Profile

Cover photo
Muttaqin Al afasy
Attended LIPIA
Lives in Banda Aceh
14 followers|6,014 views
AboutPostsPhotosYouTube

Stream

Muttaqin Al afasy

Shared publicly  - 
 
Bismillahi.....

"Diantara tanda keberkahan seorang wanita adalah jika mudah pinangannya, mudah maharnya, dan mudah (subur) rahimnya." [HR. Ahmad]”

"Aku belum pernah melihat jalinan cinta yang lebih dahsyat melebihi nikah."
(HR. Ibnu Majah 1847)

"Terbunuh di jalan Allah menghapuskan seluruhnya kecuali hutang." (HR. Muslim no 1886)
 ·  Translate
1
Add a comment...

Muttaqin Al afasy

Shared publicly  - 
1
Add a comment...

Muttaqin Al afasy

Shared publicly  - 
 
".. 6 HAL YANG AKAN DI CARI SYURGA.."

" Barangsiapa mengumpulkan 6 pengetahuan maka syurga akan mengejarnya dan sebaliknya neraka akan lari darinya.."

1. Mengetahui Allah dan kemudian mentaati-Nya..
2. Mengetahui syetan dan kemudian menolak bujukannya..
3. Mengetahui akhirat dan kemudian mencarinya..
4. Mengetahui Dunia dan menolak tipuannya,.
5. Mengetahui hak (kebenaran) dan kemudian mengikutinya,.
6. Mengetahui ke bathilan dan kemudian menjauhinya..

(Ali bin Abi Thalib)..

Ya Allah...Masukanlah kami kedalam syurga-Mu, dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka..
Aamiin..
 ·  Translate
1
Add a comment...
In his circles
39 people
Have him in circles
14 people
hasbi tsani's profile photo
yusrizal el fatih's profile photo
Holil alhafidz's profile photo
arif febriwianto (kampung inggris pare)'s profile photo
juliyadi adi's profile photo
Nahrowi Umroh's profile photo
Hayun Nisa Az Zahra''s profile photo
Husaini Ardabily's profile photo
Durus Lipia's profile photo

Muttaqin Al afasy

Shared publicly  - 
 
Sebagai Renungan;

Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya.

Digulung hari demi hari, bulan dan tahun tanpa terasa.

Nafas kita terus berjalan seiring jalannya Waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian..

Sebenarnya dunialah yang makin kita jauhi dan liang kuburlah yang makin kita dekati.

Satu hari berlalu, berarti satu hari pula berkurang umur kita.

Umur kita yang tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harganya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita.

Kerana itu,
Jika hari berlalu tapi tiada Kebaikan dan Kebajikan yang kita lakukan maka akan keringlah batin kita.

Jangan tertipu dengan usia muda, kerana syarat untuk mati tidaklah harus tua.

Jangan terperdaya dengan badan sehat, kerana syarat untuk mati tidak pula harus sakit.

Teruslah berbuat baik... berkata baik...!

Jauhi semua yang tidak baik.

Walau tak banyak orang yang mengenalimu, tapi kebaikan dan kebajikan yang kita lakukanlah yang akan menuntun kita pada kebahagiaan dan akan dikenang oleh mereka yang kita tinggalkan...

Insya Allah ..
 ·  Translate
1
Add a comment...

Muttaqin Al afasy

Shared publicly  - 
 
PERADABAN MASA SILAM

Dan berapa banyak telah Kami binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu melihat seorang pun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar? (QS. Maryam, 19: 98) 

Manusia berada di bumi untuk diuji. Sepanjang sejarah, risalah yang murni dan wahyu yang disampaikan kepada manusia oleh para utusan-Nya memberi panduan bagi manusia. Para utusan dan kitab-kitab ini senantiasa mengajak manusia ke jalan yang benar, jalan Allah. Saat ini, tersedia kitab Allah terakhir, satu-satunya wahyu-Nya untuk manusia yang tak berubah: Al Quran. 

Dalam Al Quran, Allah memberi tahu kita bahwa Dia menunjukkan jalan yang lurus kepada semua manusia di sepanjang sejarah dunia dan memberi peringatan melalui para utusan-Nya tentang hari penghisaban dan neraka. Namun, sebagian besar manusia mencela para nabi yang diutus ke-pada mereka dan menunjukkan permusuhan kepada mereka. Kesombongan mereka mengundang kemurkaan Allah atas diri mereka dan dengan sangat tiba-tiba mereka disapu dari muka bumi. Berikut adalah ayat tentang ini: 

Dan (Kami binasakan) kaum 'Ad dan Tsamud dan penduduk Ar-Rass dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum-kaum tersebut. Dan Kami jadikan bagi masing-masing mereka tamsil ibarat; dan masing-masing mereka itu benar-benar telah Kami binasakan sehancur-hancurnya. Dan sesungguhnya mereka (kaum musyrik Makkah) telah melalui sebuah negeri ( Sodom ) yang (dulu) dihujani dengan hujan yang sejelek-jeleknya (hujan batu). Maka apakah mereka tidak menyaksikan runtuhan itu; bahkan adalah mereka itu tidak mengharapkan akan kebangkitan. (QS. Al Furqan, 25: 38-40)

Berita tentang manusia terdahulu, yang merupakan sebagian besar dari Al Quran, tentunya merupakan salah satu pokok wahyu untuk direnungkan. Pelajaran yang dapat diambil dari pengalaman mereka dinyatakan sebagai berikut dalam Al Quran: 

Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain. (QS. Al An'aam, 6: 6) 

Ayat lain yang ditujukan kepada kaum yang memahami yang dapat mengambil peringatan dan menaruh perhatian adalah sebagai berikut: 

Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, maka mereka (yang telah dibinasakan itu) telah pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)? Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya. (QS. Qaaf, : 36-37) 

Dalam Al Quran, Allah memberi tahu kita bahwa berbagai peristiwa penghancuran ini seharusnya menjadi peringatan bagi generasi berikutnya. Hampir semua kehancuran kaum dahulu yang diceritakan di dalam Al Quran dapat diidentifikasi, berkat kajian arsip dan temuan arkeologis saat ini, dan dengan demikian dapat dipelajari. Namun, merupakan kekeliruan besar jika hanya mengembangkan pendekatan historis dan ilmiah saat mengkaji jejak-jejak peristiwa di dalam Al Quran ini. Sebagaimana dinyatakan di dalam ayat berikut, setiap peristiwa ini merupakan peringatan untuk diambil pelajaran darinya 

Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. Al Baqarah, 2: 66) 

Akan tetapi, kita seharusnya mempertimbangkan sebuah fakta penting: Kaum-kaum yang menolak mematuhi perintah Allah tidak tertimpa amarah Allah secara tiba-tiba. Allah mengirim para utusan kepada mereka untuk memberi peringatan, sehingga mereka menyesali kelakuan mereka dan berserah diri kepada-Nya. Bahwa semua kesulitan yang menimpa manusia adalah peringatan tentang azab yang pedih di akhirat dinyatakan dalam Al Quran: 

Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat sebelum azab yang lebih besar, mudah-mudahan mereka kembali. (QS. As-Sajdah, 32:21)

Kehancuran sering mengikuti ketika peringatan ini tidak menimbulkan tanggapan dalam masyarakat tersebut dan penentangan meningkat. Semua masyarakat ini dihukum oleh murka Allah. Mereka lenyap dari halaman sejarah dan digantikan oleh generasi baru. Masyarakat ini sebenarnya telah menerima kenikmatan yang dikaruniakan Allah, menjalani hidup dalam kemakmuran, memperturutkan hati menikmati semua kesenangan dan, saat melakukan semua itu, tidak pernah menyibukkan diri dengan mengingat Allah. Mereka tidak pernah merenungkan fakta bahwa segala sesuatu di dunia ini pasti akan berakhir. Mereka mengecap kehidupan dan tidak pernah memikirkan tentang kematian dan hal-hal setelahnya. Bagi mereka, segala sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan duniawi terasa abadi. Akan tetapi, kehidupan abadi yang sebenarnya adalah setelah kematian. Mereka tidak mencapai apa pun dengan cara pandang kehidupan seperti ini; namun, sejarah memberikan cukup bukti tentang kehancuran mereka yang pahit. Walau telah berlalu ribuan tahun, kenangan mereka tetap sebagai peringatan, yang mengingatkan generasi sekarang tentang akhir dari mereka yang menyimpang dari jalan Pencipta mereka.
 ·  Translate
1
Add a comment...

Muttaqin Al afasy

Shared publicly  - 
 
«Jaga Hatiku y Allah»
1
Add a comment...

Muttaqin Al afasy

Shared publicly  - 
 
UNTUK SEBUAH HATI YANG TAK BISA KU JANJIKAN APA-APA
 ·  Translate
1
Add a comment...
People
In his circles
39 people
Have him in circles
14 people
hasbi tsani's profile photo
yusrizal el fatih's profile photo
Holil alhafidz's profile photo
arif febriwianto (kampung inggris pare)'s profile photo
juliyadi adi's profile photo
Nahrowi Umroh's profile photo
Hayun Nisa Az Zahra''s profile photo
Husaini Ardabily's profile photo
Durus Lipia's profile photo
Education
  • LIPIA
    ARAB ISLAM, 2013 - 2015
  • YAYASAN DAYAH ULEE TITI
    PENDIDIKAN ISLAM, 2006 - 2008
  • PESANTREN TERPADU NURUL HIKMAH SAMAHANI
    PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 2004 - 2006
  • MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI BILUY
    PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 1998 - 2004
Basic Information
Gender
Male
Looking for
Networking
Relationship
Single
Other names
Muttaqin
Links
Work
Occupation
MAHASISWA
Skills
MEMBACA
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
Banda Aceh
Contact Information
Home
Phone
085260276506
Email
Address
Banda Aceh