Profile cover photo
Profile photo
Imam Hartoyo
41 followers
41 followers
About
Communities and Collections
View all
Posts

Post has shared content
Kemarin baca berita mengerikan di grup wa. Anak dari temannya teman diculik. Kejadiannya di masjid. Ia yg ke masjid bareng ayahnya, tiba2 menghilang. Berita pun lgsg ditebar. Beruntung, akhirnya si anak ditemukan di PIM. Baju kokonya sdh berganti baju biasa. Untunglah ada pengunjung PIM yg mengenali anak ini, dan lgsg dilaporkan, shgga si anak lgsg diamankan.

Ternyata si anak dihipnosis. Makanya pas ktemu, ia dlm keadaan linglung. Diduga, ia diculik komplotan prostitusi anak gay. Anak2 target adlh anak laki2 usia 3-17thn. Bila telat ditemukan, diduga si anak akan dipick up predator sex pelanggannya penculik.

Sehari sblmnya, dengar ustadz cerita di radio ttg seorang anak asuhnya (anak panti atw skedar anak asuh, lupa). Si anak adlh anak perempuan yg baik skli. Sangat solehah. Tapi tiba2 aja dia menghilang. Ketika akhirnya ditemukan, si anak dlm keadaan linglung.
Nah masalahnya...
3 bulan kmdn baru ketahuan, bahwa...
Si anak solehah ini hamil. Inalillahi...
Ternyata dia dihipnosis orang asing, dan lalu di...
Ya Allah, astaghfirullah..

Beda bgt ya jaman skrg dgn jaman dulu.
Jaman dlu ortu ga pernah kuatir anak diculik, krn biasanya anak yg diculik cuma anak2 org kaya spy bisa diminta tebusan. Anak2 biasa mah santai aja main berkilo-kilo dr rmh, tanpa takut apapun.
Kalaupun ortu khawatir, biasanya hanya mengkhawatirkan anak perempuan. Krn yg pnya kemungkinan diperkosa hanya anak perempuan.
Tapi sekarang?
Gak anak laki, ga anak perwmpuan, sama2 punya kemungkinan diperkosa.
Ga anak kalangan atas, atw anak kalangan menengah bawah, sama2 punya kemungkinan diculik.
Dan jahatnya, klo penjahat masa lalu paling banter minta tebusan sekian puluh juta, penjahay masa sekarang tidak meminta duit. Tp memanfaatkan tubuh anak, dan merusak masa depannya.
Bukan duit ortu yg melayang, tp jiwa anak yg terguncang dahsyat.
Dan bisa jadi malah mempengaruhi orientasi seks nya di masa dewasa. Ya Allah..

**

Jangan tertipu juga bila sdh merasa berhasil mendidik anak jd anak soleh/solehah.
Jangan sampai mrasa aman, lalu lupa mendoakan mereka. Tetap doakan mereka, walaupun sesoleh apapun mereka.

Seorang ustadz cerita, bhw tiap kali ia melepas anaknya pergi, ia melakukan hal-hal ini:
-peluk dia
-pegang kepalanya dan doakan:

إِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا
مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيم*ِ

"Aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk" (surah Al Imran 36)

Ini adalah doa dr ibunda maryam, yg memohon perlindungan Allah buat putri semata wayangnya.
Doa di atas adlh unt anak perempuan. Swdangkan unt anak laki, kata "haa" diganti dengan "hu", jadi:

إِنِّي أُعِيذُهُ بِكَ وَذُرِّيَّتَهُ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيم*ِ

Inni u'idzuhu bika wa dzurriyyatahu minasy syaithoonir rajiim.



Jangan lupa juga, mendoakan anak setiap mau tidur.
Ajari membaca al fatihah, al ikhlas, al falaq, annas, dan ayat qursy, lalu tiup tangan dan usapkan tangan ke kepala anak, sambil berdoa dlm hati meminta perlindungan Allah atas mereka._

*

Jaman makin gila. Pertanda kita berada di akhir zaman, dan pertanda kedatangan dajjal makin dekat. Banyak2lah berdoa untuk anak2 kita. Titipkan mrk pada sebaik2 penjaga. Jangan tertipu oleh keberhasilan kita mendidik mrk. Jangan lengah. Krn para pasukan dajjal berada di mana-mana, dan siap menerkam mrk kapanpun dimanapun.

Copas dari FB Mbak Ika Aryani
Photo

Post has shared content
"Mainkan Saja Peranmu, Tugasmu Hanya TAAT kan?!"

Oleh : Salim A. Fillah

Ketika ijazah S1 sudah di tangan, teman temanmu yang lain sudah berpenghasilan, sedangkan kamu, dari pagi hingga malam sibuk membentuk karakter bagi makhluk yang akan menjadi jalan surga bagi masa depan.
Mainkan saja peranmu, dan tak ada yang tak berguna dari pendidikan yang kau raih, dan bahwa rezeki Allah bukan hanya tentang penghasilan kan? Memiliki anak-anak penuh cinta pun adalah rezeki-Nya.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika pasangan lain mengasuh bersama dalam cinta untuk buah hati, sedang kau terpisah jarak karena suatu sebab.
Mainkan saja peranmu, suatu hari percayalah bahwa Allah akan membersamai kalian kembali.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika nyatanya kondisi memaksamu untuk bekerja, meninggalkan buah hati yang tiap pagi melepas pergimu dengan tangis.
Mainkan saja peranmu, sambil memikirkan cara agar waktu bersamanya tetap berkualitas.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika katamu lelah ini seakan tiada habisnya, menjadi punggung padahal rusuk.
Mainkan saja peranmu, bukankah semata-mata mencari ridha Allah? Lelah yang Lillah, berujung maghfirah.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika belahan jiwa nyatanya bukan seperti imajinasimu dulu, mainkan saja peranmu, bukankah Allah yang lebih tahu mana yang terbaik untukmu? Tetaplah berjalan bersama ridha-Nya dan ridhanya, untuk bahagia buah cinta.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika timbul iri pada mereka yang dalam hitungan dekat setelah pernikahannya langsung Allah beri anugerah kehamilan, sedangkan kau kini masih menanti titipan tersebut.
Mainkan saja peranmu dengan sebaik sebaiknya sambil tetap merayu Allah dalam sepertiga malam, menengadah mesra bersamanya.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika hari-hari masih sama dalam angka menanti, menanti suatu bahagia yang katamu bukan hanya untuk satu hari dan satu hati.
Mainkan saja peranmu sambil perbaiki diri semata-mata murni karena ketaatan pada-Nya hingga laksana Adam yang menanti Hawa di sisi.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika ribuan pasangan pengantin mengharapkan amanah Ilahi, membesarkan anak kebanggaan hati, dan kau kini membesarkan, mengasuh dan mendidik anak yang meski bukan dari rahimmu.
Mainkan saja peranmu, sebagai ibu untuk anak dari rahim saudarimu.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ya, taat. Bagai Nabiyullah Ibrahim, melaksanakan peran dari Allah untuk membawa istri dan anaknya ke padang yang kering. Kemudian, rencana Allah luar biasa, menjadikannya kisah penuh hikmah takdir manusia.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ya, taat. Bagai Nabiyullah Ayub yang nestapa adalah bagian dari hidupnya, dan kau dapati ia tetap mempesona, menjadikannya kisah sabar yang tanpa batas berujung surga.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ya, taat. Bagai Nabiyullah lainnya. Berkacalah pada mereka, dan jejaki kisah ketaatannya, maka taat adalah cinta.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Taat yang dalam suka maupun tidak suka.
Taat yang bukan tanpa keluh, namun mengupayakan agar keluh menguap bersama doa-doa yang mengangkasa menjadikan kekuatan untuk tetap taat.

Mainkan saja peranmu, dalam taat kepada-Nya, dan karena-Nya.
( dari rumah tetangga)
Photo

Post has attachment

Post has shared content
Amerika...
PENJARA ABU GHURAIB

DIMANA HATI KALIAN WAHAI KAUM MUSLIMIN
DIMANA IBA KALIAN WAHAI KAUM MUSLIMIN
DIMANA TARING KALIAN WAHAI SINGA MU'MININ
DIMANA KEMULIAN KALIAN WAHAI MU'MIN

MAKA JANGAN HALANGI KAMI UNTUK MEMERANGI MEREKA

Mix - Harris J - Salam Alaikum | Official Music Video: http://www.youtube.com/watch?v=j3macZUnxbA&list=RDu_-McEvEGvI

Post has attachment

Post has attachment

Post has shared content

Post has shared content
Beautiful veiw of Ka'aba and Masjid ul Haram
Photo

Post has shared content
Beautiful veiw of Ka'aba and Masjid ul Haram
Photo
Wait while more posts are being loaded