Profile

Cover photo
Universitas Terbuka
74 followers|2,020 views
AboutPostsPhotosVideos

Stream

Universitas Terbuka

Shared publicly  - 
 
Kuliah atau Kerja ?

Umumnya seorang pekerja dan wirausaha bila hendak meningkatkan kemampuan diri melalui pendidikan tinggi senantiasa dihadapkan kepada dilema antara tugas/pekerjaan dan waktu untuk kuliah. Bagaimana bila hal itu yang sedang anda hadapi ? Apakah itu sebuah dilema ? Bila anda bergabung di utkampus , itu bukanlah dilema -karena anda dapat menjalani kedua-duanya sekaligus, ambil pekerjaan itu lalu daftar kuliah di utkampus

Ya benar sekali, kesempatan kerja itu susah sekali saat ini, jadi kalau ada peluangnya langsung ambil saja, sementara kuliah semuanya gapang diatur sesuai dengan waktu yang anda punya. Tapi dengan catatan : daftar kuliahnya hanya di utkampus Karena utkampus, tempat kuliah yang paling fleksibel dan pas buat karyawan sibuk seperti anda

joint us now :
022- 731 3350
022- 7031 4141 (flexi)
022- 754545 33 (flexi)
022- 920 99941 (esia)
0821 17350017 (simpati)

cara daftar :

http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=94&Itemid=55

syarat & biaya :

http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=18&Itemid=2
 ·  Translate
3
Add a comment...

Universitas Terbuka

Shared publicly  - 
 
JANGAN BUANG WAKTU & BERSPEKULASI BILA MAU RAIH SARJANA

Banyak orang saat ini ingin mendapatkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi (PT) tetapi tidak tahu dan bingung harus ke mana melangkah. Pada akhirnya banyak yang ikut-ikutan terbawa teman berspekulasi masuk ke PT melalui seleksi dengan persaingan sangat ketat, padahal bila ia memang tidak memiliki kemampuan di atas rata-rata, itu hanya buang waktu dan biaya saja -kalo toh pada gilirannya ia gak bisa lolos juga.

Andai saja semua orang tahu dan mau percaya pada kemampuan diri sendiri, ada jalan mulus dan gampang masuk ke PTN terbesar di tanah air dengan tidak membuang waktu dan biaya banyak untuk meraih jenjang strata 1 (S1). Tanpa melalui seleksi anda bisa menjadi sarjana negeri dalam waktu 3 tahun saja untuk program studi manajemen, akuntansi, ilmu komunikasi, ilmu pemerintahan dan banyak lagi.

Orang juga mungkin tidak tahu kalau jalur mudah ini sudah ada sejak 1984 yaitu 24 tahun yang lalu !

Better late than never kata orang, berlaku juga buat anda. Sebab anda lulusan SLTA/persamaan tahun berapapun gak masalah, semuanya bisa diterima -yang penting anda masih ada semangat untuk meraih sarjana. Oleh karena itu jangan dibiasakan berspekulasi, pilih langsung PT negeri yang pasti merima anda kapan pun !

Ya kapan saja, karena registrasi mahasiswa baru dilakukan setiap hari dan wisuda tiap semester ( setahun 6 kali). Segera raih cita-cita anda, jangan buang waktu, 3 tahun cepat berlalu, daripada waktu dibuang-buang tak berguna, mendingan jadi sarjana -

langsung aja daftar dan cari info sekarang ke hotline : 022-713350 ; 022-70314141 ; 022-75454533 ; 022-92099941 ; 0821 17350017

UT diresmikan pada tanggal 4 September 1984, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984.UT telah memperoleh Sertifikat Kualitas dan Akreditasi Internasional dari Internasional Council for Open and Distance Education (ICDE) Standard Agency (ISA) tanggal 12 Agustus 2005. Pada tanggal 14 Maret 2006, UT juga memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 untuk bidang Layanan Bahan Ajar dari Badan Sertifikasi SAI Global.Juga terakreditasi di BAN-PT.

cara daftar :

http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=94&Itemid=55

syarat & biaya :
http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=18&Itemid=2Ciutkan pos ini
1
Add a comment...

Universitas Terbuka

Shared publicly  - 
 
UT termasuk 5 PTN Kelas Dunia


2009, 10 PT Masuk Kelas Dunia YOGYAKARTA, (Pikiran Rakyat, 27-05-2007).- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai, perlunya meningkatkan mutu pendidikan tingkat perguruan tinggi. Pemerintah memberikan prioritas mendorong pendidikan tinggi agar mampu bersaing dan masuk dalam peringkat pendidikan tinggi berkelas internasional atau World Class University. "Kita berkeinginan, agar sampai tahun 2009, paling tidak 10 perguruan tinggi akan mampu masuk dalam daftar World Class University," ujarnya.

Pada tahun 2006, tercatat lima perguruan tinggi (PT) di Indonesia masuk dalam jajaran universitas berkelas dunia, yaitu UI, ITB, UGM, UNDIP, dan Universitas Terbuka (UT). Menurut presiden, semua pihak harus turut serta menyukseskan upaya meningkatkan mutu pendidikan di tanah air. ”Bangsa Indonesia tidak akan maju apabila pendidikannya tidak bermutu,” ungkap SBY ketika menghadiri puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Taman Siva pelataran Candi Prambanan Yogyakarta, Sabtu (26/5). "Kita tidak bisa tampil terhormat dan menang dalam kompetisi global kalau mutu pendidikan kita kalah (dibandingkan) dengan mutu pendidikan negara-negara lain. Mari bersama-sama kita sukseskan upaya meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini," tegas presiden.

Pada acara yang dipadukan dengan refleksi satu tahun gempa bumi di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah itu hadir antara lain Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono, Ketua MPR Hidayat Nurwahid, Menko Perekonomian Boediono, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menteri PU Djoko Kirmanto, dan Menkes Siti Fadilah Supari, serta ribuan warga masyarakat DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Sebelumnya, Yudhoyono mengajak untuk merenungkan kembali relevansi ajaran dan falsafah pendidikan yang telah diwariskan Ki Hajar Dewantara. Semangat dan perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, telah memberikan inspirasi yang tidak pernah kering, serta memberikan dorongan dan suri teladan bagi generasi penerus.

Menurut dia, visi pembangunan pendidikan nasional adalah mewujudkan sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas. "Visi ini bertujuan untuk mencetak manusia Indonesia yang mampu bersikap proaktif, tidak menunggu, tidak pasif dalam menjawab tantangan zaman yang selalu berubah," katanya. Dalam kaitan tersebut, presiden menyatakan, menyambut gembira visi ke depan pendidikan nasional agar tahun 2025, dapat dihasilkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif. Yaitu, insan yang cerdas secara spiritual, cerdas secara emosional, cerdas secara sosial, dan cerdas secara intelektual. "Insan yang cerdas dan kompetitif adalah aset bangsa, kekuatan bangsa yang penting dalam menghadapi tantangan global, yaitu masyarakat yang berbasis pengetahuan (knowledge based society)," jelasnya. Pendidikan memainkan peranan yang penting dalam membangun karakter manusia. Dalam konteks kehidupan kebangsaan misalnya, pendidikan memiliki peran penting, yaitu sebagai sarana untuk membina jati diri bangsa, memupuk karakter, dan memperkuat wawasan kebangsaan.

Presiden menuturkan, untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan nasional bidang pendidikan, sesuai dengan amendemen ke-4 UUD 1945, telah disepakati untuk memprioritaskan 20 persen dari APBN dialokasikan untuk pendidikan. "Kita sadar sepenuhnya tentang betapa pentingnya pendidikan terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Pendidikan berkaitan dengan masa depan kita, pendidikan berkaitan dengan nasib anak cucu kita, pendidikan berkaitan dengan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," katanya. Diungkapkan Yudhoyono, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, pemerintah telah memberikan perhatian yang amat serius untuk menyediakan anggaran bagi sektor pendidikan. Pada APBN 2004, anggaran pendidikan baru Rp 21,4 triliun. APBN 2007 menyediakan anggaran Rp 50,019 triliun, atau dua kali lipat lebih dibandingkan 2004.

"Kenaikan ini memang belum memenuhi besaran sebagaimana diamanatkan dalam amendemen UUD 1945. Namun, pemerintah bersama-sama DPR akan terus berupaya untuk menaikkan anggaran pendidikan guna memenuhi amanat UUD 1945 dan amanat UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional," katanya. Pada acara kemarin, presiden juga berkesempatan menganugerahkan penghargaan "Satya Lancana Pendidikan", yaitu kepada Supriyanto M., M.Pd. (guru SMPN Unggulan Sindang Indramayu, Jawa Barat) dan Delvitia (guru SDN 07 Tanah Koto Sungai Puak Sumatra Barat). Keduanya dinilai sebagai guru berprestasi. Sedangkan Ismail Tihurua, S.Ag. (guru SD Inpres Ruhua Maluku Tengah) dan Syamsiah, M.Pd. (guru SDN 010 Air Tamiang Natuna Kepulauan) sebagai guru berdedikasi, yang bertugas di daerah khusus/terpencil. Sebelumnya, Anugerah Widyakrama diserahkan kepada 12 kepala daerah, termasuk tiga gubernur, yaitu Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Gubernur Sumatra Utara (Sumut), dan Gubernur Jawa Timur. Widyakrama juga diberikan kepada 5 wali kota dan empat bupati yang dinilai telah berhasil menuntaskan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 tahun, yaitu Wali Kota Cirebon, Wali Kota Solok, Wali Kota Lhokseumawe, Wali Kota Langsa, Wali Kota Bandar Lampung, Bupati Jembrana, Bupati Samosir, Bupati Karang Anyar, dan Bupati Minahasa Selatan. Selanjutnya, penghargaan Anugerah Swaka Viraya Raha diberikan kepada almarhum Prof. Dr. Koesnadi Hardjasoemantri (mantan Rektor UGM), yaitu sebagai perintis Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang diterima oleh ahli warisnya, Nina Soetarina Koesnadi. (A-94/A-99)

Nah kenapa tidak segera gabung dengan kami di utkampus Jl. Terusan Halimun 37 Bandung.kontak : 022-7313350 (pstn) ; 022-7545.4533; 022-7031.4141 : (flexi) ; 920-99941 (esia) ; 0821-17350017

cara daftar :

http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=94&Itemid=55

syarat & biaya :
http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=18&Itemid=2Ciutkan pos ini
2
1
SRIWULANSARI WULAN's profile photoDuwi Rina's profile photo
2 comments
 
hehe... yg jelas kuliahnya santaee ;))
 ·  Translate
Add a comment...
In their circles
1 person
Have them in circles
74 people

Universitas Terbuka

Shared publicly  - 
 
Universitas Terbuka originally shared:
 
UT termasuk 5 PTN Kelas Dunia


2009, 10 PT Masuk Kelas Dunia YOGYAKARTA, (Pikiran Rakyat, 27-05-2007).- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai, perlunya meningkatkan mutu pendidikan tingkat perguruan tinggi. Pemerintah memberikan prioritas mendorong pendidikan tinggi agar mampu bersaing dan masuk dalam peringkat pendidikan tinggi berkelas internasional atau World Class University. "Kita berkeinginan, agar sampai tahun 2009, paling tidak 10 perguruan tinggi akan mampu masuk dalam daftar World Class University," ujarnya.

Pada tahun 2006, tercatat lima perguruan tinggi (PT) di Indonesia masuk dalam jajaran universitas berkelas dunia, yaitu UI, ITB, UGM, UNDIP, dan Universitas Terbuka (UT). Menurut presiden, semua pihak harus turut serta menyukseskan upaya meningkatkan mutu pendidikan di tanah air. ”Bangsa Indonesia tidak akan maju apabila pendidikannya tidak bermutu,” ungkap SBY ketika menghadiri puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Taman Siva pelataran Candi Prambanan Yogyakarta, Sabtu (26/5). "Kita tidak bisa tampil terhormat dan menang dalam kompetisi global kalau mutu pendidikan kita kalah (dibandingkan) dengan mutu pendidikan negara-negara lain. Mari bersama-sama kita sukseskan upaya meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini," tegas presiden.

Pada acara yang dipadukan dengan refleksi satu tahun gempa bumi di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah itu hadir antara lain Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono, Ketua MPR Hidayat Nurwahid, Menko Perekonomian Boediono, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menteri PU Djoko Kirmanto, dan Menkes Siti Fadilah Supari, serta ribuan warga masyarakat DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Sebelumnya, Yudhoyono mengajak untuk merenungkan kembali relevansi ajaran dan falsafah pendidikan yang telah diwariskan Ki Hajar Dewantara. Semangat dan perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, telah memberikan inspirasi yang tidak pernah kering, serta memberikan dorongan dan suri teladan bagi generasi penerus.

Menurut dia, visi pembangunan pendidikan nasional adalah mewujudkan sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas. "Visi ini bertujuan untuk mencetak manusia Indonesia yang mampu bersikap proaktif, tidak menunggu, tidak pasif dalam menjawab tantangan zaman yang selalu berubah," katanya. Dalam kaitan tersebut, presiden menyatakan, menyambut gembira visi ke depan pendidikan nasional agar tahun 2025, dapat dihasilkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif. Yaitu, insan yang cerdas secara spiritual, cerdas secara emosional, cerdas secara sosial, dan cerdas secara intelektual. "Insan yang cerdas dan kompetitif adalah aset bangsa, kekuatan bangsa yang penting dalam menghadapi tantangan global, yaitu masyarakat yang berbasis pengetahuan (knowledge based society)," jelasnya. Pendidikan memainkan peranan yang penting dalam membangun karakter manusia. Dalam konteks kehidupan kebangsaan misalnya, pendidikan memiliki peran penting, yaitu sebagai sarana untuk membina jati diri bangsa, memupuk karakter, dan memperkuat wawasan kebangsaan.

Presiden menuturkan, untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan nasional bidang pendidikan, sesuai dengan amendemen ke-4 UUD 1945, telah disepakati untuk memprioritaskan 20 persen dari APBN dialokasikan untuk pendidikan. "Kita sadar sepenuhnya tentang betapa pentingnya pendidikan terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Pendidikan berkaitan dengan masa depan kita, pendidikan berkaitan dengan nasib anak cucu kita, pendidikan berkaitan dengan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," katanya. Diungkapkan Yudhoyono, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, pemerintah telah memberikan perhatian yang amat serius untuk menyediakan anggaran bagi sektor pendidikan. Pada APBN 2004, anggaran pendidikan baru Rp 21,4 triliun. APBN 2007 menyediakan anggaran Rp 50,019 triliun, atau dua kali lipat lebih dibandingkan 2004.

"Kenaikan ini memang belum memenuhi besaran sebagaimana diamanatkan dalam amendemen UUD 1945. Namun, pemerintah bersama-sama DPR akan terus berupaya untuk menaikkan anggaran pendidikan guna memenuhi amanat UUD 1945 dan amanat UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional," katanya. Pada acara kemarin, presiden juga berkesempatan menganugerahkan penghargaan "Satya Lancana Pendidikan", yaitu kepada Supriyanto M., M.Pd. (guru SMPN Unggulan Sindang Indramayu, Jawa Barat) dan Delvitia (guru SDN 07 Tanah Koto Sungai Puak Sumatra Barat). Keduanya dinilai sebagai guru berprestasi. Sedangkan Ismail Tihurua, S.Ag. (guru SD Inpres Ruhua Maluku Tengah) dan Syamsiah, M.Pd. (guru SDN 010 Air Tamiang Natuna Kepulauan) sebagai guru berdedikasi, yang bertugas di daerah khusus/terpencil. Sebelumnya, Anugerah Widyakrama diserahkan kepada 12 kepala daerah, termasuk tiga gubernur, yaitu Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Gubernur Sumatra Utara (Sumut), dan Gubernur Jawa Timur. Widyakrama juga diberikan kepada 5 wali kota dan empat bupati yang dinilai telah berhasil menuntaskan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 tahun, yaitu Wali Kota Cirebon, Wali Kota Solok, Wali Kota Lhokseumawe, Wali Kota Langsa, Wali Kota Bandar Lampung, Bupati Jembrana, Bupati Samosir, Bupati Karang Anyar, dan Bupati Minahasa Selatan. Selanjutnya, penghargaan Anugerah Swaka Viraya Raha diberikan kepada almarhum Prof. Dr. Koesnadi Hardjasoemantri (mantan Rektor UGM), yaitu sebagai perintis Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang diterima oleh ahli warisnya, Nina Soetarina Koesnadi. (A-94/A-99)

Nah kenapa tidak segera gabung dengan kami di utkampus Jl. Terusan Halimun 37 Bandung.kontak : 022-7313350 (pstn) ; 022-7545.4533; 022-7031.4141 : (flexi) ; 920-99941 (esia) ; 0821-17350017

cara daftar :

http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=94&Itemid=55

syarat & biaya :
http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=18&Itemid=2Ciutkan pos ini
2
Add a comment...

Universitas Terbuka

Shared publicly  - 
 
BAHAN AJAR UT MEMILIKI KUALITAS TINGGI

Penghargaan yang tinggi perlu diberikan kepada tim penulis BMP ini karena sangatlah tidak mudah untuk menyusun modul yang harus memenuhi prinsip “self-contained” dan “self-instructional”. Tim penulis telah berhasil menyusun BMP yang cukup memudahkan mahasiswa untuk mendapatkan pengenalan awal tentang konsep Kebijakan Bisnis dan Manajemen Strategik. Dapat dikatakan buku ini sudah memenuhi prinsip “self-contained” dan “self-instructional”, khususnya jika BMP ini memang dimaksudkan untuk mengajak mahasiswa mulai berkenalan dengan Kebijakan Bisnis dan Manajemen Strategik. BMP ini juga dapat membangkitkan motivasi mahasiswa untuk mencari sendiri sumber-sumber lain yang akan melengkapi pemahaman mereka tentang Konsep Kebijakan Bisnis dan Manajemen Strategik (Dr. Agus Maulana, MSM, IPB, Bogor ).



Pernyataan Dr. Agus Maulana, MSM, salah satu pakar Kebijakan Bisnis dari IPB, mewakili lebih dari 100 pernyataan pakar bidang ilmu dari berbagai perguruan tinggi terkemuka tentang kualitas bahan ajar Universitas Terbuka (UT), terutama dilihat dari sisi substansinya. Dari sisi substansi, bahan ajar yang berkualitas adalah bahan ajar yang memiliki ketepatan tingkat kompetensi yang dipersyaratkan, keakuratan dan kelengkapan materi, sistematisasi penulisan yang baik, serta kejelasan dan keterbacaan. UT menyadari benar bahwa bahan ajar yang memiliki kualitas tinggi akan sangat membantu mahasiswa menguasai bidang ilmunya, mengingat mahasiswa UT dituntut untuk mampu belajar secara mandiri. Untuk mencapai bahan ajar yang berkualitas tinggi maka UT melibatkan pakar bidang ilmu dari berbagai perguruan tinggi terkemuka sebagai penulis atau penelaah materi.

Di samping itu, untuk lebih menjamin kualitas bahan ajar maka mulai tahun 2008 lebih dari 100 bahan ajar UT telah direviu oleh para pakar bidang ilmu yang juga berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka. Hasil dari kegiatan reviu bahan ajar oleh pakar bidang ilmu pada tahun 2008 menunjukkan bahwa rata-rata bahan ajar, baik dilihat dari kualitas tiap-tiap modul maupun keseluruhan, berada pada kategori bagus. Di samping itu lebih dari 80% pakar yang mereviu menyatakan akan menggunakan bahan ajar UT sebagai salah satu referensi mengajarnya. Pernyataan para pakar lainnya dapat dibaca pada cover belakang bahan ajar. Oleh: Yulia Budiwati
 ·  Translate
2
Add a comment...

Universitas Terbuka

Shared publicly  - 
 
Gapai S1 kurang dari 3 tahun !

Bagi anda yang serius ingin meraih Sarjana UT dengan lebih cepat, kami di utkampus siap mengantar anda untuk menggapainya. Program akselerasi Menjadi Sarjana dalam 3 tahun di utkampus (bagi lulusan SLTA yang memulai kuliah dari awal) telah kami terapkan sejak tahun 2000 dan sudah dibuktikan oleh mahasiswa di beberapa program studi yang mendapatkannya. Kalau mereka bisa, kenapa anda tidak mau ?

Program akselerasi ini dapat dipersingkat lagi khusus buat anda yang sebelumnya pernah kuliah, dalam arti pernah kuliah di PTN atau PTS namun tidak sampai selesai, atau pernah kuliah hanya Diploma 1, Diploma 2, atau Diploma 3 saja, atau pun mungkin pernah menyelesaikan S1 tetapi mau ambil lagi di jurusan yang berbeda. Bila anda termasuk di dalamnya, maka bawa saja copy transkrip nilai mata kuliah yang pernah anda tempuh ke utkampus guna mendapatkan prediksi sisa mata kuliah yang masih perlu diselesaikan dan berapa lama lagi dapat diselesaikan program sarjana anda. Siapa tahu anda hanya perlu menyisihkan sedikit waktu dalam 1, 1,5 atau 2 tahun saja agar gelar sarjana di tangan anda.

Nah anda bisa memakai jalur cepat ini hanya dengan memanfaatkan sedikit waktu diantara kesibukan kerja untuk investasi masa depan anda. Bergegaslah meningkatkan kemampuan diri melalui pendidikan tinggi sebelum lahan pekerjaan di republik ini keburu dikuasai tenaga kerja asing yang nanti bebas masuk ke Indonesia menjelang diberlakukannya forum APEC. Kami tidak rela anda hanya jadi penonton yang gigit jari !

cara daftar :

http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=94&Itemid=55

syarat & biaya :
http://sarjana3tahunlul.us/index.php?option=com_content&task=view&id=18&Itemid=2
 ·  Translate
1
Add a comment...
People
In their circles
1 person
Have them in circles
74 people
Story
Tagline
tempat kuliah paling fleksibel, murah & berkualitas