi di periode akhir Majapahit, bertutur beragam kisah dengan beragam fungsi yang mencerminkan sikap budaya dan masyarakatnya.
Add a comment...

Post has attachment
Kesadaran akan kekayaan budaya bangsa kembali menyeruak tatkala muncul klaim atas kekayaan negeri oleh bangsa lain. Seperti yang terjadi pada kesenian tradisional Reog Ponorogo. Kesenian ini sempat menjadi polemik kala diklaim jadi kekayaan negara tetangga. Tapi sayangnya, setelah polemik berakhir, atensi terhadap kesenian tradisional belum juga membaik. Padahal, para pelaku seni tradisi merupakan para pengabdi sejati.
Add a comment...

Post has attachment
DALAM memperingati milad atau hari lahir Kanjeng Nabi Muhammad SAW setiap tahunnya pada tanggal 12 bulan Rabiul Awal atau bulan Mulud dalam penanggalan Jawa, selalu dilaksanakan beberapa tradisi Islam-Jawa di beberapa wilayah di Indonesia. Tradisi-tradisi yang disebut Muludan tersebut sudah dimulai sejak zaman masuknya Islam di Pulau Jawa melalui ajaran Walisongo yang menyampaikan dakwah Islam melalui akulturasi budaya hingga menjadikan agama Islam mayoritas di Jawa dan Indonesia saat ini.
Add a comment...

Post has attachment
Gunung Penanggungan yang nama aslinya Gunung Pawitra terletak antara Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto, dan sisi utaranya berbatasan dengan Kabupaten Sidoarjo tempat Kerajaan Kahuripan. Gunung Penanggungan adalah satu–satunya gunung yang menyimpan paling banyak bukti–bukti arkeologi tentang sejarah Indonesia dimasa lampau. Percandian, patung–patung dan artefak yang dibangun mulai abad VIII dijaman Mpu Sendok dan Airlangga (Kerajaan Medang dan Kahuripan) sampai dengan akhir abad 16 (Kerajaan Majapahit akhir).
Add a comment...

Post has attachment
Ditengah carut marutnya kondisi tata negara Indonesia di tahun 2016 ini, tidak ada salahnya kita sedikit menengok ke belakang jauh sebelum Indonesia berdiri tepatnya pada tahun 1135-1159 dimana pada saat itu berkuasa seorang raja yang memiliki filosofi hidup dan mampu membawa jaman keemasan Kerajaan Kediri dengan gelar Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa atau yang sering kita kenal dengan nama Sri Jayabhaya.
Add a comment...

Post has attachment
Walikota Malang H Moch Anton mengapresiasi penuh acara Kirab Sesaji dalam rangka Ruwatan Kota Malang yang dilakukan, di Alun-alun Merdeka, Kota Malang. Menurut Abah Anton, sapaan akrabnya, acara Kirab Sesaji yang ini sebagai bentuk dan cara pemerintah menjaga dan melestarikan seni dan budaya di Kota Malang, karena, jika dua hal itu diabaikan, maka warga akan kehilangan jati diri.
Add a comment...

Post has attachment
Tiga ratus sukerta (orang yang akan diruwat) melapisi tubuh mereka dengan kain mori putih. Bersama rombongan kesenian dongkrek dan sesepuh masyarakat, para sukerta melakukan kirab budaya menuju lokasi prosesi ruwatan. Jaraknya sekitar 500 meter. Dalang ruwat telah menunggu, siap menyuguhkan Ruwatan Murwakala.
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded