Profile cover photo
Profile photo
Ian Danarko
4 followers -
Dota 2 Player.Student.Indonesia my country yo!!Just a kids
Dota 2 Player.Student.Indonesia my country yo!!Just a kids

4 followers
About
Ian's posts

Post has attachment

Post has attachment

Perpecahan..

"Dek,bangun yuk,sarapan dulu abis itu sekolah" ucap wanita kira kira seumuran anak SMA

Si adik yang dibangunkan pun hanya terdiam,karena sudah terbangun daritadi.Di kamar sambil melihat matahari yang mulai memunculkan dirinya ke bumi untuk menyinari hari mereka.Merasa tidak dapat respon dari adiknya,si kakakpun memutuskan masuk tanpa minta izin dari adiknya

"De,ayo sarapan,trus sekolah ya?Keburu telat loh"ucap si kakak sambil duduk di ranjang dan memegang pundak adiknya

"Masih peduli ama aku?Kenapa gabelain papa aja yang selalu bilang aku anak buangan?" ucap si adik dengan dingin

"Kakak tuh sayang sama kamu,papa juga sayang kok sama kamu,papa cuman kebakar saja karena kerjaannya yang tidak pernah habis" ucap si kakak dengan sedih

"Cih!Bohong banget,dari aku kecil cuman kakak yang diperhatikan,aku?Boro!!Dihujat mulu iya mau lakuin bener ataupun salah.Sana keluar,nanti aku naek motor aja sendiri" ujar siadik dengan kasar dan membentak

Si kakak hanya bisa menangis dan berjalan kebawah menuju meja makan.Sebelum itu,sikakak menghapus airmatanya agar sang Papa tidak tahu bahwa siadik telah membuatnya menangis.Sampai dimeja makan,sudah ada sang Papa dan Mama menyambut dengan hangat anak pertamanya yang paling disayangi

"Pagi Viny,sarapan dulu yuk,trus papa anterin kamu kesekolah" ujar sang Papa dengan senyum yang hangat

"Iya pa" ucap Si kakak bernama Viny tersebut dengan senyum kecut terpaksa

"Kamu kenapa?Mata kamu juga kok bengkak?Pasti Ian adikmu itu yah yang bikin kamu begini?Kurang ajar emang,perlu dikasih pelajaran" ucap si papa siap siap keatas

"Pah,udah Pah,kasihan dia tiap hari kamu marahin mulu.Dia mungkin lagi lelah,lagi gamood juga,udah dong pah" ujar sang Mama untuk melarangnya

"Yasudah,lagian anak itu kurang ajar sekali,susah banget diatur" ujar sang Papa kembali menyantap sarapannya
Seperkian menit kemudian,Si adik bernama Ian sudah kebawah dengan pakaian rapi,menenteng kunci motor hasil tabungannya sendiri dan menggedong tasnya.Sang Mama yang mencoba mengakrabkan si bungsu agar menjadi dulu lagi pun menawarkan sarapan

"De,makan yuk?Sebelum kamu pergi" tawar si Mama dengan senyum tipis

"Gausah mah,dede ada keperluan penting disekolah" ucap sibungsu dengan senyum kecut

"Kalau emang gamau sarapan bilang aja,gausah sok sokan ada urusan,memangnya kamu berguna apa disekolah?dikeluarga aja ga guna" kata si Papa dengan pedas

"Ngurus aja gapernah,kok sotoy.Bingung,masih ada aja orang tua kaya gitu,aku kira cuman di FTV FTV gajelas itu" ucap si Bungsu tak kalah pedas
Sang Ayah hanya terdiam dan tidak melanjutkan sarapan,sedangkan si Bungsu lansung saja kesekolah dengan motor hasil jerih payahnya sendiri.Sebenarnya,si Bungsu adalah murid nomor satu disekolahnya,dengan keterampilan olahraga,musik,pelajaran,semuanya dikuasai oleh sibungsu.Tapi apahal,karena sifat si Bungsu yang tidak bisa diatur,sang Ayah pun mengasarinya.Hanya satu orang sebenarnya yang bisa membuat si Bungsu menjadi lunak,yaitu si Sulung,kakaknya Viny

Hal ini terjadi sudah sekian lama,sang kakak bisa membuat adiknya yang dingin menjadi hangat terkadang,walaupun harus memakai rayuan mautnya.Sore harinya setelah kakak adik itu selesai kegiatan sekolah,sang kakak ingin dirinya akrab menjadi seperti dulu,dengan cara minta menemani adiknya ke toko buku dengan motor kesayangannya.Sang kakak merencanakannya dengan rapi dan pasti,lansung saja beranjak dari kamarnya menuju kamar si adik tercinta,sampai dikamar,sang kakak lansung menghampiri adiknya yang asik bermain PSnya,semua barang barang siadik dibeli dengan hasil jerih payah sendiri

"De,temenin kakak yuk ke toko buku" rayu sang kakak sambil duduk dan memegang pundak siadik

"Males,emang gabisa sendiri apa?aku lagi asik" ucapnya dingin tetap memainkan gamenya

"Kakak beliin novel Harry Potter yang kamu mau deh,udah lama kamu mau tapi gadapet dapet kan?" goda sang kakak

Sang adik yang asik menekan tombol stick PS lansung berhenti dan mempause gamenya.Sekejap ia berpikir cepat dan berputar,krisis?ya,ingin novel Harry Potter?sangat,gratis,mengapa menolaknya?

"Ok,asalkan kakak juga bayarin aku makan+bensin,aku lagi gapunya uang" jawab sang adik dan mesave game yang dimainkan

"Deal,kakak tunggu dibawah 15 menit lagiya,kamu siap siap aja" ujar sikakak sambil memeluk adiknya dari belakang dan bersiap siap

10 menit berlalu,kakak adik itu sudah siap jalan,mereka menuju salah satu kawasan mall terkenal di Jakarta Utara.Seharian dihabiskan bersama sama untuk membuat kakak adik itu bersatu seperti dulu.Bila Papanya tidak membentaknya dan memperlakukan sibungsu sperti itu,pasti tidak akan seperti ini.Pertama kali sejak 4 tahun ini Ian adik dari Viny tersenyum bahagia didepan kakaknya,selesai berbelanja dan bersenang senang,mereka menutup hari dengan makan malam berdua di restoran biasa mereka kunjungi.Sang kakak memulai pembicaraan

"Ingat ga de,pertama kali kesini ama papa mama?Kamu makannya paling banyak waktu itu loh" tanya sang kakak sambil nostalgia

"Semua momment bersama keluarga,gaada yang aku lupain kak" ucapnya sambil tersenyum

"Tapi kakak mau tanya,kamu mau ga maafin papa?" tanya sang kakak berhati hati

"Aku maafin papa dari kapan tau,tapi aku tetep mau satu peneguhan,aku mau terjun ke dunia games apapun caranya" ucapnya sambil menyalakan laptopnya

"Ayolah de,turutin apa yang papa kamu,jadilah dokter,kamu bebas meimilih abis itu" ucap sang kakak agar keharmonisan keluarganya kembali

"Aku rela dibenci satu keluarga asalkan salah satu bagian hidup aku ini gahilang" ujar si adik yang cukup dalam

"Dan langit itu..akan indah saat waktunya bukan?" ucap sang adik sambil menatap kakaknya

Sang kakak yang bingung ingin membalas apa hanya terdiam.Apa yang dirasuki adiknya sampai sangat menggemari game ini?walaupun sikakak tau adiknya membeli semua barang sendiri karena menjuarai kompetisi kompetisi game yang pernah didengar ditelinga si kakak.Sore sudah berganti malam,si Bungsu tahu bahwa besok kakaknya sekolah pagi,termasuk dirinya,si adik memutuskan mengajak kakaknya pulang

"Kakak mau pulang?Udah jam 8,nanti papa ngomel" tawar sibungsu

"Kamu duluan aja,nanti kakak suruh jemput papa" suruh sang kakak

Sang adik hanya membalas anggukan dan beres beres barang yang dikeluarkan dan lansung keluar cafe.Sang kakak termenung,bagaimana caranya membuat keluarga ini harmonis lagi?Bagaimana caranya sang adik bisa akrab bahkan sampai seperti sahabat seperti kecil lagi?Apakah harus seperti ini?Jam menunjukan 9 malam,Viny yang mengetahui terlalu larut sudah me sms Papanya untuk menjemput.Sampai dirumah,sang kakak mencari siadik.Tetapi,barang di kamar adiknya sudah bersih,tidak ada satupun,hanya ranjang lemari dan barang yang tidak mungkin dipindahkan.Motornya pun tidak ada saat ingin masuk kerumah.Merasa curiga,Viny memberanikan diri tanya ke Papanya

"Pah,Ian mana?kok kamarnya bersih dari barang barang dia?" tanya kakak dengan perasaan tidak enak

"Papa usir,bukannya anterin kamu pulang malah ninggalin,ngeyel lagi dibilang" ujar Papa dengan mudah

"HAH?KENAPA PAPA LAKUIN ITU?KENAPA SIH PAPA TEGA BANGET AMA DEDE?KENAPA SIH PAPA GAMAU BIARIN DIA NENTUIN JALAN HIDUPNYA?PAPA TUH SEBAGAI ORANG TUA GAADA HAK BUAT NENTUIN JALAN HIDUP DIA!!PAPA CUMAN BERHAK UNTUK MENDUKUNG DIA!!LAGIAN AKU YANG SURUH DIA PULANG DULUAN,AKU MASIH BELUM MAU PULANG DAN AKU SURUH DIA PULANG DULUAN!!AKU BENCI PAPA!!" Bentak sang kakak dengan keras sambil menintikan air mata dan berlari kekamarnya

Mama yang mendengar lansung keluar dan bentak sang Ayah.Ayahpun hanya diam tidak memperdulikannya.Keesokan harinya,Viny mencoba mencari adiknya setelah pulang sekolah.Setiap kali datang kesekolahnya,temannya selalu menjawab "dia selalu pulang lansung,bahkan jam pelajaran gaada apa apa aja dia minta izin pulang dengan alasan yang bikin guru lansung ngasih dia pulang" Viny merasa tambah resah,akhirnya dirinya nyerah setelah 2minggu begitu terus.Setelah dua bulan,ada yang mengetuk pintu rumah.Viny yang malas malasan pun terpaksa harus membuka pintu karena tidak ada orang dirumah.Ternyata ada Kevin,teman adiknya

"Pagi kak,mau nanya,rumahnya Ian kan?Dan Kakak kakaknya Ian kan?"tanya Kevin bertubi tubi

"Iya,kenapa vin?Mau cari Ian?Ian kan ga tinggal disini lagi" jawab Viny lesu

"bukan kak,aku mau ngasih tau tapi bingung gimana.Gini deh,to the point aja biar ga ribet..Aduh..gimana ya..emm..Ian ada penyakit jantung ternyata,sekarang dia dirumah sakit,dan dia divonis koma" ujar Kevin dengan nada sedikit pelan ketika kalimat terakhir

"Ian...Ian...IAN SAKIT JANTUNG?DAN DIRUMAH SAKIT?SEKARANG DIA DIRUMAH SAKIT MANA" teriak si kakak sangat panik dan menggoyangkan badan Kevin agar cepat bereaksi

"Sabar kak sabar!!Dia dirumah sakit Mitra,kakak mending hubungin sapapun,dia dah dirumah sakit satu minggu,dan belum sadar juga,beberapa kali katanya ada yang denger manggil nama kakak,makanya aku kesini" kata Kevin sambil menahan guncangan yang hebat dari Viny agar tidak terjatuh

Tanpa izin,tanpa apapun,Viny bergegas kekamar dan menelfon kedua orangtuanya.Kedua duanya merasa shock dan lansung bergegas juga ke Rumah Sakit Mitra.Sampai disana,hanya ada Ian tertidur pulas.Dirinya memberanikan diri masuk ke ICU itu..Berjalan pelan pelan dan duduk disebelah kasur adiknya tercinta

"De,kenapa sih harus disembunyiin ama kakak..kakak bingung ama kamu,kamu jago banget ngebohong ama nyembunyiin perasaan kamu,sedangkan kakak?ga!kamu bisa tebak perasaan kakak dengan benar,sedangkan kakak ga,kamu tuh adik kakak paling kakak sayangin,kakak mau kamu bangun,kamu bangun dong..iya ya?ini kakak,kak Viny,masa kamu tega biarin kakak kaya gini" jelas sang Kakak panjang lebar sambil menangis dan memegang tangan adiknya

Keajaiban dari Tuhan,sang adik menangis dalam kondisi koma,Viny pun makin menjerit dan menangis semakin kencang.Bagaimana tidak menangis?Melihat adiknya tersiksa didunia lain,dan harus menangis?

"Kembalilah,main sama kakak lagi,kita membangun bersama lagi keharmonisan keluarga kita" ujar si kakak tetap terisak

Inilah kekuatan dari kakak yang mencintai adiknya,takdisangka tangan sang adik bergerak,dan adiknya mengeluarkan rintihan pelan.Menyadari itu,kakaknya lansung bergegas memanggil Dokter.Sang Dokter lansung lari dan memeriksa Ian yang sudah tersadar dari komanya.Keajaiban?Ya!!Penyakitnya hilang dalam sekejap,tidak ada tanda penyakit yang cukup berbahaya ini

"Gimana dok anak saya?" tanya Papa yang ternyata sudah sampai

"Saya juga bingung,bangun dari koma tidak ada tanda penyakit jantungnya,padahal pertama kali dibawa kesini kondisinya bisa dibilang sangat sangat kritis.Mungkin Tuhan mengijinkan anak bapak hidup lebih lama lagi.Sebelum itu saya permisi dulu,saya masih ada pasien yang perlu di periksa" jawab sang Dokter

Tak memperdulikan kata Dokter,Papa dan Mama lansung masuk kedalam.Melihat kondisi anaknya yang terkulai lemas tanpa bisa berbuat apa apa,bahkan berbicara pun suaranya sangat sangat kecil

"Pa,Ma,kalian datang?Aku kangen Papa Mama,apalagi ama kakak" ujar Ian dengan suara yang berusaha dikeraskan dan mencoba bangun

"Nak,udah udah gausah bangun,tetep tidur aja,Papa juga kangen ama kamu.Maafin papa ya selama ini,Papa tau kalo kamu gamau jadi Dokter dan Papa juga gabisa maksain kamu,mulai sekarang kamu balik lagi kerumah dan bebas mau jadi apa aja,Papa Mama dan Kakak pasti dukung kok" ujar sang Papa sambil membelai penuh kasih sayang dan rindu kepada anak Bungsunya ini

Sang kakak yang terlihat sangat gembira sampai meneteskan air matanya lansung memeluk sang Papanya,tidak lama kemudian lansung memeluk adiknya yang sangat lemas dengan kencang.Merasa terlalu kencang,sang adik lansung protes

"Kakak!!kekencengan!!Aku gabisa nafas" ujar sang adik sambil mencoba bernafas

"Eh!!maaf maaf,aduh aduh,adek kakak gabisa nafas ya,sini cium dulu dong pipi kakak tercintanya" ujar si kakak sambil menyodorkan pipinya

"Kakak ngejek ya?Huh,tar liat aja kalo aku udah fit,aku kerjain kakak" ujar si adik sambil memanyunkan bibirnya

Sang kakak yang gemas mencubit pipi adiknya dan tertawa bersama.2 Tahun berlalu dengan cepat sejak kejadian itu,mereka kembali menjadi keluarga yang harmonis selayaknya.Saat pagi.

"PAPA!!!!STICK PS AKU RUSAK GARA GARA KAKAK!!" Teriak Ian dengan nada ngambek dan turun kebawah dengan cepat buru buru memeluk papanya

"AHAHAHHA SUKURIN!!Macem macem sih ama kakak.Iseng segala depan temen kakak" tawa dengan puas sang kakak ikut turun dari atas

"ahahaha,Dede juga jangan iseng dong" tawa sang Papa melihat kedua buah hatinya

"Tapi ga gitu juga!!masa stick PS dede dibanting" ujar Ian manja sambl manyun

"iya iya nanti kakak ganti,gemesin banget sih jadi dede" ujar Viny sambil mencubit pipi adiknya yang tembem

"bener yah?tar yah lansung abis pulang sekolah?yah yah yah?" ujar adiknya yang lansung memeluk kakaknya begitu manja

"iya dede jelek,gemesin,tembem,gendut" ujar kakaknya yang gemas dan lansung mencubit pipinya begitu keras saking gemasnya

"SAKITTT AAAHHH LEPASINN!!" teriak adiknya yang kesakitan

Papa dan Mama hanya tertawa melihat kedua buah hatinya begitu dekat.Mereka,terutama Viny berharap akan begitu selama mereka masih ada didunia ini

THE END!!

The Scientist....

Fiush.....Itulah yang digambarkan....Angin yang meniup kencang pohon sekitar taman indah ini...tetapi,tidak bermaksud menumbangkan....Hanya memberi kesejukan...yang belum pernah dirasakan...Mungkin?Disana...ya,disana...Dimana tempat favoritku..hanya sekedar kursi dengan pohon disebelahnya...tetapi....Mengapa?Mengapa ada yang menduduki kursi ku itu?!Perasaan kesal?tentu...aku pun berjalan pelan dan mencoba duduk disebelahnya...ia hanya baca novel,mungkin wanita ini tidak merasakan kehadiranku...

"KREERRKK" Suara kayu tua seperti ingin keropos yang aku duduki

Huhh!!Untung saja wanita ini tidak menyadarinya....disaat ingin mengalunkan gitar,tiba tiba....

"Kenalin,Ratu Vienny Fitrilya...maaf kalo udah ambil bangku kamu,bolehkah kita berkenalan untuk membuka kisah awal baru?" Rewelnya dengan senyum manis yang tulus

"Ian,tidak apa apa,boleh kok...ini bangku umum" ucapku singkat

Kamipun melanjutkan kegiatan masing masing...disaat termenung mendengar musik untuk dimainkan...mungkin ini yang cocok..

"Please don't see just a boy caught up in dreams and fantasies
Please see me reaching out for someone I can't see
Take my hand let's see where we wake up tomorrow
Best laid plans sometimes are just a one night stand
I'd be damned Cupid's demanding back his arrow
So let's get drunk on our tears and
God, tell us the reason youth is wasted on the young
It's hunting season and the lambs are on the run Searching for meaning
But are we all lost stars, trying to light up the dark?
Who are we? Just a speck of dust within the galaxy? Woe is me, if we're not careful turns into reality Don't you dare let our best memories bring you sorrow Yesterday I saw a lion kiss a deer Turn the page maybe we'll find a brand new ending Where we're dancing in our tears and God...."

"Suara yang indah...alunan gitar yang bagus...dan,lirik penuh cermin yang ada didirimu...Am i right?" Ucapnya mulai menutup novel dan mulai berbicara serius dengan ku

"Mungkin?Aku tidak tahu...terimakasih untuk pujiannya...tetapi,hari mulai memasuki sore,apakah orangtua mu tidak khwatir?" Ucapku berusaha akrab dan mengalihkan pembicaraan

"Wah,betul juga..orang tua mu pasti mencarimu juga kan?" Ucapnya mulai sedikit panik

"Orang tuaku tidak disini,mereka dinas keluar negeri...jadi aku bebas,mau kuantar?aku bosan hehe" ucapku menawarkan

"Boleh!!Aku juga baru disini,belum begitu mengenal daerah sini...hanya kebetulan saja ketaman ini" ucapnya menerima tawaran dengan ceria

Ya...ini pertama kalinya aku bisa lansung akrab dengan orang lain,dalam waktu....1jam?Tidak kusangka juga,rumah kami bersebelahan...apakah ini Takdir?Dijalanpun kami bercanda ria dan berbagi pengalaman..

"Apakah kamu besok balik ketaman lagi?Aku bosan dirumah..terlalu suntuk untuk mengisi waktu" ucapnya sambil memajukan bibirnya yang terlihat seperti bebek

"Aku kuliah,kalo ingin tau aku datang ato tidak,datanglah kerumah ku...ini...kunci cadangannya..aku mempercaimu loh!!jangan sampai mengecewakan ku" balasku dengan senyum tulus "yasudah,aku pulang dulu...hari udah mau malam...sedangkan tugasku belum selesai...sampai ketemu besok" ucapku sambil berbelok kekanan menuju rumahku

Entah darimana rasukan itu untuk memberinya kunci cadangan kepadanya...Keesokan harinya,dari pagi sampai siang,dipikiranku hanya Viny,aneh..teman temanku pun memandangku aneh..tidak biasanya aku berbaur cepat dengan mereka..hari memasuki sore...kelasku mulai bubar...diperjalanan aku hanya mendengarkan musik...sampai dirumah,sudah ada wanita di sofaku tertidur...ah Viny,mengapa ia menungguku sampai terlelap

"Hei,aku pulang...apakah baik tertidur ditempat orang lain sedangkan sang tuan rumah itu harus membangunkan tamu yang tidur lelap tanpa izin?" Ucapku sambil tersenyum

"Ahh maaf!!Aku berniat menunggumu tadi siang,tapi kamu malah balik sore banget!!untung saja aku izin orangtuaku untuk bermain kerumahmu sampai malam" ucapnya sambil mencoba sadarkan diri sepenuhnya...iapun menunduk karena merasa bersalah

"Hei,kok gitu?aku cuman bercanda kok hahaha,jangan gitu dong!!kan aku yang ngerasa gaenak" ucapku sambil berjongkok didepannya dan mencoba angkat dagunya

"Ahhh,apa yang kamu lakukan...Aku menjadi malu" ucapnya menutup mukanya

"Mengapa harus malu?Tunjukanlah wajah aslimu yang manis dan cantik itu...Biar aku melihatnya" ucapku berusaha membuka tangannya

Akhirnya,dibuka juga tangannya..pipinya bersemu merah dengan senyum manisnya yang selalu terbayang dipikiranku

"Nah gitu dong,masa kamu mau menutupi mukamu yang nanmanis itu..aku mau masak dulu,tunggu sebentar ya..pasti kamu lapar" ucapku sambil berjalan ke dapur

"Aku mau ikut!!Aku tidak pernah memasak,ingin sekali belajar..boleh tidak?" Tanyanya memohon

Akupun hanya tersenyum dan mengangguk...Dengan ceria dan senyum yang sangat senang diapun mengikuti ku...Disaat masak,kami dengan ceria memasak makanan yang sebenarnya tidak tau apaan...Imajinasi kecil inilah yang bermain dibenakku..sampai akhirnya jadi

"SELAMAT MAKAN!!" Ucap kami dengan ceria dan semangat

Kami melahap semua makanan tanpa sisa,tampak wajah kepuasan yang sudah diraih olehnya karena lapar yg sudah sangat menderita itu...senang rasanya melihat wajah ceria itu

"Gak aku sangka kamu jago masak!!aku jadi pengen belajar lagi ama kamu!!kira kira kapan kita bisa masak bareng lagi?" Tanyanya sambil berjalan untuk duduk disebelahku

"Setiap hari,kan jadwal kuliah aku ga nentu...kalo pagi sampai sore kalo siang sampai malam..jadi gamungkin dari pagi sampai malam" ucapku dengan tersenyum tipis

"Beneran?!!YAYY!!Akhirnya aku bisa belajar masak!!" Ucapnya girang dan loncat loncat layaknya anak kecil

Kami menghabiskan waktu hanya dengan bermain dan nonton flim kesukaan masing masing...awalnya saat pilih flim,kami sempat bertengkar sampai akhirnya aku mengalah...mengalah karena dia ngambek..di flim trakhir,waktu menunjukan pukul 9...sudah malam,tak seharusnya wanita sepertinya belum dirumah

Dia sudah tertidur lelap di pundakku dengan posisi kakinya selonjoran disofa...Mumpung dekat,ku gotong kerumahnya...sampai dirumahnya,terlihat orangtuanya sedang panik mencarinya...

"Misi om tante,nyariin Viny ya?ini Vinynya tadi ketiduran dirumah saya,tadi kita main ampe lupa waktu,maaf ya udah bikin om ama tante panik" ucapku merasa bersalah sambil nyengir kuda

"Ah,ini dia anaknya..makasih ya nak,kamu tetangga sebelah ya?" Tanya mama Viny

"Iya tante,ini mau saya bawa kekamarnya?kasian om ama tante keliatannya cape" ucapku menawarkan

"Oh iya boleh boleh,makasih ya de...kamu masuk,tar lurus dikit dikanan ada tangga,kamu naik sampai lantai 2,lansung belok kanan aja,tar ada poster oasis...disitu kamarnya" ucap papanya Viny

Disaatku sedang naik keatas,Viny terbangun...dia pun clengak clinguk kebingunan..tiba tiba kembali tidur lagi...aneh...disaat sedang membaringkannya...ternyata sisi manis dan cantiknya benar benar keluar...akupun memakaiinya selimut,mengucapkan selamat malam dan lansung balik kerumah..sampai rumah diriku yang lusuh ini lansung terbaring lemas diranjang dan tertidur lelap

Keesokan harinya,pagi pagi...tiba tiba ada yang menggoyangkan badanku,aneh..siapa yang bangunin pagi pagi gini

"Bangun!!udah pagi,jalan jalan yuk" terdengar suara perempuan

"Ahh!!aku kira maling tau ga pagi pagi ada yang bangunin,ternyata kamu" ucapku sedikit jengkel dan mengucek mata

"Ih,mana ada maling secantik aku!!ayo bangun,kita jalan jalan" ucap Viny memaksa

"Iya iya!!sabar napa,kamu jg belom sarapan kan?turun sana,aku mau mandi skalian siap siap" ucapku

Akupun bersiap siap dan lansung kedapur untuk membuat sandwich...selesai membuatnya dan memakannya,kami memutuskan untuk nonton bioskop...flim horror..

"Kamu mah!!kenapa harus flim horror!!kan ada flim romance itu!!" Rengek viny sambil manyun

"Kamu takut?apa yang perlu ditakutin sih?hahaha aku dah nonton 3 kali ama temen aku flim romancenya..makanya aku mau coba nonton flim horror" ucapku sambil merangkulnya

Kamipun berjalan jalan sambil menunggu flimnya jam 4...sedangkan masih jam 3...aku baru teringat novel favoritku baru keluar dan memutuskan ke toko buku...setauku,Viny juga gemar membaca novel,banyak skali buku novel di kamarnya

"Ini dia bukunya!!yey ketemu!!kamu udah ketemu belom novelnya?" Tanyaku dengan ceria saat menemukan novelku

"Novel yang aku mau belum keluar,kapan kapan ajadeh..lagian udah jam 3.30,mending bayar trus lansung bioskop" ucapnya dengan tersenyum tipis

Disaat flim berlansung,Viny selalu menutup matanya dan menutupi mukanya di punggung ku..selesai flim Viny tetap menyembunyikan mukanya dengan cara memeluk tanganku dengan erat

"Hush!!flimnya udah selesai,masih aja takut..katanya anak pemberani" ucapku mengejeknya

Iapun hanya memeluk tanganku dan menutupi mukanya dengan bahuku..karena lapar,aku memutuskan untuk makan makan sebelum pulang...kami ke cafe yang cukup terkenal didaerah sekitar situ,aku memesan Tenderloin Steak medium rare dengan minumnya Ice Tea dan Viny hanya memesan Milkshake Coklat..disaat makanan datang,aku lansung memakannya

"Ih gamakan,nih cobain punya aku..enak loh!!aa ayo" ucapku sambil menyodornya garpu yang ditusuk dengan daging

"Eh,i..i..iya amm" ucapnya tergagap sambil memakannya

"Enak banget!!tapi gadeh,aku maunya dimasakin kamu tar hahaha,boleh ya!!" Ucapnya memohon

"Yaudah,aku jg belom tentu kenyang makan gini doang" ucapku sambil lanjut makan dan ngalur ngidul

Kedekatan ini berlansung sudah 5bulan...sampai sampai kami satu universitas dan aku menjadi seniornya

"Ian,pulang yuk!!cape nih" ucapnya di Line

"15 menit lagi ya,aku masih ada kelas...sabaran dikit lagi,tunggu di kantin" balasku diline

Karena dosennya nyebelin,harusnya 15 menit lagi menjadi 25 menit...sedikit resah juga memikirkan Viny...selesai kelas,lansung saja lari kekantin...disitu aku lihat dirinya bete sambil gambar gambar

"Ehh,maaf ya telat..tadi kelasnya si dosen nyebelin ja-,"

"Berisik!!udah pulang,bete tau!!bilang napa telat" ucapnya membentak

"I...i..iya,yaudah aku ambil mobil dulu" ucapku sedikit bersalah dan sedih..baru kaliini dibentak seperti itu

Dimobil,hanya kesunyian yang terjadi..karena rasanya gaenak,aku mencoba membuka pembicaraan

"Maaf soal tadi,mau kemana sekarang?kerumah kamu?" Ucapku dengan gemeteran

"Aku juga minta maaf soal tadi,lagi ga mood aja..maaf ya,skarang kerumah kamu aja..main main lagi"ucapnya sambil mengelus kepalaku dan tersenyum

Kenapa jadi kaya anak kecil __,disitu situasi mulai mencair..taklama kami sampai dirumah...

"Laper!!masak yuk?tapi aku maunya....emmm apa ya..ahh!!kobe beef!!waktu itu kan kita beli" ucap Viny bersemangat

Aku hanya mengangguk sambil tersenyum...karena kelelahan,Viny tertidurdi kamarku...biarlah,disitulah sisi manisnya memancarkan...selesai itu,lansung kubangunkan

"Vin,bangun yuk..makan dulu,baru tidur lagi...nanti sakit loh" ucapku menggoyangkan badannya

Dia hanya membalas hmm dan menarikku layaknya guling,disitu kami saling berhadapan...arghh!!

"Vin,bangun...guling disebelah kamu,ngapain narik aku" ucapku gugup stengah mati

Perlahan,dia mulai membuka matanya..dan tersentak kaget.

"Ma..ma..maaf...gasengaja tadi,cape soalnya" ucapnya dengan muka memerah dan terbata bata

"Gapapa,yuk makan..tar lanjut tidurnya" ucapku sambil menariknya kerangkulanku dan ke ruang makan

Ia hanya menunduk dengan muka memerah,disaat ia sedang makan,aku hanya nonton...

"Makan napa,masa aku sendiri..nih cobain masakan kamu sendiri" katanya sambil memotong potongan besar

"Gede banget!!jangan mentang mentang aku gendut dikasih segede itu,kecilin napa" ucapku dengan cemberut

"Ih cemberut!!emesh banget sih,lucu!!minta dicubit cubit" katanya sambil memotong kebagian kecil dan menyuapiku

Disaat mengunyah,tiba tiba Viny mencubit pipiku dengan gemas..aku hanya bisa teriak kesakitan

"Lucu banget sih!!besok jalan ya!!gaada kelas kan?" Tanyanya sambil menyudahi cubit menyubitnya

"Ahhh sakit...iya iya besok jalan..nyebelin dasar!!" Ucapku sambil mengelus

"Nih,obatnya biar ga sakit" ucapnya sambil mencium pipiku

Ini udah biasa...sehabis mencubit danyn aku merengek kesakitan,pasti dia menciumnya..katanya obat..selesai makan,Viny melanjutkan tidurnya yang terlihat sangat lelah..biarlah

Udah malam..tetapi,belum bangun juga?!waduh--" mendingan gendong aja..aku diberi kepercayaan untuk membawa kunci cadangan rumahnya..saat itu rumah gaada orang,lansung kugotong ke kamarnya

"Goodnight,besok jalan tapi harus istirahat biar semangat" ucapku padanya dan mencium keningnya

Keesokan harinya,aku dibangunin olehnya..padahal aku tidur hanya sebentar...mengapa dia bangunin pagi banget..

"Eh gendut!!bangun,kemarin apatuh cium kening segala hahaha,ayo bangun" ucapnya sambil mengelus kepalaku

Lansung aja bangun dan mandi....siap siap juga,sengaja dandan rapi untuk special

"Rapi banget,mau ngapain?" Tanyanya

"Dasar pikun,sendiri ngajak pergi tapi ga inget" ucapku sambil merapikan kemejaku

"Oh iya!!yaudah aku pulang dulu,dandan yang ganteng loh!!" Ucapnya sambil lari terburu buru

20 menit kemudian aku lansung memanaskan mobil dan memakirkan dirumah Viny,aku hanya line kalo dah didepan...keluar dari rumah,dia memakai dress...cantik banget

"Kok ngelamun?yuk pergi,kamu aja yang tentuin" ucapnya

Aku memutuskan untuk menonton saja,tapi kaliini romance,baru dinner ditempat yang udah dipesan

"Hariini kita nonton flim romance,tiket dah aku beli..malemnya kita dinner" ucapku sambil tetap menyetir

"Tumben banget mau dinner ama nonton flim romance" ucapnya kebingungan

Ku tak hiraukan...sampai ditempat bioskop,kita pergi ke toko buku..hanya seledar melihat,apakah novel kesukaan kami ada dijual...selesai keliling tanpa barang,lansung saja kami ke bioskop

Banyak yang menangis setelah menonton flim tersebut,termasuk Viny...aku hanya garuk garuk kepala,bagian mana yang sedih?

Jam sudah menunjukan 7 malam,waktunya ketempat dinner,karena tempatnya ku sewa jam 7.30 untuk satu tempat dua orang...mendebarkan..sampai ditempat dinner,kami memesan makanannya...berbincang dan bercanda untuk menunggu makanan datang,akhirnya datang!!

"Selamat makan!!enak nih kayanya" ucapnya dengan ceria

Kami menghabiskan makanan lansung dan tentu sambil bercanda ria...selesai makan

"Keatas yuk,ada yang aku mau kasih liat..pasti kamu suka" ucapku sambil menariknya

Sampai diatas,pemandangannya sangat indah..lalu aku menyuruhnya liat kebawah dan bertepuk tangan,ada banyak lilin yang bertulisan "HAPPY BIRTHDAY VINY"

"Wahhh,bagus banget!!makasih yaa" ucapnya sambil terkagum kagum

"Liat kekanan,ada yang lebih bagus lagi" ucapku sambil menariknya dan bertepuk tangan lagi

Disitu ada tulisan "WILL YOU BE MY GF"

"Jadi,jawabannya?yes or not?" Ucapku sambil mengeluarkan kalung bertulis I&V

"Ofcourse...i already waiting this moment" ucapnya sambil menangis dan memakai kalung yang kukasih

"Kok nangis?hahahaha,sini deh,jangan nangis gitu dong..tar aku ikut sedih nih" ucapku sambil memeluknya

"Kamu apaan sih!!orang aku seneng kok...aku udah suka kamu dari awal kita ketemu,tapi kamu keliatan cuek banget ama orang lain..makanya aku rela2in nunggu kamu,bahkan sampe malem pun" ucapnya membalas pelukanku dengan erat

Akhirnya,kita menghabiskan malam itu bersama...THE END!!

Post has attachment

Malu...cinta....

"NYET LAMA AMAT LO!!BURUAN SINI PR FISIKA LU!!" Teriak sesorang kepadaku

"Bacot lo monyet,neh" ucap ku lempar pr fisikaku

"Naiz,eh udah bell!!pas lah ini" ucap Alvin teman baikku

Dari ricuh jadi hening saat guru masuk dengan murid perempuan baru,cowo cowo mulai bergaya songong...Kecuali aku,ya...aku cuek..

"Anak anak,kita kedatangan murid baru..silahkan perkenalkan dirimu" ucap bu Lina

"Hai semua,nama saya Ratu Vienny,saya pindahan dari SMAN 84 Yogyakarta,karena saya masih sangat baru,mohon bantuan yahh" ucapnya bersemangat

"Sudah itu saja?Karena bangku kosong hanya sebelah Ian di belakang,kamu duduk sama dia" ucap buguru

"Lah?Alvin mana?kan dia sama saya bu" tanyaku celingukan

"Gua males sbelah lu yan,lu kan jomblo,anak anak kelas rata2 punya pacar kecuali lu" balasnya sambil tahan tawa

"HAHAHAHAHAHA KASIAN AMAT LO YAN" teriak sekelas

"Bacot lupada..liat aje,fisika mat gaada lagi pinjem2an lu pada" ancamku

"Eh,jangan gitulah yan,tar kita traktir kantin dah sepuaslu" kata Ayen pucat

"Sudah sudah,nah Viny,silahkan duduk" ucap bu Lina

Saat dia duduk disebelah ku,aku hanya meletakan pala ku dimeja karena ngantuk pake banget...Dia memulai pembicaraan

"Hei?kok tidur?bangun dong belajar,sekalian kenalan..nama aku Viny,kamu Ian ya?katanya kamu yang pinter banget disini" tanyanya bertubi tubi dengan celotehan gajelas

"Iya,udah tau kan?yaudah gue lanjut tidur dulu yak,ngantuk" jawabku

"Woles aja Vin,lu deketin aja ampe deket banget,tar juga terbuka kok dianya..dia emang rada judes ama anak baru..gagitu deket..btw gua Alvin,sebelah gua namanya Nico,salamkenal yak" hibur Alvin

"Iya makasih,salam kenal juga ya" ucap Viny semangat

Tak terasa bel berbunyi,perutku sudah keroncongan...alias laper pake banget

"Dut,makan ga?kamu pasti laper dah!!yakin aku" ucap Ayen

"Yaudah ayuk,tau ae lu ntet" balasku ke Ayen yang biasa ku panggil Kontet

"A..A..Aku boleh ikut ga?Aku mau sekalian liat liat juga" tanyanya dengan takut dan malu

Kasian juga kalo kaya begini pikirku..secuek cuek aku tetep aja ada rasa kasian

"Yaudah,sini ikut gue..Sekalian lu punya temen baru disini,tapi gua kasih peringatan ke elu,jangan mau temenan ama anak XI IPA 2,lu jadi temen mereka?jangan pernah ngarep gua anggep lu temen!!Ngerti?" ancamku dengan muka serius

Dia hanya mengangguk dengan muka sedikit bingung..Kamipun berjalan ke kantin bersama..disaat dijalan tiba tiba...

"VIN AWAS!!" Teriak Marsel sedang bermain handball dan nyasar ke arah kami

"DUAK!!" Dengan sigap aku pun menarik Viny dan malah kena mukaku..sial,lapar malah malapetaka

"EH IAN!!aduh maaf ya,gara2 aku kamu jadi begini,idung kamu mimisan tuh..ayo aku anter UKS" ucap Viny "sangat" panik

"Woles,lu kaya tau UKS dimana,tanya si kuntet,gua pusing banget" ucapku dengan pandangan mulai kabur

Dimana aku...itulah yang terlintas dikepalaku saat sadar..saat ingin pegang hidungku

"Jangan dipegang,luka kamu masih sedikit parah" ucap Viny menahan tanganku

"Kok lu disini dah?udah jam pulang kan ini?udah sana pulang" tanyaku sambil liat jam

"A..a..aku takut kamu kenapa napa,makanya aku tungguin kamu disini...aku juga gatau jalan pulang,cuman tau alamat" ucapnya sambil menangis

"Ehh,jangan nangis,nanti gua dikira ngapain..gua gapapa,ayo pulang,gua anterin lu..mumpung gua bawa motor" ucapku

"Makasih ya,aku kira kamu bakal kenapa napa" ucapnya sambil menghapus airmatanya

Saat jalan,dia memeluk ku kencang sekali..bingung,sering sih begini,tapi...ini beda..kaya ada perasaan terpendam sendiri..

"Dah sampe,rumah lu deket ama gua..Noh rumah gua,ngesot juga bisa" ucapku

"Makasih yah mau nganterin,maap juga buat tadi" ucapnya sambil mengecup pipiku dan lansung masuk rumahnya

Anak aneh..malamnya aku curhat ke kuntet alias Ayen,katanya sih itu namanya jatuh cinta..bodoamatlah..aku pun tertidur pulas..Keesokan harinya

"De bangun de,hari ini jalannya ama temen cici punya adek,dah nunggu dibawah..cici jalannya ama temen aja" ucap ciciku

"Ah ngantuk banget dede ci,taran aja" ucapku malas sambil tarik selimut lagi

"Ohh,tar sore gamakan yah?" ancam ciciku

"Eh?iya iya aku bangun deh" ucapku malas2an

Mandi,siap siap,nyisir,tinggal jalan..tapi..yu know laa,mager pake banget..dibawah tiba2 ada Viny nunggu

"Elu?ngapain lu?gua mau nganter temen enci gua punya adek" ucapku

"Ci Tata cici kamu kan?aku yang dimaksud dia" ucapnya sambil nunduk

"Ohh,yaudah ayo jalan,ngeri kesiangan gue" ucapku sambil narik tangannya

"Eh iya iya,btw kita naik mobil?" Tanyanya

"Iya bawel cantik!!udah naik buruan" ucapku

Dia hanya malu dan tersenyum,bener kata Ayen kayanya..beda banget kalo sebelah dia...

Sudah 5 bulan bersamanya...gapernah pisah kayanya...kesekolah,taman,mall,bioskop,cafe dll aja slalu bareng

"Ian,besok temenin ke toko buku dong" ucap Viny saat pelajaran

"Hemm" balas ku singkat padat jelas,mantap kan?

"Ish,cuek banget..kenapa sih?gabiasanya" tanyanya sambil manyun

"Ngantuk,noh guru liatin elu,pratiin gih..tar lempar spidol gue lagi yg kena" jawabku cuek

Pelajaran selesai...pulang depan mata...walaupun harus nganter Viny dulu...

"An,vario lu mane?" Tanya Alvin

"Ganti motor gua" jawabku sambil nguap

"Hah?jangan2 lu beli Satria yang gua pengen?" Ucap Marsel sambil kaget

"Yaa gitu deh,bentar gua keluarin" ucapku malas2an

"Bajingan,beneran aja lu beli satria" ucap Aldo

"Bawel,gua nganter Viny dulu,kesian dia ngomel mulu dikelas" balasku sambil gas motor

"Ish apaan sih,iyadeh motor baru,awas bawanya kenceng..aku cubit ampe pipi kamu kendor dirumah" ucapnya jengkel

"Berisik lu,makan nih hahahaha" ucapku sambil gas mendadak dan lansung ngebut

"AHHH!!IANNN!!" Teriaknya sambil sedikit tertawa

Sampai dirumah,bener aja yang dibilang Viny,abis ni pipi jadi buntelan kentut...

"Nah,masih mau macem macem ama aku?yaudah besok kita jogging dulu sebelum ke toko buku,oke?" Ucapnya mengejekku

"Bodo amat,kalo bisa bangun" ucapku lansung nge gas

Viny hanya tersenyum sambil bertanya dihatinya...Apa dia suka denganku ini?sudahlah...lebih baik manfaatkan besok untuk momen bersama
.
.
"UJUG!!JEM BRAPA DAH INI!!" Teriak ku kaget di kamar

"Apaan sih de,tiba2 teriak gajelas" ucap ci Tata

"Hariini aku ada janji jogging ama Viny,mampus aku dijadiin perkedel ini" ucapku panik

"Gajelas!!tuh orangnya nyamperin ke kamar" ucap ciciku lansung keluar kamar

"Hai kebo lucu emesh emesh,cie panik" goda Viny sambil cubit pipiku

"Ah bawel lu,gua ngantuk,tidur lagi ah" ucapku kembali tergelepak dikasur dan menutup mukaku dengan selimut

"IANNN!!!!!!bangun ga!!atoga rasain nih" teriaknya sambil menarik selimutku dan mencubitku pipiku

"Aaaaaaaa!!!!iya iya aku bangun!!" Ucapku menyerah

"Kamu lucu kalo ngomong aku,mulai sekarang pake aku kamu ya!!kalo ga" ucapnya

"Kalo ga dicubit ampe jadi perkedel,bawel lu..gua mau mandi" ucapku melanjutkan

"Ihhh,awas aja kamu!!selesai mandi gapake ampun!!" Ucapnya kesal sendiri

Selesai mandi,ku melihat Viny sedang asik dengan laptopku...buka apaan dia asik sendiri

"Ngapain lu buka buka laptop gua?kepo banget lu" ucapku sedikit bercanda dan rebahan di ranjang

"Ih,gapeduli..oh iya,awas kamu,brani ya ngomong gue elu" ucapnya

Saat sedang memejamkan mata,Viny kesandung dan jatuh tepat di ranjangku...kini kami berhadap hadapan....maju sedikit udah ciuman..Tiba tiba ciciku masuk

"Ada ap-......KALIAN!!KALIAN MAU NGAPAIN?Cie ciee,kalo mau gitu gitu tunggu nikah dong,masa masih SMA dah begitu" ejek ciciku

"Brisik,ini anak malah gamau bangun,berat tauga lo..bangun napa" ucapku malu,jengkel,kesal,dan jantung dag dig dug

"Eh i-....iya maaf maaf" ucapnya dengan pipi merah merona dan senyum malu

"Tuh Viny kesenengan,pipinya merah senyum senyum sendiri" ejek ci Tata

"Lo napa sih Vin?kayanya setiap ama gua pipi lo merah mulu?lo suka ama gua?" Tanyaku blak blakan

"Eh,eng...eng..engga engga,apaan sih kamu!mau banget kayanya" ucapnya gelagapan

"Freak,dah yuk..lansung toko buku,gamau jogging gue,cape to the max" ucapku malas malasan

Viny hanya mengikuti apa yang ku bilang...kami ke toko buku dengan motor baru ku..sampai ditoko buku Viny lansung pergi ke daerah novel romance

"Ian,sini dong!!beli novel juga,masa diem doang disitu" ucap Viny

"Ga makasih,lu beli aja gua temenin" ucapku sambil tersenyum

"Eh...i..i..iya,aku dah dapet kok novel yang aku mau" ucap Viny terbata bata,pipi merah dan...malu?

Selesai membayar,kami mencari tempat makan...kebetulan saya yang lapar :v..dapat cafe cukup terkenal,kami duduk dan lansung memesan makanan..sambil menunggu kami mengobrol dan bercanda,makanan pun sampai

"Yuk makan,laper bat gue" ucapku lansung makan

Saat makan Viny hanya memandangku..ia tersenyum sendiri,aku pun resah akhirnya tanya

"Lu napa sih?gua jadi ganapsu makan diliatin gitu" ucapku

"Kamu nyadar gasih aku suka kamu?cinta mati bahkan?" Ucapnya sendiri dan terkaget sendiri sambil tutup mulutnya

"Uhuk!!aduh aer aer!!buruan!!UHUK!!" Ucapku batuk batuk

"Eh maap maap,ini aer minum" ucapnya beri aku air,lansung saja kuteguk habis dan ngomong

"Lu beneran suka ama gua?" Tanyaku baik baik

"Apasih?kamu ngomong apaan coba" ucapnya mulai nangis

"Hei hei,gue juga suka ama elu,udah dong tenang ya!!" Ucapku memeluknya dan nenangin

Diapun hanya memelukku dan menangis

"Kamu selama ini gapeka,aku takut kamu suka cewe lain" ucapnya masih nangis dan memeluku erat sekali

"Gakok,sebenernya aku orangnya emang kurang peka,tapi kamu tuh buat aku peka ama kamu...itu yang bikin aku sayang banget ama kamu..kamu juga selalu nemenin aku pas sakit,ada masalah,seneng...kamu tuh juga baik banget dan bikin aku selalu mau deket ama kamu...udah dong cupcup,jangan nangis lagi ya..aku janji jagain kamu ama sayang ama kamu selana kita hidup bersama" ucapku sambil memeluknya erat dan menyeka air matanya

"Bener ya?kamu mau jagain aku ama sayang aku selama kita hidup bersama?" Tanya Viny

"Iya,yuk pulang..dah ya nangisnya sayangku cup cup" Ucapku mulai capek

"Apaan sih kamu,aku tuh nangis bahagia,bukan sedih" ucapnya sambil menyeka air matanya dan tersenyum manis
.
.
Keesokan harinya aku dan Viny pergi ke sekolah bersama..saat disekolah pun kami tetep pelukan layaknya kekasih baru

"Dut,kamu dah pacaran ama Viny?" Ucap Ayen

"Ya gitu deh ntet hehehe" ucapku nyengir

"APA?IAN PACARAN AMA VINY??Akhirnya yan!!gua tunggu tunggu loh!!biar lo traktir gua" kaget Marsel

"Siake,hahaha dah ah sono,Viny lagi mau tidur" ucapku sambil memeluknya

"Akhirnya mreka pacaran hahaha,congrats ya Vin" ucap Nico

"Makasih Nic,hehehe" ucap Viny sambil membalas pelukanku

Akhirnya kami bersama selama kita hidup...

THE END
Nah,udeh kan?pegel nih ahaha





Tranformers:The New Era Part 2

"Ahh benar2 membingungkan,dan sekarang kalian ingin apa?" Tanyaku "kau memiliki kacamata kakekmu kan?disitu kami bisa melihat apa yg dilakunan kakek mu saat menemukan legenda seperti kami" kata Afif jelas

"Ah aku punya,ayo ikut aku,tapi pelan2" jawabku

Aku pun menuntun mereka,tetapi mungkin karena dia terlalu besar lantai berumputnya menjadi tanah karena mereka injak

"Hei teman2 pelan2 jangan terburu2" kataku sedikit kesal

"Maaf tapi akurasa lahan mu perlu dibesarkan" kata Tian

Saat sedang ingin masuk,aku melihat anjing ku mengencingi Tian

"Ah dasar anjing bodoh akan kubunuh kau" kata Tian blak2an

"JANGAN!Itu anjing kesayangan keluargaku,jika kau membunuhnya kau tidak akan dapat kacamata itu" jelas ku ke Tian

"Sabarlah Tian,kita hanya membutuhkan waktu dan kesabaran" kata Afif

Akupun masuk kerumah dan buru2 kekamarku,saat sudah sampai aku membongkar semua lemari,aku lupa taruh dimana.Saat sedang mencari tiba2

"Sedang apa Yan?" Tanya seseorang yang mengejutkan ku

"Viny?" Aku agak bingung,darimana dia bisa sampai disini? "Kamu ngapain disini?"

"Aku bosan saja dirumah dan kerumahmu,saat aku datang aku disuruh kekamarku dan menunggumu yang menghilang tiba2" jelas Viny

"Arghh" geramku dan melanjutkan mencari kacamata kakek ku

"Lagi apasih?ribet banget kayaknya" tanya Viny yg bingung

"Nyari kacamata untuk para robot dihalaman belakang ku" ceplas ceplos ku

"Hah robot?dimana?kok ada robot?" Tanyanya sangat bingung

Aduh salah ngomong jadinya "ehh eng..engga" jawabku tergagap2.Saat gentar seperti ini tiba2 lampu mati,kebetulan kamarku dan halaman belakangku itu tinggal loncat saja jika ingin kebawah

"Kalian sedang apa?kenapa kabel listriknya bisa jatuh?" Bisikku sedikit kesal

"Maaf Ian,tetapi jujur ini tidak muat untuk kami berlima" kata Afif

"Makanya jadi mobil saja jangan robot nanti ketauan"bisikku lagi

"Ada apa sih yan?" Tanya viny penasaran "eh,eng..eng..engga kok" jawabku tergagap2

"Pasti ada yg aneh disini" katanya sambil ingin mengecek halaman belakangku

Aku tidak bisa menghalanginya dan tiba2 "wow,sejak kapan kamu punya 5 mobil sebagus ini?" Tanyanya terkagum2

"Emmm itu,hahaha cuman koleksian" jawabku.Karena aku tau itu mereka para Autobot

Akhirnya aku melanjuti mencari kacamata tersebut.Setelah lama mengubrak abrik lemari dan kamarku akhirnya ketemu! Aku pun kejendela dan teriak

"AFIF!Sudah ketemu kacamatanya" kataku teriak

"Bagus!Radit cepat data kacamatanya kita tidak punya banyak waktu" Tegas Afif

"Ada apa ini sebenarnya?kenapa mobil tadi berubah menjadi robot?" Tanya Viny ketakutan dan memeluk tanganku

"Mereka adalah Autobot,robot luar angkasa dari planet Cybertron,mreka akan melindungi kita dari para
Decepticon,tempat robot jahat" jelasku

"Jadi maksud kamu?" Tanya Viny masih agak ketakutan

"Bumi ini akan diserang oleh para robot Decepticon dan mreka akan melindungi kita" kataku sambil melihat para robot

Bersambung...

Transformers:The New Era Part 1

"IANNNN" teriak salah satu sahabat ku "berisik lu Zak" Jawab ku agak kesal "lagian lu budek bener "gue gaplok pala lu,ada apaan" tanya ku sedikit kesal "ada cewe baru bray di kampus kita" "siape?" Tanya ku agak cuek "gatau cuman satu jurusan ama kita" "oh yaudah" jawab kucuek "yaelah cuek amat lu bray" kesal Eka "bawel lu pusing gue mikirin IPA" Mungkin karena aku terlalu cuek,Zaky pun meninggalkanku

Jadwal kelasku pun segera dimulai,aku bergegas ke kelas dan duduk ditempatku,sebelah Zaky sahabatku.Akhirnya si dosen tua datang juga,tetapi tidak sendiri,melainkan dengan seorang murid perempuan "ya teman2 kita kedatangan seorang mahasiswi baru silahkan perkenalkan nama anda" "hai teman2 nama saya Ratu Vienny Fitrlyia" sambil tersenyum manis dan matanya tertutup rapat "segitu saja?silahkan cari tempat duduk anda" "baik pak"

Jujur saja wanita ini sangat manis dan cantik,aku sangat terpesona.Tanpaku sadari ternyata dia duduk disebelahku,Zaky pun bisik2 "yan,nih cewe yg gue ceritain tadi" "serius?wih cakep bener" "iyee suka ye lo?" "Eh?ah bawel lu udah ah" tiba2 Viny mengajak ku kenalan "Hai,kenalin aku Viny nama kamu siapa?" Sambil tersenyum "eh?kenalin juga namaku Ian" "salam kenal semoga kita bisa berteman dengan baik yah" "iya" pelajaran pun berlanjut...

Akhirnya..pelajaran si dosen tua ini pun selesai,seperti biasa selesai pelajaran si dosen tua menyebalkan itu aku dikantin nongkrong sebentar,saat aku nongkrong dikantin Viny melihat ku sendiri saja dengan laptop ku.Viny pun berinisiatif menghampiriku "hei sendiri aja" "eh iya bosen soalnya hehehe" jawab ku agak tersentak kaget "kamu ga pulang apa?" Tanyanya "bentar lagi,mau bareng?" Tanya ku nekat "boleh" WOW!!baru kenalan dah pulang bareng "yaudah pulang skarang deh takut kemaleman hahaha" ucapku

Saat dijalan pulang kami berbicara banyak,sampai2 aku bingung mengahadapinya saat berbicara "rumah kamu masih jauh?" Tanya ku "engga kok bentar lagi sampe kalo kamu?" Tanyanya balik "Sama hehehe" "nah tuh rumahku" sambil menunjuk suatu rumah disebelahku "eh?sebelah rumahmu itu rumahku" "serius?bisa bareng terus dong hahaha" tanya viny sambil tertawa "hehehe iya" "dah ya aku masuk dulu,byee" "bye juga"

Malam harinya aku memikirkan Viny terus..tapi tiba2...DUAR!! Aku pun tersentak kaget dan melihat paling belakang ku,karena sumber suara ledakannya dari belakang.Saat melihat halaman belakang terdapat lubang besar,tetapi...itu seperti lubang yang habis terjatuhnya meteor.Tiba2 ada sebuah mahluk besar dibelakang rumahku,sangat besar.Aku pun nekat menghampirinya,saat sudah sampai hanya ada sebuah mobil,mobil tersebut berjenis Chevrolet Camaro berwarna kuning hitam.Sepertinya ada yang aneh.

Karena aku bingung aku bergegas ke rumah ku lagi,tapi saat ingin balik mobil ini jalan sendiri.Ada apa ini?Pelan2 aku berjalan menghampiri mobil tersebut,dan...Luar biasa!Mobil tersebut berubah menjadi robot yang sangat besar,dan dari belakang ada mobil lain yg berjalan dan berubah lagi menjadi sebuah robot yang besar,karena ketakutan aku pun bertanya "s..s..siapa kalian?" Tanya ku agak bergemetar "hai Ian,kau telah ditakdirkan untuk bertemu dengan kami,kami adalah robot dari planet Cybertron,kami disini melindungi planet bumi ini" jelas robot yang paling besar berwarna merah biru tersebut

Karena masih takut aku pun bertanya lagi "ya sudah tapi siapa kalian?" tanyaku "aku adalah Afif Prime,kami dari grup Autobot dan aku lah ketuanya" jelas robot bernama Afif tersebut "aku adalah Christian bisa dipanggil Tian,disini aku adalah panglima dari Afif dan pengurus senjata" jelas robot bewarna hitam "dan aku Ridwan" jelas robot bewarna silver dan keliatan paling kecil disini

"Aku adalah Radit,disini aku pengurus perawatan dari robot Autobot" jelas robot bewarna hijau

"Dan siapa robot kuning ini?mengapa dia tidak berbicara?" Tanya ku sangat bingung "dia memang tidak bisa bicara,dia Arman,yang akan melindungimu secara pribadi"

"Kenapa kalian disini?" Tanyaku "Decepticon akan menyerang bumi dan mengincar kau,kau adalah keturunan Witwitchky yang mengetahui segala sejarah robot sejenis kami,kakek mu juga yang menemukan robot dibawa es yang sangat dingin" kata Afif Prime

"Jadi maksud kalian?" "Kami disini melindungi kau dari para decepticon dan akan melindungi bumi" kata Tian

Bersambung...

Just you..

Wushh...Tiup angin musim dingin di italy.Memang,aku paling suka musim dingin di Italy ditemani secankir espresso.Saat itu aku pergi ke kedai langganan ku,tetapi disitu agak berbeda,pelayan ini baru dan...cantik.Rambutnya yang terikat dan mukanya yang manis

"Selamat datang,mau memesan apa disini?" Tanya pelayan tersebut

"Seperti biasa" jawab ku sedikit gugup

"Hah?maap aku pelayan baru disini" katanya sambil tersenyum manis

"Eh maaf,aku ingin double espresso bisa dikirim kan?" Pesanku dan bertanya

"Double espresso?bisa kok totalnya 2 dolar" jawab pelayan itu

"Baik ini uangnya aku tunggu dimeja situ" kataku sambil menyerahkan uangnya

"Baik mohon menunggu sebentar" jawab pelayan itu

Sambil menunggu pesanan datang,aku melihat gedung2 tua yang bagus didepan,diselimuti salju tentunya

"Silahkan menikmati double espressonya" kata pelayan membuyarkan lamunanku

"Eh iya terimakasih" jawabku agak cuek karena menikmati suasana ini

Pelayan ini agak bingung dengan sifatku dan tiba2 duduk disebelahku

"Mengapa kamu sangat suka suasana seperti ini?" Tanya pelayan tersebut

"Aku selalu seperti ini setiap tahun,walaupun aku mempunyai banyak teman,tetapi aku lebih suka menikmati sendiri" jawabku

"Oh iya kita belum kenalan,perkenalkan namaku Viny" katanya sambil mengulurkan tangan dan tersenyum manis

"Aku Ian" jawabku sambil membalas uluran tangannya dan tersenyum

Sejak kenalan kami berbicara banyak hal sampai kedai ini tutup,perempuan ini masih berumur 20 tahun.Aku sedikit terkejut,aku kira masih 18 sepertiku

"Mau pulang bareng?" Tawarku untuk mengajak pulang

"Boleh,cuman rumah kamu dimana?" Tanyanya

"Kebetulan rumahku diapartemen yang didepan" jawabku sambil menunjuk apartemen di ujung jalan

"Wahh kita satu apartemen dong?kamu lantai berapa?aku lantai 15" jawabnya girang

"Aku juga lantai 15 hahaha yuk ah pulang tar kedinginan" ajakku

Apartemen ku cukup jauh kalau jalan kaki dan kulihat Viny sudah kedinginan

"Nih pakai" kataku sambil memakainya mantel

"Eh makasih tapi kamu gimana?" Tanyanya bingung

"Dulu aku sering seperti ini ketika sahabat perempuan ku masih di Italy jadi aku terbiasa" jawabku

"Ngomong2 kemana temanmu itu?" Tanyanya lagi penasaran

"Meninggal karena kecelakaan" jawabku agak sedih mengingat kejadian itu

"Eh maap udah bikin kamu inget itu" katanya dengan nada bersalah

"Gapapakok aku dah lupain itu dan aku yakin ada pengganti dia" jawabku

Saat sudah sampai diapartemen,tak kusangka kamar kita bersebelahan,disitupun sebuah cerita dimulai.

Kami menjadi sangat akrab seperti orang pacaran,setahun lebih kami selalu seperti ini.Huh!aku ingin hubungan ini berlansung seperti saat ku bersama Noella sahabatku

"IANN BANGUNNN KAN JANJI HARI INI KE CAFE SEBELAH" teriak Viny sambil duduk di tepi ranjangku

"Iya iya aku bangun,sabar napa" jawabku

"Kamu dah telat 30 menit masih sabar juga dah tau tempatnya rame" katanya jutek sambil memanyunkan bibirnya

"Bawel bener,udah ada tempat yg ku reserved jadi terserah" kataku sambil menutupi mukaku dengan bantal

"Hah serius?ih mesra bener kamu sih hahaha" katanya menarik bantal dari muka ku dan cubit pipiku

"SAKITT!!udah ah tidur bentar" teriakku kesakitan

"Yaudah aku nonton disini aja ya" kata Viny sambil menyalakan tv

Seiring berjalan waktu,ternyata sudah malam.Aku sengaja reserve tempatnya malam agar bisa makan malam dan rencananya aku ingin menembaknya karena aku...jatuh cinta kepadanya

"Ian udah siap kan?" Tanyanya sambil gedor kamar mandiku

"Iye sabaran napa,udah kok" jawabku jengkel

Keluar kamar mandi aku sudah disambut olehnya.Dia hanya melihatku dari atas kebawah.Karena jengkel,akupun menegurnya

"Kenapa sih?keknya ada yg salah ama penampilanku?" Tanyaku jengkel

"Enggak kok,tumben rapi,kan kalo gini lebih ganteng" katanya sambil tersenyum

"eh?hahaha makasih kamu juga kok cantik kalo make dress gini" kataku pd

Akhirnya kami berjalan menuju cafe idaman orang2 sekitar,saat sampai ditempat akupun berbicara kepelayan

"Permisi tuan anda harus mengantri" kata pelayan

"Maap saya adalah manager disini dan sudah memesan satu tempat" kataku sambil menunjukan kartu identitas

"Eh bos?maap2 hehehe ayo silahkan" kata pelayan itu

"Kamu bos disini?" Tanya Viny agak terkejut

"Hehehe kenapa?gak keliatan kaya bos yah?" Nyengirku

"Iya,udah nongkrongnya ditempat aku mulu" jawabnya jutek

"Hahaha kan sekalian biar bisa ketemu kamu yang cantik" kataku sedikit gombal

"Eh,makasih hehehe" jawabnya tersipu malu

Akhirnya kami duduk dan memesan makanan,sambil menunggu pesanan datang kami bercanda dikit dan tak terasa hidangan pun datang

"Selamat makann hehehe" cerianya Viny

"Iya selamat makan juga hehe" jawabku balik

"Eh suap suapan yuk?sekalian nyoba2 makanan kamu hehe" kata Viny

"Eh?ya ya yaudah hehehe" jawabku celingukan dan agak gugup

"Nih aaaaa" suruh viny untuk melahap makanannya "aaa juga" suruh ku balik

Disitu kami seperti sepasang kekasih baru menjalin hubungan karena terlihat sangat mesra

"Makananya enakk kamu emang jago deh pilih chefnya hahaha" katanya sambil tertawa

"Hehe makasih" jawab ku singkat dan melanjutkan makanan perlahan

Selesai makan,inilah waktunya ku untuk menyatakan cintaku kepadanya.Sebenarnya hatiku dag dig dug juga tetapi...daripada diambil orang

"Emm Viny" panggilku memulai pembicaraan dan ingin mengungkapkan isi hatiku

"Iya,kenapa?"tanyanya sambil tersenyum manis

Aduh skak mat kalo begini caranya.Senyumnya sangat manis dan membuat ku luluh

"Emm gini,kita kan dah kenal lama,kita juga selalu bareng dan kamu tuh persis kek Noella sahabatku,aku dah jatuh cinta ama kamu sejak pertama kali bertemu...jadi kamu jadi pacarku?"

Jujur saja aku mengatakan itu dengan jantung yang dag dig dug.Viny pun hanya diam dan tiba2 tersenyum sangat manis

"Aku mau banget jadi pacar kamu" jawab dia senang

"Eh?serius?hahahaha makasih udah ijinin aku menjadi pacarmu,aku seneng banget,aku janji bakal jagain kamu" kataku girang sambil memeluknya

"Hahaha aku apalagi" katanya memeluk ku juga

Akupun melepas pelukanku dan tiba2 dia mengecup tepat dipipiku.Jujur saja aku sangat shock dan dia berkata

"Happy birthday my prince im sorry i
just can gift that present" katanya

"Its okay,i'll not forgot this briliant present" jawabku

Dan sebagai penutupan dihari ini kami tepat berciuman di bibir

Bersambung...

Because Of You

Pagi itu seperti biasa...Naik motor sendirian ga ada yg diboceng...oh iya perkenalkan nama ku Ian,kelas 9 .Saat sampai kesekolah sudah ada sahabatku menunggu disana "Iannn lama banget sih aku nungguin kamu nih buat..." "Udeh cerewet pasti buat pr mandarin kan?" "Hehehhe iya ayo buruan kekelas" sambil menarik tangan ku.Ya,temanku tadi adalah Noella,dia anak yg manis,lucu,cantik,dan cerewet.

Keesokan harinya datanglah seorang murid baru "anak2,hari ini kita kedatangan murid baru" "CEWE ATAU COWO PAK?" Teriak Arman "jangan teriak2!Muridnya perempuan" aku sebenarnya cuek saat dengar ada murid baru,tetapi begitu liat perempuan itu..."Yak nak,silahkan perkenalkan namamu" "Nama saya Ratu Vienny Fitrylia bisa dipanggil Viny pindahan dari Smp Tanggerang semoga kalian bisa beteman baik dengan aku" dengan senyumnya manis dan mata yang sipit "ya Viny,silahkan duduk disebelah Ian"

Karena kebetulan aku sendiri dibelakang,guruku menunjuk duduk disebelahku "iya makasih pak" aku pun agak deg2an saat dia datang,akhirnya dia duduk disebelahku sambil menjulurkan tangan "Eh kenalan dulu dong,namaku Viny" aku pun ulurkan tanganku "eh iya nama ku Ian" "Cie Ian baru ketemu dah pegangan tangan" sorak Arman "berisik lu orang cmn kenalan ama jabatan tangan" jawab ku sedikit kesal "Arman sekali lagi kamu asal ngomong saya keluarkan" "iya maap pak" akhirnya pelajaran berlansung...

Triiiinngggg,bel sekolah berbunyi,saat mau keluar gerbang sekolah aku melihat Viny menunggu diluar,aku iseng menghampirinya "Vin,ngapain?" "Iya nih gaada yg jemput,malah aku kurang kenal daerah rumah aku,cuma tau alamatnya aja" katanya sambil manyun.Ahh lucunya anak ini "yaudah naek motor gue sini ama alamatnya kasih gue" ajakku "eh beneran?makasih yah,nih alamatnya" saat ku baca alamatnya "eh?ini mah sebelah gue,berati kita tetanggaan dong?" "Eh iya?asik bisa nebeng tiap hari" "dasar"

Sampai dirumahnya aku pun lekas pamit "eh pulang dulu yah" "yahh aku sendirian temenin dong kan rumah kita sebelahan" katanya manja "lah?manja bener,yaudah tapi galama ya" "yey ada yang temenin,iya galama kok" rumahnya cukup kukenali karena dulunya ini rumah tetanggaku yang kenal dekat dengan ku

Saat masuk rumahnya aku dipersilahkan duduk "mau minum apa?" "es teh tawar aja" "oke sipp" aku pun menunggu sebentar dan dia keluar membawa minuman "silahkan diminum" "iya makasih" saat aku sedang meminumnya tiba2 ia bertanya "Ian kok kamu endut sih?" Hampir saja aku tersedak minuman ku "yaa gatau emang kenapa?" "Gakk soalnya kamu lucu banget" katanya sambil tersenyum manis "makasih" jawabku tersipu malu"

Hari sudah sore,aku pun pamit "Vin udah sore nih gue pulang yah" "yahh yaudah deh tapi besok perginya bareng lagi yah" "yaudah" kataku menyanggupi "eh iya minta nomor hp kamu dong" "yaudah nih" aku pun pamit kerumah

Keesokan harinya aku menjemputnya "Viny" teriak ku "eh iya bentar" jawabnya didalam.Akhirnya dia keluar "yuk jalan" sambil naik kemotor ku.Dijalan ia sangat bawel dan aku tidak mengangappinya karena aku ingin konsen menyetir.

Sampai disekolah sudah ada teman ku,Noella "cieee Ian dha punya gebetan baru" "ett,dasar lu ye ngejek mulu" kataku sambil merangkul tapi seperti ingin mengunci lehernya "iya2 ampun hahaha dah yuk masuk kelas" "yuk" jawab Viny

Masuk dikelas aku sudah disoraki teman2 "emang ye Ian,paling jago dah masalah cewe,masuk2 dah ama 2 cewe bray" "berisik lu man makanya tembak noh si ikha" "eh?sial lu hahahah pasti kok" "pasti apaan deket ama anaknya aja lansung keringet dingin" ceplos Noella.Satu kelas pun tertawa dan aku hanya tersenyum

3 bulan aku dekat dengan Viny dan aku rasa aku benar2...menyukainya...akhirnya aku memutuskan untuk menembaknya.Rencananya sih aku mau ngajak dia dinner.Karena rencananya sudah matang akupun menelponnya "Vin tar malem dinner yuk" "eits,tumben nih hahaha" "yee mau ga" "mau kok yaudah jam 7 aku tunggu" "oke deh yang cantik yahh special loh ini" "ih mau suprise yah?yaudah deh" fix jam 6.30 harus udah siap!

Jam menunjukan 6.30,aku sudah rapi memakai jeans itam panjang dan kemeja hitam panjang.Karena hari ini special,aku meminta supirku untuk menjemput Viny dan mengantarku ke tempar dinner

Sampai dirumahnya dia sudah menunggu aku melihatnya dan dia sangat cantik,ia memakai dress hampir selutut dengan rambut diikat.Aku membuka pintu keluar dan mempersilahkan masuk "silahkan nyonya Ratu" "ih apasih hahaha kamu hari ini keren banget" "iyalah kan special" "iyadehh yang emesh" sambil mencubit pipiku gemas

Sampai di restoran kamipun naik kelantai dua,sengaja karena atap disini tembus pandang dan bisa melihat langit yang bagus "wah bagus banget langitnya" "iyadong hehe,eh iya dipesen makanannya" "oh iya ampe lupa hahaha" makanan sudah dipesan dan sudah tiba,kami pun memakannya sambil bercanda

Selesai makan aku pun siap untuk menyatakan cinta "emm,Vin,ada yang mau aku omongin" "apaan tuh?serius amat" "emm kitakan dah kenal lama,dah dekat dan saling tau perasaan kita.Aku juga dah jatuh cinta saat pandangan pertama" "jadi?" "Maukah kamu jadi pacar aku" "maaf,aku nolak" "ohh oke" jawabku lesu "maksudnya aku nolak sahabatan ama kamu dan memilih jadi pacar kamu" "serius?" "Yup" "yeayy" teriak ku agak bersemangat dan memeluknya "eh apaan nih main meluk2 aja hahaha" "hehehe maap"

Saat kami sedang bergembira tiba2 "cie2 dah jadiann" sorak Noella dan Arman "BAHH?sejak kapan lu pada berdua disini?" "Dari tadi" "iye kita iseng buntutin elu muehehehe,eh iye selamat ye" kata Arman "iyee lu cepet jadian juga ama ikha" "Etts,Sayang kesini dong" tiba2 Arman berkata "lah?kok?" Jawabku sedikit bingung "iyee kemaren gue dah jadian hehehe" "hahaaha iya Ian longlast ya ama Viny" jawab ikha "berati tinggal lu wel" jawabku mengejek Noella "enak aja gue juga udah dua hari yg lalu" "bukti?" Jawab kami berempat "Rhezhaa" "ape?" Loh?lu berdua?owalah dia toh yg lu ceritain mulu" "hehehe iya yan" "edyann hahaha zha jaga wewel baik2 ye,ampe lu sakitin dia gue amplas pala lu" "selow gue pasti bisa" akhirnya kami berenam pun sama2 mempunya pasangan..

The End
Maap kalo ceritanya jelek
Wait while more posts are being loaded